• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Efektivitas Penerapan Metode Pembelajaran Behaviorisme Terhadap Hasil

4. Interpretasi Data

Setelah diketahui, untuk mengetahui hubungan antara dua variabel yang diteliti, penulis mengacu pada tingkat koefisien korelasi sebagai berikut:

Tabel 4.35

Interpretasi Data

Besarnya “r” Poduct Moment (rxy) Interpretasi

0,00 – 0,20 Sangat rendah

0,20 – 0,40 Rendah

0,40 – 0,70 Sedang/Cukup

0,70 – 0,90 Tinggi

0,90 – 1,00 Sangat tinggi

Berdasarkan hasil data dari , maka penulis akan memberikan interpretasi data dengan menggunakan perhitungan di atas terhadap angka korelasi Product Moment melalui dua cara, yaitu:

a. Interpretasi dengan cara sederhana, interpretasi terhadap dari perhitungan di atas ternyata angka korelasi antara variabel X dan variabel Y tidak bertanda negatif, berarti di antara kedua variabel tersebut terdapat korelasi positif (korelasi yang berjalan searah). Dengan memperhatikan besarnya (yaitu 0,720), yang berkisar antara 0,70-0,90 berarti korelasi positif antara variabel X dan variabel Y termasuk korelasi positif dalam kategori tinggi.

b. Interpretasi dengan menggunakan tabel nilai Product Moment rumusan hipotesa kerja/alternatif (Ha) dan hipotesa nihil (Ho) yang penulis ajukan di awal adalah:

Ha : Terdapat hubungan yang positif antara penerapan metode pembelajaran Behaviorisme terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al Quran Hadis di MTs Al Hidayah Tajur Citeureup Ho : Tidak terdapat hubungan yang positif antara penerapan metode

pembelajaran Behaviorisme terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al Quran Hadis di MTs Al Hidayah Tajur Citeureup Adapun kriteria pengajuannya adalah jika > , maka Ha diterima dan Ho ditolak.

Selanjutnya untuk mengetahui apakah ada hubungan positif yang signifikan atau tidak antara variabel X dan variabel Y, maka r hasil

perhitungan dibandingkan dengan . Dan sebelum

membandingkannya, maka terlebih dahulu dicari derajat kebebasannya atau df (degree of freedom) dengan menggunakan rumus:

df = N – nr = 47 – 2 = 45

Dengan df sebesar 45 diperoleh pada taraf signifikan 5% sebesar 0,288 sedangkan pada taraf signifikan 1% diperoleh sebesar 0,372. Ternyata (0,720) jumlahnya lebih besar dari pada

yang besarnya 0,288 dan 0,372. Karena lebih besar dari , maka hipotesa alternatif (Ha) diterima dan Ho ditolak. Ini berarti untuk taraf signifikansi 5% dan 1% terdapat korelasi atau pengaruh positif yang signifikan antara 2 variabel yang diuji atau dengan kata lain bahwa hasil belajar Al Quran Hadis siswa di MTs Al Hidayah Tajur Citeureup dipengaruhi oleh penerapan metode pembelajaran Behaviorisme.

Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi penerapan metode pembelajaran Behaviorisme terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al Quran Hadis, maka digunakan rumus sebagai berikut:

KD = r² x 100% = 0,720² x 100% = 51,84%

Dari perhitungan diperoleh hasil KD sebesar 51,84% maka dapat diketahui bahwa penerapan metode pembelajaran Behaviorisme yang dilaksanakan di MTs Al Hidayah Tajur Citeureup dalam mempengaruhi hasil belajar Al Quran Hadis siswa sebesar 51,84% dan ini berarti 48,18% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.

Berdasarkan perhitungan korelasi product moment antara variabel X dan variabel Y didapatkan angka sebesar 0,720, angka ini menunjukkan bahwa adanya korelasi antara penerapan metode pembelajaran Behaviorisme dan hasil belajar siswa. Nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,720 > 0,372) ini berarti hipotesis alternatif diterima, artinya ada hubungan yang positif antara penerapan metode pembelajaran Behaviorisme dan hasil belajar siswa.

5. Pembahasan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor penerapan metode pembelajaran Behaviorisme yang dilaksanakan di MTs Al Hidayah Tajur Citeureup sebesar 72,89 dan untuk skor hasil belajar siswa diperoleh rata- rata sebesar 71,27, ini menunjukkan bahwa skor penerapan metode pembelajaran Al Quran Hadis yang baik akan memberikan dampak yang positif terhadap hasil belajar Al Quran Hadis siswa.

