BAB II LANDASAN TEORI
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
Penelitian ini merupakan penilitian yang bersifat korelational yang bersifat deskriptif. Yang menggambarkan tentang pengaruh dana zakat produktif terhadap tingkat pendapatan mustahiq. Adapun metode yang peneliti gunakan adalah pendekatan kuantitatif.
B. Waktu dan Lokasi Penelitian 1. Waktu Penelitian
Waktu yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dari tanggal 24 Agustus sampai bulan Oktober 2021.
2. Lokasi Penelitian
Penelitian ini penulis lakukan di Kenagarian Panti Selatan Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. Penyebab penulis memilih lokasi ini karena masih terdapatnya berbagai macam persoalan dan masalah mengenai dana zakat produktif yang belum terselesaikan dan penulis juga ingin mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah menerima dana zakat produktif terhadap tingkat pendapatan mustahiq di Kenagarian Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman.
C. Sumber data
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua metode pengambilan data, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder.59
1. Sumber Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh dari sumber berupa hasil wawancara atau pengisian kuesioner yang dilakukan oleh peneliti. Data primer dari penelitian ini adalah data yang diperoleh dari sampel melalui kuisioner yang peneliti bagikan kepada responden yaitu penerima dana zakat produktif di Nagari Panti Selatan, Kec. Panti. Sumber data primer peneliti yaitu dengan meminta buku daftar mustahiq yang ada di BAZNAS sekaligus melakukan wawancara dengan semua pihak yang berwenang di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Pasaman.
2. Sumber Data Sekunder
Sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh dan dikumpulkan melalui buku-buku, brosur dan artikel yang berkaitan dengan penelitian.60 Data sekunder yang peneliti gunakan adalah data mengenai laporan-laporan dokumentasi serta wawancara, buku dan contoh penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan peneliti.61
59Chaniago, S. A, Pemberdayaan Zakat Produktif dalam Pemberantasan Kemiskinan, Jurnal Hukum Islam (JHI), Vol. 22, No. 2, 2012
60M. Abdul Rouf, Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Membayar Zakat Dirumah Zakat Cabang Semarang, (Semarang: InstitutAgama Islam Negeri Walisongo, 2011), hal. 53.
61Firmansyah , Zakat Sebagai Instrumen Pengentasan Kemiskinan dan Kesenjangan Pendapatan, Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol 21, No. 2, Desember 2013
D. Populasi dan Sampel 1. Populasi
Populasi adalah bagian yang terdiri atas orang maupun benda dengan kualitas dan sifat tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian diambil kesimpulannya.62Populasi dalam yang digunakan dalam penelitian ini adalah mustahiq yang menerima dana zakat produktif di Kenagarian Panti Selatan dari tahun 2015 sampai tahun 2019. Jadi populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang menerima dana zakat produktif (mustahiq) di Kecamatan Panti Kenagarian Panti Selatan sebanyak 86 orang.
2. Sampel
Sampel merupakan sebagian dari populasi yang memiliki sifat dan karakteristik yang sama.63Sampel yang diambil oleh peneliti dalam penelitian ini merupakan dari masyarakat yang menerima dana zakat produktif di Kenagarian Panti Selatan dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik probability sampling dimana teknik ini adanya peluang yang sama bagi setiap populasi yang dipilih yang akan dijadikan sebagai sampel. Salah satu teknik probability sampling adalah sampel acak sederhana (simple random sampling).
62 Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, hlm. 174.
63 Asriel Azis, Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepercayaan dan Loyalitas Konsumen, (Yogyakarta : Universitas Negeri Yogyakarta, 2016), hal. 25.
