• Tidak ada hasil yang ditemukan

Instrumen Keuangan dan Manajemen Keuangan

25. Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi

Perusahaan dan entitas anak dalam kegiatan usaha normal, melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi dengan rincian sebagai berikut:

2013 2012 2013 2012

Rp Rp % %

Imbalan Kerja Manajemen Kunci-Imbalan Kerja Jangka Pendek

Direksi 3.919.819.348 3.296.533.135 28,02 35,21

Komisaris 210.828.982 -- 1,51

--Jumlah 4.130.648.330 3.296.533.135 29,53 35,21

Imbalan Kerja Manajemen Kunci-Imbalan Pascakerja Direksi 273.111.344 475.826.416 1,95 5,08 Komisaris 93.480.641 -- 0,67 --Jumlah 366.591.985 475.826.416 2,62 5,08 Persentase terhadap Jumlah Beban yang Bersangkutan

Hubungan dan sifat saldo akun/transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

26. Transaksi Nonkas

Berikut aktivitas investasi yang tidak mempengaruhi arus kas:

Catatan 2013 2012

Rp (Rp)

Penambahan Properti Investasi yang Berasal

dari Kenaikan Nilai Wajar 82.331.535.195 108.156.905.014

Perolehan Menara dan Sarana Penunjang

yang Masih Terutang 47.764.672.644 27.368.749.273

27. Instrumen Keuangan dan Manajemen Keuangan

a. Faktor-faktor dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan, Perusahaan dan entitas anak menghadapi risiko keuangan yaitu risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko pasar dan mendefinisikan risiko-risiko tersebut sebagai berikut:

• Risiko kredit: kemungkinan bahwa pelanggan tidak membayar semua atau sebagian piutang atau tidak

membayar secara tepat waktu dan akan menyebabkan kerugian Perusahaan dan entitas anak.

• Risiko likuiditas: Perusahaan dan entitas anak menetapkan risiko kolektibilitas dari piutang usaha seperti yang dijelaskan di atas, sehingga mengalami kesulitan dalam memenuhi liabilitas yang terkait dengan liabilitas keuangan.

• Risiko pasar terdiri dari:

(i). Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan nilai tukar mata uang asing.

(ii). Risiko suku bunga atas nilai wajar adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan suku bunga pasar.

(iii).Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar.

Dalam rangka untuk mengelola risiko tersebut secara efektif, Perusahaan dan entitas anak memiliki beberapa strategi untuk pengelolaan risiko keuangan, yang sejalan dengan tujuan Perusahaan dan entitas anak. Pedoman ini menetapkan tujuan dan tindakan yang harus diambil dalam rangka mengelola risiko keuangan yang dihadapi Perusahaan dan entitas anak.

Pedoman utama dari kebijakan ini antara lain, adalah sebagai berikut:

• Meminimalkan risiko fluktuasi tingkat suku bunga, mata uang dan risiko pasar untuk semua jenis transaksi.

• Memaksimalkan penggunaan "lindung nilai alamiah" yang menguntungkan sebanyak mungkin offsetting alami antara penjualan dan biaya dan utang dan piutang dalam mata uang yang sama. Strategi yang sama ditempuh sehubungan dengan risiko suku bunga.

• Semua kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan dan dipantau.

• Semua kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan secara bijaksana dan konsisten dan mengikuti

praktik pasar terbaik. Risiko Kredit

Perusahaan dan entitas anak mengendalikan eksposur risiko kredit dengan menetapkan kebijakan berdasarkan prinsip kehati-hatian dalam penyewaan properti investasi. Sebagai bagian dari proses tersebut, reputasi dan jejak rekam pelanggan menjadi bahan pertimbangan. Perusahaan dan entitas anak hanya menempatkan dananya pada bank-bank dengan peringkat kredit yang tinggi. Jumlah eksposur risiko kredit maksimum sama dengan nilai tercatat.

Belum Jatuh

Tempo 0-30 hari 31-60 hari 61-90 hari 91-120 hari >120 hari Jumlah

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Aset Keuangan

Kas dan Setara Kas 6.896.122.016 -- -- -- -- -- 6.896.122.016

Piutang Usaha 1.421.389.330 18.816.083.418 12.153.806.666 2.113.670.407 383.154.386 4.620.585.214 39.508.689.421

Aset Keuangan Lancar Lainnya 1.301.253 -- -- -- -- -- 1.301.253

Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 568.162.178 -- -- -- -- -- 568.162.178

Jumlah 8.886.974.777 18.816.083.418 12.153.806.666 2.113.670.407 383.154.386 4.620.585.214 46.974.274.868

2013 Jatuh Tempo

Belum Jatuh

Tempo 0-30 hari 31-60 hari 61-90 hari 91-120 hari >120 hari Jumlah

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

Aset Keuangan

Kas dan Setara Kas 4.157.952.509 -- -- -- -- -- 4.157.952.509

Piutang Usaha 3.363.382.583 10.035.949.084 873.783.371 2.335.972.958 -- 1.549.165.135 18.158.253.131 Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 213.493.857 -- -- -- -- -- 213.493.857

Jumlah 7.734.828.949 10.035.949.084 873.783.371 2.335.972.958 -- 1.549.165.135 22.529.699.497

2012 Jatuh Tempo

Aset keuangan tidak lancar lainnya adalah uang jaminan untuk sewa ruang kantor. Risiko Likuiditas

Perusahaan dan entitas anak mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan setara kas yang mencukupi dalam memenuhi komitmen untuk operasi normal dan secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

Tabel berikut menganalisis liabilitas keuangan berdasarkan sisa umur jatuh temponya:

