BAB III METODE PENELITIAN
D. Instrument Pengumpulan Data
Salah satu cara untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa adalah melalui tes. Tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan serta alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan inteligensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.96
Tes digunakan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi aljabar, soal disusun dalam bentuk uraian sebanyak 5 butir soal karena dengan tes berbentuk uraian dapat diketahui variasi jawaban siswa. Tes awal dilaksanakan sebelum memberikan perlakuan, yang bertujuan untuk melihat kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum perlakuan diberikan. Adapun tes akhir dilakukan setelah perlakuan diberikan, tujuannya untuk melihat hasil kemampuan komunikasi matematis siswa setelah perlakuan diberikan.
Penjaminan validasi isi (content validity) dilakukan dengan menyusun kisi-kisi soal tes kemampuan komunikasi matematis sebagai berikut :
Tabel 3.1
Kisi – Kisi Soal Kemampuan Komunikais Matematis Aspek
Kemampuan Komunikasi
Materi Indikator yang Diukur Nomor Soal
96 Suharsimi Arikunto, (2010), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta, hal. 193.
Ekspresi
Matematis Aljabar
1. Kemampuan menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol matematika dan menyusun model matematika suatu peristiwa, kemudian melakukan perhitungan atau mendapatkan solusi secara lengkap dan benar
1,2
Menggambar Aljabar
2. Kemampuan melukiskan atau
mempresentasikan benda nyata, gambar, dan diagram dalam bentuk ide atau simbol matematika
3,4
Menulis Aljabar
3. Kemampuan Mengungkapkan
kembali suatu uraian atau paragraf
matematika dalam bahasa sendiri 5
Dari kisi-kisi dan indikator yang telah dibuat untuk menjamin validitas dari sebuah soal maka selanjutnya dibuat pedoman penskoran yang sesuai dengan indikator untuk menilai instrumen yang telah di buat. Adapun kriteria penskorannya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 3.2
Pedoman penskoran tes kemampuan komunikasi matematis
Aspek Komunikasi Indikator Skor
Ekspresi Matematis
Tidak ada jawaban 0
Dapat menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol matematika dan menyusun model matematika suatu peristiwa, kemudian melakukan perhitungan atau mendapatkan solusi tetapi tidak
lengkap dan tidak benar
1
Dapat menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol matematika dan menyusun model matematika suatu peristiwa, kemudian melakukan perhitungan atau mendapatkan solusi dengan lengkap tetapi tidak benar
Dapat menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol matematika dan menyusun model matematika suatu peristiwa, kemudian melakukan perhitungan atau mendapatkan solusi dengan benar tetapi tidak lengkap
3
Dapat menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol matematika dan menyusun model matematika suatu peristiwa, kemudian melakukan perhitungan atau mendapatkan solusi dengan lengkap dan benar
4
Menggambar
Tidak ada jawaban 0
Dapat melukiskan atau mempresentasikan benda nyata, gambar, dan diagram dalam bentuk ide atau simbol matematika tetapi
tidak lengkap dan tidak benar
1 Dapat melukiskan atau mempresentasikan benda nyata, gambar, dan diagram dalam bentuk ide atau simbol matematika dengan
lengkap tetapi tidak benar
2
Dapat melukiskan atau mempresentasikan benda nyata, gambar, dan diagram dalam bentuk ide atau simbol matematika dengan
benar tetapi tidak lengkap
3 Dapat melukiskan atau mempresentasikan benda nyata, gambar, dan diagram dalam bentuk ide atau simbol matematika dengan
lengkap dan benar
4
Menulis
Tidak ada jawaban 0
Dapat mengungkapkan kembali suatu uraian atau paragraf matematika dalam bahasa sendiri tetapi tidak lengkap dan tidak benar
1 Dapat mengungkapkan kembali suatu uraian atau paragraf matematika dalam bahasa sendiri dengan lengkap tetapi tidak benar
2 Dapat mengungkapkan kembali suatu uraian atau paragraf matematika dalam bahasa sendiri dengan dengan benar tetapi tidak lengkap
3
Dapat mengungkapkan kembali suatu uraian atau paragraf matematika dalam bahasa sendiri dengan dengan lengkap dan benar
Instrumen yang digunakan peneliti untuk melihat kemampuan komunikasi matematis divalidasi oleh validator yang diminta tanggapannya terhadap perangkat tes tersebut. Dalam hal ini peneliti meminta tanggapan dari para ahli (Dosen dan guru Matematika) untuk memvalidkan tes yang diberikan kepada siswa. Penyusunan tes disesuaikan dengan materi dan tujuan sebelum dijadikan alat pengumpulan data.
