BAB III DESKRIPSI PROYEK
III.2. Jenis-Jenis Pets dan Perawatannya
Memelihara hewan merupakan kegiatan yang telah dilakukan sejak 10.000 tahun yang lalu. Menurut Pusat Kesehatan Universitas Nebraska manfaat dari hewan peliharaan sangatlah banyak, seperti :
1. Bagi anak-anak yang tumbuh dengan Peliharaan maka pada saat ia dewasa kelak anak tersebut akan lebih mandiri, tidak egois dibandingkan teman-temannya yang tidak memiliki peliharaan. Selain itu ia akan lebih memahami masalah-masalah kehidupan dengan lebih baik seperti sakit, seks dan kematian ( dengan bimbingan orang tua ).
2. Bagi mereka yang dewasa / yang berusia lanjut, memelihara hewan dapat memberikan kasih sayang, mengisi rasa kesepian, dan membantu menghilangkan stres.
3. Penyakit Alzehimer disarankan untuk memiliki peliharaan karena dengan adanya peliharaan mereka akan lebih percaya diri untuk mendorong mereka bersosialisasi dengan orang-orang sekitarnya.
4. Bagi anak-anak penderita autisme hewan peliharaan akan membantu mereka berkomunikasi sebagai langkah awal berkomunikasi dengan orang-orang lainnya ( terutama keluarganya ).
Dari poin-poin diatas maka manfaat dari hewan peliharaan sangat banyak terutama sebagai pendorong dalam penyembuhan masalah kesehatan dan komunikasi dengan lingkungan. Dan karena hewan yang ada sangat banyak ragamnya maka berikut akan dilihat kategori hewan yang termasuk peliharaan, ciri-cirinya dan perawatannya :
I. Kucing, merupakan hewan yang peliharaan yang dekat hubungannya dengan mistikisme. Di Mesir, kucing merupakan Dewa yang dipuja oleh masyarakat Mesir sebagai dewa penolong yang membasmi hama penyakit, dan statusnya sangatlah tinggi. Di Eropa kucing dianggap hewan yang paling ditakuti (terutama kucing hitam) karena mereka sangat
Gambar 3.4. Kucing dewasa jenis Mainecoon
berhubungan erat dengan ilmu hitam dan iblis. Namun pada abad 17 kucing-kucing mulai disenangi berkat kemampuannya menangkap tikus dan bagi kalangan elit saat itu kucing adalah lambing prestige.
Perawatan Kucing
Tabel 3.1 Daftar Takaran Pakan Kucing
Umur Kadar Pakan ( gr )
Bayi baru lahir – 8 minggu Menyusui langsung Oleh Induknya 12 minggu @ 25 gram dalam 4 kali sehari 16 minggu @100 – 200 gram dalam 3 kali sehari Kucing Hamil 200 – 240 gram dalam 3 kali sehari Sumber: Panduan Perawatan dan Pemeliharaan Kucing Peliharaan
Anak kucing yang baru lahir harus diasuh oleh induknya hingga ia berhenti menyusui pada umur 8 minggu, hingga berumur 12 minggu anak kucing tersebut dapat diberi makan 4 kali sehari yaitu 25 gr sekali makan. Pada umut 12-16 minggu makanannya dikurangi menjadi 3 kali sehari dan berkurang terus menjadi 2 kali sehari setelah 16 minggu sehingga nantinya total makanannya hanya sebesar 150-250 gram namun untuk kucing hamil jumlah ini dapat dinaikkan hingga 300 gram.
Kesehatan
1. Mulut : Harus selalu membersihkan gigi dan gusi serta melakukan pemeriksaan berkala setiap tahun ke dokter hewan. Ini bertujuan menghindari terbentuknya Tar atupun patahan pada gigi
2. Mata : Kotoran dimata harus senantiasa dibersihkan dengan memakai bahan yang lembut seperti kapas/tisu. Untuk kucing exotic dan ras Persian menggunakan boric acid yang dicampur dengan peroksida.
3. Telinga: Dapat dibersihkan dengan minyak zaitun dan cotton bud, tetapi dengan catatan bahwa cotton bud tidak boleh dimasukkan kedalam telinga kucing.
4. kaki : kuku harus selalu dipotong agar tidak tumbuh berlebih.
Gambar 3.5. Kucing Mainicoon berumur 6 minggu.
5. Kulit : Kucing hanya perlu dimandikan apabila bulunya kotor terkena Lumpur dan debu. Bulunya cukup disisir setiap hari serta diperiksa secara rutin adanya kutu atau tidak.
