Pada peta 3d Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS nantinya terdapat beberapa interaksi. Interaksi tersebut adalah interaski Objek yang standart terdapat di setiap map INI3D. Dan interaksi simulasi alat yang hanya terdapat di peta 3d Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS. Interaksi interaksi tersebut di deskripsikan dalam tabel 4.1
Tabel 4. 1 Daftar interaksi
No. Interaksi Deskripsi
1. Membuka pintu Pintu dapat terbuka 2. Menutup pintu Pintu dapat tertutup 3. Menyalakan lampu Lampu dapat menyala 4. Mematikan lampu Lampu dapat mati 5. Informasi ruangan Pada setiap ruang yang
memiliki interaksi terdapat penjelasan singkat dari ruangan tersebut
6. Penjelasan Penggunaan Alat Scanning Electron Microscop yang ada di laboratorium Karakteristik Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS
Simulasi menampilkan Cara Kerja Scanning Electron Microscop
Meletakkan object pada tempat pengamatan
Microscop Memulai Prosesnya
Monitor menampilkan hasilnya
7. Penjelasan Penggunaan Alat Mesin Bubut / Lathe yang ada di laboratorium Metalurgi Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS
Simulasi menampilkan cara kerja Mesin bubut. Yaitu dengan memotong benda yang diputar.
Benda Kerja diapit diantara kepala putar dan ekor tetap
Pemegang pahat di posisikan ditempatnya
Benda kerja mulai di putar dan pemegang pahat di gerakkan
8. Penjelasan Penggunaan Alat Uji tarik melakukan Tensil Test yang ada di laboratorium Metalurgi Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS
Simulasi menampilkan cara kerja Uji tarik untuk mengetahui kekuatan dan ketahanan terhadap beban tarik
diantara ke dua penjepit mesin
Mesin akan menarik benda sampai maksimal
Hasil akan Nampak dalam bentuk grafik di layar monitor.
9. Penjelasan Penggunaan Alat Planetary ball mill yang ada di laboratorium Fisika Material Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS
Simulasi menampilkan penggunaan mesin Planetary Ball Mill yaitu bola-bola besi yang diputar terus menerus sehingga menggerus material.
Material diletakkan di dalam wadah beserta bola bola besi penggerusnya
Wadah diletakkan dalam mesin pemutar
Mesin pemutar ditutup dan kemudian diputar selama waktu yang ditentukan 10. Penjelasan Penggunaan Furnace
yang ada di laboratorium Fisika Material Jurusan Teknik
Material dan Metalurgi ITS yang digunakan untuk memanaskan material
Simulasi menampilkan cara menggunakan Furnace untuk pengaplikasian panas pada material
Pintu Furnace di buka
Benda kerja di masukkan dan pintu furnace di tutup
Suhu dan waktu pembakaran di setting
11. Penjelasan Penggunaan Alat Sievering Machine atau mesin pengayak yang ada di laboratorium Fisika Material Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS
Simulasi menampilkan penggunaan Mesin pengayak jenis ini.
Nampan penyaring disusun dari ukuran partikel paling besar di atas dan ukuran paling kecil di bawah
Benda yang dimasukkan berupa bubuk atau powder
Alat dinyalakan dan akan bergetar sampai waktu yang ditemtukan
Dari daftar Interaksi tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga macam interaksi. Yaitu Interaksi Layar Informasi, Interaksi objek dan Interaksi Simulasi.
Interaksi Layar Informasi adalah Interaksi antara pengguna dengan peta 3D yang hasilnya adalah peta 3D akan menampilkan informasi bagi pengguna. Pada peta 3d Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS Interaksi Layar informasi terdapat pada setiap ruangan. Sehingga layar informasi ini memberikan Informasi dari ruang ruang yang ada di gedung Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS.
Interaksi Layar informasi ini bersifat otomatis. Apabila aktor yang ada di dalam peta 3D memasuki salah satu ruangan. Maka secara otomatis akan muncul pada layar, informasi ruangan yang sedang dimasuki oleh aktor pada peta 3D. Prosesnya dapat digambarkan seperti pada gambar 4. 1 dibawah ini.
Ya Apakah pengguna didalam ruangan Pengguna memasuki ruangan Layar Informasi dimatikan Tidak Layar Informasi Ruangan Ditampilkan
Gambar 4. 1 Diagram interaksi layar informasi
Interaksi Objek yaitu proses interaksi antara aktor pada peta 3D dengan salah satu satu objek pada peta 3D. Terdapat 2 buah objek yang memiliki interaksi pada peta 3D gedung Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS. Yaitu objek pintu dan objek lampu. Keduanya objek yang berbeda tapi memiliki alur interaksi yang sama.
Agar bisa menjelajah secara keseluruhan peta 3D. Maka hendaknya aktor pada peta 3D dapat masuk keseluruh ruangan. Termasuk ruangan yang berpintu. Oleh karena itulah dibutuhkan Interaksi Objek Pintu. Interaksi objek pintu adalah pengguna dapat melakukan proses membuka dan menutup setiap pintu ruangan yang ada pada peta 3D gedung Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS. Prosesnya adalah ketika aktor berada di dekat pintu, secara otomatis akan muncul panduan untuk membuka atau menutup pintu. Yaitu dengan menekan klik kiri pada mouse. Panduan tersebut sendiri akan berbeda tergantung dari kondisi objek pintu. Apabila pintu sedang tertutup maka yang tampil adalah panduan membuka pintu. Ketika kita klik mouse maka pintu akan terbuka. Berbeda ketika kondisi pintu sudah terbuka. Prosesnya nampak pada gambar 4.2.
Gambar 4. 2 Diagram interaksi objek pintu
Interaksi Objek berikutya adalah lampu. Alur prosesnya sama seperti interaksi objek pintu. Ketika aktor berada di dekat saklar lampu, secara otomatis akan muncul panduan untuk menyalakan atau mematikan lampu dengan menekan klik kiri pada mouse. Panduan tersebut akan berbeda tergantung dari kondisi lampu itu sendiri. Apabila lampu dalam kondisi mati maka yang tampil adalah panduan menyalakan lampu. Apabila lanpu sudah dalam keadaan menyala, yang muncul adalah panduan mematikan lampu. Prosesnya nampak pada gambar 4.3.
Gambar 4. 3 Diagram interaksi objek lampu
Interaksi selanjutnya adalah Interaksi simulasi alat. Pengguna dapat menjalankan interaksi ini untuk mengetahui cara kerja sebuah alat yang dimiliki oleh Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ITS. Pada setiap alat yang memiliki interakasi simulasi diberikan penanda berupa animasi cahaya berpendar. Terletak tepat di depan alat yang simulasikan. Ketika ingin menjalankan suatu simulasi alat, aktor pada peta 3D harus berapa pada titik animasi pendar tersebut. Kemudian menekan tombol kiri mouse. Akan ditampilkan layar informasi yang menjelaskan tentang kegunaan dan fungsi dari alat tersebut. Pada bagian bawah layar informasi diberikan sebuah tombol untuk menjalankan simulasi penggunaan alat. Apabila tombol ini di klik maka akan dijalankan proses penggunaan alat dengan tampilan view cinematik. Mulai dari menyalakan alat sampai selesai. Selanjutnya point of view akan kembali pada aktor dan kembali menjelajah peta 3D. Proses interaksi simulasi alat ini seperti nampak pada diagram gambar 4.3.
Gambar 4. 4 Diagram interaski simulasi alat