Dari perhitungan diperoleh sebesar 0,720, hasil lebih besar dari yaitu 0,372 artinya terdapat hubungan yang positif antara penerapan metode pembelajaran Behaviorisme dan hasil belajar siswa. Apabila hasil tersebut diinterpretasikan secara sederhana dengan mencocokkan hasil perhitungan dengan angka indeks korelasi r product moment, ternyata besarnya yang diperoleh terletak antara 0,70-0,90, ini menunjukkan antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang tinggi. Hal ini penerapan metode pembelajaran Behaviorisme jika dilaksanakan dengan baik akan meningkatkan hasil belajar siswa.

Kontribusi dari hasil korelasi yang didapatkan sebesar 51,84%. Artinya, salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah dengan menerapkan metode pembelajaran Behaviorisme.

Berdasarkan jawaban hipotesis, maka dapat dinyatakan bahwa Ha (Hipotesis alternatif) diterima dan Ho (Hipotesis nihil) ditolak karena r hitung lebih besar dari r tabel (0,720 > 0,372), artinya terdapat hubungan yang positif antara penerapan metode pembelajaran Behaviorisme dan hasil belajar Al Quran Hadis siswa.

Setelah dihitung besarnya koefisien determinasi maka didapatkan hasil sebesar 51,84%, artinya sebesar 51,84% hasil belajar siswa didukung oleh penerapan metode pembelajaran Behaviorisme dan 48,16% didukung oleh faktor-faktor yang lain. Jadi dapat diketahui bahwa penerapan metode pembelajaran Behaviorisme mempunyai hubungan positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al Quran Hadis dengan materi hukum mim sukun.

72

1. Penerapan metode pembelajaran Behaviorisme di MTs Al Hidayah Tajur Citeureup efektif dengan melihat skor mean dari hasil angket sebesar 72,89.

2. Hasil belajar Al Quran siswa MTs Al Hidayah Tajur Citeureup termasuk kategori baik dengan melihat skor mean dari hasil test sebesar 71,27

3. Terdapat korelasi positif dan signifikan antara penerapan metode pembelajaran Behaviorisme dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al Quran Hadis dengan materi hukum mim sukun

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, saran yang dikemukakan mengacu pada indikator yang memiki skor terendah, serta bagaimana metode tersebut dapat diaplikasikan dengan baik.

1. Dalam meningkatkan efektivitas metode tersebut, maka guru harus dapat memiliki kompetensi membaca Al Quran yang baik dan benar agar guru tersebut mampu menilai secara objektif.

2. Kemampuan dalam melaksanakan metode drill, reading aloud, dan modelling memiliki pengaruh yang signifikan. Oleh karena itu, pihak sekolah terutama guru hendaklah senantiasa mengembangkan dalam mengaplikasikannya.

3. Kontribusi metode drill, reading aloud serta modelling terhadap hasil belajar dimana Hasil belajar Al Quran siswa MTs Al Hidayah Tajur Citeureup termasuk kategori baik dengan melihat skor mean dari hasil test sebesar 71,27

4. Perlu penelitian lebih lanjut pada objek lain dengan ruang lingkup yang lebih besar.

5. Untuk memutuskan penggunaan metode apa yang akan dipakai, seorang guru haruslah memperhatikan KD (kompetensi dasar) yang akan di pelajari. Karena, disamping metode memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing juga belum tentu tepat digunakan untuk KD tertentu. Oleh karena itu, guru haruslah bijak dan pandai memilih metode yang akan digunakan.

Arifin, Zainal. Penelitian Pendidikan, Metode dan Paradigma Baru, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2011

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010. Ashiddiqi, Hasyim dkk. Al Quran dan Terjemahnya, Jakarta: Yayasan

Penyelenggara Penterjemah Al Quran, 1971

Azhari, Akyas. Psikologi Umum dan Perkembangan, Jakarta: PT Mizan Publika, 2004.

Ellis, Jeanne Ormrod. Psikologi Pendidikan, Jakarta: Erlangga, 2008.

Esti, Sri Wuryani Djiwandono. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Grasindo, 2002.

Evans, Richard I. B. F. Skinner the Man and His Ideas, New York: E. P. Dutton, 1968.

