Pemuat Sopir
4. Kerani Panen
5.1. Interpretasi Hasil
Interpretasi hasil yang dilakukan yaitu perhitungan biaya bahan, biaya alat, biaya tenaga kerja, biaya per tanaman, biaya per hektar, biaya per blok dan biaya per Divisi-nya yang dilakukan selama satu tahun dalam kegiatan panen dan pasca panen di PT. Suryabumi Tunggal Perkasa, Intan Estate, Divisi 4. Dengan luas lahan 537,07 Ha dan frekuensi kerja setiap hari kecuali hari libur.
Tabel 6. Rencana produksi per bulan tahun 2015 PT. Suryabumi Tunggal Perkasa (STP) Intan Estate.
No Bulan Produksi (ton)
1. Januari 1.069,80 2. Februari 1.069,80 3. Maret 1.146,21 4. April 1.146,21 5. Mei 1.222,63 6. Juni 1.222,63 7. Juli 1.146,21 8. Agustus 1.146,21 9. September 1.528,28 10. Oktober 1.681,11 11. November 1.528,28 12. Desember 1.375,45 Jumlah 15.282,824
Sumber : PT. Suryabumi Tunggal Perkasa (STP) Intan Estate. 5.1.1. Biaya Penggunaan Alat Panen dan Pasca Panen
Jumlah tenaga kerja panen yang terdapat di Divisi 4 yaitu 24 orang, pengutip brondol 12 orang dan tenaga pemuat berjumlah 2. Peralatan yang digunakan dalam panen dan pengutip brondol yaitu dodos, eggrek, gancu, kampak, angkong, ember,
72 dengan jumlah yang dipakai sebanyak jumlah tenaga kerja panen, sedangkan tojok dan garuk brondol diberikan untuk tenaga pemuat.
Tabel 7. Penggunaan alat panen dan pasca panen per tahun. No Nama alat Satuan Jumlah Harga
(RP) Biaya (Rp) 1. Dodos * Unit 24 160.000 3.840.000 2. Eggrek * Unit 24 400.000 9.600.000 3. Gancu * 8 Unit 24 43.200 1.036.800 4. Kampak * Unit 24 83.500 2.004.000 5. Angkong ** Unit 24 384.700 4.616.400 6. Ember @ Unit 24 15.000 720.000
7. Garuk brondol@ Unit 4 15.000 120.000
8. Tojok * Unit 4 62.000 248.000
Jumlah 22.185.200
Keterangan :
@ Usia Ekonomis 6 bulan * Usia Ekonomis 1 tahun ** Usia Ekonomis 2 tahun
Rumus : (12/usia ekonomis) x jumlah alat x harga alat
5.1.2. Biaya Penggunaan Tenaga Kerja Panen dan Pasca Panen
Rata-rata panen dalam satu hari adalah 48.983,4 kg, rata-rata untuk satu bulan 1.273.569 kg sedangkan untuk setahun 15.282.824 kg. Jumlah tenaga kerja rata-rata dalam sehari yaitu 24 Hk, untuk sebulan 624 Hk, dalam setahun 7.488 Hk dan 1 Hk dengan upah Rp. 74.800 dan premi dapat basis Rp. 6.000. Jumlah basis panen 1 orang adalah 1.600 kg, rata-rata basis panen dalam sehari 38.400 kg, untuk sebulan 998.400 kg dan untuk setahun 11.980.800 kg. Jumlah brondolan dalam setahun didapat 9 % (budget persen brondol/tahun) dari jumlah produksi dalam setahun, Jumlah brondolan dalam sehari 4.408,51 kg, untuk sebulan 114.621,18 kg dan untuk setahun 1.375.454 kg. Jumlah lebih basis rata-rata dalam
73 sehari 6.174,9 kg, untuk sebulan 160.547,49 kg dan untuk setahun 1.926.570 kg. Jumlah Premi LB-1 perhari 6.174,9 kg, untuk sebulan 160.547,48 kg dan untuk setahun 1.926.570 kg dihargai Rp. 51/kg. Premi LB-2 dihargai Rp. 54/kg dimana premi LB 2 tidak ada, dikarenakan budged produksi tahun 2015 tidak cukup untuk melakukan penghitungan premi LB 2. kilogram brondolan dihargai dengan Rp. 357/kg. Untuk lebih jelasnya perhitungan penggunanaan tenaga kerja dapat dilihat pada tabel perhitungan rata-rata biaya tenaga kerja dalam 1 tahun (Lampiran 4).
Jumlah tenaga pemuat yang ada di Divisi 4 yaitu 2 orang. Perhitungan upah tenaga pemuat dilakukan dengan cara borongan, setiap 1 ton tandan buah segar (TBS) dan brondol dihargai dengan 12.500/ton atau 12,5/kg. Rata-rata jumlah tonase TBS dan brondol yang dimuat dalam sehari yaitu 48.983,41 kg, untuk sebulan rata-rata tonase TBS dan brondol yang dimuat yaitu 1.273.569 kg dan untuk setahun yaitu 15.282.824 kg. Untuk lebih jelasnya perhitungan penggunanaan tenaga kerja dapat dilihat pada tabel perhitungan rata-rata biaya tenaga kerja dalam 1 tahun (Lampiran 4).
