• Tidak ada hasil yang ditemukan

JARINGAN DISTRIBUSI

Dalam dokumen SISTEM TENAGA LISTRIK (Halaman 47-56)

A. Pengertian dan macamnya

Jaringan distribusi dalam operasinya tidak bisa dipisahkan dengan gardu induk distribusi. Gardu induk distribusi ada yang berada di ujung saluran transmisi, yang berfungsi mengatur distribusi daya yang diterima dari saluran transmisi sekaligus menurunkan tegangan dari level saluran transmisi ke level jaringan distribusi. Gardu induk juga ada yang berada di antara jaringan distribusi yang berfungsi untuk membagi aliran daya dan menurunkan tegangan distribusi ke tegangan rendah.

46

Jaringan distribusi tegangan menengah biasanya mengunakan jaringan 3 fase 4 kawat dengan tegangan antara fasa dengan tanah (netral) 20 kV. Jaringan distribusi merupakan penghubung antar gardu induk tegangan menengah atau yang menghubungkan gardu induk tegangan menengah dengan trafo distribusi tegangan rendah.

Jaringan tegangan rendah ada yang menggunakan jaringan 3 fase 4 kawat untuk beban-beban yang relatif besar. Untuk beban yang relatif kecil termasuk beban rumah tangga lebih banyak menggunakan satu fase 2 kawat dengan tegangan 220 volt dari fasa ke netral. Dalam prakteknya, tarfo tegangan yang digunakan mempunyai tiga terminal output, yaitu satu netral yang juga dihubungkan ke tanah dan dua terminal fasa yang memupnyai tegangan sama 220 volt.

Bila jaringan tegangan rendah dan jaringan tegangan menengah menggunakan tiang yang sama maka kawat

47

penghantar yang digunakan cukup satu saja, sebagai kawat netral kedua sistem tersebut.

Untuk pelanggan yang menggunakan cukup besar, misalnya industri, rumah sakit atau kampus biasanya berlangganan dengan tegangan menengah 20 kV. Untuk kepentingan menurunkan tegangan dan pendistribusiannya pihak pelanggan mengelola gardu induk sendiri.

Pelanggan beban yang relatif kecil yang menggunakan tegangan rendah dilayani dengan jaringan transmisi tegangan rendah yang menghubungkan pelanggan dengan trafo distribusi tegangan rendah.

48

Jaringan distribusi umumnya menggunakan saluran udara dengan kawat telanjang yang dipasang pada tiang dengan isolator, karena dari sisi biaya pembangunannya lebih murah dan perawatannya lebih sederhana. Hanya saja jenis jaringan ini dapat mengganggu pemandangan, karena banyak bentangan kawat yang melintas di sepanjang jaringan. Kelemahan yang kain dari sistem ini adalah kurang aman terhadap gangguan cuaca dan dan teganggu oleh pepohonan yang tumbuh di sekitar jaringan.

Berbeda dengan jaringan bawah tanah, yang mempunyai kelebihan tidak mengganggu pemandangan dan lebih aman terhadap gangguan cuaca. Hanya saja bila terjadi kerusakan, penanganannya lebih rumit. Jaringan bawah tanah harus menggunakan penghantar berisolasi, sehingga biaya pembangunannya lebih mahal. Jaringan bawah tanah biasanya digunakan pada daerah yang menuntut estetika yang tinggi dan jarak yang relatif pendek.

49

Pada jaringan distribusi sistem radial, suatu gardu induk digunakan untuk melayani beban gardu induk yang lain yang kapasitasnya lebih kecil. Sedangkan masing-masing dari gardu induk tersebut tidak saling berhubungan. Kemudian masing-masing gardu induk melayani beberapa beban. Pada

50

sistem ini biaya pembangunannya juga relatif murah dan pengelolaannya lebih sederhana, karena aliran dayanya hanya satu arah dan jumlah jaringannya relatif sedikit. Kelemahan sistem ini adalah apabila terjadi gangguan pada suatu gardu induk atau jaringan yang mengakibatkan kerusakan, maka semua beban yang melalui jaringan atau gardu induk tersebut akan terputus.

