• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

6. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian ini terdiri dari instrumen silabus, RPP, pretest dan

postest, lembar tugas, kuis individual, lembar kuisioner sikap kerjasama siswa dan

angket minat siswa.

6.1.Silabus

Silabus tersusun dari bagian-bagian atau komponen seperti standar

kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran,

indikator, alokasi waktu, penilaian dan sumber belajar. Format silabus yang

digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

SILABUS Satuan Pendidikan : Mata Pelajaran : Kelas/ semester : Standar Kompetensi : Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Alokasi Waktu Penilaian Sumber Belajar 6.2.RPP

Dalam kegiatan pembelajaran selain silabus guru juga harus mempunyai

pegangan pembelajaran yang digunakan sebagai pedoman dalam mengajar untuk

mengontrol jalannya kegiatan pembelajaran yang berisi rencana kegiatan

Pembelajaran (RPP). Format RPP yang akan digunakan dalam penelitian ini

adalah sebagai berikut :

Rencana Pelaksaaan Pembelajaran ( RPP) Satuan Pendidikan : Kelas/ Semester : Mata Pelajaran : Alokasi waktu : A. Standar Kompetensi B. Kompetensi Dasar

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

D. Tujuan Pembelajaran

E. Materi Pembalajaran

F. Metode Pembelajaran

G. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan pertama (2x40 menit)

No Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu 1. Pendahuluan 5 menit 2. Kegiatan Inti 70 menit 3. Penutup 5 menit H.Penilaian Hasil Belajar

I. Alat Dan Bahan

6.3. Pretest dan Postest

Soal Pretest diberikan kepada siswa di awal yaitu sebelum menggunakan

metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD)

dan sebelum menggunakan metode ceramah untuk mengetahui pemahaman awal

siswa terhadap suatu materi (Bunyi). Soal postest diberikan kepada siswa setelah

dilakukan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif

tipe Student Team Achievement Divison (STAD) dan setelah menggunakan

metode ceramah untuk mengetahui pemahaman siswa berkaitan dengan materi

yang diberikan (Bunyi) setelah menggunakan metode pembelajaran kooperatif

tipe Student Team Achievement Divison (STAD) dan setelah menggunakan

metode ceramah. Soal Pretest dan Postest disusun berdasarkan konsep- konsep

yang berkaitan dengan materi mengenai bunyi. Soal Pretest dan postest berbentuk

soal uraian dengan jumlah soal sebanyak 5 soal. Berikut ini adalah soal pretest

dan postest yang akan digunakan dalam penelitian ini

Tabel 1. Soal Pretest dan Postest

No Pertanyaan

1. Apa yang dimaksud dengan bunyi? jelaskan!

2. Apa syarat terjadi dan terdengarnya bunyi oleh manusia?

3. a. Dalam 30 sekon, penggaris plastik membuat 120 getaran. Tentukan periode getar serta frekuensinya!

b. Sebuah sumber bunyi mengeluarkan bunyi. Bunyi tersebut terdengar oleh pengamat 3 sekon kemudian. Jarak antara sumber bunyi dan pengamat adalah 120 m. Hitunglah cepat rambat bunyi tersebut!

c. sebuah sumber bunyi memiliki panjang gelombang 5 m. Jika cepat rambat bunyi di udara 350 m/s, berapakah frekuensi yang dipancarkan oleh sumber bunyi tersebut?

4 Berdasarkan daerah frekuensi nya bunyi dibedakan menjadi tiga, sebutkan dan jelaskan!

5. a. apa yang dimaksud dengan resonansi. Jelaskan! b. sebutkan hukum pemantulan bunyi!

c. Bunyi pantul dibedakan menjadi tiga sebutkan dan jelaskan!

6.4. Lembar Tugas

Lembar tugas merupakan salah satu media yang digunakan oleh guru dalam

proses belajar mengajar di dalam kelas. Dengan menggunakan lembar tugas ini

dapat membantu siswa dalam belajar. Lembar tugas siswa ini berisi permasalahan

maupun latihan soal yang harus dikerjakan siswa sehingga dapat membantu

mengoptimalkan kemampuan serta prestasi belajar siswa. Dalam pembelajaran

kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) lembar tugas

digunakan sebagai media pembelajaran sebagai panduan siswa dalam melakukan

diskusi di dalam kelompok.