Tidak Memiliki Jumlah

Kurang dari 1 Tahun 1 - 5 Tahun Lebih dari 5 Tahun Jatuh Tempo

Rp Rp Rp Rp Rp

Diukur dengan Biaya Perolehan Diamotisasi

Utang Usaha - Pihak Ketiga 47.764.672.644 -- -- -- 47.764.672.644

Beban Akrual 3.428.715.243 -- -- -- 3.428.715.243

Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya -- -- -- 6.129.640.409 6.129.640.409

Utang Bank 89.657.100.331 156.227.832.891 -- -- 245.884.933.222

Jumlah 140.850.488.218 156.227.832.891 -- 6.129.640.409 303.207.961.518

2013 Akan Jatuh Tempo dalam

Tidak Memiliki Jumlah

Kurang dari 1 Tahun 1 - 5 Tahun Lebih dari 5 Tahun Jatuh Tempo

Rp Rp Rp Rp Rp

Diukur dengan biaya perolehan diamotisasi

Utang Usaha - Pihak Ketiga 27.368.749.273 -- -- -- 27.368.749.273

Beban Akrual 1.194.608.215 -- -- -- 1.194.608.215

Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya -- -- -- 4.077.918.249 4.077.918.249

Utang Bank 54.730.867.280 162.754.976.246 -- -- 217.485.843.526

Jumlah 83.294.224.768 162.754.976.246 -- 4.077.918.249 250.127.119.263

2012 Akan Jatuh Tempo dalam

Risiko Pasar

(i) Risiko Tingkat Bunga

Perusahaan dan entitas anak terekspos risiko perubahan tingkat bunga terutama menyangkut liabilitas keuangan. Adapun liabilitas keuangan yang dimiliki Perusahaan dan entitas anak dikenakan tingkat suku bunga tetap. Perusahaan dan entitas anak akan memonitor secara ketat pergerakan suku bunga di pasar dan apabila suku bunga mengalami kenaikan yang signifikan maka Perusahaan dan entitas anak akan menegosiasikan suku bunga tersebut dengan pemberi pinjaman atau mempertimbangkan strategi lindung tingkat suku bunga.

Analisa sensitivitas:

Pada tanggal 31 Desember 2013, jika suku bunga pada tanggal tersebut lebih tinggi sebanyak 10 basis poin, dengan semua variable lain tetap, maka laba sebelum pajak konsolidasian untuk periode berjalan akan lebih rendah sebesar Rp1.451.813.313

Sebaliknya, jika pada tanggal 31 Desember 2013, jika suku bunga pada tanggal tersebut lebih rendah sebanyak 10 basis poin, dengan semua variable lain tetap, maka laba sebelum pajak konsolidasian untuk periode berjalan akan lebih tinggi sebesar Rp1.451.813.313

(ii) Risiko Mata Uang

Perusahaan dan entitas anak terekspos risiko nilai mata uang yang terutama timbul dari aset dan liabilitas moneter yang diakui dalam mata uang yang berbeda dengan mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak.

Tabel berikut menganalisis aset dan liabilitas keuangan dalam mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012:

Mata uang Asing Rupiah Mata uang Asing Rupiah

USD Rp USD Rp

Aset

Kas dan Bank 599 7.295.969 160 1.549.327 Liabilitas

Utang Usaha 1.819.140 22.173.492.152 837.121 8.094.956.923

Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya -- -- 55.590 537.559.652

Jumlah 1.819.140 22.173.492.152 892.711 8.632.516.575

Liabilitas dalam mata uang asing - bersih 1.818.541 22.166.196.183 892.551 8.630.967.248 2012

Analisa sensitivitas:

Pada tanggal 31 Desember 2013, jika kurs US Dolar pada tanggal tersebut lebih tinggi sebanyak 10%, dengan semua variable lain tetap, maka laba sebelum pajak konsolidasian untuk tahun berjalan akan lebih rendah sebesar Rp883.008.970.

Sebaliknya, jika pada tanggal 31 Desember 2013, jika kurs US Dolar pada tanggal tersebut lebih rendah sebanyak 10%, dengan semua variable lain tetap, maka laba sebelum pajak konsolidasian untuk tahun berjalan akan lebih tinggi sebesar Rp883.008.970.

(iii)Risiko Harga

Perusahaan dan entitas anak tidak memiliki risiko harga pasar karena tidak memiliki aset atau liabilitas yang diperdagangkan di pasar.

b. Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan lancar mendekati nilai tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas instrumen keuangan tersebut.

Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tidak lancar ditentukan melalui analisis arus kas yang didiskonto dengan menggunakan tingkat bunga pasar atas instrumen keuangan yang memiliki syarat dan periode jatuh tempo yang sama.

Tabel berikut menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen keuangan:

Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar

Rp Rp Rp Rp

Aset Keuangan

Kas dan Bank 6.896.122.016 6.896.122.016 4.157.952.509 4.157.952.509

Piutang Usaha 39.508.689.421 39.508.689.421 18.158.253.131 18.158.253.131

Aset Keuangan Lancar Lainnya 1.301.253 1.301.253 --

--Aset Keuangan tidak Lancar Lainnya 568.162.178 568.162.178 213.493.857 213.493.857

Jumlah Aset Keuangan 46.974.274.868 46.974.274.868 22.529.699.497 22.529.699.497

Liabilitas Keuangan

Utang Usaha 47.764.672.644 47.764.672.644 27.368.749.273 27.368.749.273

Beban Akrual 3.428.715.243 3.428.715.243 1.194.608.215 1.194.608.215

Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya 6.129.640.409 6.129.640.409 4.077.918.249 4.077.918.249

Utang Bank 245.884.933.222 245.884.933.222 217.485.843.526 217.485.843.526

Jumlah Liabilitas Keuangan 303.207.961.518 303.207.961.518 250.127.119.263 250.127.119.263

2012 2013

Dokumen terkait