BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum UlaMM Syariah Unit Solok
5. Jenis pembiayaan UlaMM Syariah Unit Solok
Dalam hal pembiayaan usaha mikro, kecil dan menengah ULaMM Syariah Unit Solok mempunyai beberapa produk:
a. Madani Mikro Murabahah adalah pola pinjaman jual beli
(murabahah) terkait dengan jual beli barang yang dilakukan oleh
pengusaha mikro, kecil untuk menambah atau meningkatkan volume usahanya. Pola pembiayaan yang dilakukan adalah langsung kepada usaha mikro dan kecil dengan pola syariah berupa transaksi jual beli
(murabahah) atau jual beli dengan wakalah. Produk ini terbagi
menjadi 5, yaitu:
1) Madani Mikro Murabahah 10 (M3-10) 2) Madani Mikro Murabahah 25 (M3-25) 3) Madani Mikro Murabahah 50 (M3-50) 4) Madani Mikro Murabahah 100 (M3-100) 5) Madani Mikro Murabahah 200 (M3-200)
Kelima produk pembiayaan ini dibedakan oleh plafond, jangka waktu pembiayaan, margin, biaya administrasi dan denda atau sanksi.
Tabel 4. 1
Produk Pembiayaan Madani Mikro Murabahah
Perbedaan M3-10 M3-25 M3-50 M3-100 M3-200 Planfond Rp.1.000.000 s/d Rp.10.000.000 Rp. 10.000.000 s/d Rp.25.000.000 Rp.25.000.000 s/d Rp.50.000.000 Rp.50.000.000 0 s/d Rp.100.000.00 0 Rp.100.000.000 s/d Rp.200.0000.000 Jangka waktu Harian= 90 X Mingguan= 24 X Bulanan = 12 X Harian=120 X Mingguan= 32 X Bulanan= 24X Mingguan= 48 X Bulanan= 36 X Maksimal 36 X Maksimal 48 X Margin 1,6 % 1,6 % 1,6 % 1,4% 1,4% Biaya adm 1,5 % 1,5 % 1,5 % 1,5 % 1,5 % Denda Rp. 10.000 Rp. 20.000 Rp. 30.000 Rp. 40.000 Rp. 50.000
Sumber dokumen UlaMM Syariah Unit Solok
b. Madani Mikro Murabahah Prima 50 Produk ini hampir sama dengan produk madani mikro murabahah lainnya, hanya saja terdapat sedikit
perbedaan dengan produk madani mikro murabahah lainnya, yakni pada:
Tabel 4. 2
Produk Pembiayaan Madani Mikro Murabahah Prima
Perbedaan M3-Prima 50
Plafond Rp. 1000.000 s/d 50.000.000,- Jangka
waktu
Maksimal 36 X Angsuran bulanan
Margin 1,6%
Biaya administrais
Untuk jangka waktu 1 tahun sebesar 3% dari planfond Untuk jangka waktu 2 tahun sebesar 4% dari planfond Untuk jangka waktu 3 tahun sebesar 5% dari planfond Biaya administrasi sudah termasuk asuransi jiwa atau asuransi kredit (Jamkrindo)
Denda atau sanksi
Untuk plafond Rp. 1.000.000,- sd Rp. 25.000.000 adalah Rp. 50.000,- Untuk plafond Rp. 26.000.000,- sd Rp. 50.000.000,- adalah Rp. 100.000,-
Sumber: Dokumen ULaMM Syariah Unit Solok
c. Madani Mikro Murabahah Sarana Usaha Produktif, Madani Mikro
Murabahah Usaha Produktif merupakan produk pembiayaan syariah
kepada pelaku usaha mikro dengan pola pinjaman jual beli (murabahah) terkait dengan jual beli barang yang dilakukan pengusaha mikro untuk memenuhi atau menambah dan meningkatkan volume usahanya. Produk ini terbagi dua macam, yaitu Madani Mikro
Murabahah Sarana Usaha Produktif 50 (M3-SUP 50) dan Madani
Mikro Murabahah Sarana Usaha Produktif 500 (M3-SUP 500). Madani Mikro Murabahah Sarana Usaha Produktif 50 (M3-SUP 50) menargetkan pembiayaan pada usaha mikro dan kecil di seluruh wilayah Indonesia, dengan ketentuan;
1) Usaha produktif milik keluarga atau perorangan Warga Negara Indonesia, secara individu atau tergabung dalam koperasi
2) Memiliki hasil penjualan secara individu Rp. 100.000.000,- pertahun.
