3. Logo Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara
2.4 Job Description
Adapun uraian tugas dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara adalah sebagai berikut :
1. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara mempunyai beberapa urusan kewaajiban yang harus dijalankan, yaitu :
a. Penyelenggaraan merumuskan kebijakan-kebijakan dalam bagian sekretariat, penyediaan sarana dan prasarana, proteksi dan menata hasil perkebunan, pengadaan benih unggul, mengelola tanah dan melindungi hasil perkebunan.
b. Penyelenggaraan susunan rancangan kegiatan yang berorientasi ke depan dalam bidang sekretariat, sarana dan prasarana, menghasilkan produk dan mengembangkan, mengelola bidang penanaman dan perlindungan hasil perkebunan.
c. Penyelenggaraan dalam hal menata sekretariat yang mencakup rancangan perencanaan kedepan sistem akuntansi dan informasi publik, perihal keuangan dan pegawai.
d. Penyelenggaraan dalam hal menata sarana dan prasarana yang mencakup lembaga dan demonstrasi kegiatan ke masyarakat, pemupukan, peralatan serta pemberian modal dan penanaman modal.
e. Menyelenggarakan penataan hasil tanaman dan mengembangkan seperti optimalisasi dan pengembangan, pembudidayaan tanaman musiman dan rempah serta budidaya tanaman tahunan dan penyegar.
f. Menyelenggarakan tatanan olahan dan pemasaran seperti pembinaan usaha, pasca panen dan tata cara mengolahan hasil serta pemasaran hasil.
g. Menyelenggarakan tatanan proteksi dan hasil perkebunan mencakup observasi dan pengendali organisme pengganggu tanaman, kerusakan dan pengawasan serta tatanan sumber daya.
h. Menyelenggarakan tatanan layanan teknis perbenihan, mengelola lahan dan perlindungan tanaman.
i. Menyelenggarakan pengawasan di bidang prasarana dan sarana, memproduksi dan mengembangankan, pengelolaan dan pemasaran, mellindungi dan menata sumber daya serta teknis perbenihan, pengelolaan lahan dan proteksi tanaman.
j. Menyelenggarakan pembinaan di bidang prasarana dan sarana, produksi dan pengembangan, pengolahan dan pemasaran, perlindungan dan penataan sumber daya serta teknis perbenihan, pengelolaan lahan dan proteksi tanaman.
k. Menyelenggarakan pengendalian dan penanggulangan di bidang prasarana dan sarana, produksi dan pengembangan, pengolahan dan pemasaran, perlindungan dan penataan sumber daya serta teknis perbenihan, pengelolaan lahan dan proteksi tanaman.
l. Menyelenggarakan di bidang prasarana dan sarana, produksi dan pengembangan, pengolahan dan pemasaran, perlindungan dan penataan sumber daya serta teknis perbenihan, pengelolaan lahan dan proteksi tanaman.
m. Menyelenggarakan dalam hal merekomendasikan sistem kebun.
n. Menyelenggarakan observasi dan perbaikan kembali hasil perkebunan.
Kepala Dinas Perkebunan dalam melaksankan tugasnya dibantu oleh:
a. Kesekretariatan
b. Prasarana dan Sarana
c. Produksi dan Pengembangan
d. Pengolahan dan Pemasaran
e. Proteksi dan Penataan Sumber Daya
f. Unit Pelaksana Teknis Perbenihan;
g. Unit Pelaksana Teknis Benih Induk Tanaman Perkebunan;
h. Unit Pelaksana Teknis Proteksi Tanaman;
i. Kelompok Jabatan Fungsional.
2. Sekretaris mempunyai uraian tugas :
a. penyelenggaraan susunan dan menyempurnakan standar pelaksanaan administrasi umum, pegawai, mengelola keuangan dan rencana kegiatan kedepan, akuntabilitas dan informasi publik;
b. penyelenggaraan administrasi umum, pegawai, mengelola keuangan danrencana kegiatan kedepan, akuntabilitas dan informasi publik, berdasarkan ketentuan yang telah diputuskan;
c. penyelenggaraandalam hal membina kelembagaan dan ketatalaksanaan;
d. menyelenggarakan pengoordinasian, penyusunan rencana anggaran pendapatan, belanja rutin dan belanja publik sesuai ketentuan peraturan perundangundangan dan standar yang ditetapkan;
e. menyelenggarakan pengoordinasian, penyusunan rencana pembangunan jangka menengah dan tahunan dinas, sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
f. menyelenggarakan pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Dinas, sesuai standar yang ditetapkan.