Simple random sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan acak dan tidak memperhatikan kedudukan yang ada dalam populasi. Untuk menentukan jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini, peneliti menggunakan rumus slovin berikut ini :
Rumus Slovin =
( )
Dimana :
n = ukuran sampel N = populasi
E = tingkat kelonggaran64
persentase kelonggaran ketidaktelitiannya yaitu dengan menggunakan 10 persen, karena dari sampel yang sudah diperoleh oleh peneliti sudah dianggap dapat mewakili dari populasi. Maka diperoleh besarnya sampel adalah :
=
( )
=
( , )
= 46,2 = 46 orang
64Mikasalmina dan P. B. Sathi, Pengaruh Pelatihan terhadap Pengembangan Usaha Kecil (Mikro) di Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Ace, JurnalEkonomi dan Bisnis, Vol. 6, No. 1, 2017
Jadi, jumlah sampel dalam penelitian ini yang diambil dari jumlah penerima dana zakat produktif di Kenagarian anti Selatan dari tahun 2015-2019 adalah sebanyak 46 orang responden.
E. Defenisi Operasional Variabel
Dalam penelitian ini, operasional variabel penelitian dan pengukuran variabel dapat dilihat dari tabel berikut :
Tabel 2.1
Operasional Variabel enelitian Variabel Defenisi
operasional
Indikator Skala engukuran Operasional
lain
Instrumen penelitian yang akan peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah berupa angket atau kuesioner. Kuesioner berisi beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan masalah penelitian yang akan di pecahkan, disusun, dan disebarkan kepada responden untuk memperoleh informasi di lapangan.
Kuesioner yang dipakai peneliti adalah model tertutup karena jawabannya telah disediakan. 65
G. Teknik Pengumpulan Data
1. Kuesioner
Kuesioner berisi beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan masalah penelitian yang hendak di pecahkan, disusun, dan disebarkan ke responden untuk memperoleh informasi di lapangan. Kuesioner yang dipakai di sini adalah model tertutup karena jawaban telah disediakan.
Penelitian ini menggunakan skala likert, dengan skala Likert variabel
65Amri Darwis, Metode Penelitian Pendidikan Islam Pengembangan Ilmu Berparadigma Islami, (Jakarta: Rajawali Pers, 2014), hal. 58.
yang akan diukur akan dijabarkan menjadi indikator variabel, kemudian indikator tersebut akan dijadikan sebagai acuan untuk menyusun item-item instrumen yang berupa pertanyaan atau pernyataan.
Pemberian nilai dalam penelitian ini menggunakan teknik angket yaitu dengan memberikan tanda lingkaran, silang, dan checklist pada jawaban yang telah peneliti sediakan. Pada jawaban responden telah disediakan peneliti untuk memudahkan peneliti dalam menganalisanya.
Sedangkan skala pengukuran yang akan digunakan dari setiap pertanyaan atau pernyataan yang akan diberikan kepada responden menggunakan skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dari seseorang maupun sekelompok orang mengenai fenomena social yang sedang terjadi. Jawaban dari pernyataan skala pengukuran sikap Likert diatas, sebagai berikut :66
Tabel 3.1
Alternatif Jawaban Dengan Skala Likert Simbol Alternatif jawaban Nilai
SS Sangat Setuju 5
S Setuju 4
KS Kurng Setuju 3
TS Tidak Setuju 2
STS Sangat Tdak Setuju 1
66M. Abdul Rouf, Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Membayar Zakat Dirumah Zakat Cabang Semarang, (Semarang: Institut Agama Islam Negeri Walisongo, 2011), hal. 54.
H. Teknik Analisis Data
Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22.
Dimana SPSS merupakan salah satu program computer yang digunakan untuk pengolahan data statistik.