Madani Mikro Murabahah Sarana Usaha Produktif 500 (M3- SUP 500) menargetkan pembiayaan pada usaha mikro dan kecil, dengan ketentuan;
1) Usaha produktif milik WNI yang berbentuk usaha orang perorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan hukum yang termasuk koperasi
2) Bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai baik langsung maupun tidak langsung, dengan usaha menengah atau usaha besar
3) Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- pertahun.
B. Prosedur Pelaksanaan Mutasi Pimpinan Pada UlaMM Syariah Unit Solok
Sebelum masuk pada prosedur mutasi pada UlaMM ini terlebih dahulu dijelaskan apa itu manajemen mutasi. Berdasarkan hasil wawancara tanggal 11 Mei 2020 penulis dengan pimpinan-pimpinan UlaMM Syariah Unit Solok, manajemen adalah suatu tata kelolaan dalam keuangan secara strukutral untuk membantu suatu perusahaan bisa berjalan dengan baik (Pimpinan Unit lama [Hengki Ronaldi], wawancara riset, 11 Mei 2020).
Sedangkan manajemen menurut Widodo selaku Pimpinan Unit baru adalah suatu seni dalam pengelolaan unsur-unsur dalam suatu perusahaan agar terciptanya perusahaan yang bisa bersaing dengan sehat dan baik (Pimpinan Unit baru [Wahyu Widodo], wawancara riset, 11 Mei 2020).
Unsur-unsur manajemen pada UlaMM Syariah Unit Solok adalah bagian-bagian devisi, SDM, setiap bagian kedudukan karyawan dalam suatu unit. Fungsi manajemen adalah planning, controling, organizing, actuating. Pentingnya manajemen sangat dibutuhkan setiap perusahaan karena akar dari semua kegiatan opersional perusahaan.
Mutasi adalah pemindahan atau perputaran karyawan secara horizontal pada jabatan yang sama dan tempat berbeda berdasarkan kebutuhan perusahaan dan penempatan yang sesuai dengan keahlian karyawan (Pimpinan Unit lama [Hengki Ronaldi], wawancara riset, 11 Mei 2020).
Menurut Widodo selaku Pimpinan Unit baru mutasi adalah pemindahan dari suatu jabatan ke jabatan lain sesuai dengan tanggung jawab yang lebih tinggi bisa sama dan bahkan bisa lebih rendah lagi dari sebelumnya (Pimpinan Unit baru [Wahyu Widodo], wawancara riset, 11 Mei 2020).
Jadi, manajemen mutasi adalah, tata kelola mutasi pada suatu perusahaan sesaui dengan tanggung jawab dan penempatan karyawan yang sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan.
Prosedur pelakasanaan mutasi pimpinan pada ULaMM Syariah Unit Solok adalah sebagai berikut:
Gambar 4. 2
Prosedur Mutasi ULaMM Syariah Solok
Prosedur mutasi pada ULaMM yang pertama yaitu penilaian kinerja, pengelolaan kinerja adalah suatu upaya untuk menciptakan pemahaman bersama tentang sasaran kerja yang akan dicapai, upaya untuk mencapainya dan aturan-aturan terkait dalam proses pelaksanaanya. Tujuan pengelolaan kinerja adalah untuk memperoleh dasar pengambilan keputusan promosi, rotasi, demosi, dan corrective action, pemberian merit increase serta kriteria
Penilaian kinerja Surat keputusan Pimpinan kantor cabang Proses kantor cabang Pengajuan mutasi, promosi, rotasi, dan demosi,
bagi pelaksanaan kasahihan program pembinaan. dalam penilaian kinerja ini yang menjadi tolak ukurnya adalah pencapaian sasaran kerja, peningkatan jumlah nasabah, jumlah dana pencaiaran pembiayaan, prestasi yang di raih, serta peninjauan sasaran kerja. Setelah proses penilaian kinerja selanjutnya proses pengajuan mutasi, promosi, rotasi, dan demosi kepada SDM kantor Cabang dan diteruskan kepada pimpinan kantor cabang apakah menyetujui atau tidak atas pengajuan tersebut dan menetapkan keputusan dengan mengeluarkan surat keputusan pindah tugas langsung diberikan kepada karyawan yang ditunjuk.