Vaksinasi.
Kucing harus divaksinasi secara teratur terhadap beberapa penyakit yang berbahaya, seperti panleucopenia, feline calicivirus, dan rhinotrachietis. Selama anak kucing masih menyusu kepada induknya, mereka masih terlindung karena adanya antibosi yang diperoleh dari susu induknya. Setelah lepas sapih, mereka perlu diberi vaksinasi.
Tabel 3.2. Jadwal Pemberian Vaksinasi Kucing.
Penyakit Vaksinasi I Vaksinasi II Vaksinasi III Panleucopenia 8 – 10 minggu 12 – 16 minggu 12 bulan Viral Rhinotrachietis 8 – 10 minggu 12 – 16 minggu 12 bulan Calivirus 8 – 10 minggu 12 – 16 minggu 12 bulan Chlamydiosis 8 – 10 minggu 12 – 16 minggu 12 bulan
Rabies 12 minggu 64 minggu 12 atau 36 bulan Sumber: Panduan Perawatan dan Pemeliharaan Kucing Peliharaan
II. Anjing, merupakan hewan peliharaan yang paling bersahabat dengan manusia, dan merupakan hewan favorit oleh masyakat kebanyakan, dikarenakan mudah diatur dan penurut. Ada lebih dari 350 jenis anjing yang dimulai dari yang terkecil yaitu Chihuahua hingga ke Irish Wolfhound ( tingginya hingga 91 cm ). Semua jenis anjing yang ada merupakan keturunan dari serigala abu-abu ( cannis lupus ) yang merupakan mamalia paling banyak di dunia.
Perawatan Anjing Makanan :
Untuk anak anjing dengan anjing yang besar dapat dibedakan tergantung pada besar dan beratnya. Hal ini dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 3.3. Takaran Pakan Anjing Menurut Berat badan Berat Jumlah 2 kg 110 – 140 g 5 kg 200 – 280 g 10 kg 400 – 570 g 20 kg 680 – 900 g 35 kg 900 – 1,1 kg 45 kg 1,25 – 1,6 kg 70 kg 1,7 – 2 kg
Sumber: Panduan Lengkap Memelihara, Merawat dan Melatih Anjing Kesayangan
Kesehatan
1.Mulut : Dapat dilakukan dengan menggosok gigi dengan pasta khusus untukmenghindari hard calculus atau tartan
2. Mata : Kotoran mata dapat dibersihkan dengan memakai kain kapas/tisu.
3. Telinga: telinga anjing umumnya sangat sensitive terutama jenis spaniel sehingga untuk membersihkannya cukup dengan tissue lembut atau untuk anjing tertentu dengan cotton bud.
4. kaki : Kuku anjing tidak boleh menyentuh tanah sebagai syarat utama, bila tidak nantinya dapat tumbuh hingga ke tapak kaki sehingga harus senantiasa dipotong. Bila memotongpun perhatikan bagian kuku yang berwarna merah jambu tidak terpotong agar tidak terjadi pendarahan. Gambar 3.7. Anjing dewasa jenis Golden Retriver. (sumber :rumah-terraria.com )
5. Kulit : Agar bulunya tidak berkutu anjing harus selalu dimandikan secara teratur setiap tiga kali sebulan.
Vaksinasi
Vaksinasi sangat penting untuk menghindari penyakit-penyakit yang dapat terjangkit. Khusus untuk anak anjing harus diisolasi dari anjing-anjing lain setelah divaksinasi selama 7-10 hari dan begitu seterusnya hingga berumur 12 minggu. Pada minggu ke-12 nantinya akan diberi suntukan rabies.
Gambar 3.8. Daerah Tertular Rabies tahun 2003 ( sumber : Tempoineraktif )
Tabel 3.4 Jadwal Vaksinasi Pada Anjing
Umur Jumlah
6 minggu Vaksin I anak anjing
8 minggu DH LPP* I
12 minggu DH LPP II
14 minggu DH LPP II + Suntikan Rabies
*DH LPP = Distemper Canine Inf. Hepatitis. Leptospirosis, parainfluensza dan parvovirus Sumber: Panduan Lengkap Memelihara, Merawat dan Melatih Anjing Kesayangan
III. Mamalia Kecil, merupakan hewan yang paling murah dan mudah perawatannya. Mamalia Kecil ini terdiri dari:
1. Hamster, memiliki tingkat umur 18 – 24 bulan, namun ada jenis hamster yang disebut dengan Syrian hamster yang dapat bertahan hidup 7 – 10 tahun. Hamster merupakan binatang malam sehingga pemilik hamster
Gambar 3.10. Kelinci Dutch
(sumber :www.petsworld.co.uk )
akan direpotkan dengan keberadaannya. Khusus untuk Syrian hamster maka hewan ini tidak dapat dijadikan peliharaan bagi anak-anak karena kebiasaan hewan ini suka menggigit.