1. Analisis Regresi Linier Sederhana
Analisis regresi linear sederhana merupakan pengaruh antara dua variabel saja. Yang terdiri atas satu variable independent (variabel bebas) dan satu variabel dependent (variabel terikat), yang akan digunakan untuk membangun persamaan untuk diperkirakan. Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk menghitung pengaruh antara variabel independen yaitu pengaruh dana zakat produktif terhadap tingkat terhadap variabel dependen yaitu pendapatan mustahiq dengan rumus :
Y = a + bX
Keterangan:
Y = Pendapatan mustahiq
a = Konstanta, nilai y jika X = 0 b = Koefisien regresi, yaitu nilai meningkat atau menurun variabel Y yang didasarkan variabel X
X = Dana zakat produktif
2. Uji Instrumen Penelitian a) Uji Validitas
Uji validitas digunakan peneliti sebagai alat untuk mengukur valid atau tidaknya kuesioner. Suatu kuesioner dikatan valid apabila pertanyaan yang telah diberikan kepada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan dapat diukur oleh kuesioner tersebut. Validitas digunakan untuk mengukur apakah pertanyaan dalam kuesioner yang sudah dibuat dapat mengukur apa yang hendak diukur. Uji validitas pada penelitian ini akan menggunakan SPSS dengan teknik pengujian rumus product moment karel person sebagai berikut :
= (∑ ) − (∑ ) (∑ )
{ ∑ − (∑ ) }{ ∑ − (∑ ) }
Keterangan:
rxy : Koefisien korelasi
x : Dana zakat produktif
y : Pendapatan mustahiq
n : jumlah responden
∑ : Jumlah keseluruhan data atau nilai
Dalam menentukan layak atau tidaknya suatu item yang digunakan, dilakukan uji signifikasi koefisien pada taraf signifikasi sebagai berikut :
1) Jika r hitung > r tabel (uji 2 sisi dengan tingkat signifikansi 0.05), maka item pertanyaan berkolerasi signifikan terhadap total skor dan dinyatakan valid.
2) Jika r hitung < r tabel (uji 2 sisi dengan tingkat signifikansi 0.05), maka item pertanyaan yang diberikan tidak berkolerasi signifikan terhadap total skor dan dinyatakan tidak valid.67
b) Uji Reliabilitas
Uji reabilitas digunakan peneliti sebagai alat untuk mengukur kuesioner dari indikator variabel. Kuesioner akan dikatakan reliable apabila jawaban responden terhadap pertanyaan yaitu konsisten dari waktu ke waktu. Suatu variabel dikatakan reliabel jika nilai croncbach alpha> 0,6.68
Dalam penelitian ini untuk menentukan kuisioner reliabel atau tidak reliabel dengan menggunakan croncbach alpha. 69
Dengan rumus yang digunakan, yaitu : ri = [
( )][1-∑
67Sugiono, Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D, (Bandung : ALFABETA, 2012), hal.121.
68Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS (Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2001), 42.
69Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dangan Program SPSS, Edisi VII, (Semarang:Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2013), hal. 52
keterangan:
ri = reabilitas instrument
k = banyaknya butir pertanyaan, atau banyaknya soal
∑ = jumlah varian butir = varians total
Ketentuan uji reliabilitas yaitu sebagai berikut:
a. Jika koefisien alpha> 0.600, maka butir pernyataan reliable b. Jika koefisien alpha< 0.600, maka butir pernyataan tidak reliable 3. Uji Asumsi Klasik
a) Uji Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk menguji data variabel bebas (X) dana zakat produktif dan data variabel (Y) tingkat pendapatan mustahi, pada persamaan regresi yang dihasilkan uji normalitas digunakan untuk melakukan pengujian terhadap populasi yang dinyatakan berdistribusi normal atau tidak.70
4. Koefisien Korelasi
a) Korelasi Determinasi atau R2 (R square)
Koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model independen dalam menerangkan variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah nol dan satu.