Sekretaris dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Sub Bagian Keuangan, dan Sub Bagian Program, Akuntabilitas dan Informasi Publik.
3. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana mempunyai uraian tugas :
a. menyelenggarakan penyusunan kebijakan di Bidang Prasarana dan Sarana;
b. menyelenggarakan penyediaan dukungan prasarana dan sarana;
c. menyelenggarakan pemberian fasilitasi penumbuhan, pengembangan kelembagaan dan penyuluhan forum masyarakat bagi pelaku usaha perkebunan;
d. menyelenggarakan penyediaan dan pengawasan peredaran pupuk, alat dan mesin perkebunan;
e. menyelenggarakan pemberian bimbingan dan pembinaan pembiayaan dan investasi di bidang perkebunan;
f. menyelenggarakan penyediaan fasilitasi pembiayaan dan investasi di bidang perkebunan.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Kepala Seksi Kelembagaan dan Penyuluhan, Seksi Pupuk, Alat, dan Mesin, serta Seksi Pembiayaan dan Investasi.
4. Kepala Bidang Produksi dan Pengembangan mempunyai uraian tugas : a. menyelenggarakan penyusunan kebijakan di bidang optimasi pengembangan
perkebunan, budidaya tanaman semusim dan rempah serta budidaya tanaman tahunan dan penyegar;
b. menyelenggarakan penyediaan dan pengawasan di bidang optimasi dan pengembangan perkebunan, budidaya tanaman semusim dan rempah serta budidaya tanaman tahunan dan penyegar;
c. menyelenggarakan pemberian bimbingan di bidang optimasi dan pengembangan perkebunan, budidaya tanaman semusim dan rempah serta budidaya tanaman tahunan dan penyegar;
d. menyelenggarakan pemberian fasilitasi di bidang optimasi dan pengembangan perkebunan, budidaya tanaman semusim dan rempah serta budidaya tanaman tahunan dan penyegar;
e. menyelenggarakan pemantauan dan evaluasi di bidang optimasi dan pengembangan perkebunan, budidaya tanaman semusim dan rempah serta budidaya tanaman tahunan dan penyegar.
Untuk melaksanakan tugas Kepala Bidang Produksi dan Pengembangan dibantu oleh Kepala Seksi Optimasi dan Pengembangan, Seksi Budidaya Tanaman Semusim dan Rempah, serta Seksi Budidaya Tanaman Tahunan dan Penyegar.
5. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran mempunyai uraian tugas:
a. menyelenggarakan penyusunan kebijakan di bidang pembinaan usaha, pasca panen, pengolahan hasil, promosi dan pemasaran hasil;
b. menyelenggarakan penyediaan dukungan pembinaan usaha, pasca panen, pengolahan hasil, promosi dan pemasaran hasil;
c. menyelenggarakan pengembangan dan fasilitasi usaha perkebunan, pasca panen, pengolahan hasil, promosi dan pemasaran hasil;
d. menyelenggarakan pengawasan usaha perkebunan, pasca panen, pengolahan hasil, promosi dan pemasaran hasil;
e. menyelenggarakan pemantauan dan evaluasi di bidang pembinaan usaha, pasca panen, pengolahan hasil, promosi dan pemasaran hasil;
f. menyelenggarakan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas sesuai, dengan tugas dan fungsinya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran dalam melaksankan tugasnya dibantu oleh Kepala Seksi Pembinaan Usaha, Seksi Pasca Panen dan Pengolahan Hasil, serta Seksi Promosi dan Pemasaran Hasil.
6. Kepala Bidang Perlindungan dan Penataan Sumber Daya mempunyai uraian tugas:
a. menyelenggarakan penyusunan kebijakan di bidang pengamatan dan pengendalian organisme pengganggu tanaman, gangguan usaha dan konservasi serta penataan sumber daya;
b. menyelenggarakan penyediaan dukungan pengamatan dan pengendalian organisme pengganggu tanaman, gangguan usaha dan konservasi serta penataan sumber daya;
c. menyelenggarakan pengembangan mekanisme, tata kerja, teknologi dan metode perlindungan dan penataan sumber daya;
d. menyelenggarakan pengumpulan, pengolahan, pengemasan dan penyebaran materi perlindungan dan penataan sumber daya;
e. menyelenggarakan pengelolaan pengamatan dan pengendalian perlindungan dan penataan sumber daya;
f. menyelenggarakan pengembangan potensi, pengamatan dan pengendalian perlindungan dan penataan sumber daya.
