• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Peralatan yang digunakan

4.7 Integrasi Penelitian Dengan Al-Quran

Sistem Kos harian Malang dibuat agar dapat membantu dan mempermudah para pendatang yang ingin berlibur di malang yang membutuhkan informasi tentang kos harian atau penginapan yang lebih murah. Dalam Al-Qur’an Allah Azza wa Jalla Berfirman, surat Al-Maidah ayat 2 :

Artinya

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya” (Al-Maidah 5:2).

Makna al-birru( ِرِبْلا) dan at-taqwa ( وْقَّتلاى) dua kata ini memiliki hubungan yang sangat erat. Karena masing-masing mejadi bagian dari yang lainnya. Secara sederhana, al-birru( ِرِبْلا) bermakna kebaikan. Kebaikan dalam hal ini adalah

49

kebaikan yang menyeluru, mencakup segala macam dan ragamnya yang telah dipaparkan oleh syariat.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mendefinisikanxbahwa al-birru adalah satu kata bagi seluruhxjenisxkebaikan dan kesempurnaan yang dituntut dari seorang hamba.lawan katanya al-itsmu(dosa) yang maknanya adalah satu ungkapan yang mencakupxsegala bentuk kejelekan da naib yang menjadi sebab seorang hamba sangat dicela apabila melakukannya. Tidakxjauh beda, Syaikh as-Sa’di rahimahullah mengatakan bahwa al-birru adalah sebuah nama yang mencakup segala yang Allah Aza wa Jallaxcintai dan ridhai, berupa perbuatan yang zhahir maupun batin, yangxberhubungan dengan hak Allah Azza wa Jalla atau hak sesame manusia. Dari sini dapat diketahui, bahwa termasuk dalam cakupan al-birru, keimanan dan cabang-cabangnya, demikian pula ketakwaan. Allah Azza wa Jalla telah menghimpun ragam al-birru (kebaikan, kebajikan) dalam Surat Al-Baqarah ayat 177.

Artinya:

“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari

kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, xnabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anakxyatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) danxorang-orang yang meminta-minta dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat dan orang-orang yang menepati janjinyaxapabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabra dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar(imannya) dan mereka itulah orang-orang-orang-orang yang bertakwa”

(Al-Baqarah 2:177)

Kebaikan yang tertera diayat diatas mencakup seluruhxunsur agama islam, prinsip-prinsipxkeimanan, penegakanxsyariat seperti mendirikanxshalat, membayarxzakat dan infakxkepada orangxyang membutuhkan dan amalanxhati seperti bersabar dan menepati janji. Dalam ayatxini Allah Azza wa Jalla memerintahkan hamba-Nya yang beriman untukxsaling membantu dalam perbuatan baik dan itulah yangxdisebut dengan albirr dan meninggalkan kemungkaran yang merupakanxketakwaan. Dan Dia Azza wa Jallaxmelarang mereka salingxmendukung kebatilan dan bekerjasamaxdalam perbuatanxdosa dan perkara haram.

ImamxIbnu Qayyim rahimahullahxmenilai ayat diatas memilikixurgensi tersendiri. Beliau menyatakan ayat yang mulia ini mencakupxsemua jenis bagi kemaslahatan para hamba. Didunia maupunxakhirat, baik antara merekaxdengan sesame, ataupun denganxRabbnya. Sebab seseorang tidak luput darixdua kewajiban. Kewajiban individualnya terhadap Allah Azza wa Jalla dan kewajiban socialxterhadap sesamanya. Selanjutnya beliau memaparkan bahwa hubungan

51

seseorang dengan sesamaxdapat terlukis pada jalinan pergaulan, saling menolong dan persahabatan. Hubunganxitu ajibxterjalinxdalamxrangka mengharap ridha Allah Azza wa Jalla dan menjelaskanxketaatan kepada-Nya. Itulah puncak kebahagianxseorang hamba. Tidakxadaxkebahagianxkecuali denganxmewujudkan hal tersebut, danxitulahxkebaikan sertaxketakwaanxyang merupakanxinti dari agama ini.

Al-Mawardixrahimahullah berkata Allah Azza wa Jalla mengajak untuk tolong-menolong dalam kebaikanxdengan beriringanxdengan ketakwaan kepada-Nya. Sebab dalam ketakwaan, terkandung ridha Allah Azza wa Jalla. Sementara saat berbuat baik, orang-orang akan menyukai(meridhai).

Barang siapa memadukan antara ridha Allah Azza wa Jalla dan ridha manusia, sungguhxkebahagiaannyaxtelah sempurna dan kenikmatan baginya sudah melimpah.

