BAB II STRUKTUR DAN TIPE STRUKTUR INFOGRAFIK TIRTO.ID
2.2 Unsur Pembentuk Struktur Infografik
2.2.2 Judul
2.2.2.4 Kalimat
Dalam buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Alwi dkk., 2010: 317), dijelaskan bahwa kalimat adalah satuan bahasa terkecil, dalam wujud lisan atau tulisan, yang mengungkapkan pikiran yang utuh. Dalam wujud lisan, kalimat diucapkan dengan suara naik turun dan keras lembut, disela jeda, dan diakhiri dengan intonasi akhir yang diikuti oleh kesenyapan yang mencegah terjadinya perpaduan ataupun asimilasi bunyi ataupun proses fonologis lainnya. Dalam wujud tulisan berhuruf Latin, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik (.), tanda tanya (?), atau tanda seru (!). Di dalamnya disertakan pula berbagai tanda baca seperti koma
(,), titik dua (:), tanda pisah (-), dan spasi. Tanda titik, tanda tanya, dan tanda seru sepadan dengan intonasi akhir, sedangkan tanda baca lain sepadan dengan jeda. Spasi yang mengikuti tanda titik, tanda tanya, dan tanda seru melambangkan kesenyapan.
Berdasarkan bentuk atau katagori sintaksisnya, kalimat lazim dibagi atas kalimat deklaratif atau kalimat berita, kalimat imperatif atau kalimat perintah, kalimat interogatif atau kalimat tanya dan kalimat eksklamatif atau kalimat seru (Alwi dkk., 2010: 39). Dalam penelitian ini ditemukan tiga jenis kalimat dalam judul infografik, yaitu kalimat deklaratif, kalimat imperatif, dan kalimat interogatif.
Menurut Alwi dkk. (2010: 361), kalimat deklaratif umumnya digunakan oleh pembicara/penulis untuk membuat pernyataan sehingga isinya merupakan berita bagi pendengar atau pembacanya. Kalimat deklaratif dapat memperlihatkan inversi, berbentuk aktif atau pasif, dan sebagainya, asalkan isinya merupakan pemberitaan. Dalam bentuk tulisnya, kalimat berita dengan tanda titik. Dalam bentuk lisan, suara berakhir dengan nada turun. Akan tetapi, kalimat deklaratif dalam judul tidak diakhir dengan tanda titik. Berikut ini adalah contoh infografik yang judulnya berupa kalimat deklaratif.
(15)
Peradaban Islam Tumbuh Bersama Kopi
(15a) Peradaban Islam Tumbuh Bersama Kopi S P Ket.
Contoh (15) digolongkan dalam kalimat deklaratif karena mengandung informasi dan mengungkapkan suatu pemberitaan. Selain itu, kalimat tersebut memiliki arti yang utuh. Contoh (15a) merupakan analisis kalimat tersebut.
Berikut ini juga merupakan contoh judul berupa kalimat dalam infografik. (16)
(16a) Negara mengatur Ustaz S P O
Contoh (16) merupakan infografik yang judulnya berupa kalimat deklaratif. Dalam kalimat tersebut, subjek yakni negara berperan sebagai pelaku. Selain itu, terdapat pula verba transitif mengatur yang diikuti oleh objek ustaz.
Infografik contoh (15) yang berjudul Peradaban Islam Tumbuh Bersama Kopi (12/6/2018) dibuat pada bulan Ramadan yakni ketika umat Muslim yang sudah akil balig berpuasa. Di sisi lain, pada waktu itu industri kopi sedang naik daun. Informasi
mengenai dua hal yang sedang hangat dibicarakan ini ternyata memiliki kaitan tidak banyak diketahui publik. Contoh (16) Negara Mengatur Ustaz (9/6/2018) dibuat dengan latar belakang tanggapan ustaz yang namanya tidak terdaftar dalam rekomendasi dua ratus Mubalig yang dikeluarkan oleh Kemenag pada 18/5/2018. Topik tersebut sedang banyak dibicarakan pada masa itu.
Kalimat deklaratif ditemukan sebagai judul infografik. Hal ini sesuai dengan pendapat Alwi dkk. (2010: 361) bahwa kalimat deklaratif memiliki fungsi komunikatif menyampaikan berita. Infografik yang memiliki judul berupa kalimat deklaratif hendak menyampaikan informasi baru yang belum diketahui banyak orang. Selain itu, topik yang diangkat merupakan topik yang sedang hangat dibicarakan. Kalimat deklaratif bisa membangkitkan rasa ingin tahu pembaca.
