Ada dua jenis definisi yaitu definisi nominal dan definisi real.
Berikut ini penjelasannya.
Definisi nominal
a. disebut juga dengan definisi menurut katanya.
Ini merupakan cara untuk menjelaskan sesuatu dengan mengurai-kan arti katanya, misalnya menerangmengurai-kan kata tersebut dengan kata sinonimnya. Contoh: kongres diartikan dengan musyawarah, motif adalah alasan, dorongan. Selain itu, juga bisa mengupas asal usul istilah kata tersebut (etimologi). Contoh: kata lokomotif berasal dari kata Latin locus berarti tempat dan motif dari kata movere (menggerakkan). Definisi nominal cukup dapat menolong
51
Logika Ilmu Berpikir Kritis
|
memahami suatu kata, tetapi pertolongan ini masih bersifat sementara dan belum ilmiah.
Definisi
b. real memperlihatkan hal yang dibatasi dengan menunjuk realitas atau hakikat barang itu sendiri, jadi bukan hanya menjelaskan nama. Definisi real ini selalu majemuk, artinya terdiri atas dua bagian. Bagian pertama menyatakan unsur yang merupakan hal tertentu. Bagian kedua mengungkapkan unsur yang berbeda. Misalnya, manusia didefinisikan dengan binatang yang berakal budi (animal rationale). Jadi binatang adalah bagian pertama, berakal budi bagian kedua. Jenis-jenis definisi real: 1) definisi hakiki/esensial, artinya definisi yang sungguh-sungguh menyatakan hakikat situasi. Definisi ini merupakan definisi yang paling penting dalam bidang ilmu pengetahuan dan filsafat.
Definisi ini tersusun dari jenis yang terdekat (genus proximum) dan perbedaan spesifik (differentia specifica); 2) definisi gambaran (lukisan)/definisi deskriptif: menggunakan ciri-ciri khusus sesuatu yang akan didefinisikan. Dengan menggunakan sejumlah ciri khas dapat dibedakan golongan yang satu dari golongan yang lainnya;
3) definisi merujuk pada tujuan. Banyak alat atau kejadian yang dapat diterangkan dengan menunjukkan tujuannya. Misalnya, jam tangan adalah alat untuk menunjukkan waktu; 4) definisi merujuk pada alasan: menunjuk pada sebab sesuatu. Misalnya, gerhana bulan adalah kehilangan sinar pada bulan, yang disebabkan oleh karena bumi berada antara bulan dan matahari.
Aturan Definisi 3.
Beberapa aturan mesti ditepati untuk suatu definisi. Aturan-aturan itu antara lain:
Definisi harus dapat dibolak-balik dengan hal yang didefinisikan.
a.
Luas keduanya haruslah sama, misalnya; manusia adalah hewan yang berakal budi, hewan yang berakal budi adalah manusia.
Hal yang didefinisikan itu tidak boleh masuk dalam
b. definisi. Bila
ini terjadi, maka kita jatuh dalam kesesatan yang disebut dengan
circulus in definiendo. Artinya, setelah berputar-putas beberapa lama, akhirnya kembali ke titik pangkal definisi tersebut, misalnya:
logika adalah pengetahuan yang menerangkan hukum logika.
c. Definisi tidak boleh negatif, kalau bisa sebagiknya dirumuskan secara positif. Misalnya: logika bukanlah ilmu tentang masakan.
Definisi ini mungkin benar, namun belum menerangkan apa-apa tentang logika.
d. Definisi harus jelas, tidak boleh dinyatakan dalam bahasa yang kabur, kiasan, metafora, atau yang mendua arti. Orang men-definisikan sesuatu yang tidak diketahui dengan pertolongan sesuatu yang lebih tidak diketahui lagi (ignotum per ignotius).
LATiHAN
Tentukanlah hukum
A. definisi mana yang dilanggar!
Meter adalah ukuran panjang yang dipakai untuk mengukur.
1.
Dewasa adalah kalau orang sudah bukan anak kecil lagi.
2.
Polisi adalah alat negara.
3.
Telinga adalah alat untuk mendengar.
4.
Mengerti adalah tahu akan sesuatu hal yang dimengerti.
5.
Laboratorium adalah tempat pemeriksaan darah.
6.
Mandor adalah orang yang memberi perintah kepada bawah-7.
annya, kecuali mandor sendiri.
Kendaraan bermotor adalah tiap kendaraan bermotor yang 8.
bisa digunakan sebagai alat transportasi.
Topi adalah sesuatu untuk menutup kepala kalau panas.
9.
Kemerdekaan adalah hak untuk berbuat segala sesuatu tanpa 10.
mengganggu kemerdekaan orang lain.
Tentukan apakah
B. definisi berikut sudah tepat!
Sahabat adalah seseorang yang dengannya saya dapat berkata 1.
dengan terus terang.
Dosa adalah kalau orang melanggar perintah Allah dengan 2.
sengaja.
53
Logika Ilmu Berpikir Kritis
|
Pengorbanan adalah sesuatu yang dilakukan seseorang yang 3.
di dalamnya ia mendapat sesuatu kerugian, tetapi memberi keuntungan bagi orang lain.
Penghinaan berarti teguran yang dimaksudkan untuk menya-4.
kiti hati orang lain.
Mata adalah jendela jiwa.
5.
Definisikanlah!
C.
Hati nurani 1.
Dokter 2.
Asusila 3.
Etiket 4.
Afektif 5.
Kognitif 6.
Akal budi 7.
Psikologi 8.
Dokter 9.
Kesadaran.
10.
B A B V
ARGUMENTASI
Sesudah mempelajari bab ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan:
apa itu
1. argumentasi, 2. argumentasi dan logika,
membuat
3. argumentasi,
4. argumentasi dan proses pembelajaran, mengevaluasi argumen.
5.
PENDAHULUAN A.
Bila kita menyaksikan sebuah pertengkaran, sering kali kita lihat orang yang terlibat dalam pertengkaran tersebut selalu berusaha menghindar atau mempertahankan diri dari kesalahan-kesalahan yang dituduhkan kepadanya. Ia selalu berusaha menghindar dari kesalahan-kesalahan ucapannya dan mencari pembenaran-pembenaran yang dapat dipercaya oleh lawannya. Demikian pula ketika kita menyaksikan sebuah persidangan, untuk menyelesaikan sebuah kasus di pengadilan antara jaksa, hakim, dan terdakwa masing-masing selalu terlibat dalam sebuah perdebatan yang juga selalu mempertahankan pernyataannya dengan mencari pembenaran-pembenaran yang logis. Dalam dunia akademik pun hal-hal serupa juga sering kita jumpai ketika para akademisi sedang berdebat tentang penemuan teori barunya.
Fenomena semacam ini sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebagai makluk sosial dan berbudaya, manusia selalu meng-gunakan budi dayanya untuk selalu bersosialisasi dan berkomunikasi dengan lingkungannya. Dalam rangka ini manusia selalu menggunakan akal yang logis sehinga dapat memiliki posisi di hadapan manusia dan lingkungannya. Perdebatan-perdebatan yang diarahkan pada pemikiran yang logis atau apa pun namanya sering muncul dalam sebuah interaksi sosial, dan untuk itu manusia akan membutuhkan argumentasi.
Tulisan ini ingin mengupas tentang apa dan bagaimana argumentasi itu. Karena tulisan ini merupakan studi literatur dan ditulis dengan sangat singkat tentunya banyak sekali kekurangan-kekurangan di dalamnya Kritik dan saran dari pembaca sangat diharapkan oleh penulis.