Dalam pelaksanaan panen diawasi oleh 1 orang mandor 1 dan 2 orang mandor panen. Jumlah tenaga kerja untuk mandor 1 yang dipakai dalam sehari 1Hk, sebulan yaitu 26 Hk dan untuk setahun 312 Hk, dan jumlah tenaga kerja yang dipakai untuk mandor panen dalam sehari 2 Hk sebulan 52 Hk dan untuk satu tahun 624. Jumlah premi mandor 1 didapat dari jumlah premi dari mandor-mandor panen dibagi 2 kemudian dikalikan 1,5. Jumlah premi mandor panen didapat dari jumlah premi pemanen dibagi 15 kemudian dikalikan 1,5. Jumlah rata-rata produksi dalam setahun adalah 15.282.824 kg, rata-rata jumlah basis panen dalam setahun
74 11.980.800 kg dan jumlah premi panen dalam setahun adalah 1.926.570 kg. Untuk lebih jelasnya perhitungan penggunanaan tenaga kerja dapat dilihat pada tabel perhitungan rata-rata biaya tenaga kerja dalam 1 tahun (Lampiran 4).
Dalam pelaksanaan panen dan pasca panen diawasi oleh 2 orang kerani buah. Jumlah tenaga kerja yang dipakai dalam sebulan yaitu 52 Hk dan untuk setahun 624 Hk. Jumlah premi kerani buah didapat dari jumlah premi pemanen dibagi 15 kemudian dikalikan 1,25. Jumlah rata-rata produksi dalam setahun adalah 15.282.824 kg, rata-rata jumlah basis panen dalam setahun 11.980.800 kg dan jumlah premi panen dalam setahun adalah 1.926.570 kg. Untuk lebih jelasnya perhitungan penggunanaan tenaga kerja dapat dilihat pada tabel perhitungan rata-rata biaya tenaga kerja dalam 1 tahun (Lampiran 4).
Proses pengangkutan tandan buah segar (TBS) dan brondolan diangkut dengan menggunakan mobil Dum truck, dimana mobil Dum truck yang digunakan bukan mobil milik kebun atau perusahaan melainkan mobil milik masyarakat yang dibuat berdasarkan perjanjian antara perusahaan dengan pemilik mobil (SPK, surat perjanjian kontrak) . Biaya yang dikeluar perusahaan dalam proses pengangkutan TBS dan brondol ke pabrik kelapa sawit (PKS) setiap tonnya sebesar RP. 165.000/ton atau Rp. 165,00/kg. Rata-rata jumlah tonase TBS dan brondol yang dikirim ke PKS dalam sehari yaitu 48,983,41 Kg, untuk sebulan rata-rata tonase TBS dan brondol yang dikirim ke PKS yaitu 1.273.569 kg dan untuk setahun yaitu 15.282.824 kg. Untuk lebih jelasnya perhitungan penggunanaan tenaga kerja dapat
dilihat pada tabel perhitungan rata-rata biaya tenaga kerja dalam 1 tahun (Lampiran 4).
75 Tabel 8. Penggunaan tenaga kerja panen dan pasca panen per tahun.
No Jenis sub kegiatan Waktu
pelaksanaan Satuan Jumlah Harga (RP)
Biaya (Rp)
1. Panen + dapat basis 06.30-selesai 06.30-selesai 06.30-selesai Hk 7.488 74.800 + 6.000 605.030.400 Premi panen Kg 1.926.570 214 51/Kg 98.255.062 Brondolan Kg 1.375.454 357/Kg 491.037.135 2. Muat TBS 08.00-selesai Kg 15.282.824 12,5/Kg 191.035.300 3. Mandor 1 06.30-selesai Hk 312 74.800/Hk 23.337.600 Premi 06.30-selesai - - - 5.369.365
3. Mandor panen 06.30-selesai Hk 624 74.800/Hk 46.675.200
Premi mandor 06.30-selesai - - - 7.159.153,09
4. Kerani 08.00-selesai Hk 624 74.800/Hk 46.675.200
Premi kerani 08.00-selesai - - - 5.965.961
5. TBS ke PKS 08.00-selesai SPK 15.282.824 165/Kg 2.521.665.960
Total Biaya 4.042.206.336
5.1.3. Rekapitulasi Biaya Panen dan Pasca Panen
Luas divisi 4 adalah 537,07 Ha dan terbagi ke dalam 20 blok, dengan jumlah populasi keseluruhan 77.003 pokok. Biaya per hektar-nya dihitung dari total biaya keseluruhan Rp. 4.064.391.536 dibagi luasan Divisi 537,07 ha, sehingga didapat biaya per hektar yaitu Rp. 7.567.713, Biaya per tanaman dihitung dari total biaya keseluruhan Rp. 4.064.391.536 dibagi jumlah populasi tanaman 77.003 pokok, sehingga didapat biaya per tanaman Rp. 52.782.
Tabel 9. Rekapitulasi biaya panen dan pasca panen per tahun.
No Jenis biaya Biaya (Rp)
1. Biaya alat 22.185.200
2. Biaya tenaga kerja 4.042.206.336
Total biaya keseluruhan 4.064.391.536
3. Biaya per hektar (Luas = 537,07 ha) 7.567.713
76 5.1.4. Kebutuhan Biaya Panen dan Pasca Panen untuk Divisi 4
Adapun biaya panen dan pasca panen per hektar-nya dalam satu tahun yaitu Rp. 7.567.713. Untuk biaya per blok dengan rata-rata luas satu blok 26,853 ha didapatkan biayanya sebesar Rp. 151.357.075 dan untuk biaya Divisi didapat dari jumlah total biaya alat, biaya bahan dan biaya tenaga kerja dalam satu tahun yaitu sebesar Rp. 4.064.391.536.
Tabel 10. Biaya panen dan pasca panen Divisi 4 per tahun.
No Biaya per hektar (Rp) (luas = 537,07 ha) Biaya per blok (Rp) (luas = 26,853 ha) (luas = 537,07 ha) Biaya Divisi (Rp)
1. 7.567.713 151.357.075 4.064.391.536
5.2. Analisis Manajemen