70Rusli, Analisis Dampak Pemberian Modal Zakatproduktif Terhadap Pengentasan Kemiskinan Dikabupaten Aceh Utara. Jurnal Ilmu EkonomiPascasarjana Universitas Syiah Kuala,Vol. 1,No. 1, 2013
Dimana nilai R2 yang kecil berarti kemampuan varabel-variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen terbatas. Apabila nilai yang mendekati satu barate variabel-variabel independen maka bisa memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen. Rumus determinan adalah sebagai berikut :
D = r2xy x 100%
Keterangan :
D = koefisien determinsi
r2xy = kuadrat koefisien korelasi
5. Uji Hipotesis a) Uji T (Parsial)
Uji T digunakan untuk menguji pengaruh dari masing-masing variabel dana zakat produktif (X) dan variabel tingkat pendapatan mustahiq (Y).Uji t digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas (X) secara parsial ataupun individual berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat atau (Y). Dengan rumus :
df = n – k
Kriteria pengambilan keputusannya yaitu :
Ho diterima, apabila t hitung < t table pada α = 0,05
Ha diterima, apabila t hitung > t table pada α = 0,05
48 BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum BAZNAS Kabupaten Pasaman dan Karakteristik Responden
1. Sejarah dan Letak Geografis BAZNAS Kabupaten Pasaman
Sebelum lahirnya BAZNAS Kabupaten Pasaman, Di Kabupaten Pasaman sudah ada lembaga yang mengelola BAZNAS yaitu Yayasan Dana Sosial Islam (YDSI) Provinsi Sumatera Barat, yayasan ini lahir pada tahun 1973. Dengan adanya keputusan menteri Dalam dan Menteri Agama No. 29 Tahun 1991 dan No. 47 tahun 1991, kegiatan pengumpulan, penyaluran, pemanfaatan zakat, infak dan sedekah yang sejak tahun 1973.
Sedangkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) lahir pada tahun 2016 dengan dikelurkannya Undang-Undang tentang zakat nomor 23 tahun 2011 hingga namanya berubah menjadi BAZNAS Kabupaten Pasaman. Kantor BAZNAS Kabupaten Pasaman saat ini beralamat di Jl.
Jendral Sudirman No 40 Lubuk Sikaping, Sumatera Barat, Indonesia.
Adapun wilayah kerja dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pasaman adalah sebagai berikut :
Tabel 4. 1
Cakupan Wilayah Kerja BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Pasaman
No Kecamatan
1 Tigo Nagari
2 Simpati
3 Bonjol
4 Lubuk Sikaping
5 Panti
6 Duo Koto
7 Gelugur
8 Rao Selatan
9 Rao
10 Rao Utara
11 Mapat Tunggul
12 Mapat Tunggul Selatan Sumber : BAZNAS Kabupaten Pasama
2. Struktur dan Program BAZNAS Kabupaten Pasaman 3. Staf Pendistribusian : Julailah, S.Pd.I
4. Staf Pengumpulan : Dewi Aprimayanti, S.HI 5. Staf Umum : Hanni Fadhillah Alta, S.Pd 6. Satpam : Rezki Wahyu Mulya 7. Satpam : Abdul Hadi
8. K3 : Itnafizar
b. Program BAZNAS Kabupaten Pasaman 1. Pasaman Imtaq ( Iman dan Taqwa)
Pasaman Imtaq merupakan suatu bentuk kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Kabupaten Pasaman agar lebih memupuk semangat keagamaan mereka di Kabupaten Pasaman.
Beberapa bentuk program Pasaman Imtaq (Iman dan Taqwa) yaitu sebagai berikut :
a) bantuan imsentif untuk juru dakwah b) bantuan imam/khatib dan garim mesjid c) bantuan untuk muallaf
d) bantuan hafiz Alqur’an.
2. Pasaman Cerdas
Pasaman Cerdas merupakan salah satu kegiatan dengan tujuan agar memberikan bantuan biaya kepada anak didik agar lebih meningkatkan prestasi pendidikan mereka serta bantuan biaya bagi anak didik putus sekolah atau terancam putus sekolah.
Adapun bentuk program Pasaman Cerdas meliputi :
a) Bantuan Beasiswa untuk tingkatan SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA
b) Bantuan beasiswa untuk mahasiswa.
c) Bantuan fii sabilillah
3. Pasaman Peduli
Pasaman Peduli yaitu salah satu program yang dilakukan untuk membantu masyarakat yang ditimpa musibah dan bencana serta orang terlantar dengan tujuan dapat meringankan beban penderitaannya. Adapun bentuk program Pasaman Peduli antara lain :
a) bantuan untuk orang yang dalam perjalanan atau terlantar b) bantuan untuk masyarakat yang terkena bencana alam.
c) Bantuan bedah rumah d) Muallaf
4.
