2.2 Konsep………..………..8 2.2.1 Aksara Cina………..8 2.2.1.1 Komponen………8 2.2.1.2 Radikal………..9 2.2.1.3 Komponen Perbedaan antara Komponen dan Radikal…….9 2.3 Landasan Teori……….………..10 2.3.1 Teori Aksara Cina………10 2.3.1.1 Aksara Cina berdasarkan bentuk atau struktur benda………10 2.3.1.2 Aksara Cina berdasarkan abstrak………...11
2.3.1.3 Aksara Cina berdasarkan 2 atau lebih aksara yang membentuk satu kata………..11 2.3.1.4 Aksara Cina berdasarkan pembentukan bentuk dan bunyi…12 BAB III METODE PENELITIAN………...13 3.1 Metode Kuantitatif………...13 3.2 Metode Kualitatif……….13 3.3 Teknik Pengumpulan Data……….……….14 3.4 Teknik Analisis Data………14 3.5 Data dan Sumber Data………19 BAB IV PEMBAHASAN………..20 4.1 Hasil Penelitian………20 4.2 Analisis Bentuk Bushou Huruf Tunggal Aksara Cina dalam
Tabel Tingkat Dasar Huruf HSK………..21 4.2.1 Huruf tunggal dalam tingkat dasar HSK sebagai bushou………22 4.2.2 Huruf tunggal goresan dalam tingkat dasar HSK sebagai bushou23 4.3 Analisis Bentuk Radikal Huruf Ganda Aksara Cina dalam
Tabel Tingkat Dasar Huruf HSK………..25 BAB V PENUTUP………..33 5.1 Kesimpulan………...35 5.2 Saran………..35 DAFTAR PUSTAKA………...36 LAMPIRAN
2.3.1.3 Aksara Cina berdasarkan 2 atau lebih aksara yang membentuk satu kata………..11 2.3.1.4 Aksara Cina berdasarkan pembentukan bentuk dan bunyi…12
BAB III METODE PENELITIAN………...13
3.1 Metode Kuantitatif………...13 3.2 Metode Kualitatif……….13 3.3 Teknik Pengumpulan Data……….……….14 3.4 Teknik Analisis Data………14 3.5 Data dan Sumber Data………19
BAB IV PEMBAHASAN………..20 4.1 Hasil Penelitian………20 4.2 Analisis Bentuk Bushou Huruf Tunggal Aksara Cina dalam
Tabel Tingkat Dasar Huruf HSK………..21 4.2.1 Huruf tunggal dalam tingkat dasar HSK sebagai bushou………22 4.2.2 Huruf tunggal goresan dalam tingkat dasar HSK sebagai bushou23 4.3 Analisis Bentuk Radikal Huruf Ganda Aksara Cina dalam
Tabel Tingkat Dasar Huruf HSK………..25
BAB V PENUTUP………..33
5.1 Kesimpulan………...35 5.2 Saran………..35
DAFTAR PUSTAKA………...36
ABSTRACT
Chinese letter is different with Indonesian letter and English letter, because Chinese letter is more difficult to be learn by foreign student and this letter also has a unique characteristic to declare the meaning. First, Writer to use analyse kuantitatif and kualitatif method to pass (HSK level table) at basic word radical Chinese letter take some radical from the HSK basic level which is often use to be analysis. In order that foreign student has a good concept about Chinese letter and also understand some rules about radical Chinese letter. The writer also hope that this research can help foreign students easily understand how to search word in dictionary or in understanding the meaning of chinese characteristic itself.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri.(KBBI;2001, 88)
Bahasa, khususnya bahasa Mandarin sudah semakin diminati oleh berbagai kalangan terbukti dengan banyaknya warga negara asing yang belajar bahasa Mandarin, termasuk diantaranya warga Indonesia sendiri.
Mempelajari bahasa Mandarin (zhong wen) tidak bisa terlepas dari penulisan huruf/aksaranya .Contohnya: Dalam bahasa mandarin kata: 你好!( ni
hao!) menyatakan apa kabar?. Dalam penulisan aksara Cina, bushou(Bushou)
telah ditetapkan dan diakui secara Internasional.