Sebagai contohxsikapxsaling menolongxdalamxkebaikan dan ketakwaan, RasulullahxShallallahu ‘alaihixxwa xsallamxbersabda:

Artinya:

“Bantulahxsaudaramu, baikxdalam keadaanxsedang berbuat zhalim atau sedang teraniaya. Ada yang bertanya: “Wahai Rasulullah, kami akanxmenolong orang yang teraniaya. Bagaimanaxmenolong orang yang sedangxberbuat zhalim?” Beliau menjawab: “Dengan menghalanginya melakukan kezhaliman. Itulah bentuk bantuanmu kepadanya.”(HR. Al-Bukhari).

Dalam hadist lain, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Artinya:

“Orang yang menunjukan (sesama) kepada kebaikan, ia bagaikan mengerjakannya” (HR.Muslim)

Orang berilmuxmembantuxvorang lain dengan ilmunya. Orang kaya membantu dengan kekayaannya. Danxxhendaknya kaum muslimin menjadixsatu tangan dalam membantu orang yangxxmembutuhkan. Jadi, seorangxmukmin setelahxmengerjakan suatu amal shalih, xberkewajibanxmembantu orang lain dengan ucapan atauxtindakan yang memacuxsemangatxorang lain untuk beramal.

Hubunganxkedua, antara seorangxhambaxdengan Rabbnya tertuang dalam perintah dan bertakwalah kamuxkepada Allah. Dalam hubungan ini, seorang hamba harus lebih mengutamakanxketaatan kepada Rabbnya dan menjauhi perbuatan untuk menentangnya. Kewajiban pertama (antara seorang hamba dengan sesama) akan tercapai denganxmencurahkan nasehat perbuatan baik dan perhatianxterhadap perkara ini. xDan kewajibanxkedua (antara seorang hamba dengan Rabbnya), akan terwujud melaluixmenjalankanxhak tersebutxdengan ikhlas, cinta dan penuh pengabdian kepada-Nya.

Hendaknyaxini dipahamixbahwa sebabxkepincangan yangxterjadi pada seorangxhamba dalam menjalankanxdua hak ini. Hanyaxmuncul ketika dia tidak memperhatikannya, baikxsecara pemahamanxmaupun pengalaman. Denganxjelas, ayat di atas memuat kewajiban salingxmembantu diantara kaum mukmininxdan larangan bekerjasama dalamxmenodainya. Bukan sebaliknyaxyaitu malahan

53

melemahkan semangat beramal orang, mengejek orang yang berusaha konsisten dengan syariat maupun menjadi dalang tersebarnya perbuatan maksiat di tengah masyarakat.

Dari AbuxHurairahxRadhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “barangsiapaxyangxmelapangkan satuxkesusahan dunia dari seorang Mukmin, makaxAllah melapangkanxdarinyaxsatu kesusahan dixhari Kiamat. Barangsiapaxmemudahkan (urusan) xorang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allah Azza wa Jallaxmemudahkan baginyax (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolongxsaudaranya.

SabdaxRasulullah Shallallahu ‘alaihixwa sallam (maknanya), “Barang siapa yang melapangkanxsatuxkesusahanxdunia seorangxmukmin, makaxAllah melapangkan darinya kesusahanxdi harixkiamat.”

Seorangxmuslimxhendak berupaya membantu muslim lainnya, membantu bisa dengan ilmu, harta, bimbingan,saranxyang baik, dengan tenaga lainnya. Bila seorang muslim membantuxmuslim lainnya dengan ikhlas, xmakaxAllah Azza wa Jalla akan memberikanxbalasan terbaik yaituxdilepaskan darixkesulitan terbesar dan terberat yaituxkesulitanxpadaxhari kiamat. Olehxkarena ituxsesama muslim seharusnyaxtidakxbosanxdalamxmembantuxsesama muslim.

54 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

Berdasarkan penguji metode AHP terhadapxrekomendasi pencarian kos harian, hasil akurasinya adalah sebesar 80,2%. Berdasarkan 260 data yang sesuai dari 324 total data. Darixakurasi dihasilkan telah dapat disimpulkan bahwa sistem ini dapatxmendukung pengambilan keputusanxdalam upaya merekomendasi kos harian yang lebih baikxmenggunakan metode AHP. Selain itu, sistem ini juga dapat membantu user dalam mendapatkan informasi dari kos harian tersebut.

5.2 Saran

Penelitian menyadarixbahwa dalam penelitianxini masihxxbanyak kekurangan dan diperlukanxpengembangan agarxmencapai kinerjaxyang lebih baik. Kriteriaxdapat di tambah atau di ubah untuk hasil yang lebih baik.

55

Dokumen terkait