• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian

E. Instrumen Penelitian

Penelitian membutuhkan alat bantu (instrumen penelitian) dalam mengumpulkan data. Pada penelitian kualitatif, peneliti itu sendiri merupakan instrumen penelitian utama. Namun, untuk membantu peneliti dalam mencari data dengan baik di lapangan maka disusunlah kisi-kisi instrumen sesuai dengan jenisnya. Berikut ini adalah kisi-kisi instrumen penelitian yang peneliti kembangkan berdasarkan variabel yang diteliti.

35 Tabel 1. Kisi-kisi umum instrumen penelitian

No. Sub Variabel Pedoman Wawancara

A B C

1 Pandangan tentang karakteristik siswa SD kelas

rendah √

2 Pelaksanaan pembelajaran tematik √ √ √

3 Hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik √ √ 4 Upaya guru dalam mengatasi hambatan

pelaksanaan pembelajaran tematik √ √

No. Sub Variabel Pedoman Observasi

A B C

1 Pandangan tentang karakteristik siswa SD kelas rendah

2 Pelaksanaan pembelajaran tematik √ 3 Hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik

4 Upaya guru dalam mengatasi hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik

No. Sub Variabel Studi Dokumentasi

1 Pandangan tentang karakteristik siswa SD kelas rendah

Sumber: SD N Wonosari 4 2 Pelaksanaan pembelajaran tematik

3 Hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik 4 Upaya guru dalam mengatasi hambatan

pelaksanaan pembelajaran tematik

Keterangan informan: A = Guru kelas rendah B = Siswa kelas rendah C = Kepala sekolah

36 Tabel 2. Kisi-kisi khusus instrumen penelitian

Variabel Sub Variabel Indikator Jumlah Item Identifikasi Hambatan Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Pandangan tentang karakteristik siswa SD kelas rendah 1. Ciri-ciri siswa SD kelas rendah 2. Keterampilan yang bisa diterapkan 1 1 Pelaksanaan pembelajaran tematik 1. Pengertian 2. Karakteristik 3. Langkah-langkah 4. Perencanaan 5. Pelaksanaan 6. Evaluasi 1 11 1 4 3 3 Hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik 1. Hambatan perencanaan 2. Hambatan pelaksanaan 3. Hambatan evaluasi 1 1 1

Upaya guru dalam mengatasi hambatan pelaksanaan

pembelajaran tematik

Upaya guru yang telah dilakukan dalam mengatasi hambatan

pembelajaran tematik 1

Selanjutnya kisi-kisi tersebut dikembangkan lagi sebagai dasar penysusunan alat bantu instrumen di lapangan. Oleh karena itu, untuk memperkuat analisis data, maka peneliti mengumpulkan data melalui sumber selain subjek penelitian yaitu dengan menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi. Berikut ini penjelasan dari masing-masing pedoman tersebut.

37 1. Pedoman Observasi

Pedoman observasi (Suharsimi Arikunto, 2010: 200) berisi sebuah daftar jenis kegiatan yang mungkin timbul dan akan diamati. Dalam proses observasi, pengamat tinggal memberikan tanda pada kolom tempat peristiwa muncul. Itulah sebabnya cara bekerja ini disebut sebagai sistem tanda. Kemudian memberikan deskripsi peristiwa yang terjadi. Pedoman observasi digunakan untuk membantu peneliti dalam menelaah lebih mendalam tentang proses pembelajaran yang mencerminkan pembelajaran tematik di kelas rendah (I, II, III) SD N Wonosari IV.

Tabel 3. Pedoman Observasi di dalam pembelajaran

No. Aspek yang diamati Deskripsi Kegiatan

1 Pra pembelajaran

a. Persiapan RPP, alat, media dan bahan ajar

b. Memeriksa kesiapan siswa 2 Awal pembelajaran

a. Apersepsi

b. Menyampaikan materi ajar melalui tema

c. Menjelaskan tujuan pembelajaran 3 Inti pembelajaran

a. Melibatkan siswa dalam setiap aktivitas pembelajaran

b. Mengajukan pertanyaan untuk mendorong siswa aktif dalam pembelajaran

c. Memfasilitasi siswa untuk memahami pelajaran

d. Penguasaan bahan dan materi pelajaran

e. Pembelajaran berpusat pada siswa (student centre)