Makanan : cukup diberikan dalam jumlah kecil namun sering, makanan utamanya adalah biji-bijian dan gandum.
Kandang : harus di sediakan lingkaran tempatnya berputar dan bermain serta di tambahkan tempat tidur dari susunan ranting sebagai tempatnya sembunyi dan tidur.
2. Kelinci, memiliki batas umur hingga 12 tahun namun tanda-tanda penuaan sudah mulai tampak saat ia berumur 5 – 6 tahun. Mamalia kecil jenis inilah yang paling mudah dirawat dan dijinakkan. Makanan : rumput, dedaunan, dan wortel ( dalam
jumlah kecil dan dapat diberi makan hingga 40 kali dalam sehari )
Kandang : kandang yang baik sebaiknya memiliki –panjang 91 cm dan tinggi 60 cm agar sang kelinci merasa nyaman dan tidak kesempitan saat ia mulai besar. Kelinci dapat juga dibiarkan bebas dihalaman tanpa harus dikandangkan.
3. Tikus, hewan mamalia ini berumur hingga 4 tahun
Makanan: minimal makan sehari bagi tikus kurang-lebih 7 gram, dimana ia dapat diberi sayur, sereal, dan keju. Dapat juga diberi makanan anjing seperti biskuit untuk melatih gigi-giginya.
Kandang: sebaiknya diberi tambahan seperti kertas dan jerami sebab tikus tergolong hewan pemalu.
4. Gerbil, hewan ini perawatannya sama dengan hewan hamster karena sama-sama hewan
malam. Hewan ini paling tidak berbau karena Gambar 3.12. Gerbil merupakan
kecil yang gesit dan lincah.
(sumber :www.petsworld.co.uk )
Gambar 3.11. Tikus domestik mempunyai warna bulu yang variatif
Gambar 3.13. Kerikit domestik bersih dan cantik bulunya daripada tikus
biasa. (sumber :www.petsworld.co.uk )
merupakan hewan gurun jadi sedikit mengeluarkan urin dan justru menyerap kelembaban. Dapat berumur hingga 3 tahun dan memiliki bobot seberat 70 – 130 gram.
Makanan : berupa gandum dan biji-bijan, buah dan sayur.
Kandang : harus tinggi, dapat juga menggunakan sisa-sisa akuarium.
5. Kerikit, umumnya memiliki panjang 50 cm dan tinggi 25 cm, serta umur rata-rat 10 hingga 12 tahun bahkan ada juga yang bertahan hingga 20 tahun.
Makanan : minimal makan sehari bagi tikus kurang-lebih 7 gram, dimana ia dapat diberi sayur, sereal, dan keju. Dapat juga diberi makanan anjing seperti biskuit untuk melatih gigi-giginya
Kandang : semuanya ditutupi kawat hingga memudahkan kotoran jatuh ke dasar dan bulu kerikit terhindar dari kotoran tersebut ( agar tidak rusak ). Selain itu perlu ditambahkan abu ( lempung ) didalam kandang sebagai termpatnya mandi.
6. Tupai, memiliki panjang hingga 10 cm ( 7 cm adalah panjang ekornya ) dan berumur sampai dengan 12 tahun.
Makanan : biji-bijian, buah, kacang dan sayur.
Kandang : sebaiknya dijauhkan dari sumber-sumber keributan seperti suara televisi dan radio karena hewan ini mudah stress dan bila ia stress ia akan cenderung hiperaktif dan kemudian mati ( karena hiperaktif berlebihan ).
7. Landak, hewan ini bertahan hingga 10 tahun dan berat rata-ratanya 0.5 kg. landak peliharaan merupakan landak jenis yang kecil dimana ia hanyalah sebesar biji angur ).
Makanan : cacing, jangkrik, dapat juga diberi makanan anjing dan kucing.
Kandang : tidak masalah soal kandangnya yang penting kandangnya cukup tertutup.
