BAB III METODE PENELITIAN
Lampiran 6 Instrumen Penelitian
KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
Gedung A2, Kampus Sekaran, Gunung Pati , Semarang 50229 Telepon / Fax: (024) 8508019
Laman : http://fip.unnes.ac.id/
INSTRUMEN PENELITIAN
ANGKET RESPON SISWA DALAM PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DI SMK NEGERI PROGRAM KEAHLIAN
MULTIMEDIA I. Identitas Responden Sekolah : ………... Nama : ………... Kelas : ………... Nomor Absen : ………...
Jenis Kelamin : a. Lakilaki b. Perempuan II. Perhatian
1. Isilah angeket secara jujur!
2. Pengisian angket tidak mempengaruhi nilai! III. Petunjuk Pengisian
Dibawah ini terdapat beberapa pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui respon siswa dalam penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) pada siswa SMK negeri program keahlian multimedia. Saudara diminta menanggapi pertayaanpertanyaan berikut sesuai dengan yang Saudara rasakan atau keadaan yang sebenarnya, dengan cara memberi tanda centang (√) pada alternatif jawaban yang tersedia.
SELAMAT MENGERJAKAN
Berkenaan dengan indikator project based learning dalam pelaksanaannya di SMK negeri program keahlian multimedia, bagaimana pendapat saudara mengenai ketercapaian aspekaspek dibawah ini.
Bubuhkan tanda centang (√) pada jawaban yang sesuai. Adapun jawaban yang tersedia yaitu:
SS = Jika Sangat Sering (Selalu dilakukan) S = Jika Sering (Sering dilakukan)
P = Jika Pernah (Kegiatan tersebut pernah dilakukan) TP = Jika Tidak Pernah (Tidak pernah melakukan kegiatan
tersebut)
Pelaksanaan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) Di SMK Negeri Program Keahlian Multimedia:
No Butir Pernyataan SS S P TP
1. Kegiatan pembelajaran menghasilkan produk 2. Pemaparan indikator pembelajaran yang akan dikaji 3. Memulai pembelajaran dengan membuat
pertanyaan/rumusan masalah diawal pembelajaran 4. Mengajukan pertanyaan yang berkaitkan dengan dunia
nyata
5. Pemberian umpan balik terhadap pertanyaan siswa 6. Pengarahan dalam mengerjakan tugas proyek 7. Diberi motivasi dalam mengerjakan tugas proyek 8. Mendapat fasilitas dalam pembuatan produk 9. Dipantau dalam mengerjakan tugas proyek yang
diberikan
10. Melakukan perencanaan pembuatan produk 11. Dilatih membuat rancangan pelaksanaan kegiatan
proyek atau pembuatan produk
12. Diberi masukan dalam merancang tugas pembuatan produk
13. Melakukan aktivitas perencanaan desain yang akan dilakukan dalam mengerjakan tugas proyek
14. Melakukan kegiatan pengamatan dan mengolah data 15. Penyampaian materi yang sesuai dengan produk yang
16. Mencari sumber atau refrensi untuk mengerjakan tugas proyek (dapat melalui internet, perpustakaan, dan lainlain)
17. Mencari alat dan bahan untuk mengerjakan tugas proyek (dapat melalui internet, peralatan produksi dan lainlain)
18. Melakukan pembuktian data dan menarik kesimpulan 19. Mengumpulkan tugas tepat waktu
20. Membuat kelompok dalam menyelesaikan tugas proyek
21. Berdiskusi antar sesama kelompok
22. Kompak dalam mengerjakan tugas kelompok
23. Memberikan tanggapan terhadap pendapat orang lain 24. Mencari informasi untuk melakukan investigasi
pembuatan produk
25. Pembuatan produk dapat digunakan pada kehidupan nyata
26. Melakukan inovasi dari produk yang sebelumnya 27. Melakukan kegiatan presentasi dari tugas produk yang
dihasilkan di kelas
28. Melakukan kegiatan pameran dari tugas produk yang dihasilkan
29. Menjual produk kepada orang lain
30. Menghasilkan produk dalam bentuk teknologi aplikasi 31. Menghasilkan produk berupa karya seni desain
32. Membuat proyek tidak sesuai dengan materi 33. Melakukan evaluasi diri dan memperbaiki produk 34. Memberi saran dalam memperbaiki proses pembuatan
produk
35. Mendapat tanggapan dan umpan balik untuk perbaikkan produk
36. Tidak memberi saran dalam memperbaiki produk 37. Tidak mendapatkan tanggapan dan umpan balik untuk
KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
Gedung A2, Kampus Sekaran, Gunung Pati , Semarang 50229 Telepon / Fax: (024) 8508019
Laman : http://fip.unnes.ac.id/
INSTRUMEN PENELITIAN
ANGKET UNTUK MENGUKUR JIWA ENTERPRENEURSHIP SISWA SMK NEGERI PROGRAM KEAHLIAN MULTIMEDIA I. Identitas Responden
Sekolah : ………...
Nama : ………...
Kelas : ………...
Nomor Absen : ………...