Pasaman SejahteraPasaman Sejahtera merupakan program pendistribusian dana zakat BAZNAS Kabupaten Pasaman dalam upaya untuk mewujudkan peningkatan perekonomian dan kebutuhan hidup masyarakat du’afa. Adapun kegiatan yang dilakukan Program Pasaman Sejahtera diantaranya :
a) bantuan konsumtif untuk fakir b) bantuan konsumtifuntuk miskin
c) bantuan ekonomi produktif berupa modal usaha 5. Pasaman Sehat
Pasaman Sehat adalah kegiatan memberikan bantuan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mampu yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,
melalui pemberian bantuan biaya berobat. Adapun bentuk program Pasaman sehat ialah bantuan pembelian obat diluar tanggungan JKN dan pasien dengan dirujuk ke rumah sakit di luar Kabupaten Pasaman, bantuan untuk penanggulangan penderitaan Napza, dan menyediakan rumah singgah bagi yang menunggu pasien dirawat di RSUD Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman.
B. Karakteristik Responden 1. Identifikasi Responden
Penyajian data dalam bentuk deskriptif penelitian bertujuan untuk melihat profil dari responden atau orang yang akan diteliti dan hubungan yang ada antar variabel dalam penelitian ini. Data deskriptif responden menggambarkan kondisi dan keadaan responden sebagai sumber informasi tambahan untuk memahami dan memperoleh hasil penelitian.
Karakteristik responden dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut : a. Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin
Data mengenai jenis kelamin mustahiq yang menerima dana zakat produktif di Kenagarian Panti selatan dapat dilihat pada tabel 4.4 sebagai berikut :
Tabel 4. 4
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis
kelamin
Frekuensi Presentase
Laki-laki 25 52 %
Perempuan 21 48 %
Total 46 100 %
Sumber : Data Primer yang diolah tahun 2020
Dari tabel 4.4 diatas menunjukkan bahwa responden yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan dimana mustahiq berjenis kelamin perempuan sebanyak 52% atau sebanyak 25 orang sedangkan mustahiq dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 48% atau 21 orang.
Hal ini menggambarkan bahwa Mustahiq yang mendapatkan Zakat Produktif di Kenagarian Panti Selatan tidak didominasi oleh perempuan ataupun laki-laki.
b. Karakteristik Responden Berdasarkan Umur
Data mengenai umur responden adalah sebagai berikut :
Tabel 4.5
Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Usia Frekuensi Presentase
20-30 tahun 3 6,52 %
31-40 tahun 13 28,3%
41-50 tahun 25 54,4%
51-60 tahun 5 10,9%
>60 tahun 0 0 %
Total 46 100 %
Sumber : Data Primer yang diolah tahun 2020
Berdasarkan Tabel 4.5 diatas dimana bisa menunjukkan bahwa dari usia 20-30 tahun sebanyak 3 responden atau 6,52 % . Sedangkan mulai usia 31-40 tahun tahun yaitu sebanyak 13 responden atau 28,3%. Sedangkan usia 41-50 tahun sebanyak 25 responden atau 54,4%. Usia 51-60 tahun sebanayak 5 responden atau 10,9%.
Sedangkan Usia >60 tahun yaitu sebanyak 0 responden Hal ini menunjukkan bahwa Mustahiq yang menerima dana zakat produktif
di Kenagarian Panti Selatan didominasi oleh mustahiq dari umur 41-50 tahun.
c. Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Data mengenai pendidikan terakhir responden adalah sebagai berikut :
Tabel 4.6
Karakteristik Responden Berdasarkan Menurut Pendidikan Tingkat
Pendidikan
Frekuensi Presentase
SD 6 13 %
SMP 16 34.8 %
SMA 24 73.9 %
Sarjana 0 0 %
Total 46 100 %
Sumber : Data Primer yang diolah tahun 2020
Berdasarkan tabel 4.6 diatas, dapat dilihat bahwa responden menurut pendidikan SD yaitu sebanyak 6 responden sadangkan responden dilihat menurut pendidikan SMP sebanyak 16 responden, SMA sebanyak 24 responden dan Sarjana sebanyak 0 responden. Ini berarti bahwa sebagian besar responden yang menerima dana zakat produktif dikenagarian Panti Selatan yaitu tamatan SMA sebanyak 24 (73.9 %) responden.