Gredler, Margaret E. Learning and Intruction, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.

Hergenhahn, B.R. Theories of Learning, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010.

Ibrahim, R. Perencanaan Pengajaran, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010.

Iskandar, Sofwan. Penuntun Belajar Al Quran Hadis, Depok: Arya Duta, 2008. Jawahir, Mochamad. Teknik dan Strategi Pembelajaran, Bandung: Cendekia

Press, 2005

Mulyasa, E. Menjadi Guru Profesional, Bandung: PT. Remaja Rosdakrya, 2008. Nasution, S. Didaktik Dasar-dasar Pengajaran, Bandung: Demmars, 2003. Neni, Zikri Iska. Psikologi, Jakarta: Kizi Brother’s, 2006.

Pupuh, Fathurrohman. Strategi Belajar Mengajar, Bandung: PT Refika Aditama, 2011.

Roqib Moh., Ilmu Pendidikan Islam, Yogyakarta: PT LKIS Printing Cemerlang, 2011

Sanjaya, Wina. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Jakarta: Kencana Prenada Media, 2011.

Smith, Mark K dkk. Teori Pembelajaran dan Pengajaran, Jogjakarta: Mirza Media Pustaka, 2009.

Subana, M. dan Sudrajat, Dasar-dasar Penelitian Ilmiah, Bandung: PustakaSetia, 2009

Sudijono, Anas. Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Raja Grafindo, 1996. Sudjana Nana, Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT Remaja

Rosda Karya, 1999.

Sukardi. Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2012.

Syah, Muhibbin. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2013.

Syaodih, Nana Sukmadinata. Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2012.

Tafsir, Ahmad. Metodologi Pengajaran Agama Islam, Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2000.

Winarsunu, Tulus. Statistik dalam Penelitian Psikologi dan Pendidikan, Malang, UMM press, 2010.

Yusuf, Tayar dan Syaiful Anwar. metodologi pengajaran agama dan bahasa arab, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1995.

Zuriyah, Nurul. Metodologi Pendidikan Sosial dan Pendidikan, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007.

2. Nomor Statistik Madrasah : 121.2.32.01.0030

3. Akreditasi Madrasah :B/Sertifikat No.02.00/534/BAPSM/XI/2010 4. Alamat Lengkap

Jalan : SABILILLAH KP. PASIR ANGIN

Desa/Kelurahan : TAJUR

Kecamatan : CITEUREUP

Kab/Kota : BOGOR

Propinsi : JAWA BARAT

5. NPWP : 02.518.644.6.403.002

6. Nama Kepala : MUH. YUSUF SUPRIATNA, S. Pd. I

7. No. Tlp / HP : 081395027145

8. Nama Yayasan : YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-

HIDAYAH

9. Alamat Yayasan : KP.PASIR ANGIN RT 01/02 DESA

TAJUR KEC. CITEUREUP - BOGOR 10.Telp. Madrasah / Yayasan : 021-87942765 / 8763983

11.No. Akte Pendirian Yayasan : No. 24 TAHUN 1989 12.Kepemilikan Tanah : YAYASAN

Status Tanah : Wakaf Bersertifikat

Nomor : 10.10.15.04.1.00134, 29 Maret 1994

Luas tanah : 643m2

13.Status Bangunan : YAYASAN

14.Luas Bangunan : 543m2

15.Data siswa dalam 5 Tahun Terakhir

Tahun Pelajaran

Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Jumlah

Jml Siswa Jml Rombel Jml siswa Jml Rombel Jml siswa Jml Rombel Jml siswa Jml Rombel 2009/2010 219 5 161 4 149 3 529 12 2010/2011 204 5 200 5 152 4 556 14 2011/2012 195 5 190 5 177 4 562 14 2012/2013 310 7 193 5 181 4 684 16 2013/2014 275 7 300 7 183 5 758 19 2014/2015 322 7 259 6 283 7 863 20

16.Data Sarana dan Prasarana

No. Jenis Prasarana Jml. Ruang Jml. R. Kondisi Baik Jml. R. Kondisi Rusak Kategori Kerusakan Ringan Sedang Berat