Prosedur mutasi pimpinan atau karyawan pada UlaMM Syariah Unit Solok yaitu berdasarkan wewenang dari Kantor Cabang PNM Padang bahkan bisa dari surat keputusan Kantor Pusat di Jakarta berdasarkan dari penilaian kinerja yang dilakukan. Mutasi pimpinan menurut tata kelola perusahaan bahwa mutasi minimal dilakukan tiga tahun sekali tergantung kinerja suatu unit dan kebutuhan unit kadang ada mutasi satu, dua, tiga dan empat tahun mutasi karena yang dibutuhkan unit tiap saatnya ingin menambahkan skill atau pengetahuan yang lebih baik lagi untuk kemajuan unit tiap periodenya. Setiap BUMN pasti dikenakan surat penyataan kesiapan kerja karyawan untuk sebagai tanda persetujuan setiap karyawan untuk bersedia bekerja di setiap perusahaan BUMN agar bersedia di tempatkan di seluruh outlet yang sama di seluruh Indonesia. Dengan menanda tangani surat pernyataan karyawan di atas materai 6000 jika terjadi penolakan karyawan akan diberikan punishmen atau frot terkait ketidaksiplinan karyawan bahkan karyawan tersebut juga bisa diberikan sanksi yang lain seperti menurunkan jabatannya dan tidak akan di naikkan ke level atas. (Pimpinan Unit baru [Wahyu Widodo], wawancara riset, 11 Mei 2020).
Untuk masa mutasi di Unit ini tidak harus selama sekali tiga tahun malahan ada yang enam bulan, tiga bulan bahkan ada yang satu bulan sudah dimutasi lagi dari penjelasan pimpinan unit dengan alasan yang sama yaitu kebutuhan dari unit-unit tiap cabangnya (Pimpinan Unit lama [Hengki Ronaldi], wawancara riset, 11 Mei 2020).
Dasar-dasar mutasi adalah pertimbangan dari perusahaan apakah butuhnya pada unit ini atau pada unit-unit lainnya yang lebih membutuhkan, prinsip mutasi pimpinan pada UlaMM Syariah Unit Solok juga memakai “the
right man on the right place” yang sesuai dengan Islam tertuang dalam
kaidah Al-Qur’an dan Hadis. Menempatkan orang tepat pada tempatnya sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan dari perusahaan.
Jenis-jenis mutasi pada UlaMM Syariah Unit Solok menurut Hengki Ronaldi sebagai berikut:
b. Mutasi Promosi
Adalah perputaran karyawan dari suatu jabatan ke jabatan lainnya yang mempunyai status dan tanggung jawab lebih tinggi lagi dari pada jabatan sebelumnya. Manfaat dari mutasi ini adalah untuk meningkatka moral, menambah pengetahuan kerja karyawan, dan untuk menimbulkan kepuasaan tersendiri bagi karyawan agar lebih giat lagi bekerja. Mutasi promosi ini mempunyai beberapa jenis pada UlaMM Syariah Unit Solok yaitu, promosi sementara, promosi kecil, promosi kering, mutasi produksi, mutasi per unit, mutasi pengulangan. Tujuan UlaMM Syariah melakukan mutasi promosi ini adalah untuk menigkatkan moral pegawai dan untuk mengetahui lingkungan kerja yang baik, untuk mendapatkan loyalitas pegawai yang baik, mendapatkan data-data identitas yang lebih dipercaya. Manfaat yang didapatkan oleh karyawan pada promosi ini adalah mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru, lingkungan kerja baru, keluarga baru, dan semangat kerja yang baru dan dapat menimbulkan kepuasan pribadi dan kebanggaan. Dengan dilakukan promosi ini sehingga karyawan lebih meningkatkan kemampuan dan kecakapan dalam bekerja karena telah diberikan kepercayaan yang lebih tinggi dari sebelumnya.