Bushou(Bushou) merupakan bagian yang paling dasar dalam pembentukan aksara Cina(hanzi). Sisi bagian kiri kanan, atas bawah aksara Cina dinamakan bushou(Bushou). Aksara tunggal terbentuk dari satu Bushou(bushou), sedangkan Bushou ganda terdiri dari dua atau lebih Bushou(bushou).
Bushou(Bushou) terbentuk dari pianpang(komponen) aksara. Bushou(Bushou) ada yang dapat berdiri sendiri. Contohnya: “ 日(ri)=matahari,
山(shan)=gunung,石(shi)=batu ”,月(yue)=bulan, dan lain-lain. Ada pula
bushou(Bushou) yang tidak dapat membentuk aksara Cina. Misalnya : “ 冖(tu
gai tou), 疒(bing zi tou), 宀( bao gai tou)” , 彡(san pier),dan lain-lain.
Dengan menguasai bentuk Bushounya maka akan lebih mudah mengenal ciri khas/karakteristik, struktur serta memahami arti dan cara baca aksara (tulisan Cina) sehingga lebih mudah pula untuk dikenal. Misalnya: aksara“铜”(tong)
artinya tembaga merupakan klasifikasi dari emas. Aksara terbentuk dari gabungan Bushou “金(jin)” yang artinya emas, dan Bushou yang lain “同 (tong)” yang
menyatakan bunyinya.
Ujian HSK(Hanyu Shuiping Kaoshi) merupakan ujian yang diberikan oleh pemerintah Cina (Tiongkok) kepada pelajar asing yang ingin belajar atau mendalami bahasa Mandarin, ujian ini berguna untuk menguji kemampuan para pelajar asing dalam berbahasa Mandarin. Ujian ini terdiri dari 3 tingkatan yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan kemampuan masing-masing siswa, yaitu: Tingkat Dasar, Terampil, dan Mahir. Penulis menganalisis Bushou aksara Cina tersebut dalam tabel tingkatan huruf pada HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi). Penelitian ini tentang penggunaan Bushou pada aksara Cina yang sering kali menjadi satu penghalang (penghambat) bagi orang awam yang ingin mempelajari bahasa mandarin, khususnya bagi para pemula atau para pelajar yang baru mempelajari bahasa mandarin. Penggunaan Bushou juga dapat menyulitkan seseorang dalam pencarian aksara Cina dalam kamus-kamus Cina. Bagi orang
awam yang tidak mengenal Bushou dalam bahasa Mandarin juga sangat sulit untuk mengetahui makna aksara tersebut.
Berdasarkan hal tersebut, penulis melalui penelitian ini untuk mencoba memberi solusi dari kesulitan/permasalahan pelajar asing, khususnya pelajar Indonesia dalam penulisan Bushou maupun pengenalan Bushou aksara Cina, dan juga dapat membantu para pelajar lebih cepat menemukan aksara maupun makna aksara yang diinginkan dalam kamus bahasa Mandarin. Dengan ini penulis mencoba menganalisis Bushou aksara Cina dalam tabel tingkatan huruf pada HSK. Adapun metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penggabungan antara Metode Kuantitatif dan Metode Kualitatif. Pertama, penulis menganalisis jumlah Bushou(bushou) dalam Kamus Modern Bahasa Mandarin, lalu disesuaikan dengan huruf apa saja yang harus dikuasai pelajar asing dalam tabel tingkatan huruf pada HSK, kemudian dianalisis dengan menggunakan metode Kuantitatif dan Kualitatif, dan juga mencari beberapa aturan yang terdapat pada Bushou aksara Cina dalam tabel tingkatan huruf pada HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi), terakhir memberikan beberapa saran yang bermanfaat bagi pembelajaran Bushou aksara Cina. Penelitian tentang bushou(Bushou) aksara Cina berdasarkan tabel tingkatan huruf HSK ini yang dituangkan melalui skripsi yang berjudul: “Analisis bentuk Bushou Aksara Cina dalam tabel tingkatan huruf HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi).