1 Ruang Kelas 7 4 3 0 3 0

2 Perpustakaan 1 1 0 0 0 0

9 R. Pimpinan 1 1 0 0 0 0 10 R. Guru 1 1 0 0 0 0 11 R. Tata Usaha 1 1 0 0 0 0 12 R. Konseling 1 0 1 1 0 0 13 Tempat Ibadah 1 0 1 1 0 1 14 R. UKS 0 0 0 0 0 0 15 Jamban 6 4 2 2 0 0 16 Gudang 0 0 0 0 0 0 17 R. Sirkulasi 0 0 0 0 0 0 18 Tempat Olahraga 0 0 0 0 0 0 19 R. OSIS 1 0 1 1 0 0 20 R. lainnya 0 0 0 0 0 0

17.Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan

No Keterangan Jumlah

PENDIDIK

1 Guru PNS Diperbantukan Tetap 2

2 Guru Tetap Yayasan 10

3 Guru Honor 0

4 Guru Tidak Tetap 15

TENAGA KEPENDIDIKAN

1 Kepala Tata Usaha 1

2 Staf Tata Usaha 5

3 Penjaga 1

ن ل ئسم م نا

1.

يربلا رش مه

.

2

Bacalah hukum bacaan idgham mutamasilain pada ayat berikut ini!

ك صعب رضا

3.

جت حبر مف

م تر

.

4

Bacalah hukum bacaan ikhfa syafawi pada ayat berikut ini

ل ب متنمآ

5.

ا ن ك مب م يزجيس

6.

Gunakanlah hukum bacaan izhar syafawi pada ayat berikut ini

يربلاريخ مه

.

7

هنعا ضر م نع

8.

Bacalah 2 ayat Q.S. Al Kafirun dengan baik dan benar di bawah ini!

م يت ت تح نيكفنم نيكرشملا تكلا لها نم ا رفك نيذلا نكي مل

ٗ نيبلا

9.

دل خر نْا تحت نم رجت ندع نج م بردنع مه آزج

ني

ٗ يف

10.

Kelas / semester : VII / Genap

Pertemuan ke- : 1 ( pertama )

Waktu : 2 x 40 menit

Standar Kompetensi : Membaca Al-Qur’an surat pendek pilihan

Kompetensi Dasar : Menerapkan hukum bacaan mim sukun dalam Q.S. Al- Bayyinah dan Al-Kafirun

Indikator : Menjelaskan macam-macam hukum bacaan mim sukun

Mengidentifikasi bacaan mim sukun dalam QS Al Bayyinah dan Al Kafirun

Mengaplikasikan bacaan mim sukun dalam Surat Al Bayyinah dan Al Kafirun

Tujuan pembelajaran:

1. Siswa mampu menjelaskan hukum bacaan mim sukun dan macam-macamnya dengan baik dan benar

2. Siswa mampu mencari contoh-contoh hukum bacaan mim mati dalam QS Al Bayyinah dan Al Kafirun dengan baik dan benar

3. Siswa mampu mengaplikasikan hukum bacaan mim sukun dalam membaca Al Qur’an pada surat atau ayat- ayat yang lain

Nilai Karakter yang dikembangkan:

1. Religius 2. Cinta ilmu 3. Mandiri

4. Rasa ingin tahu 5. Tanggung jawab

Materi Pembelajaran:

Pengertian Macam-macam hukum mim

sukun

Hukum mim mati dalam QS. Al Bayyinah dan Al

hijaiyah Mim sukun) م( bertemu mim (م), hukum bacaannya disebut idgham mimi(ْم غدا

م)

Mim sukun (ْ م) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah selain mim dan ba, maka hukum bacaannya idzhar syafawi ( فشر ظا)

ْ ج

ْ ز

ْ ؤ

ْ ه

ْ مْ

ْ ع

ْ ْ د

ْ ع

ْ ْ د

ْ ر

ْ بْ

ْ مْ

ْ ج

ْ ْ ة

ْ ع

ْ ْ

ْ مْ

ْ

ْ ر

ْ ض

ْ عا

ْ ه

ْ اْ

ْ تْ م

ْ

ْ ع

ْ بْ د

ْ م

ْ ع

ْ بْ د

ْ ت

ْ ْ.م

ْ ل

ْ لْ ك

ْ مْ

ْ د

ْ ي

ْ ك

م

Metode Pembelajaran:  Drill  Reading aloud  Modeling Langkah-langkah Pembelajaran a. Pendahuluan ( 2 menit )

Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Nilai Karakter

1.Guru memulai pelajaran dengan salam basmalah dan

berdo’a.

Siswa bersama guru memulai pelajaran degan basmalah dan

berdo’a.