Kepala Bidang Perlindungan dan Penataan Sumber Daya dalam melaksakan tugasnya dibantu oleh Kepala Seksi Pengamatan dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman, Seksi Gangguan Usaha dan Konservasi, serta Seksi Penataan Sumber Daya.
7. Kepala UPT Perbenihan mempunyai uraian tugas :
a. menyelenggarakan penyusunan kebijakan dan program pelaksana teknis perbenihan di bidang perkebunan;
b. menyelenggarakan penyusunan penerapan pedoman teknis perbenihan perkebunan;
c. menyelenggarakan pelaksanaan teknis perbenihan perkebunan dan pengembangan mekanisme, tata kerja dan metode teknis perbenihan perkebunan;
d. menyelenggarakan sertifikasi benih tanaman perkebunan;
e. menyelenggarakan pengujian mutu dan pengembangan benih/kebun sumber benih tanaman perkebunan;
f. menyelenggarakan pengumpulan, pengolahan, pengemasan dan penyebaran materi teknis perbenihan bagi pelaku usaha perbenihan perkebunan.
Kepala UPT Perbenihan dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Kepala Sub Bagian Umum Tata Usaha, Seksi Pelayanan Teknis Perbenihan, dan Seksi Pengembangan Usaha Perbenihan.
8. Kepala UPT Benih Induk Tanaman Perkebunan mempunyai uraian tugas:
a. menyelenggarakan dan penyusunan kebijakan dan program pelaksana teknis di UPT Benih Induk Tanaman Perkebunan;
b. menyelenggarakan pengumpulan, pengolahan, pengemasan dan penyebaran materi teknis pembenihan bagi pelaku usaha perkebunan;
c. menyelenggarakan penyediaan benih tanaman perkebunan;
d. menyelenggarakan rencana penyaluran benih sesuai aturan dan petunjuk serta arahan Kepala Dinas;
e. menyelenggarakan pengelolaan administrasi dan pengelolaan barang daerah yang ada pada UPT Benih Induk Tanaman Perkebunan;
f. menyelenggarakan pelaporan dan pertanggungjawaban UPT Benih Induk Tanaman Perkebunan;
g. menyelenggarakan pengelolaan kebun produksi Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara.
Kepala UPT Benih Induk Tanaman Perkebunan dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Kepala Sub Bagian Umum Tata Usaha, Seksi Pengelolaan Produksi, dan Seksi Pelayanan Teknis.
9. Kepala UPT Proteksi Tanaman mempunyai uraian tugas:
a. menyelenggarakan penyusunan kebijakan dan program Unit Pelaksana Teknis Proteksi Tanaman;
b. menyelenggarakan pelaksanaan teknis dan mekanisme tata kerja pelayanan teknis proteksi dan pengembangan proteksi;
c. menyelenggarakan pelaksanaan, penyediaan dan penerapan dukungan pelayanan teknis proteksi dan pengembangan proteksi;
d. menyelenggarakan fasilitasi pelayanan teknis proteksi dan pengembangan proteksi;
e. menyelenggarakan peningkatan pelayanan teknis proteksi dan pengembangan proteksi;
f. menyelenggarakan pelaksanaan penyebarluasan informasi teknologi proteksi tanaman;
g. menyelenggarakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pelayanan teknis proteksi dan pengembangan proteksi;
Kepala UPT Proteksi Tanaman dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Kepala Sub Bagian Umum Tata Usaha, Seksi Pelayanan Teknis Proteksi, dan Seksi Pegembangan Proteksi.
10. Pada Dinas Perkebunan, terdapat kelompok yang besifat fungsional dengan rincian urusan sebagai berikut :
a. Pembantuan dan pelaksanaan beberapa keajiban dan fungsi kedinasan berdasarkan keahlian setiap bidang.
b. Kelompok yang bersifat fungsional terdapat beberapa tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan sesuai dengan ketetapan peraturan perundang-undangan.
c. Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.
BAB III
PEMBAHASAN