6.5. Kuis Individual

Kuis individual diberikan setelah dilakukan proses pembelajaran dengan

menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement

Divison (STAD) untuk mengetahui pemahaman siswa setelah menggunakan

metode tersebut. Kuis individual ini dilakukan setelah sekitar satu atau dua

periode setelah guru mengajar dan sekitar satu atau dua periode praktik kelompok

6.6. Lembar Angket Sikap Kerjasama Siswa

Lembar kuisioner siswa ini digunakan untuk mengetahui sikap kerjasama

siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan menggunakan metode

pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD).

Lembar angket sikap kerjasama ini di ambil dari buku Ilmu & Aplikasi

Tabel 2. Lembar Angket Sikap Kerjasma Siswa

No Peryataan Jawaban

SS S R TS STS 1. Saya ikut serta dalam mengerjakan tugas

kelompok

2. Saya membagikan pengetahuan kepada teman dalam kelompok

3. Ketika teman saya memberikan tanggapan saya mendengarkan dengan sungguh-sungguh 4. Ketika ada perbedaan pendapat dalam

mengerjakan soal kami berusaha mencari solusi 5. Tugas kelompok dibagi secara merata

6. Aktivitas belajar dalam kelompk membuat saya lebih sulit memahami daripada sendiri

7 Saya lebih senang mendengarkan pendapat teman

8. Saya tidak dilibatkan dalam percobaan 9. Saya tidak terlibat dalam diskusi kelompok 10. Menurut saya pendapat saya paling benar

Keterangan:

STS = sangat tidak setuju

TS = tidak setuju

R = ragu-ragu

S = setuju

SS= sangat setuju

6.7. Angket Minat siswa

Angket merupakan salah satu instrumen yang dapat digunakan dalam

pengumpulan data penelitian yang berupa sejumlah pertanyaan yang diberikan

secara tertulis kepada subyek penelitian. Kelebihan menggunakan angket adalah

waktu relatif singkat (Uno & Satria, 2012: 129) Angket minat siswa ini digunakan

untuk menilai minat siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran fisika.

Tabel 3. Angket Minat Siswa Sebelum Treatmen

No Pertanyaan Jawaban

SS S R TS STS 1 Saya aktif mengikuti proses pembelajaran

fisika di dalam kelas.

2 Saya merasa senang ketika guru hadir dan mengajar materi fisika di dalam kelas 3. Saya mudah memahami materi fisika

dengan metode yang digunakan oleh guru 4. Saya menyimak dengan baik ketika guru

menjelaskan materi pelajaran fisika

5. Saya sering bertanya kepada guru ketika saya kurang memahami penjelasan guru 6. Saya sudah belajar di rumah pada malam

hari sebelum mengikuti pelajaran esok hari

7. Saya rajin mengerjakan latihan soal yang diberikan guru pada saat pelajaran

8. Saya bersemangat dan serius dalam mengikuti pelajaran fisika

9. Saya senang dan tertarik dengan pelajaran fisika.

10. Saya tetap memperhatikan penjelasan guru meskipun saya duduk di bangku belakang 11. Saya cenderung pasif ketika mengikuti

pelajaran fisika

12. Saya merasa bosan ketika guru mengajar materi fisika di dalam kelas

13. Saya kesulitan memahami materi dengan metode mengajar yang digunakan guru 14. Saya sering melamun ketika pelajaran

berlangsung

15. Saya diam saja ketika saya tidak paham dengan penjelasan guru

16. Saya belajar fisika ketika akan menghadapi ulangan

17. Saya malas mengerjakan soal latihan yang diberikan guru

18. Saya suka bercanda saat mengikuti pelajaran fisika

No Pertanyaan Jawaban

SS S R TS STS 19. Saya tidak suka dengan pelajaran fisika

20. Saya suka duduk dibelakang karena jauh dari pantauan guru.

Tabel 4. Angket Minat Siswa Menggunakan Metode Student Team Achievement Divison(STAD)

No Pertanyaan Jawaban

SS S R TS STS 1 Saya lebih aktif mengikuti pelajaran fisika

materi bunyi dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD)

2 Saya merasa senang ketika guru hadir dan mengajar materi bunyi di dalam kelas 3. Ketika guru mengajarkan materi bunyi

dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) saya merasa lebih cepat untuk memahami materi tersebut.