c. Mutasi Rotasi
Adalah pemindahan karyawan secara stagnan (tetap) baik itu dalam jabatannya atau tempat kerjanya secara horizontal maupun vertikal. Rotasi horizontal ini mencangkup mutasi tempat dan mutasi jabatan,
mutasi tempat adalah perubahan tempat kerja tanpa perubahan jabatan, posisi, ataupun golongan disebabkan karena rasa bosan atau tidak cocok pada suatu tempat kesehatan maupun pergaulan kurang baik. Mutasi rotasi ini tujuannya ialah untuk mendorong semangat karyawan untuk lebih baik lagi agar dapat kesempatan untuk melakukan mutasi promosi. d. Mutasi demosi
Adalah pemindahan karyawan secara turn over dari jabatan tinggi kepada jabatan rendah baik dalam perusahaan yang sama maupun pada perusahaan lain satu perusahaan sejenis. Mutasi demosi bisa disebabkan karena adanya punishmen atau frot dikarenakan karena tidak kedisiplinan karyawan dan tanggung jawab yang kurang terhadap jabatan sehingga dikenakan sanksi pengurangan gaji. Mutasi demosi pada ULaMM Syariah Unit Solok bertujuan untuk pembinaan karyawan yang tidak kompeten dan tidak berprestasi karena hukuman disiplin yang berat dipindahkan dari kelas posisi ke kelas posisis tertentu pada jalur karir yang lebih rendah, juga untuk menghindari kerugian perusahaan dikarenakan MSDI (Manajmen Sumber Daya Insani) kurang kompeten (Pimpinan Unit lama [Hengki Ronaldi], wawancara riset, 11 Mei 2020).
Mutasi yang terjadi pada ULaMM Syariah Unit Solok pada tahun 2019 adalah mutasi rotasi pada Trisna Devi yang dimutasi rotasikan ke ULaMM Syariah Unit Bandar Buat Padang. Afriela Adrian yaitu mutasi demosi yang di pindahkan ke ULaMM Syariah Unit Bukit Tinggi dengan jabatan yang lebih rendah yaitu sebagai ADM Keuangan dengan alasan ULaMM Syariah Unit Bukit Tinggi merupakan salah satu unit yang sulit berkembang, meskipun berada di daerah yang strategis namun disana kebanyakan nasabah yang memiliki kebiasaan buruk, seperti nasabah yang ingin melakukan pembiayaan dengan menggunakan KTP Palsu atau yang mempunyai dua KTP. Selanjutnya Hengki Ronaldi yaitu mutasi promosi dengan jabatan yang lebih tinggi yaitu di pindahkan tugaskan ke Kantor Cabang. (Pimpinan Unit lama [Hengki Ronaldi], wawancara riset, 11 Mei 2020).
Sedangkan menurut teori jenis-jenis mutasi adalah pertama
Production transfer yaitu mengalihtugaskan karyawan dari satu bagian
ke bagian lain secara horizontal, karena pada bagian lain itu kekurangan tenaga kerja, sedang pada bagian itu produksi akan ditingkatkan. Kedua,
Replacement Transfer yaitu mengalih tugaskan karyawan yang sudah
lama dinasnya ke jabatan lain secara horizontal untuk menggantikan karyawan yang masa dinasnya sedikit atau diberhentikan. Hal ini terjadi karena aktivitas perusahaan diperkecil sehingga sebagian karyawan harus diberhentikan dan hanya karyawan yang mempunyai masa dinas yang lama tetap dipekerjakan.(Hasibuan, 2013, hal. 117-119). Ketiga,
Versatilty Transfer yaitumutasi dari jabatan yang satu ke jabatan yang
lain untuk menambah pengetahuan pegawai yang bersangkutan. (Nurjaman, 2014: 333). Keempat, Shift Transfer yaitu mutasi dalam jabatan yang sama, tetapi berbeda shift, misalnya shift A (malam) dan
shift B (siang). Kelima, Remedial Transfer yaitu mutasi pegawai ke
bagian mana saja, dengan tujuan untuk memupuk atau memperbaiki kerja sama antar pegawai. (Nurjaman, 2014: 333)
Jadi, yang dimaksud dengan mutasi, promosi, rotasi, dan demosi adalah suatu hal mempunyai pengertian yang berbeda. Yakni, mutasi adalah proses pemindahan pimpinan atau karyawan yang meliputi tempat dengan jabatan yang sama. Promosi adalah perpindahan jabatan ke yang lebih tinggi dari sebelumnya dengan tanggung jawab dan gaji yang lebih besar, promosi dapat terjadi dalam kantor yang sama atau ke kantor unit atau cabang yang lain. Rotasi adalah proses pemutaran pimpinan atau karyawan dengan jabatan yang sama, baik dalam satu unit maupun antar unit atau kantor cabang yang ada. Sedangkan demosi adalah proses penurunan jabatan ke level yang lebih rendah, baik dalam satu unit atau antar unit.
C. Dampak Mutasi Pimpinan Terhadap Kegiatan Operasional Pada