Religius & disiplin

2.Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaraan

Siswa mendengarkan mengikuti interupsi yang guru berikan

beberapa pertanyaan pembuka seputar materi pembelajaran pertanyaan yang diajukan guru b. Kegiatan Inti 1) Eksplorasi ( 40 menit )

Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Nilai Karakter

Guru menjelaskan macam-macam hukum mim sukun beserta contoh

Guru menyajikan beberapa contoh dari hukum mim mati sekaligus

bertanya kepada beberapa siswa hukum bacaan apa yang guru tulis

guru meminta siswa menirukan apa yang guru bacakan dengan suara lantang dan berulang-ulang

siswa menyimak materi yang disampaikan oleh guru tentang hukum bacaan mim sukun siswa menyimak dan menjawab pertanyaan guru

Siswa mengikuti interuksi dari guru

Disiplin, cinta ilmu, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab

2) Elaborasi ( 25 menit )

Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Nilai Karakter

Guru memberikan game yang berjudul yess I can

siswa menyimak aturan permaianan dengan antusias

Disiplin, rasa ingin tahu, tanggung jawab

diikuti oleah siswa- siswa lain,

3) Konfirmasi ( 5 menit )

Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Nilai Karakter

Guru bersama siswa membacakan surat Al Kafirun dengan suara keras agar siswa terbiasa dengan pelafalan dan makhroj yang benar

Siswa menirukan bacaan yang dibacakan oleh guru dengan penuh semangat

Cinta ilmu, tanggung jawab, dan disiplin

c. Penutup ( 3 menit )

Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Nilai Karakter

1.Guru memberikan tugas kepada siswa untuk lebih giat lagi belajar dengan cara memperbanyak latihan membaca di rumah masing- masing

Siswa mencatat tugas (pekerjaan rumah) di buku catatan agar tidak lupa

Disiplin, cinta ilmu, tanggung jawab, dan religious

2.Guru mengajak siswa menutup pelajaran dengan membaca hamdalah

Mengikuti instruksi dari guru untuk menutup pelajaran dengan membaca hamdalah

Religius

Sumber dan bahan

1. Buku paket Al quran hadis Kelas VII MTs 2. LKS (Lembar Kerja Siswa)

3. Sumber lain yang relevan

Penilaian

2 3 4 5 a. Dua macam b. Tiga macam c. Empat macam d. Lima macam

Mim sukun bertemu dengan huruf Ba’ disebut…

a. Ikhfa syafawi b. Idgham mimi c. Izhar syafawi d. Idgham bigunnah

Maksud dari isilah syafawi adalah…

a. Mata b. Hidung c. Telinga d. Bibir

Mim sukun bertemu dengan mim pada kalimat ْ مْم ل م

هmerupakan contoh …

a. Ikhfa syafawi b. idgam mimi c. izhar syafawi d. idgam bigunnah

izhar syafawi adalah…

a. mim sukun (ْ م) bertemu dengan mim b. mim sukun (ْ م) bertemu dengan ba c. mim sukun (ْ م) bertemu dengan ta

d. mim sukun (ْ م) bertemu dengan salah satu huruf hijiyah selain mim dan ba

a.ikhfa syafawi

d.bibir

b.idgam mimi

d.mim sukun bertemu huruf selain mim dan ba Mengetahui,

Kepala Madrasah,

Yusuf Supriyatna, S. Pd. I

Bogor, Agustus 2014 Guru mata pelajaran,

Responden 4 83 Responden 5 71 Responden 6 77 Responden 7 90 Responden 8 95 Responden 9 70 Responden 10 70 Responden 11 85 Responden 12 65 Responden 13 60 Responden 14 60 Responden 15 80 Responden 16 80 Responden 17 83 Responden 18 55 Responden 19 55 Responden 20 80 Responden 21 57 Responden 22 55 Responden 23 60 Responden 24 70 Responden 25 65 Responden 26 70 Responden 27 72 Responden 28 70 Responden 29 70 Responden 30 83 Responden 31 85 Responden 32 75 Responden 33 65 Responden 34 70 Responden 35 70 Responden 36 60 Responden 37 80 Responden 38 70 Responden 39 72 Responden 40 60 Responden 41 65 Responden 42 70 Responden 43 75 Responden 44 70 Responden 45 72 Responden 46 85 Responden 47 60

Kelas : ………..