4. Saya menyimak dengan baik ketika guru menjelaskan materi bunyi metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) 5. Saya lebih suka mengikuti pelajaran

dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) dari pada guru hanya ceramah di depan kelas. 6. Saya sering bertanya kepada guru ketika

saya kurang memahami penjelasan guru tentang materi bunyi

7. Saya menjadi bersemangat mengikuti pelajaran ketika guru mengajar dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) pada materi gelombang 8. Pembelajaran dengan menggunakan

metode pembelajaran kooperatif tipe

Student Team Achievement Divison

(STAD) membuat saya termotivasi untuk belajar lebih giat.

No Pertanyaan Jawaban

SS S R TS STS 9. Ketika guru mengajar dengan

menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) saya dapat berbagi pengetahuan dan bertukar pikiran dengan teman.

10. Guru yang mengajar dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) membuat saya lebih menyukai pelajaran fisika.

11. Guru dalam mengajar dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) membuat saya merasa bosan dalam mengikuti pelajaran.

12. Saya cenderung pasif ketika guru mengajar dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD)dan lebih suka guru ceramah

13. Saya kesulitan mengikuti pelajaran ketika guru mengajar dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) 14. Guru yang mengajar dengan metode

pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) membuat pelajaran fisika semakin tidak menyenangkan.

15. Guru yang mengajar fisika materi bunyi dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) membuat fisika semakin sulit.

16. Saya suka bercanda saat mengikuti pelajaran fisika materi bunyi dengan metode pembelajaran kooperatif tipe

Student Team Achievement Divison

(STAD) yang digunakan guru

17. Pembelajaran dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) membuat saya menjadi tidak bersemangat

No Pertanyaan Jawaban

SS S R TS STS dan stres.

18. Saya merasa terpaksa mengikuti pelajaran ketika guru mengajar dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD) 19. Saya lebih suka asik sendiri daripada

mengikuti pelajaran dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divison (STAD). 20. Waktu terasa lama ketika saya mengikuti

pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe

Student Team Achievement Divison

(STAD).

Tabel. 5 Angket Minat Siswa Menggunakan Metode Ceramah

No Pertanyaan Jawaban

SS S R TS STS 1 Saya lebih aktif mengikuti pelajaran fisika

materi bunyi dengan menggunakan metode ceramah

2 Saya merasa senang ketika guru hadir dan mengajar materi bunyi di dalam kelas 3. Ketika guru mengajarkan materi bunyi

dengan menggunakan metode ceramah saya merasa lebih cepat untuk memahami materi tersebut.

4. Saya menyimak dengan baik ketika guru menjelaskan materi bunyi dengan menggunakan metode ceramah

5. Saya lebih suka mengikuti pelajaran dengan menggunakan metode ceramah 6. Saya sering bertanya kepada guru ketika

saya kurang memahami penjelasan guru tentang materi bunyi

7. Saya menjadi bersemangat mengikuti pelajaran ketika guru mengajar dengan menggunakan metode ceramah

8. Pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah membuat saya termotivasi untuk belajar lebih giat.

No Pertanyaan Jawaban

SS S R TS STS 9. Ketika guru mengajar dengan

menggunakan metode ceramah saya dapat berbagi pengetahuan dan bertukar pikiran dengan teman.

10. Guru yang mengajar dengan metode ceramah membuat saya lebih menyukai pelajaran fisika.

11. Guru dalam mengajar dengan menggunakan metode ceramah membuat saya merasa bosan dalam mengikuti pelajaran.

12. Saya cenderung pasif ketika guru mengajar dengan metode ceramah

13. Saya kesulitan mengikuti pelajaran ketika guru mengajar dengan metode ceramah 14. Guru yang mengajar dengan metode

ceramah membuat pelajaran fisika semakin tidak menyenangkan.

15. Guru yang mengajar fisika materi bunyi dengan menggunakan metode ceramah membuat fisika semakin sulit.

16. Saya suka bercanda saat mengikuti pelajaran fisika materi bunyi dengan metode ceramah yang digunakan guru 17. Pembelajaran dengan metode ceramah

membuat saya menjadi tidak bersemangat dan stres.

18. Saya merasa terpaksa mengikuti pelajaran ketika guru mengajar dengan metode ceramah

19. Saya lebih suka asik sendiri daripada mengikuti pelajaran dengan ceramah 20. Waktu terasa lama ketika saya mengikuti

pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah

Dokumen terkait