PT LIPPO SECURITIES Tbk DAN ENTITAS ANAK
20. Instrumen Keuangan dan Manajemen Risiko Keuangan
Risiko keuangan utama yang dihadapi Perusahaan adalah risiko kredit, risiko nilai tukar mata uang asing, risiko likuiditas dan risiko harga. Perhatian atas pengelolaan risiko ini telah meningkat secara signifikan dengan mempertimbangan perubahan dan volatilitas pasar keuangan di Indonesia.
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat pada masing-masing kategori aset dan liabilitas keuangan pada 30 September 2014 dan 31 Desember 2013:
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan
(i) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
Portofolio Efek untuk Diperdagangkan 88.016.241.414 88.016.241.414 54.239.002.021 54.239.002.021
(ii) Pinjaman yang diberikan dan piutang:
Kas dan Setara Kas 4.435.892.405 4.435.892.405 37.297.964.282 37.297.964.282
Piutang Kegiatan Manajer Investasi 86.008.378 86.008.378 125.509.460 125.509.460
Piutang Lain-lain - Bersih 178.987.018 178.987.018 14.657.588 14.657.588
Uang Jaminan 41.411.500 41.411.500 36.129.998 36.129.998
(iii) Aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual:
Investasi Jangka Panjang Lainnya 475.000.000 475.000.000 475.000.000 475.000.000
Jumlah 93.233.540.715 93.233.540.715 92.188.263.349 92.188.263.349
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi:
Utang Lain-lain 52.758.555 52.758.555 46.433.596 46.433.596
Jumlah 52.758.555 52.758.555 46.433.596 46.433.596
30 September 2014 31 Desember 2013
Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Jumlah tercatat untuk kelompok aset dan liabilitas keuangan jangka pendek dan yang tidak ditentukan jatuh temponya telah mencerminkan nilai wajarnya. Jumlah nilai wajar efek untuk diperdagangkan di Bursa adalah harga penutupan (closing price) pada tanggal perdagangan (Tingkat 1). Nilai wajar portofolio Lippo Dana Prima dan Lippo Terproteksi I menggunakan teknik penilaian dengan input porsi yang dapat diobservasi (Tingkat 2). Berikut hirarki nilai wajar untuk aset keuangan yang pada akhir periode dicatat menggunakan nilai wajar, yaitu:
30 September 2014 Tingkat 1 Tingkat 2 Tingkat 3
Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi:
Portofolio Efek untuk Diperdagangkan 88.016.241.414 21.151.735.565 66.864.505.849
--Aset Tersedia untuk Dijual
Investasi Jangka Panjang Lainnya 475.000.000 -- -- 475.000.000
31 Desember 2013 Tingkat 1 Tingkat 2 Tingkat 3
Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi:
Portofolio Efek untuk Diperdagangkan 54.239.002.021 5.200.246.226 49.038.755.795
--Aset Tersedia untuk Dijual
Investasi Jangka Panjang Lainnya 475.000.000 -- -- 475.000.000
Risiko keuangan utama yang dihadapi Perusahaan: (i) Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan, klien atau pihak rekanan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Instrumen keuangan Perusahaan dan yang mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan setara kas dan piutang. Jumlah eksposur risiko kredit maksimum sama dengan nilai tercatat atas akun-akun tersebut.
PT LIPPO SECURITIES TbkDAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Pada tanggal 30 September 2014 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2013 (Diaudit) serta
Untuk Periode 9 (Sembilan) Bulan yang Berakhir pada 30 September 2014 dan 2013 (Tidak Diaudit) (Dalam Rupiah Penuh)
Perusahaan mengelola risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat diterima untuk masing-masing pelanggan dan lebih selektif dalam pemilihan bank, yaitu hanya bank-bank dan institusi keuangan ternama dan yang berpredikat baik yang dipilih.
(ii) Risiko Nilai Tukar Mata Uang
Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Instrumen keuangan Perusahaan yang mempunyai potensi atas risiko nilai tukar mata uang adalah kas dan setara kas.