IV. Burung, secara garis besar umumnya perawatan, makanan, dan kandang hampir sama. Kandang umumnya dibuat dari kayu ataupun besi (untuk burung besar diutamakan besi) dan harus dibersihkan secara rutin (alasnya). Dan umur rata – rata yang dimiliki oleh burung adalah 12 tahun.
Makanan : biji-bijan, sayur dan buah-buahan. Khusus burung Beo tidak diperbolehkan memakan biji-bijian cukup makan buah ataupun serangga seperti cacing dan jangkrik
V. Reptil dan Amfibi.
Kedua hewan ini memiliki perawatan dan kandang yang hampir sama, bedanya hanya terletak pada jenis makanannya, yaitu :
1. Herbivora : kura-kura dan iguana. Makanan yang dimakan berupa dedaunan seperti seledri, dandelion dan selada.
2. Karnivora : ular dan iguana ( iguana dibedakan tiga jenis dari kategori makanannya ). Tikus, ikan, dan ayam merupakan santapan utamanya.
3. Insecta : Iguana yang memakan jangkrik, larva kupu-kupu dan cacing. Hewan – hewan ini umumnya berumur panjang, dapat dilihat dari data berikut ini:
1. Kodok : dapat berumur hingga 20 tahun
2. Kura – kura : merupakan jenis hewan yang paling panjang umurnya, yaitu 100 tahun.
3. Ular : dapat berumur dari 10 hingga 15 tahun. 4. Iguana : dapat berumur hingga 20 tahun.
Gambar 3.14 . Burung Kakak Tua (sumber :www.petsworld.co.uk )
VI. Ikan, umur ikan hampir semuanya sama yaitu hingga 10 tahun, namun untuk ikan mas dapat bertahan sampai 40 tahun. Akuarium ataupun habitat ikan-ikan ini yang membedakannya, yaitu :
1. Ikan Mas : cukup dengan pencahayaan yang memadai, paling mudah dan sederhana untuk dirawat.
2. Ikan Koi : ikan ini yang paling pelik dan siap mengeluarkan biaya yang banyak sebab ikan ini harus ada kolam dengan kedalaman minimal 1.5 m dengan filterasi air yang bagus karena air harus tetap jernih.
3. Ikan Tropikal : harus ada akuarium yang ditambahkan pasir
4. Ikan Marina : airnya harus air tawar dan akuarium harus besar dan leluasa.
VII. Invertebrata, ada 5 jenis yaitu :
1. Insecta ( stick Insects ) yang terbagi 2 :
Insekta Indian, dapat berumur hingga setahun dan merupakan yang paling mudah untuk dijaga karena dapat ditempatkan dimana saja asalkan berada dalam temperatur ruangan 25oC.
Insekta Besar berukuran anatara 15 – 20 cm, lebih susah dijaga sebab harus ditempatkan pada suhu yang hangat.
2. Siput tanah raksasa
Hewan ini sangat jinak, bila dipegang maka tidak sama seperti siput lainnya, siput ini tidak akan memasukkan kepalanya kedalam cangkang. Panjang 20 cm dan berat 227 gram maka hewan ini diharuskan berada pada tempat yang panas dan lembab ( kotak kaca merupakan solusi terbaik ). Makanan yang diberi dapat bermacam-macam yaitu sayuran, buah, dan dedaunan.
3. Kalajengking
Berukuran hingga 25 cm harus ditempatkan pada kandang yang dapat mencerminkan lingkungannya sehingga penambahan bebatuan, ranting dan dedauanan sangat penting. Hewan ini cukup diberi makan cacing, jangkrik ataupun sesama invertebrata lainnya.
4. Tarantula.
Makanan tarantula berupa jangkrik, lalat dan insekta lain yang bisa dimakan tarantula. Selain itu hewan ini harus berada pada tempat yang memiliki kelembaban tinggi ( 70% - 80% ) dan udara yang hangat.
5. Invertebrata Marina terdiri dari :
Kepiting Hermit ; harus memiliki kandang yang sangat tertutup dan agak lembab, perlu ditambahkan juga pasir dan bebatuan agar menyerupai habitat aslinya dengan tinggi kandang minimal 45 cm. makanannya sebaiknya makanan hewani daripada makanan dari tumbuh-tumbuhan.
Anemon Laut : sebaiknya disediakan tangki dengan pencahayaan yang baik agar dapat tumbuh dengan baik. Sangat penting untuk ditempatkan berjauhan agar tidak mengganggu pertumbuhan dan penggerakan anemone masing-masing. Hewan ini dapat bertahan hidup sampai 50 tahun dan makanannya sudah tersedia khusus (kemasan).