Kelemahan yang ada pada sistem di atas diselesaikan dengan menggunakan sistem ring atau loop, yaitu diuapayakan ada interkoneksi antar gardu induk yang ada melalui jaringan distribusi. Bila terjadi gangguan pada salah satu gardu induk, beban dapat dilayani oleh gardu induk yang lain. melalui jaringan distribusi yang berbeda. Demikian pula jika gangguan terjadi pada suatu saluran distribusi. Pengelolaan sistem ini tentunya lebih rumit dan biaya pembangunannya lebih mahal, tetapi tingkat pelayanan tenaga listrik ke pelanggan mejadi lebih baik.

51 B. Trafo Distribusi

Trafo distribusi merupakan bagian penting dari jaringan distribusi, yaitu untuk menyesuaikan level tegangan agar sesuai dengan keperluan pelanggan. Trafo distribusi biasanya menggunakan pendingin minyak. Kumparan trafo dimasukkan dalam tabung yang berisi minyak pendingin.

Dalam pemakaiannya perlu dipasang perlatan pengaman agar trafo tidak mudah rusak akibat gangguan yang terjadi pada jaringan, baik itu hubung singkat, arus beban lebih maupun gangguan petir. Untuk melindungi dari gangguan petir digunakan arester, yang satu ujungnya dihubungkan dengan kawat tegangan menengah dan ujung lainnya dihubungkan ke tanah. Prinsip kerjanya, pada saat normal arester bekerja sebagai isolator. Kemudian pada saat terjadi teganga lebih akibat petir, maka arester berubah watak menjadi konduktor yang baik, sehingga tegangan lebih

52

yang terjadi dapat dinetralkan ke tanah. Setelah tegangan lebih petir hilang, maka arester kembali normal sebagai isolator.

Untuk melindungi dari arus lebih digunakan sekring lebur, yang akan memutus rangkaian bila terjadi arus lebih, baik akibat beban yanag berlebih ataupun terjadi hubung singkat pada jaringan tegangan rendahnya.

Pemilihan kapasitas trafo disesuaikan dengan jumlah beban yang dilayani, baik itu beban pada saat trafo dipasang maupun perkiraan pertambahan beban di lokasi tersebut. Demikian pula sistem jaringan tegangan rendahnya menggunakan satu fasa atau tiga fasa. Trafo yang berkapasitaslatif kecil biasanya realatif ringan sehingga cukup dipasang pada satu tiang yang digunakan untuk menyangga kawat penghantar jaringan distribusi. Sedang untuk trafo yang berkapasitas besar tidak lagi dipasang pada tiang jaringan distribusi, tetapi dipasang dalam bangunan.

53 SOAL LATIHAN

1. Jaringan distribusi terbagi menjadi jaringan tegangan menengah dan tegangan rendah. Dengan pertimbangan apa jaringan menengah digunakan, dan apa keuntungan yang diharapkan.

2. Jaringan distribusi tegangan menengah jarang digunakan untuk jaringan antar gardu induk. Jelaskan mengapa demikian.

3. Gambarkan secara sederhana jaringan distribusi sistim ring, kemudian jelaskan kelebihan dan kekurangannya dibanding dengan sistim radial.

4. Gambarkan secara sederhana suatu tiang jaringan distribusi yang menopang jaringan distribusi tegangan menengah dan tegangan rendah sekaligus, dan berika penjelasan secukupnya.

5. Pada tiang jaringan distribusi tegangan rendah biasanya terdiri dari tiga kawat penghantar, sedang pada jaringan yang masuk ke pelanggan rumah tinggal hanya dua bua kawat, jalaskan mengapa demikian.

6. Pada trafo distribusi biasanya dipasang arester dan sekring. Jelaskan prinsip kerja dan fungsi masing-masing peralatan tersebut..

54

BAB V

Dalam dokumen SISTEM TENAGA LISTRIK (Halaman 47-56)

Dokumen terkait