Analisis bentuk huruf tunggal dan huruf ganda Bushou aksara Cina pada tabel tingkatan huruf HSK. Penelitian ini diharapkan dapat menjawab setiap permasalahan siswa atau pelajar Indonesia yang sedang mempelajari atau
mendalami bahasa Mandarin, khususnya dalam pembelajaran Bushou(bushou) aksara Cina(hanzi).
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan sebelumnya, maka penulis mencoba merumuskan permasalahan dalam bentuk pertanyaan:
1. Apa sajakah bentuk huruf tunggal Bushou aksara Cina dalam tabel tingkatan huruf HSK?
2. Apa sajakah bentuk huruf ganda Bushou aksara Cina dalam tabel tingkatan huruf HSK?
1.3Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk:
1. Untuk mengetahui bentuk huruf tunggal Bushou aksara Cina dalam tabel tingkatan huruf HSK(Hanyu Shuiping Kaoshi)
2. Untuk mengetahui bentuk huruf ganda Bushou aksara Cina dalam tabel tingkatan huruf HSK(Hanyu Shuiping Kaoshi)
1.4 Manfaat Penelitian
Penelitian yang penulis lakukan ini mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi penulis sendiri, maupun bagi para pembaca atau pihak-pihak lain yang berkepentingan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoritis maupun praktis, yaitu sebagai berikut:
Hasil penelitian ini dapat digunakan penulis maupun pelajar lain untuk pengembangan pembelajaran bushou(radikal), dan juga dengan menguasai penggunaan Bushou para pelajar dapat lebih cepat menemukan makna aksara Cina dalam Kamus-kamus Bahasa Mandarin.
2. Manfaat Praktis
Hasil Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi dan pembelajaran para mahasiswa atau pelajar lain yang sedang mempelajari bahasa Mandarin.
1.5 Batasan Masalah
Mengingat begitu luasnya ruang lingkup pada penelitian ini, maka penulis membatasi masalah penelitian hanya pada pembahasan tentang bentuk Bushou aksara Cina huruf tunggal dan huruf ganda pada tabel tingkatan dasar huruf HSK(Hanyu Shuiping Kaoshi) yang berjumlah 800 huruf. Bushou(Bushou) pada aksara Cina berdasarkan tabel tingkatan huruf HSK tersebut pada:
Mengingat banyaknya jumlah Bushou huruf tunggal dan huruf ganda pembentukan aksara yang bila digabungkan ada 90-an Bushou, maka penulis hanya menganalisis masing-masing 10 Bushou huruf ganda dan huruf tunggal yang sering dipergunakan dalam tabel tingkatan huruf HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi).
BAB II.
KAJIAN PUSTAKA, KONSEP, LANDASAN TEORI,
Adapun Kajian Pustaka, Konsep, Landasan Teori penulis dalam penelitian analisis Bushou berdasarkan tingkat dasar huruf tunggal dan ganda pada HSK adalah sebagai berikut:
2.1 Penelitian Sebelumnya
Seiring dengan perkembangan aksara Cina, sekarang ini semakin banyak pelajar yang mempelajari aksara Cina, terutama Bushou aksara Cina. Para pelajar yang meneliti bushou aksara Cina paling pokok mencakup beberapa hal penting di bawah ini:
Hal pertama adalah makna dari Bushou, Misalnya: Gao Li Ya (2003), dalam jurnal Pendidikan Universitas Chongqing yang berjudul Keseluruhan Pengenalan Komponen, Bushou dan Bentuk yang menjelaskan bahwa Bushou adalah kamus kata, kamus kalimat yang menyatakan bentuk Komponen dibagi menjadi Bushou yang sama. Bushou merupakan bagian kecil dari komponen, adalah diantara komponen bentuk yang menyatakan makna, dia mempunyai kegunaan pembagian bentuk huruf. Misalnya kata “妈 (ma)”, mempunyai kiri kanan dua komponen,
