A. Sistem Transportasi Darat
1. Jaringan lalu lintas dan angkutan jalan a. Jaringan jalan
Jaringan jalan bebas hambatan
Jaringan jalan bebas hambatan yang terdapat di Kabupaten Labuhanbatu Utara berupa rencana jaringan jalan tol yang melintasi Kecamatan Kualuh Hulu – Kualuhselatan – Aeknatas – Na IX-X.
Jaringan jalan nasional
Jaringan jalan nasional yang terdapat di Kabupaten Labuhanbatu Utara, terdiri atas:
- Jalan arteri primer (1).
- Jalan arteri primer (2).
Ruas jalan yang termasuk ke dalam jalan arteri primer (1) meliputi ruas jalan batas Kabupaten Asahan – Aek Kanopan – Damuli – Aekpaminke – Aekkotabatu – Batas Kabupaten Labuhanbatu, rencananya ruas jalan arteri primer (1) ini kan dilakukan peningkatan pada pelayanannya. Sedangkan Ruas jalan yang termasuk ke dalam jalan arteri primer (2) meliputi rencana pembangunan ruas jalan lingkar luar di bagian Timur melalui simpang ke arah (Desa Sukarame) – Dusun Rantobetul (Desa Sukarame) – Desa Labuhanhaji – menuju Simpang Guntingsaga.
Jaringan jalan provinsi
Jaringan jalan provinsi yang berada di wilayah kabupaten Labuhanbatu Utara berupa Jalan kolektor (1).
- Rencana pembangunan jalan lingkar dalam di bagian Barat melalui simpang kearah Desa Padanggalagala, Kecamatan Aekleidong, Kabupaten Asahan – Dusun Kampungterutung-Dusun Wonosari - menuju simpang Perkebunan PTPN–III.
- Ruas jalan Kisaran Kabupaten Asahan melalui sepanjang pesisir pantai Kecamatan Kualuh Leidong – Kampungmesjid – Negerilama Kecamatan Bilah Hilir menuju Aeknabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu; dan - Ruas jalan Aekkotabatu Kecamatan Na IX–X Kabupaten Labuhanbatu Utara
menuju Kecamatan Habinsaran Kabupaten Toba Samosir. Jaringan jalan kabupaten
Jaringan jalan di Wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara terdiri atas:
- Jalan lokal primer 1;
- Jalan loka primer 2; dan
- Jalan lingkungan primer.
Ruas jalan yang termasuk ke dalam jalan lokal primer 1 meliputi:
- Ruas jalan Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Hulu melalui simpang Sukarame kearah Desa Sukarame menuju Tanjungleidong Kecamatan Kualuh Leidong;
- Ruas jalan Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong melalui Kuala Bangka Kecamatan Kualuh Hilir menuju Aek Korsik Kecamatan Aek Kuo;
- Ruas jalan Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Hulu melalui simpang Guntingsaga ke arah Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong.
Ruas jalan yang termasuk ke dalam jalan lokal primer 2 meliputi:
- Ruas jalan Aek Kotabatu Kecamatan Na IX-X melalui simpang Padanghalaban ke arah Desa Pulojantan menuju Aek Korsik Kecamatan Aek Kuo;
- Ruas jalan Aek Kota Batu Kecamatan Na IX-X melalui simpang Marbau ke arah Marbau Kecamatan Marbau menuju Aek Korsik Kecamatan Aek Kuo;
- Ruas jalan Kelurahan Guntingsaga Kecamatan Kualuh Selatan melalui Simpang Siranggong - Simangalam – Ujung Padang – Perkebunan PT Tohuanganda menuju Aek Korsik Kecamatan Aek Kuo.
