• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lean merupakan salah satu pendekatan yang menarik untuk dijadikan sebagai langkah perbaikan, dan tidak sedikit para peneliti yang memilih topik lean untuk diimplementasikan di beberapa kasus permasalahan. Dalam penelitian ini, telah dikaji terlebih dahulu penelitian sebelumnya yang terkait dan masih berhubungan dengan penelitian yang akan dilakukan. Beberapa penelitian tersebut berupa jurnal dan tugas akhir, yang mana topik penelitiannya membahas tentang Lean Manufacture yang diintegrasikan dengan pemodelan simulasi dan beberapa metode terkait pendekatan lean. Dalam penelitian K. H. Al-Khafaji, M. R. Al-Rufaifi (2012) Penelitian tersebut bertujuan untuk mempelajari efek dari pergantian produksi tipe tradisional ke penerapan Teknik modern untuk meningkatkan aliran produksi dan pemenuhan peermintaan dengan mengurangi line intersection dengan penggunaan optimal fasilitas yang ada. Hasil yang dicapai penelitian tersebut menunjukkan bahwa model usulan yang menerapkan konsep lean production membuktikan bahwa model tersebut dapat mengurangi WIP dengan persentase 52%.

Pada penelitian Dyah Lintang Trenggonowati (2016) menggunakan pendekatan simulasi untuk mengatasi permasalahan terkait ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan konsumen. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini

yaitu dilakukan penambahan 1 mesin cutting plasma, 2 operator marking, 1 drilling, dan 1 grinding dengan nilai rata-rata output optimal yang dihasilkan sebesar 9290.8 unit.

Selain itu, pada penelitian Evi Febianti, Bobby Kurniawan, Ian Alviansyah (2017) juga menggunakan pendekatan simulasi untuk membandingkan nilai PCE dan mereduksi aktivitas yang tidak menngoptimalkan produksi, dan merancang simulasi untuk perbandingan output antara kondisi eksisting dan usulan. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan lean manufacturing, VALSAT, dan Big Picture Mapping. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa diperoleh waste tertinggi yaitu waiting sebesar 24%, dengan total lead time proses produksi 906,9 jam. Model usulan simula s i menunjukkan nilai PCE mengalami peningkatan waktu produksi dari 76,11% menjadi 81,19%, dan scenario usulan yang terpilih adalah model 1 yang dapat mengoptima lka n output dari 44 unit menjadi 47 unit.

Stadnicka & Antonelli (2015) melakukan penelitian dengan pendekatan Value Stream Analysis untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi pemborosan, serta computer simulations untuk memperhitungkan semua hasil dari VSM dan menganalisis data mengenai proses pembuatan sleeve dari hasil VSA. Hasil dari penelitian ini yaitu terjadi peningkatan tingkat utilitas dari kondisi current state map dari 36.61% pada PIS dan 36.33% pada PES menjadi 71.84% pada kondisi future state map. Omogbai & Salonit is (2016) juga melakukan penelitian dengan pendekatan lean manufacturing dan pemodelan Discrete Event Simulation, dimana hasil yang dicapai yaitu terjadi peningkata n performansi kualitas dari parameter scrap yang berkurang sebesar 178%, adanya peningkatan performansi setup dan produksi just in time sebesar 50%, peningkatan suplai just in time dan efisiensi operator sebesar 50%, dan adanya peningkatan utilitas mesin sebesar 20%.

Amr Mahfouz, John Crowe, dan Amr Arisha (2011) juga melakukan penelit ia n dengan menggunakan VSM dan pendekatan simulasi, dimana bertujuan untuk Untuk mengembangkan kerangka kerja dengan menggunakan simulasi dan pemodelan sebagai lapisan terpadu antara peta arus nilai saat ini dan yang akan datang. Penelitian ini menekankan potensi penggunaan teknologi simulasi dalam penerapan praktek lean, dan menunjukkan bagaimana simulasi dapat bertindak sebagai lapisan katalis dalam pemetaan value stream untuk memberikan keadaan masa depan yang lebih akurat saat

proses implementasi lean dilakukan. Dengan menggunakan TDC sebagai studi kasus terapan, makalah ini menyajikan kerangka kerja yang menggunakan simulasi kejadian diskrit sebagai lapisan integratif antara pemetaan arus nilai saat ini dan yang akan datang untuk manajemen lean. Kerangka ini menjelaskan aktivitas nilai dan aktivitas non-nila i saat ini di perusahaan dan melalui simulasi telah menyoroti kegiatan yang harus digunakan saat mengembangkan peta negara di masa depan.