“女(nu)” dan “马(ma)” ,“女” adalah Bushou bentuk dari aksara ini. Selain itu,
berjudul “Makna Penulisan Bushou Aksara serta pembelajaran” (2006) menjelaskan bahwa ada dua kualitas yang berbeda dari Bushou:Pertama adalah prinsip filologi, ditentukan berdasarkan sistem 六书 (liu shu), jenis lain adalah
prinsip sistem indeks untuk huruf Tionghoa. Dia berdasarkan struktur bentuk kata, mengambil letak yang sama untuk menjadi landasan pencarian kata. dibedakan susunannya dan menyebutnya dengan mengambil letak yang sama. Misalnya: “甥
(sheng)”、“舅(jiu)”dua kata, “说文解字” (shuo wen jie zi) berdasarkan sistem 六
书 (liu shu) digolongkan Bushou 男(nan):
Hal kedua adalah pembagian dari Bushou, Misalnya: Wang Jin Zhong (2000) dalam jurnal Universitas Ningxia yang berjudul Sekilas membahas Perubahan Bushou Aksara Cina dan juga Pembagiannya, menjelaskan tentang pembagian Menurut prinsip kata, “甥” misalnya Bushou生(sheng), “舅” masuk Busho
dan juga Hu Yan (2008) dalam jurnal Pendidikan Universitas Chengdu yang berjudul Pembelajaran Makna Komponen dan Bushou menjelaskan bahwa Bushou itu adalah di pilih dari komponen, asalkan bisa menganalisis keluar aksara yang mempunyai dua atau lebih komponen baru bisa ada Bushou. Bushou adalah komponen, ada komponen diantaranya menyatakan makna saling melengkapi.
Bushou sejak zaman dahulu ada “Prinsip filologi” dan “Prinsip sistem indeks untuk Aksara Cina”. dua jenis cara pembagian Bushou yang disebutkan “prinsip filologi”, adalah prinsip pembagian Bushou dimana satu kata satu
dijadikan pedoman untuk mempertimbangkan bentuk aksara kedua-duanya, ini pokok utamanya adalah untuk memudahkan pencarian kata dalam kamus. Misalnya:Bushou “夕(xi)”, yang disebut “检字法原则(jian zi fa yuan ze)” adalah
prinsip pembagian aksara dengan satu aksara bentuk dijadikan pedoman untuk mempertimbangkan makna aksara kedua-duanya. Selain itu, Mou Cheng Gang (2010) dalam jurnal Pendidikan Keguruan Zhaotong yang berjudul Diskusi Analisis hal penting pada Bushou dalam pembelajaran Aksara Cina, menjelaskan bahwa Bushou berdasarkan perbedaan cara kerja bisa dibedakan menjadi dua jenis Bushou yaitu Bushou dengan prinsip filologi dan Bushou dengan prinsip sistem indeks pencarian Aksara di kamus. Bushou dengan prinsip filologi adalah pembagian Bushou dengan prinsip Liu Shu. Bushou dengan prinsip sistem indeks menurut makna.
Hal ketiga adalah Pembelajaran Bushou, Misalnya: Xiao Fa Xue (2001) dalam jurnal Universitas Gansu yang berjudul Diskusi pembelajaran Bushou Aksara Cina menjelaskan bahwa pembelajaran Bushou seharusnya mematuhi hukum perputaran yang saling berkaitan antara bentuk aksara Cina, bunyi, makna dalam mempraktekkannya (1) Membaca bunyi aksara dengan tepat; (2) Mengenal dengan jelas bentuk aksara, memahami makna aksara; (3) Standar penulisan. 2.2 Konsep
2.2.1 Aksara Cina
Aksara Cina adalah merupakan salah satu sejarah aksara tulis yang paling lama, yaitu sekitar 3000 tahun sebelum dinasti Shang, sudah mempunyai aksara yang matang——“甲骨文(jiaguwen)”. 甲骨文 merupakan aksara tulis yang pada
saat itu diukir pada tulang binatang atau diatas penyu dan paling mendasar aksara Cina itu adalah “象形字(xiang xing zi)”, “象形字” menggunakan garis/bentuk
yang sederhana, garis tersebut digabungkan yang bisa menggambar keluar karakteristik benda atau perkiraan secara garis besar.