d. Karakteristik Responden Menurut Pendapatan/ Bulan
Data mengenai pendapatan/ bulan responden adalah sebagai berikut :
Tabel 4.7
Responden Menurut Pendapatan/ Bulan Pendapatan/ bulan Frekuensi Presentase
Rp.500.000-1.000.000 20 70.9 %
Rp.1.000.000-2.000.000 16 22.2 %
Rp.2.000.000-3.000.000 10 6.9 %
Rp.3.000.000-4.000.000 0 0
Total 46 100 %
Sumber : Data Primer yang diolah tahun 2020
Berdasarkan tabel 4.7 diatas menunjukkan bahwa responden menurut pendapatan/ bulan Rp.500.000-1.000.000 sebanyak 20 responden. Pendapatan Rp.1.000.000-2.000.000 sebanyak 16 responden. Pendapatan Rp.2.000.000-3.000.000 sebanyak 10 reponden. Sedangakan pedapatan Rp.3.000.000-4.000.000 tidak ada responden. Ini berarti bahwa rata-rata pendapatan responden penerima dana zakat produktif di Kenagarian Panti Selatan yaitu per bulan berkisar antara Rp.500.000-1.000.000 juta yaitu sebanyak 20 (70.9%) responden.
C. Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji instrumen penelitian yang meliputi uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk menguji apakah instrumen yang disusun peneliti layak digunakan sebagai alat ukur penelitian. Perhitungan untuk menguji validitas dan reliablitas terhadap angket dilakukan dengan bantuan SPSS 22.
1. Hasil Uji Validitas
Uji validitas bertujuan untuk mengetahui sejauh mana ketepatan dan ketelitian suatu variabel dalam melakukan fungsi ukurnya. Instumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang ingin diukur, mampu mengungkapkan data dari variabel yang ingin diteliti secara tepat. Suatu butir angket dinyatakan valid apabila nilai dari rhitung > rtabel dengan taraf signifikan α = 0,05 dan df = n-2 = 46-2 = 44 sebesar 0.2907.71 Hasil output SPSS yang diperoleh untuk uji validitas dari variabel Pemberian dana zakat produktif (X) terhadap tingkat pendapatan mustahiq (Y) di Kenagarian Panti Selatan yaitu sebagai berikut :
Tabel 4. 8
Hasil Uji Validitas Pemberian Dana Zakat Produktif (X) NO
71 Sheila Aulia Eka Larasati, Pengaruh Kepercayaan Dan Pendapatan Terhadap Minat Masyarakat Muslim Berzakat Melalui Baznas, hlm. 70.
9 0,589 0.2907 Valid Sumber : hasil olahan data angket melalui SPSS versi 22
Berdasarkan tabel validitas dari variabel pemberian dana zakat produktif (X) diatas, maka dapat diambil kesimpulan yaitu semua butir angket yang digunakan dalam variabel pemberian dana zakat produktif (X) dinyatakan valid karena dari pertanyaan satu sampai pertanyaan sembilan statusnya valid dengan rhitung > rtabel.
Tabel 4. 9
Hasil Uji Validitas Variabel Tingkat Pendapatan Mustahiq (Y) NO
Sumber : hasil olahan data angket melalui SPSS versi 22
Berdasarkan tabel diatas, maka dapat disimpulkan bahwa semua butir pernyataan nomor satu sampai dengan no 4 dinyatakan valid hal ini karena pertanyaan dari no 1 sampai 4 rhitung > rtabel.
2. Uji Reliabilitas
Analisis reliabilitas menunjukkan sejauh mana instrumen dapat memberikan pengukuran yang konsisten. Dimana kuesioner dikatakan reliabel apabila nilai croanch alpha (α) lebih besar dari 0.6.