Pada penelitian Wei Xia dan Jiwen Sun (2013) bertujuan untuk mendeskrips ika n sebuah karakteristik dari penerapan VSM yang didukung dengan pemodelan DES untuk mendedikasikan proses manufaktur tubular. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu sebuah model komprehensif untuk proses manufaktur tubular, dan beberapa scenario yang dirancang untuk mendapatkan kondisi future state yang optimal.

Berikut Tabel 2. 8 merupakan perbandingan dari penelitian-penelitian sebelumnya dengan penelitian yang akan dilakukan.

Tabel 2. 8 Komparasi Penelitian

No Peneliti Tujuan Penelitian Metode

1. K. H. Al-Khafaji, M. R. Al-Rufaifi

Mempelajari efek dari pergantia n produksi tipe tradisional ke penerapan Teknik modern untuk meningkatkan aliran produksi dan pemenuhan peermintaan dengan mengurangi line intersection dengan penggunaan optimal fasilitas yang ada.

Value Stream Mapping, Pemodelan Simulasi (ARENA) 2. Evi Febianti, Bobby Kurniawan, Ian Alviansyah

Membandingkan nilai PCE dan mereduksi aktivitas yang tidak menngoptimalkan produksi, dan merancang simulasi untuk perbandingan output antara kondisi eksisting dan usulan

Lean Manufacturing, Identifikasi 7 Wastes, VALSAT, Simulas i, Big Picture Mapping

No Peneliti Tujuan Penelitian Metode 3. Amr Mahfouz,

John Crowe, Amr Arisha

Untuk mengembangkan kerangka

kerja dengan menggunaka n

simulasi dan pemodelan sebagai lapisan terpadu antara peta arus nilai saat ini dan yang akan datang.

Value Stream Mapping, Simulasi

4. Wei Xia, Jiwen Sun

Mendeskripsikan sebuah karakteristik dari penerapan VSM yang didukung dengan pemodelan DES untuk mendedikasikan proses manufaktur tubular Value Stream Mapping, Discrete Event Simulation 5. Stadnicka & Antonelli Mengidentifikasi dan mengeliminasi pemborosan yang terjadi pada proses produksi sleeve, dan memperhitungka n semua hasil dari VSM dan menganalisis data mengena i proses pembuatan sleeve dari hasil VSA dengan pendekatan computer simulation. Value Stream Mapping, Computer Simulations 6. Omogbai & Salonitis

Penelitian ini untuk mengembangkan pendekatan yang objektif dan kuantitatif untuk memprediksi kemungk ina n dampak perbaikan dalam praktik lean, dan salah satu cara untuk mencapai hal ini adalah melalui pemodelan discrete event simulation (DES) Lean manufacturing dan pemodelan Discrete Event Simulation 7. Dyah Lintang Trenggonowati

Untuk mengatasi permasalaha n terkait ketidakmamp ua n

Simulasi dengan sotware Promodel

No Peneliti Tujuan Penelitian Metode perusahaan dalam memenuhi

permintaan konsumen .8. Catur Endah

Sulistiyoningrum

Menganalisis pemborosan yang dominan terjadi dan meningka tka n efisiensi proses produksi melalui pendekatan kosnep lean dan pemodelan DES Value Stream Mapping, Waste Assesment Model, VALSAT, Discrete Event Simulation

Berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini akan merancang lean production pada suatu proses produksi dengan pendekatan value stream analysis tools untuk mengetahui secara detail pemborosan apa yang dominan terjadi di sepanjang aliran proses produksi. Pada lingkup VALSAT ini, juga digunakan beberapa alat lain seperti value stream mapping untuk memetakan alur proses produksi serta mengetahui penempatan perbaikan yang akan dilakukan. Penelit ia n ini juga menggunakan pendekatan pemodelan Discrete Event Simulation (DES) untuk mengetahui kondisi awal dari sistem nyata serta dampak yang diberikan oleh usulan perbaikan sebelum diterapkan pada sistem nyatanya.

BAB III

METODE PENELITIAN