2.2.1.1偏旁(pian pang/komponen)
Komponen adalah struktur huruf ganda yang berkaitan antara goresan dan huruf utuh. Pada zaman kuno dinamakan aksara ganda yang bagian kirinya menjadi“偏(pian)”, sedangkan bagian kanannya menjadi“旁(pang)”, disatukan
dinamakan “偏旁(pian pang)”. Sebenarnya huruf ganda struktur bagian luar pada
komponen tingkat ini, selain bentuk kanan dan luar masih ada lagi bentuk atas dan bawah, dalam dan luar, dan bentuk lainnya.
2.2.1.2部首(bu shou/radikal)
Bushou(radikal) adalah pembagian menurut struktur bentuk aksara Cina dalam kamus. mengambil Bushou yang hampir sama sebagai dasar untuk mencari kata, dibagi dan diurutkan, terutama bagian yang hampir sama sebagai Bushou. Misalnya: “冰(bing)、冻(dong)、冷(leng)”, dan aksara lainnya, juga mempunyai
Komponen yang sama “冫(san dian shui)”, “冫” merupakan Bushou aksara
2.2.1.3 Perbedaan antara Komponen dan Bushou
Adapun persamaan dan perbedaan antara komponen dan bushou tersebut dapat dilihat dalam tabel di bawah ini:
Tabel 2.2.1.1
Aksara Cina Ruang Lingkup Persamaan Perbedaan Komponen Huruf bentuk
ganda 1.Terhadap Aksara bentuk ganda, Komponen juga merupakan Bushou. Misalnya: aksara 妈(ma)、 姑(gu) , diantara aksara tersebut ada kata 女(nu). Kata女ini 1.Terhadap aksara bentuk tunggal, tidak ada komponen hanya ada Bushou.
komponen belum tentu adalah Bushou. Misalnya“百(bai)”
adalah huruf tunggal, tidak ada komponen, tetapi dia ada Bushou “一(heng)”.
Bushou Huruf bentuk tunggal dan ganda
Aksara Cina Ruang Lingkup Persamaan Perbedaan merupakan komponen, juga merupakan Bushou. 2.Komponen dan Bushou sama-sama bisa menyatakan bunyi dan juga menyatakan makna. 2.3 Landasan Teori 2.3.1TeoriAksara Cina
Aksara Cina adalah dengan menggunakan makna arti sebagai karakteristik sistem bentuk aksara tulis, sehingga bentuk aksara tulis berjumlah banyak dan strukturnya rumit.
Aksara Cina berdasarkan cara pembentukan kata, dapat dibagi menjadi 4 jenis:
2.3.1.1Aksara Cina berdasarkan bentuk atau struktur benda
atau struktur hal ihwal;benda yang meniru bentuk atau struktur hal benda itu konkret.mempunyai bentuk. Misalnya:
“日” (ri=matahari)= “日”, pada awal pembentukan huruf adalah menyerupai
sebuah matahari adalah sebuah bentuk bulat,di dalamnya ditambah satu titik. Mengikuti perubahan dan perkembangan aksara Cina, gambar “日”, lama
kelamaan dari " hanya sebuah garis berkembang menjadi aksara seperti sekarang ini yaitu“日”,pada mulanya mengandung makna matahari.
2.3.1.2Aksara Cina berdasarkan abstrak
Aksara Cina berdasarkan bentuk adalah suatu cara pembentukan kata secara abstrak, juga bisa dibilang tidak ada, atau tidak leluasa menggunakannya. Konkret menjelaskan dengan menggunakan tanda baca yang abstrak.
Misalnya:
“本(ben)”: pada awal pembentukan huruf adalah pada sebatang pohon yang
berdekatan dengan akar pohon diukir garis lurus, menunjukkan bahwa akar kayu atau, karena akar sangat penting sekali bagi pohon, oleh karena itu “本”
berkembang menjadi pokok dasar, mengandung makna hakikat; sifat asli.
2.3.1.3Aksara Cina berdasarkan 2 atau lebih aksara yang membentuk satu kata
Aksara Cina berdasarkan 2 atau lebih aksara yang membentuk satu kata adalah berasal dari 2 aksara atau lebih dari 2 aksara yang membentuk satu kata, dari beberapa arti kata ini digabungkan jadi satu arti. Misalnya: Kata “明
(ming=terang)” berasal dari pembentukan Bushou 日(ri) dan月(yue) menyatakan
arti “cemerlang.terang”.
Aksara “看(kan=melihat)” di bagian atasnya adalah tangan,dibagian bawah
adalah mata, pada saat kita dibawah cahaya matahari melihat benda yang jauh, sering kali menggunakan tangan menutupi mata atas.
2.3.1.4Aksara Cina berdasarkan pembentukan bentuk dan bunyi
Aksara Cina berdasarkan bentuk dan bunyi adalah berasal dari pembentukan dua atau lebih Bushou aksara dan Bushou tersebut juga mewakili pelafalan bunyi, ada Bushou yang mewakili arti (lambang arti), di atas bawah,di kiri kanan, di dalam di luar simbol bunyi dan simbol makna letaknya berhadapan dan juga tidak ditentukan. Misalnya 飘piao(kiri adalah bunyinya, kanan adalah maknanya),漂
BAB III
METODE PENELITIAN
Penulis dalam penelitian ini menganalisis tentang Bushou aksara Cina berdasarkan huruf tunggal dan huruf ganda dalam tabel tingkat dasar huruf HSK dengan menggunakan metode Kuantitatif dan metode Kualitatif.
Penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif dan Kualitatif 3.1Metode Kuantitatif
Metode Kuantitatif mementingkan adanya variabel-variabel sebagai obyek penelitian dan variabel-variabel tersebut harus didefenisikan dalam bentuk
operasionalisasi variable masing-masing. Reliabilitas dan validitas merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam menggunakan pendekatan ini karena kedua elemen tersebut akan menentukan kualitas hasil penelitian dan kemampuan replikasi serta generalisasi penggunaan model penelitian sejenis. Selanjutnya, penelitian kuantitatif memerlukan adanya hipotesa dan pengujiannya yang kemudian akan menentukan tahapan-tahapan berikutnya, seperti penentuan teknik analisa dan formula statistik yang akan digunakan. Metode ini lebih memberikan makna dalam hubungannya dengan penafsiran angka statistik bukan makna secara kebahasaan dan kulturalnya.
3.2 Metode Kualitatif
Metode Kualitatif menekankan pada makna, penalaran, definisi suatu situasi tertentu (dalam konteks tertentu), lebih banyak meneliti hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan kualitatif, lebih lanjut, mementingkan pada proses dibandingkan dengan hasil akhir; oleh karena itu uru-urutan kegiatan dapat berubah-ubah tergantung pada kondisi dan banyaknya gejala-gejala yang ditemukan. Tujuan penelitian biasanya berkaitan dengan hal-hal yang bersifat praktis.
3.3 Teknik Pengumpulan Data
Teknik yang dipergunakan penulis dalam pengumpulan data adalah studi pustaka, yaitu dengan membaca dan mempelajari buku atau jurnal yang erat kaitannya dengan bushou(Bushou) sehingga diperoleh berbagai teori dan referensi yang mendukung penganalisisan data, mengelompokkan huruf tunggal dan huruf
ganda Bushou aksara Cina pada tabel tingkatan huruf HSK, mengurutkan huruf tunggal dan huruf ganda bushou aksara Cina dalam tabel tingkatan huruf HSK, kemudian menganalisis huruf tunggal dan huruf ganda bushou aksara Cina berdasarkan jumlah, letak, dan maknanya.