38 f. Memberikan pengalaman langsung

kepada siswa dalam memahami materi pelajaran

g. Pemisahan antar mata pelajaran dalam pembelajaran tidak begitu nampak jelas

h. Konsep-konsep materi disajikan secara utuh dari berbagai mata pelajaran

i. Kegiatan pembelajaran berlangsung secara fleksibel

j. Menciptakan suasana kelas yang menyenangkan

k. Tema yang dibahas dapat dikaji dari sudut pandang berbagai mata pelajaran

l. Pembelajaran yang dilaksanakan memiliki keterkaitan antar konsep dan bermakna

m. Mengaitkan materi dengan kehidupan dan pengetahuan yang relevan

n. Memberikan penguatan bagi siswa o. Penggunaan media pembelajaran p. Penggunaan sumber belajar q. Penggunaan metode pembelajaran

yang bervariasi

r. Diskusi dan interaksi sosial antar siswa

s. Diskusi dan interaksi antar siswa dan guru

t. Siswa memahami materi pelajaran melalui kegiatan belajar sendiri secara langsung

u. Siswa aktif terlibat dalam setiap kegiatan pembelajaran

v. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara efektif dan efisien

4 Akhir pembelajaran

a. Guru mereview materi pembelajaran b. Penutup

39 2. Pedoman Wawancara

Pedoman ini digunakan peneliti untuk melakukan wawancara dengan narasumber/informan agar tidak menyimpang dari tujuan penelitian. Pedoman wawancara dalam penelitian ini meliputi pedoman wawancara untuk guru (kelas I, II, III), kepala sekolah dan siswa SD N Wonosari IV. a. Informan : Guru kelas rendah (DH, DS dan SR)

Pedoman ini digunakan untuk melakukan wawancara dengan subjek penelitian, yaitu guru kelas rendah SD N Wonosari IV. Berikut ini adalah pedoman wawancara yang digunakan oleh peneliti.

1) Pandangan tentang karakteristik siswa SD kelas rendah, yaitu meliputi ciri-ciri siswa SD kelas rendah, dan keterampilan yang bisa diterapkan pada siswa SD kelas rendah.

2) Pelaksanaan pembelajaran tematik ini meliputi sebagai berikut. a) Pengertian pembelajaran tematik

b) Karakteristik pembelajaran tematik c) Langkah-langkah pembelajaran tematik

d) Tahap Perencanaan (pemetaan kompetensi dasar, pembuatan jaringan tema, penyusunan silabus, penyusunan RPP)

e) Tahap pelaksanaan (pengaturan jadwal, pengelolaan kelas dan kegiatan pembelajaran)

40

3) Hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik, yaitu meliputi hambatan dalam tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran tematik.

4) Upaya guru dalam mengatasi hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik.

b. Informan: Siswa

Pedoman wawancara untuk siswa dalam pelaksanaan pembelajaran tematik di kelas rendah meliputi, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran tematik.

c. Informan: Kepala SD N Wonosari IV

Pedoman wawancara untuk kepala sekolah meliputi pelaksanaan pembelajaran tematik, hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik dan upaya guru dalam mengatasi hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik.

3. Dokumentasi

Dalam penelitian ini, dokumen yang akan digunakan adalah dokumen-dokumen di lapangan yang berkaitan dengan pembelajaran tematik yang sudah dilaksanakan guru. Dokumen-dokumen tersebut diantaranya adalah silabus, program semester, RPP, foto dan gambar yang berkaitan dengan fokus penelitian.

41 F. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan selama penelitian ini adalah model analisis interaktif Miles & Huberman, yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Berikut ini penjelasan mengenai ketiga teknik analisis data tersebut.

Gambar 1. Analisis data model interaktif (Miles & Huberman), sumber : Muhammad Idrus (2009: 181)

1. Reduksi Data

Mereduksi data berarti memilih hal-hal yang pokok dan memfokuskan pada hal-hal penting, sehingga akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya. Dalam penelitian ini, reduksi data dilakukan dengan memfokuskan hasil wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada guru kelas I, II dan III.

42 2. Penyajian Data

Dalam penelitian ini, penyajian data dilakukan dengan mereduksi data terlebih dahulu sehingga dapat disajikan data sesuai dengan jenisnya. Jenis penyajian data yang digunakan akan disesuaikan dengan hasil analisis data di lapangan.

3. Penarikan Kesimpulan

Penarikan kesimpulan merupakan tahap akhir dari analisis data untuk mengidentifikasi hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik di SD N Wonosari IV Gunungkidul. Adapun langkah yang ditempuh dalam penarikan kesimpulan ini adalah dengan membuat kesimpulan berdasarkan data yang telah diproses melalui reduksi data dan display data.

Kesimpulan analisis data yang peneliti kemukakan sebelum berada di lapangan, apabila sesuai dengan kesimpulan analisis data di lapangan, maka dapat dikatakan bahwa kesimpulan tersebut merupakan kesimpulan kredibel. Tidak menutup kemungkinan bila kesimpulan dari analisis data merupakan verifikasi dari kesimpulan awal peneliti terkait identifikasi hambatan pelaksanaan pembelajaran tematik di SD N Wonosari IV, Gunungkidul.

Dokumen terkait