Analisa Sensitivitas
Dengan hipotesis penurunan nilai tukar terhadap mata uang Dolar Amerika Serikat sebesar 10%, akan meningkatkan laba sebelum pajak pada 30 September 2104 dan 31 Desember 2013 masing-masing sebesar Rp7.038.728 dan Rp5.599.574.
(iii) Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Perusahaan menunjukkan pendapatan jangka pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.
Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan setara kas yang mencukupi dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk operasi normal Perusahaan dan secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.
Tabel berikut menyajikan jumlah aset dan liabilitas keuangan pada 30 September 2014 dan 31 Desember 2013 berdasarkan jatuh tempo kontraktualnya:
Jatuh Tempo
Tidak Ditentukan Kurang 1 Tahun Lebih 1 Tahun Jumlah
Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi:
Portofolio Efek untuk Diperdagangkan 88.016.241.414 -- -- 88.016.241.414
Pinjaman yang diberikan dan piutang:
Kas dan Setara Kas 1.286.121.559 3.149.770.846 -- 4.435.892.405
Piutang Kegiatan Manajer Investasi -- 86.008.378 -- 86.008.378
Piutang Lain-lain - Bersih 178.987.018 -- -- 178.987.018
Uang Jaminan -- -- 41.411.500 41.411.500
Aset Tersedia untuk Dijual:
Investasi Jangka Panjang Lainnya 475.000.000 -- -- 475.000.000
Jumlah 89.956.349.991 3.235.779.224 41.411.500 93.233.540.715
Liabilitas Keuangan
Utang Lain-lain 52.758.554 -- -- 52.758.554
Jumlah 52.758.554 -- -- 52.758.554
Akan Jatuh Tempo 30 September 2014
Jatuh Tempo
Tidak Ditentukan Kurang 1 Tahun Lebih 1 Tahun Jumlah
Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi:
Portofolio Efek untuk Diperdagangkan 54.239.002.021 -- -- 54.239.002.021
Pinjaman yang diberikan dan piutang:
Kas dan Setara Kas 343.285.690 36.954.678.592 -- 37.297.964.282
Piutang Kegiatan Manajer Investasi -- 125.509.460 -- 125.509.460
Piutang Lain-lain - Bersih 14.657.588 -- -- 14.657.588
Uang Jaminan -- -- 36.129.998 36.129.998
Aset Tersedia untuk Dijual:
Investasi Jangka Panjang Lainnya 475.000.000 -- -- 475.000.000
Jumlah 55.071.945.299 37.080.188.052 36.129.998 92.188.263.349
Liabilitas Keuangan
Utang Lain-lain 46.433.596 -- -- 46.433.596
Jumlah 46.433.596 -- -- 46.433.596
31 Desember 2013 Akan Jatuh Tempo
(iv) Risiko Harga
Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar. Perusahaan memiliki risiko harga terutama karena investasi yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan.
Perusahaan mengelola risiko harga dengan secara rutin melakukan evaluasi terhadap kinerja keuangan dan harga pasar atas investasinya, serta selalu memantau perkembangan pasar lokal dan global.
Analisa Sensitivitas
Dengan hipotesis penurunan nilai di pasar sebesar 5% untuk saham dengan kuotasi akan menurunkan laba yang belum direalisasi atas portofolio efek untuk diperdagangkan pada 30 September 2014 dan 31 Desember 2103 masing-masing sebesar Rp269.178.626 dan Rp260.018.219.
Dengan hipotesis penurunan nilai aset bersih sebesar 5% untuk unit penyertaan reksa dana akan menurunkan laba yang belum direalisasi atas portofolio efek untuk diperdagangkan pada 30 September 2014 dan 31 Desember 2013 masing-masing sebesar Rp3.343.225.292 dan Rp2.451.937.725.
Dengan hipotesis penurunan nilai di pasar sebesar 5% untuk obligasi akan menurunkan laba yang belum direalisasi atas portofolio efek untuk diperdagangkan pada 30 September 2014 sebesar Rp788.408.152.