3.4 Teknik Analisis Data
Teknik Analisis data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah teknik studi kepustakaan (documentary analysis). Adapun Langkah-langkah penulis dalam menganalisis data adalah sebagai berikut:
1. Mengurutkan Bushou
Pertama sekali penulis mengurutkan Bushou aksara Cina huruf tunggal dan huruf ganda.
Mengurutkan Bushou sesuai dengan struktur huruf tunggal dan ganda Contoh:
a. Bushou Bentuk Tunggal - Bushou sendiri huruf tunggal
Bushou sendiri huruf tunggal adalah Bushou yang dapat berdiri sendiri tanpa digabungkan dengan Bushou yang lain dan Bushou ini juga mengandung makna tersendiri.
Contoh: Tabel 1
Urutan Bushou Nama Bushou Aksara
1 日(ri) 昨(zuo)、明(ming)
-Bushou goresan huruf tunggal
Bushou goresan tunggal adalah bushou yang terdiri dari goresan/guratan antara lain: 横(heng), 撇(pie), yang membentuk aksara Cina.
Contoh: Tabel 2
Urutan Bushou Nama Bushou Aksara
1 横(heng) 二(er)=dua
2 撇(pie) 几(ji)=berapa
b. Bushou huruf ganda
Bushou huruf ganda adalah dua bushou yang membentuk aksara Cina dengan makna yang berbeda.
Contoh: Tabel 3
Urutan Bushou Nama Bushou Aksara
1 三点水(san dian shui) 河(he)=sungai、 海(hai)=laut 2 石字旁(shi zi pang) 砍(kan)=menebang 2. Mengelompokkan Bushou dalam tabel
Langkah kedua penulis mengelompokkan Bushou huruf tunggal dan huruf ganda dalam tabel berdasarkan Bushou yang sering digunakan pada HSK.
Contoh: Tabel 4
Urutan Bushou Nama Bushou Aksara
1 提手旁 打、拉
3 草字头 茶、茶
3. Memberi kode
Langkah ketiga penulis memberikan kode huruf ganda sesuai dengan struktur pembentuknya.
Contoh: (Lihat lampiran tabel 5) a. Bushou yang terletak di sebelah kiri
Struktur pembentukan bushou aksara Cina huruf ganda yang terletak di sebelah kiri adalah sebagai berikut:
提手旁(ti shou pang) . Contoh bushou ini adalah把(ba)=menggenggam, menjaga
摆(bai)=meletakkan, mengayunkan, 搬(ban)=memindahkan, 抱(bao)=memeluk、
报(bao)=surat kabar, 播(bo)=menyiarkan, 擦(ca)=mengelap, 操(cao)=latihan,
memegang, 持(chi)=mempertahankan, 抽(chou)=mengambil sesuatu yang diapit,
打(da)=memukul, 掉(diao)=jatuh, 搞(gao)=melakukan, 挂(gua)=menggantung,
换(huan)=menukar, 挤(ji)=berdesakan, 技(ji)=keahlian, 拉(la)=menarik,
排(pai)=barisan, 批(pi)=mengkritik, 拾(shi)=memungut, 抬(tai)=mengangkat,
提(ti)=mengangkat, membawa, mengambil, 挺(ting)=sangat, 推(tui)=mendorong,
接(jie)=mengadakan kontak, menerima, 拍(pai)=memotret, 拿(na)=mengambil、
找(zhao)=mencari
三点水(san dian shui). Contoh bushou ini adalah 法(fa)=hukum, 海(hai)=laut,
河(he)=sungai,湖(hu)=danau, 活(huo)=kehidupan, 济(ji), 江(jiang)=sungai(besar),
酒(jiu)=bir, 流(liu)=mengalir, 没(mei)=tidak, 满(man)=penuh, 派(pai)=mengutus,
汽(qi)=uap, 浅(qian)=dangkal, 汤(tang)=sup, 洗(xi)=mencuci, 消(xiao)=hilang,
lenyap, 演(yan)=memerankan, 泳(yong)=berenang, 游(you)=berenang, berpesiar,
澡(zao)=mandi,治(zhi)=memerintah, mengobati, 注(zhu)=menuang; mencurahkan,
汉(han)=bangsa Han, 漂(piao)=mengapung, 清(qing)=jernih, 深(shen)=dalam.