b. Hierarki Jalan
Sistem jaringan jalan merupakan satu kesatuan jaringan jalan yang terdiri dari jalan arteri, jalan kolektor, jalan lokal, dan jalan lingkungan yang terjalin dalam hubungan hierarki. Sistem jaringan jalan tersebut disusun dengan mengacu pada rencana tata ruang wilayah dan dengan memperhatikan hubungan antar kawasan perkotaan dan kawasan perdesaan. Sistem Jaringan Jalan berdasarkan UU No. 38 Tahun 2004 tentang pengelompokan jalan adalah sebagai berikut:
1) Jalan Arteri Primer 1 adalah yang menghubungkan PKN dengan PKN; 2) Jalan Arteri primer 2 adalah yang menghubungkan PKN dengan PKW; 3) Jalan Kolektor 1adalah yang menghubungkan PKW dengan PKW; 4) Jalan Kolektor 2 adalah yang menghubungkan PKW dengan PKL; 5) Jalan Lokal Primer 1 adalah yang menghubungkan PKL dengan PKL; 6) Jalan Lokal Primer 2 adalah yang menghubungkan PKL dengan PPK;
7) Jalan Lingkungan Primer adalah yang menghubungkan PPK dengan PPK, dan PPKdengan PPL.
Jalan arteri berfungsi melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-rata tinggi, dan jumlah jalan masuk dibatasi secara berdaya guna. Jaringan jalan arteri yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Utara adalah jalan arteri primer 1 yang menghubungkan Mebidangro sebagai PKN di Provinsi Sumatera Utara melalui Aek Kanopan menuju Pekanbaru di Provinsi Riau sebagai PKN di bagian timur dan menuju Padang di Provinsi Sumatera Barat sebagai PKN di bagian selatan. Jalan ini juga berfungsi sebagai jaringan jalan arteri 2 yang menghubungkan Mebidangro di Provinsi Sumatera Utara sebagai PKN di bagian utara melalui Aek Kanopan di Kabupaten Labuhanbatu Utara menuju Rantauprapat di Kabupaten Labuhanbatu sebagai PKW di bagian selatan.
Pengembangan sistem jaringan jalan arteri di Kabupaten Labuhanbatu Utara sampai Tahun 2031 diarahkan untuk:
Menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi Labuhanbatu Utara melalui kemudahan aksesibilitas Provinsi Sumatera Utara dengan Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Barat;
Menunjang program pengembangan ekonomi nasional dengan memberikan aksesibililitas yang tinggi untuk menunjang kegiatan ekonomi (kawasan strategis) melalui penyediaan prasarana jaringan jalan;
Menjamin kelancaran perpindahan orang dan barang dari dan ke Kabupaten Labuhanbatu Utara;
Menjamin kelancaran distribusi bahan baku ke sentra-sentra industri dan pengolahan.
Jalan kolektor berfungsi melayani angkutan pengumpul atau pembagi dengan ciri perjalanan jarak sedang, kecepatan rata-rata sedang, dan jumlah jalan masuk dibatasi. Jaringan Jalan arteri ini juga berfungsi sebagai jalan kolektor 1 maupun jalan kolektor 2. Sebagai jalan kolektor 1 menghubungkan Kisaran di Kabupaten Asahan sebagai PKW di bagian utara melalui Aek Kanopan di Kabupaten Labuhanbatu Utara menuju Rantauprapat di Kabupaten Labuhanbatu sebagai PKW di bagian selatan. Sebagai jalan kolektor 2 menghubungkan Aek Kanopan di Kabupaten Labuhanbatu Utara sebagai PKL dengan Kisaran di Kabupaten Asahan sebagai PKW di bagian utara dan Rantauprapat di Kabupaten Labuhanbatu sebagai PKW di bagian selatan.
Pengembangan sistem jaringan jalan kolektor di Kabupaten Labuhanbatu Utara sampai Tahun 2031 diarahkan untuk:
a. Menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Labuhanbatu Utara melalui kemudahan aksesibilitas antar wilayah di Provinsi Sumatera Utara; b. Menunjang pelaksanaan program-program pembangunan wilayah melalui
penyediaan prasarana jaringan jalan dan sistem transportasi yang akomodatif terhadap masalah keamanan wilayah;
c. Menjamin kelancaran perpindahan orang dan barang antar kecamatan di dalam wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara;
d. Menjamin tersalurkannya kebutuhan barang dari industri ke kawasan komersial. Jalan lokal berfungsi melayani angkutan setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat, kecepatan rata-rata rendah, dan jumlah jalan masuk tidak dibatasi,
2. Jaringan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan