Teori Efficient Market Hypothesis
III. METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research (penelitian eksplanatori). Menurut Singarimbun dan Efendi yang dikutip oleh Kodrat & Herdinata (2009: 155) penelitian eksplanatori adalah suatu penelitian yang dilakukan dengan maksud untuk memberikan penjelasan kausal atau hubungan antara variabel-variabel penelitian yang disertai dengan langkah pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data melalui pengujian hipotesis yang telah dirumuskan. Dalam penelitian ini akan menguji efisiensi pasar setengah kuat melalui pengumuman inisiasi dividen yang dilakukan oleh perusahaan yang
listing (terdaftar)di Bursa Efek Indonesia pada periode 2015.
3.2 Populasi
Populasi yaitu sekelompok orang, kejadian atau gejala sesuatu yang mempunyai karakterisitik tertentu. Anggota populasi disebut dengan elemen populasi. Masalah populasi timbul terutama pada penelitian opini yang menggunakan metode survei sebagai teknik pengumpulan data (Priadana & Muis, 2009: 103). Sedangkan menurut Sugiyono (2013: 115) populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu
yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Jadi populasi bukan hanya orang, tetapi juga obyek dan benda-benda alam yang lain.
Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek atau subyek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik/sifat yang dimiliki oleh subyek atau obyek itu. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan pengumuman dividen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari Januari sampai dengan Oktober 2015. Perusahaan yang melakukan pengumuman inisiasi dividen pada tahun 2015 tercatat 100 perusahaan.
3.3 Sampel
Menurut Priadana & Muis (2009:103) penelitian dapat meneliti seluruh elemen populasi (disebut dengan sensus) atau meneliti sebagian dari elemen-elemen populasi (disebut dengan penelitian sampel). Sedangkan menurut Sugiyono (2013:116) sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu. Maka dari itu yang akan dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan dapat diberlakukan untuk populasi. Untuk itu sampel yang diambil dari populasi harus benar-benar
representative (mewakili). Untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian terdapat berbagai teknik sampling yang digunakan.
51
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik non probability sampling, yaitu semua elemen dalam populasi tidak memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel. Kesimpulan dari teknik ini tidak dapat digeneraliasi. Salah satu teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yang termasuk dalam teknik non probability sampling adalah metode purposive sampling, yaitu sampel yang memiliki tujuan untuk memahami informasi tertentu pada sumber tertentu. Pemilihan sampel yang digunakan yaitu sampel judgment yang memilih anggota-anggota sampel yang sesuai dengan beberapa kriteria tertentu atas dasar catatan yang lalu atau tujuan penelitian yang ingin dicapai (Wijaya, 2013: 28). Kriteria yang dijadikan untuk penentuan sampel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Perusahaan yang masih terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang mengumumkan inisiasi dividen selama periode penelitian tahun 2015. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya bias yang disebabkan oleh perbedaan umur perusahaan selama menjadi perusahaan publik.
2. Perusahaan yang hanya melakukan cash dividend dan tidak melakukan kebijakan lainnya seperti warrant, right issue, stock split, stock dividend, dan pengumuman lainnya.
3. Perusahaan yang datanya tersedia secara lengkap untuk kebutuhan analisis.
Dengan menggunakan metode Purposive Sampling, maka dari populasi perusahaan yang ada di Bursa Efek Indonesia sebanyak 100 perusahaan yang dapat dikategorikan menjadi sampel sebanyak 59 perusahaan. Berdasarkan kriteria tersebut, maka perusahaan di Bursa Efek Indonesia periode 2015 yang memenuhi kriteria sebagai sampel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Tabel 3.1 Daftar sampel Perusahaan
No Kode Nama Perusahaan Tanggal Cash
Dividen Rasio
1 AALI Astra Agro Lestari Tbk. 15 Mei 2015 1 : 4
2 ANJT Austindo Nusantara Jaya Tbk. 24 Juli 2015 1 : 3
3 JAWA Jaya Agra Wattie Tbk. 25 Juni 2015 1 : 1
4 SGRO Sampoerna Agro Tbk. 03 Juli 2015 1 : 3
5 SIMP Salim Ivomas Pratama Tbk. 05 Juni 2015 1 : 1
6 SMAR Smart Tbk. 10 Juli 2015 1 : 1
7 SSMS Sawit Sumbermas Sarana Tbk. 21 Mei 2015 1 : 2
8 MPMX Mitra Pinasthika Mustika Tbk. 24 Juni 2015 1: 7
9 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk. 11 Juni 2015 1 : 2
10 ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. 09 Juni 2015 1 : 2
11 DLTA Delta Djakarta Tbk. 15 Juli 2015 1 : 60
12 BIPI Benakat Integra Tbk. 30 Januari 2015 1 : 1
13 MEDC Medco Energi Internasional Tbk. 22 Mei 2015 1 : 1
14 RUIS Radiant Utama Interinsco Tbk. 31 Juli 2015 1 : 1
15 BTON Betonjaya Manunggal Tbk. 13 Juli 2015 1 : 2
16 NELY Pelayanan Nelly Dwi Putri Tbk. 23 Juli 2015 1 : 3
17 HEXA Hexindo Adiperkasa Tbk. 21 Oktober 2015 1 : 11
18 SQBB Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk. 19 Juni 2015 1 : 60
19 SIDO Industri Jamu dan Farmasi
Sido Muncul Tbk. 12 Juni 2015 1 : 2
20 MERK Merck Tbk. 05 Mei 2015 1 : 65
21 KAEF Kimia Farma Tbk. 08 Mei 2015 1 : 8
22 BIRD Blue Bird Tbk. 08 Juli 2015 1 : 42
23 UNIC Unggul Indah Cahaya Tbk. 10 Juli 2015 1 : 6
24 DPNS Duta Pertiwi Nusantara Tbk. 24 Juli 2015 1 : 1
25 TRIS Trisula International Tbk. 22 Mei 2015 1 : 9
26 SRIL Sri Rejeki Isman Tbk. 31 Juli 2015 1 : 5
27 RICY Ricky Putra Globalindo Tbk. 10 Juli 2015 1 : 4
28 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. 29 Juli 2015 1 : 2
29 FASW Fajar Surya Wisesa Tbk. 19 Juni 2015 1 : 1
30 DAJK Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk. 09 Juli 2015 1 : 7
31 INTP Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. 17 Juni 2015 1 : 13
32 SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk. 20 Mei 2015 1 : 3
33 WTON Wijaya Karya Beton Tbk. 05 Mei 2015 1 : 1
34 BISI Bisi International Tbk. 26 Juni 2015 1 : 2
35 BJTM Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur Tbk. 08 Mei 2015 1 : 4
36 BJBR Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk. 30 April 2015 1 : 7
37 BNBA Bank Bumi Arta Tbk. 15 Juli 2015 1 : 5
53
Tabel 3.1 Lanjutan
39 LPGI Lippo General Insurance Tbk. 25 Juni 2015 1 : 1
40 GGRM Gudang Garam Tbk. 30 Juli 2015 1 : 8
41 WIIM Wismilak Inti Makmur Tbk. 19 Juni 2015 1 : 1
42 MFMI Multifiling Mitra Indonesia Tbk. 01 Juli 2015 1 : 1
43 UNVR Unilever Indonesia Tbk. 07 Juli 2015 1 : 41
44 CTRP Ciputra Property Tbk. 28 Juli 2015 1 : 6
45 PLIN Plaza Indonesia Realthy Tbk. 07 Mei 2015 1 : 70
46 PTPP PP (Persero) Tbk. 18 Juni 2015 1 : 21
47 ACST Acset Indonusa Tbk. 04 Mei 2015 1 : 42
48 NRCA Nusa Raya Cipta Tbk. 26 Mei 2015 1 : 30
49 JSMR Jasa Marga (Persero) Tbk. 17 April 2015 1 : 72
50 MLPT Multipolar Technology Tbk. 29 Juni 2015 1 : 5
51 SMCB Holcim Indonesia Tbk. 19 Juni 2015 1 : 3
52 PTBA Tambang Batubara Bukit Asam (Persero)
Tbk. 30 April 2015 1 : 3
53 BBMD Bank Mestika Dharma Tbk. 19 Juni 2015 1 : 1
54 BMAS Bank Maspion Indonesia Tbk. 31 Juli 2015 1 : 3
55 ASDM Asuransi Dayin Mitra Tbk. 15 Juli 2015 1 : 6
56 MNCN Media Nusantara Citra Tbk. 17 Juni 2015 1 : 6
57 EMTK Elang Mahkota Teknologi Tbk. 22 Mei 2015 1 : 3
58 MDIA Intermedia Capital Tbk. 21 Mei 2015 1 : 1
59 CINT Chitose Internasional Tbk. 22 Mei 2015 1 : 6
Sumber: www.sahamok.com, www.duniainvestasi.co.id (data diolah, 2016) 3.4 Jenis dan Sumber Data
Penelitian ini menggunakan data yang berupa data sekunder. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber yang menerbitkan dan bersifat siap pakai. Data sekunder mampu memberikan informasi dalam pengambilan keputusan meskipun dapat diolah lebih lanjut (Wijaya, 2013: 19). Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari internet dan studi pustaka pada jurnal, buku, artikel, skripsi dan tesis yang berhubungan dengan penelitian. Data sekunder yang dikumpulkan berupa harga saham penutupan harian (closing price) perusahaan sampel pada tahun 2015.