言字旁(yan zi pang) . Contoh Bushou ini adalah 词(ci), 访(fang), 该(gai),
话(hua)=kata, 计(ji)=ide, rencana, siasat, 记(ji)=mengingat, 讲(jiang)=berbicara,
课 (ke)=pelajaran, 谅 (liang)=memaafkan, 论 (lun)=mendiskusikan,
评 (ping)=mengomentari, 请 (qing)=mempersilahkan, 让 (rang)=membiarkan,
认 (ren)=mengenal, 设 (she)=mendirikan, menyusun, 识 (shi)=mengenal,
他 (ta)=dia, 谈 (tan)=ngobrol, 讨 (tao)=berdiskusi, 谢 (xie)=terimakasih,
许 (xu)=mengizinkan, barangkali 语 (yu)=bahasa, 谊 (yi)=persahabatan,
译(yi)=terjemah
b. Bushou yang terletak di sebelah kanan
Struktur pembentukan bushou aksara Cina huruf ganda yang terletak di kanan adalah sebagai berikut:
反文旁(fan wen pang) . Contoh Bushou ini adalah 改(gai)=memperbaiki,
敢(gan)=berani, 故(gu)=dengan sengaja, alasan, 教(jiao)=mengajar,
散(san)=bubar, 收(shou)=menyimpan, 数 (shu)=menghitung,
立 刀 旁 (li dao pang) .Contoh bushou ini adalah 别 (bie)=yang lain,
刚(gang)=barusan, 刮(gua)=meniup, mengikis, mengolesi, 划 (hua)=mendayung,
刻(ke)=memahat, 剩(sheng)=sisa, 到(dao)=sampai
c. Bushou yang terletak di sebelah atas
Struktur pembentukan bushou aksara Cina huruf ganda yang terletak di atas adalah sebagai berikut:
竹字头(zhu zi tou). Contoh bushou ini adalah笔(bi), 筒(jian), 篮(lan), 篇 (pian),
草字头(cao zi tou). Contoh bushou ini adalah 茶(cha)=teh , 草(cao)=rumput ,
苦(ku)=pahit, 蕉(jiao)=pisang , 节(jie)=menghemat, hari raya, 蓝(lan)=biru,
劳 (lao)=kerja, 苹(ping)=apel, 艺(yi)=seni, 菜(cai)=sayur
d. Bushou yang terletak di sebelah bawah:
Struktur pembentukan bushou aksara Cina huruf ganda yang terletak di kanan adalah sebagai berikut:
四点水(si dian shui) . Contoh bushou ini adalah然(ran)=benar; betul、热
(re)=panas、熟(shu)=matang、照(zhao)=menyinari, memantulkan, memotret.
心字底 (xin zi di). Contoh bushou ini adalah感(gan)=akhiran yang
menunjukkan perasaan, 急(ji)=gelisah, 念(nian)=merindukan,
您 (nin)=anda, 思(si)=berpikir, 态(tai)=sikap, 忘(wang)=lupa,
想 (xiang)=berpikir
e. Bushou yang terletak di sebelah luar:
Struktur pembentukan bushou aksara Cina huruf ganda yang terletak di kanan adalah sebagai berikut 广字旁(guang zi pang). Contoh Bushou ini adalah
床(chuang)=tempat tidur, 府(fu)=pemerintah , 康(kang)=sehat, 庭(ting),
kokoh (gunung, gedung, jembatan, dsb)
方框兰 (国(guo)=negara, 回(hui)=pulang, 困(kun)=lelah, 图(tu)=gambar,
团(tuan)-berkumpul, 因(yin)=sebab, 园 (yuan )=taman
3.5 Data dan Sumber Data
Data penulis dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan buku (HSK, 2001;172) tingkat dasar yang berjumlah 800 huruf, yang terdiri dari