1. Sebelum proses belajar dimulai, guru PAI memberi salam kepada siswa a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

2. Sebelum memulai pembelajaran, guru PAI kalian menanyakan materi sebelumnya

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

3. Sebelum pembelajaran dimulai, guru PAI kalian menyampaikan tujuan pembelajaran

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

4. Dalam menerapkan metode pembelajaran, guru PAI kalian memberi pertanyaan yang merangsang siswa untuk berfikir

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

5. Dalam proses pembelajaran, guru PAI kalian menjelaskan metode pembelajaran behaviorisme

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

6. Dalam proses pembelajaran, guru PAI kalian menggunakan metode pembelajaran behaviorisme dalam mengajar

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

7. Dalam proses pembelajaran, guru PAI Mempersilahkan siswa mencatat hal-hal penting

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

8. Guru PAI Menjelaskan materi dengan suara yang sesuai dan tidak terlalu cepat

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah 9. Guru PAI menciptakan suasana yang nyaman di dalam kelas

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah 10.Guru PAI menghindari suasana yang tegang di dalam kelas

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

11.Guru PAI mampu menggunakan bahasa yang mudah dimengerti siswa

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah 14.Guru PAI mengajak siswa untuk membaca keras dan lantang

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah 15.Guru PAI membaca keras dan lantang

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

16.Guru PAI menunjuk siswa untuk membaca terlebih dahulu serta diikuti oleh siswa lain

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah 17.Guru PAI memberikan banyak latihan-latihan

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah 18.Guru PAI melatih bacaan siswa secara terus-menerus

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah 19.Guru PAI mengoreksi bacaan siswa secara langsung

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah 20.Guru PAI memberikan pemodelan bentuk bacaan lain

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

21.Guru PAI meminta siswa untuk mencari model-model bacaan yang sama a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

22.Guru PAI memberikan pertanyaan kepada siswa sesuai hasil pengamatan a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

23.Guru PAI memberikan tugas-tugas kepada siswa untuk memperaktikan ulang

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah 24.Guru PAI memberikan umpan balik kepada siswa

a. Selalu b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

25.Guru PAI menyimpulkan materi dari proses pembelajaran Behaviorisme a. Selalu

b. Sering

c. Kadang-kadang d. Tidak pernah

Product Moment ( )

0,00 – 0,20

Antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang sangat rendah sehingga korelasi itu diabaikan.

0,20 – 0,40 Antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang lemah atau rendah.

0,40 – 0,70 Antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang sedangataucukup.

0,70 – 0,90 Antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi tinggi.

0,90 – 1,00 Antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang sangat tinggi.

5 62 71 4402 3844 5041 6 61 77 4697 3721 5929 7 91 90 8190 8281 8100 8 97 95 9215 9409 9025 9 76 70 5320 5776 4900 10 66 70 4620 4356 4900 11 96 85 8160 9216 7225 12 61 65 3965 3721 4225 13 53 60 3180 2809 3600 14 69 60 4140 4761 3600 15 86 80 6880 7396 6400 16 75 80 6000 5625 6400 17 78 83 6474 6084 6889 18 44 55 2420 1936 3025 19 42 55 2310 1764 3025 20 85 80 6800 7225 6400 21 61 57 3477 3721 3249 22 44 55 2420 1936 3025 23 62 60 3720 3844 3600 24 56 70 3920 3136 4900 25 57 65 3705 3249 4225 26 62 70 4340 3844 4900 27 65 72 4680 4225 5184 28 61 70 4270 3721 4900 29 60 70 4200 3600 4900 30 80 83 6640 6400 6889 31 78 85 6630 6084 7225 32 86 75 6450 7396 5625 33 73 65 4745 5329 4225 34 78 70 5460 6084 4900 35 80 70 5600 6400 4900 36 77 60 4620 5929 3600 37 85 80 6800 7225 6400 38 85 70 5950 7225 4900 39 81 72 5832 6561 5184 40 81 60 4860 6561 3600 41 84 65 5460 7056 4225 42 80 70 5600 6400 4900 43 96 75 7200 9216 5625 44 85 70 5950 7225 4900 45 70 72 5040 4900 5184 46 94 85 7990 8836 7225 47 70 60 4200 4900 3600 N = 47 ΣX =3426 ΣY = 3350 ΣXY = 248812 ΣX² = 259058 ΣY² = 243188

Dokumen terkait