Adapun tingkat realibilitas pernyataan variabel pemberian dana zakat produktif (X) dan tingkat pendapatan mustahiq (Y) di Kenagarian Panti Selatan Kabupaten Pasaman. Hasil pengujian reliabilitas instrumen menggunakan alat bantu statistik SPSS 16. Adapun hasil otput dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :
Tabel 4. 10
Hasil Uji Reliabilitas Variabel Pemberian Dana Zakat Produktif (X)
Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.882 10
Sumber : hasil olahan data angket melalui SPSS versi 22.
Dari hasil tabel reliability statistic diatas maka diperoleh nilai alpha cronbach sebesar 0,882 dengan jumlah pernyataan 10 item. Nilai r pada taraf kepercayaan 95% (signifikansi 5%) dengan jumlah responden sebanyak 46 orang dimana N=46 dan df= N– 2= 46–2= 44 adalah 0.2907. Dengan demikian, nilai alpha cronbach 0,882 > 0.2907.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa angket yang diuji oleh peneliti bersifat reliable karena variabel pemberian dana zakat produktif (X) memiliki croanch alpha lebih dari 0.6 yaitu 0,882 > 0,6, sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ukur penelitian reliabel (handal) dengan demikian secara keseluruhan layak digunakan dalam penelitian ini.
Tabel 4. 11
Hasil Uji Reliabilitas Variabel Tingkat Pendapatan Mustahiq (Y) Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.633 4
Sumber : hasil olahan data angket melalui SPSS versi 22.
Dari hasil output reliability statistic diatas diperoleh nilai alpha cronbach sebesar 0,633 dengan jumlah pernyataan 4 item. Nilai
pada taraf kepercayaan 95% (signifikansi 5%) dengan jumlah responden yaitu sebanyak 46 orang dimana N=46 dan df= N– 2= 46–2=
44 adalah 0.2907. Dengan demikian, nilai alpha cronbach 0,633 >
0.2907. Sehingga dapat disimpulkan bahwa angket reliable karena variabel tingkat pendapatan mustahiq (Y) memiliki croanch alpha lebih dari 0.6 yaitu 0,633 > 0,6, sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ukur penelitian reliabel (handal) dengan demikian secara keseluruhan layak digunakan dalam penelitian ini.
D. Hasil Analisis Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk mengkaji dan menguji apakah dana zakat produktif terhadap tingkat pendapatan mustahiq di Kenagarian anti Selatan normal atau tidaknya. Dengan tingkat apabila signifikan > 0.05 maka berdistribusi normal dan jika signifikan < 0.05 maka variabel tidak berdistribusi normal. Karena jumlah sampelnya
kurang dari 50 sampel, maka uji yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan uji Shapiro Wilk. Uji Shapiro Wilk digunakan untuk sampel yang apabila jumlah sampelnya kurang dari 50 responden.72
Tabel 4. 12
Hasil Uji Normalitas Shapiro Wilk
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Total_X .146 46 .016 .955 46 .075
Total_Y .143 46 .020 .952 46 .056
a. Lilliefors Significance Correction
Sumber : hasil olahan data angket melalui SPSS versi 22.
Sesuai tabel di atas, dapat diketahui bahwa nilai df (derajat kebebasan) X serta Y ialah 46. Maka hal ini berarti jumlah sampel yang digunakan kurang dari 50. Sedangkan nilai sig. nya dari total X (total pemberian dana zakat produktif) yaitu senilai 0,075 sedangkan nilai sig. untuk total Y (tingkat pendapatan mustahiq) adalah sebesar 0,056. Untuk total X dan Y > 0,05 atau dimana nilai dari total X dan Y sebesar 0,075 dan 0,056 lebih besar dari 0,05 sehingga sesuai dengan dasar pengambilan keputusan pada uji normalitas Shapiro
72 Hartono, SPSS 16.0 Analisis Data Statistika dan Penelitian, (Yogyakarta : Pustaka Belajar, 2008), hal. 20.
Wilk di atas, bisa disimpulkan bahwa kedua variabel X (total pemberian dana zakat produktif) dan Y (tingkat pendapatan mustahiq) berdistribusi normal.
E. Analisis Regresi Linier Sederhana
E. Analisis Regresi Linier Sederhana