Agar memenuhi kriteria alat evaluasi yang baik, yakni mampu mencerminkan kemampuan yang sebenarnya dari tes yang dievaluasi, maka alat evaluasi tersebut harus memenuhi kriteria sebagai berikut :
a. Validalitas Tes
Sebelum tes diujikan, terlebih dahulu tes diuji validasi dan reliabilitasi dari masing-masing variabel. Berdasarkan bimbingan dan arahan yang diberikan pembimbing, tes diujicobakan pada siswa yang berkemampuan sedang di kedua kelas yang akan diberikan perlakuan. Setelah selesai diujikan tes diolah, untuk menguji validitas butir soal digunakan rumus Korelasi Product Moment dengan angka kasar dan dilanjutkan dengan Formula Guilford.97
Perhitungan validitas butir tes menggunakan rumus product moment angka kasar yaitu:
2 2
2
2
y y N x x N y x xy N rxy Keterangan:97 Indra Jaya. Statistik Penelitian Untuk Pendidikan. Bandung: Citapustaka Media Perintis. hal. 122.
x = Skor butir
y = Skor total
rxy = Koefisien korelasi antara skor butir dan skor total
N = Banyak siswa
Kriteria pengujian validitas adalah setiap item valid apabila ( diperoleh dari nilai kritis r product moment).
b. Reliabilitas Tes
Reliabilitas merupakan ketepatan suatu tes tersebut diberikan kepada subjek yang sama. Suatu tes dikatakan reliabel apabila beberapa kali pengujian menunjukkan hasil yang relatif sama. Uji reliabilitas objektif tes dan angka dapat ditafsirkan dengan menggunakan rumus Alpha sebagai berikut98:
(
) ( ∑
)
Untuk mencari varians total digunakan rumus sebagai berikut: ( )
∑ (∑ )
Keterangan:
= Reliabilitas yang dicari.
∑ = Jumlah varians skor setiap item. = Varians total.
n = jumlah soal.
N = Jumlah Responden.
98
Tingkat reliabilitas soal dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
Tabel 3.3
Tabel Tingkat Reliabilitas Tes
No Indeks Reliabilitas Klasifikasi
1 0,00 < r11 ≤ 0,20 sangat rendah 2 0,20 < r11 ≤ 0,40 Rendah 3 0,40 < r11 ≤ 0,60 Sedang 4 0,60 < r11 ≤ 0,80 Tinggi 5 0,80 < r11 ≤ 1,00 sangat tingi c. Tingkat Kesukaran
Untuk mengetahui taraf kesukaran tes digunakan rumus:
N
B
I
Keterangan: I : Indeks Kesukaran B : Jumlah SkorN : Jumlah skor ideal pada setiap soal tersebut ( n x Skor Maks )
Table 3.4
Tabel Tingkat Kesukaran Soal
No. Indeks Reliabilitas Klasifikasi
1. Terlalu Sukar
2. Sukar
3. Sedang
4. Mudah
5. TK = 1 Terlalu mudah
Untuk menentukan daya beda (D) terlebih dahulu skor dari siswa diurutkan dari skor tertinggi sampai skor terendah. Setelah itu diambil 50 % skor teratas sebagai kelompok atas dan 50 % skor terbawah sebagai kelompok bawah. Rumus untuk menentukan daya beda digunakan rumus yaitu:
A B A I S S DP Keterangan:
DP : Daya pembeda soal.
SA : Jumlah skor kelompok atas pada butir soal yang diolah. SB : Jumlah skor kelompok bawah pada butir soal yang diolah. IA : Jumlah skor ideal salah satu kelompok butir soal yang dipilih.
Table 3.5
Tabel Klasifikasi Indeks Daya Beda Soal
No. Indeks daya beda Klasifikasi
1. Dp ≤ 0,0 Sangat Buruk 2. 0,0 < Dp ≤ 0,20 Buruk 3. 0,20 < Dp ≤ 0,40 Cukup 4. 0,40 < Dp ≤ 0,70 Baik 5. 0,70 < Dp ≤ 1,0 Tidak baik b. Observasi
Observasi yang dilakukan merupakan pengamatan terhadap seluruh kegiatan dan perubahan yang terjadi pada saat dilakukannya pemberian tindakan. Dalam hal ini guru
bidang studi bertindak sebagai pengamat (observer) yang bertugas untuk mengobservasi peneliti (yang bertindak sebagai guru) selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
c. Wawancara
Wawancara oleh peneliti yang dilakukan pada saat observasi awal. wawancara yang dilakukan kepada guru mata pelajaran matematika kelas VII. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan lebih ditunjukkan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami siswa pada saat proses pembelajaran, faktor-faktor yang mempengaruhi, serta meteri yang sulit dipahami.