No. Komponen Uraian
1. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau OSS.
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Kesehatan.
5. Peraturan Bupati Nunukan Nomor 08 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Nunukan.
6. Peraturan Bupati Nunukan Nomor 39 Tahun 2019 tentang Pendelegasian Wewenang Bupati Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.
2. Persyaratan Pelayanan
Persyaratan Izin Komersial / Operasional Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama :
1. Nomor Induk Berusaha (NIB).
2. Komitmen Izin Dasar Terpenuhi :
- Izin Lokasi / Izin Lokasi Perairan (Optional).
- Izin Lingkungan.
- Izin Mendirikan Bangunan.
3. Izin Mendirikan Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
4. Surat Persetujuan Pengefektifan / Penolakan Pemenuhan Komitmen Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
Persyaratan Surat Persetujuan Pengefektifan / Penolakan Pemenuhan Komitmen Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan :
1. Nomor Induk Berusaha (NIB).
2. Komitmen Izin Dasar Terpenuhi :
- Izin Lokasi / Izin Lokasi Perairan (Optional).
- Izin Lingkungan.
- Izin Mendirikan Bangunan.
3. Izin Mendirikan Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
4. Notifikasi Kementerian Kesehatan dan/atau Dinas Kesehatan sesuai dengan Klasifikasi Rumah Sakit.
5. Profil Rumah Sakit paling sedikit meliputi visi dan misi, lingkup kegiatan, rencana strategi dan struktur organisasi.
6. Isian Instrumen self assessment sesuai klasifikasi Rumah Sakit yang meliputi pelayanan, sumber daya manusia, peralatan, bangunan dan prasarana, dan administrasi manajemen.
7. Surat Keterangan atau Sertifikat Izin Kelayakan atau Pemanfaatan dan Kalibrasi Alat Kesehatan.
8. Sertifikat Akreditasi.
9. Battas paling sedikit pemenuhan jumlah tempat tidur untuk Rumah Sakit penanaman modal asing sesuai dengan kesepakatan atau kerja sama internasional.
3. Sistem, 1. Mendaftar permohonan perizinan berusaha melalui sistem
Mekanisme dan Prosedur
OSS dan menyampaikan permohonan izin berusaha kepada DPMPTSP melalui helpdesk.
2. Helpdesk menyampaikan berkas pemohon ke Kasi PPNU II dan surat pemberitahuan hasil verifikasi ke pemohon.
3. Melakukan verifikasi terhadap Izin Usaha yang Belum Berlaku Efektif, Komitmen Dasar, Kesesuaian KBLI dan Nomor Induk Berusaha (NIB) :
a. Jika permohonan berusaha tidak sesuai maka diberikan surat pemberitahuan ke Pemohon.
b. Jika permohonan berusaha telah sesuai dan benar maka diproses ke tahapan selanjutnya untuk pemenuhan komitmen oleh Pemohon
4. Pemenuhan Komitmen Izin Usaha : - Komitmen Izin Dasar.
- Izin Mendirikan Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
5. Membuat, memverifikasi, memvalidasi, menandatangani Surat Persetujuan Pengefektipan Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
6. Pemenuhan Komitmen Izin Komersial / Operasional berdasarkan NSPK Dinas Kesehatan.
7. a. Menerima dan memeriksa berkas Pemenuhan Komitmen Izin Komersial/Operasional dari pemohon.
b. Memberikan penjelasan terkait kelengkapan yang harus dipenuhi pemohon.
- Jika berkas tidak sesuai maka dikembalikan ke Pemohon untuk dilengkapi dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
- Jika berkas telah lengkap dan benar maka diproses ke tahapan selanjutnya
8. Memeriksa langsung kelengkapan sarana dan prasarana (visitasi) dan menuangkan dalam Berita Acara.
9. Menelaah Berita Acara hasil visitasi dan kelengkapan berkas - Jika sesuai persyaratan maka dilanjutkan mengeluarkan
notifikasi Persetujuan.
- Jika tidak sesuai persyaratan maka dilanjutkan mengeluarkan notifikasi Penolakan.
10. Mencetak Surat Penolakan/Persetujuan Pemenuhan Komitmen Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
11. Mereview dan memberikan paraf Surat Penolakan / Persetujuan Pemenuhan Komitmen Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
12. Menandatangani Surat Penolakan / Persetujuan Pemenuhan Komitmen Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
13. Memberikan penomoran, stempel dan mengarsipkan Surat Penolakan / Persetujuan Pemenuhan Komitmen Izin
Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
14. Mengirimkan Surat Penolakan / Persetujuan Pemenuhan Komitmen Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama.
15. Membuat Draf Surat Keterangan Pemenuhan Komitmen dan Draf Surat Persetujuan Pengefektifan / Surat Persetujuan Penolakan Perizinan Berusaha dilanjutkan Kabid PPNU.
16. Melakukan Validasi atas Pemenuhan Pernyataan Komitmen, menandatangani Surat Keterangan Pemenuhan Komitmen, memaraf Surat Persetujuan Pengefektifan / Surat Persetujuan Penolakan Perizinan Berusaha dan dilanjutkan ke Staf untuk diserahkan ke Kepala DPMPTSP.
17. Menyampaikan Surat Persetujuan Pengefektifan / Surat Persetujuan Penolakan Perizinan Berusaha kepada Kepala DPMPTSP.
18. Menandatangani Surat Persetujuan Pengefektifan / Surat Persetujuan Penolakan Izin Pelaku Usaha.
19. Mengunggah Surat Persetujuan Pengefektifan / Surat Persetujuan Penolakan pada sistem OSS dan selanjutnya menyampaikan ke Help Desk Izin telah selesai diproses.
20. Menginformasikan kepada pemohon bahwa izin telah selesai diproses dan Berlaku Efektif / Di Tolak.
21. Pemohon menerima informasi.
Jangka Waktu Penyelesaian
32,64 hari kerja 5. Biaya/Tarif Rp 0,-
6. Produk Pelayanan
- Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama (berlaku efektif) dari OSS.
- Surat Persetujuan Pengefektifan / Penolakan Pemenuhan Komitmen Izin Operasional Rumah Sakit – Kelas C, Kelas D dan Kelas D Pratama yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan.
7. Sarana, Prasarana, dan/atau Fasilitas
Sarana: Sistem OSS
Prasarana: Ruang Pelayanan
8. Kompetensi Pelaksana
Sarjana bidang Kesehatan 9. Pengawasan
Internal
Dilakukan secara berjenjang:
Kepala Dinas
Sekretaris
Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Usaha 10. Penanganan
Pengaduan, Saran, dan Masukan
Help Desk DPMPTSP
SMS, Telepon, WhatsApp : 08115428883;
Website : www.dpmptsp.nunukankab.go.id
Email : [email protected] 11. Jumlah
Pelaksana
4 (Empat) orang
12. Jaminan Tepat waktu sesuai dengan SOP
Pelayanan Legalitas dan keabsahan produk pelayanan 13. Jaminan
Keamanan dan
Keselamatan Pelayanan
Kami memberikan pelayanan dengan nilai-nilai akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kami berterima kasih jika Anda tidak memberikan tips kepada petugas pelayanan kami.
Pelayanan bebas KKN.
Pelayanan bebas pungli.
14. Evaluasi Kinerja
Dilakukan rapat koordinasi dan evaluasi kinerja setiap bulan