Jenis Kelamin : a. Lakilaki b. Perempuan II. Perhatian
1. Isilah angket secara jujur!
2. Pengisian angket tidak mempengaruhi nilai! III. Petunjuk Pengisian
Dibawah ini terapat beberapa pertanyaan yang bertujuan untuk mengukur jiwa enterpreneurship siswa di SMK negeri program keahlian multimedia. Saudara diminta menanggapi pertanyaanpertanyaan berikut sesuai dengan yang Saudara rasakan atau keadaan yang sebenranya, dengan cara memberi tanda centang (√) pada alternatif jawaban yang tersedia. Dalam skala ini tidak ada penilaian benar atau salah, jawaban yang paing baik adalah yang sesuai dengan diri Saudara.
SELAMAT MENGERJAKAN
2. Pertanyaan Mengenai Variabel Jiwa Enterpreneurship
Berkenaan dengan indikator jiwa enterpreneurship, berikut merupakan aspekaspek dari jiwa enterpreneurship. Saudara diminta menanggapi pertanyaanpertanyaan berikut sesuai dengan yang saudara rasakan atau keadaan yang sebenarnya. Bubuhkan tanda centang (√) pada jawaban yang sesuai.
Adapun jawaban yang tersedia yaitu:
T = Tinggi atau Kuat R = Rendah atau Lemah
SR = Sangat Rendah atau Sangat Lemah
Jiwa Kewirausahaan Siswa SMK Negeri Program Keahlian Multimedia:
No Butir Pernyataan ST T R SR
1. Keinginan menjadi seorang wirausahawan (enterreneurship)
2. Memiliki rasa percaya diri 3. Memiliki rasa optimis
4. Rasa malu dalam berwirausaha
5. Ketidaksukaan terhadap profesi sebagai wirausahawan
6. Pengaruh terhadap pendapat orang lain 7. Kebergantungan dengan orang lain 8. Kerjasama dalam tim
9. Ketekunan menjalankan suatu usaha/ bisnis 10. Disiplin mengerjakan tugas atau pekerjaan 11. Jiwa kompetisi
12. Kemauan untuk berhasil dalam berwirausaha 13. Kepandaian membaca kesempatan dan peluang 14. Motivasi atau semangat berwirausaha
15. Ketidakdisiplinan dalam mengerjakan tugas atau pekerjaan
16. Kurangnya kemauan untuk berhasil dalam berwirausaha
17. Ketidakpandaian membaca kesempatan dan peluang
18. Ketidaksiapan dalam menghadapi tantangan berwirausaha
19. Ketakutan dalam mengambil resiko ketika membuka bisnis/usaha
20. Inisiatif untuk menjadi wirausahawan yang sukses
21. Kesiapan menghadapi tantangan dalam berwirausaha
22. Keberanian untuk memulai berwirausaha 23. Keberanian mengambil resiko berwirausaha 24. Memiliki rasa ingin menyerah dalam
berwirausaha
25. Kemampuan menganalisis resiko yang akan dihadapi dalam berwirausaha
26. Jiwa kepemimpinan disuatu kelompok atau organisasi
27. Kepribadian kharismatik dalam mempengaruhi orang lain
28. Penyesuaian diri di lingkungan baru 29. Penerima kritik dan saran dari orang lain 30. Mampu menghargai pendapat orang lain 31. Sikap tegas dan spontan di setiap keadaan 32. Keberanian mengambil sebuah tanggung
jawab
33. Kurang tegas dalam bertindak 34. Mempunyai daya inovasi
35. Mempunyai daya kreatif dan imajinasi 36. Fleksibelitas dalam setiap keadaan
37. Kemampuan dalam mengembangkan ide bisnis baru
38. Kemampuan untuk menciptakan ciri khas dari usaha yang dijalaninya
39. Peniru ide bisnis orang lain
40. Kemandirian dengan berwirausaha
41. Keinginan memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga dengan berwirausaha
42. Keinginan memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga dengan menjadi karyawan
43. Keberanian dalam merealisasikan ide berwirausaha
44. Memiliki rasa takut mengalami kegagalan dalam berwirausaha
45. Kepandaian dalam membuat perkiraan bisnis/usaha
46. Jiwa petualang
47. Kemampuan mengembangakan hubungan jaringan kerja secara luas
48. Ketidak pandaian mencari relasi atau jaringan kerja
50. Keberanian tampil didepan public
51. Kemampuan menarik perhatian orang di lingkungan sekitar
52. Perasaan mudah puas dengan hasil kerja sendiri
53. Kemampuan public speaking yang baik 54. Perasaan tidak percaya diri tampil di depan
umum
55. Memiliki rasa keingin tahuan dari berbagai hal 56. Ketidakmampuan manarik perhatian orang lain 57. Perasaan tidak yakin dengan hasil kerja sendiri 58. Kematangan merencanakan targettarget yang
ingin dicapai
59. Memiliki semangat untuk kerja
60. Memiliki sifat ambisius dalam mencapai target yang diinginkan
61. Penerapan pelayanan terbaik dalam berwirausaha
62. Pengalaman mengelola bisnis/usaha
63. ketidakmampuan pengelolaan bisnis yang baik 64. Kemandirian mengelola usaha/bisnis jauh dari
(rumah)
65. ketidakmampuan menganalisis resiko yang akan dihadapi dalam berwirausaha
66. Kemampuan meminimalisir resiko
67. Kemampuan dalam memprediksi biaya atau modal usaha
68. Kemampuan dalam mengestimasi waktu untuk mencapai target usaha
69. Kemampuan mengukur kelayakan produk yang ingin dipasarkan