Alwi dkk. (2010: 361-362) berpendapat bahwa jika ditinjau dari isinya, kalimat imperatif dapat diperinci menjadi enam golongan.
a. perintah atau suruhan digunakan jika pembicara/penulis menyuruh lawan bicara/pembaca berbuat sesuatu;
b. perintah halus digunakan jika pembicara/penulis tampaknya tidak memerintah lagi, tetapi menyuruh mencoba atau mempersilakan lawan bicara/pembaca sudi berbuat sesuatu;
c. permohonan digunakan jika pembicara/penulis, demi kepentingannya, meminta lawan bicara/pembaca berbuat sesuatu;
d. ajakan dan harapan digunakan jika pembicara/penulis mengajak atau berharap lawawan bicara/pembaca berbuat sesuatu;
e. larangan atau perintah negatif digunakan jika pembicara/penulis menyuruh agar jangan dilakukan sesuatu; dan
f. pembiaran digunakan jika pembicara/penulis meminta agar jangan dilarang.
Lebih lanjut, Alwi dkk. (2010: 362) menjelaskan bahwa kalimat imperatif memiliki ciri-ciri formal sebagai berikut.
a. intonasi ditandai nada rendah di akhir tuturan,
b. pemakaian partikel penegas, penghalus, dan kata tugas ajakan, harapan, permohonan, dan larangan,
c. susunan inversi sehingga urutannya menjadi tidak selalu terungkap predikat-subjek jika diperlukan, dan
d. pelaku tindakan tidak selalu terungkap.
Alwi dkk. (2010: 362) menjelaskan bahwa kalimat imperatif dapat diwujudkan sebagai berikut.
a. kalimat yang terdiri atas predikat verbal dasar atau adjektiva, ataupun frasa preposisional saja yang sifatnya taktransitif,
b. kalimat lengkap berpredikat verbal taktransitif atau transitif,
c. kalimat yang dimarkahi oleh berbagai kata tugas modalitas kalimat.
Berdasarkan penjelasan di atas, berikut ini adalah contoh infografik yang judulnya berupa kalimat imperatif.
(17)
Contoh (17) digolongkan dalam bentuk kalimat imperatif larangan. Hal ini ditandai dengan kata larangan jangan. Selain itu, kalimat imperatif larangan juga ditandai dengan adanya tanda seru (!).
Berikut ini juga merupakan contoh kalimat imperatif larangan dalam judul infografik.
(18)
Contoh (18) digolongkan dalam bentuk kalimat imperatif larangan. Hal ini ditandai dengan kata larangan jangan. Kalimat ini tidak dibubuhi tanda seru (!).
Jangan Main Ponsel Menjelang Tidur!
Jangan Takut Terlihat Gendut
Dalam penelitian ini ditemukan beberapa judul infografik yang menggunakan kalimat imperatif larangan. Berdasarkan hasil pengamatan, kalimat imperatif larangan digunakan sebagai judul ketika alasan pelarangan tersebut belum diketahui banyak orang. Kalimat interogatif yang dipakai dalam judul akan membangkitkan rasa ingin tahu pembaca mengenai alasan pelarangan.
Selain contoh di atas, berikut ini juga merupakan contoh judul infografik yang merupakan kalimat imperatif.
(19)
Pada contoh (19) terdapat kata cintailah yang mengandung partikel -lah. Kalimat ini termasuk kalimat imperatif ajakan. Partikel -lah dalam kalimat imperatif dipakai untuk menghaluskan nada perintannya (Alwi dkk., 2010: 315). Contoh (19) digunakan merupakan ajakan penulis kepada pembaca untuk berbuat sesuatu. Namun, jika dikaji lebih dalam, kalimat imperatif yang digunakan dalam contoh (19) berasosiasi dengan slogan iklan produk Maspion pada tahun 2012 yang berbunyi cintailah produk-produk Indonesia!
Cintailah Produk-Produk Pak Alim Markus
Kalimat interogatif, yang juga dikenal dengan nama kalimat tanya, secara formal ditandai oleh kehadiran kata tanya seperti apa, siapa, berapa, kapan, dan bagaimana dengan atau tanpa partikel -kah sebagai penegas. Kalimat interogratif diakhiri dengan tanda tanya (?) pada bahasa tulis dan pada bahasa lisan dengan sura naik, terutama jika tidak ada kata tanya atau suara turun. Bentuk kalimat interogratif biasanya digunakan untuk meminta jawaban “ya” atau “tidak”, atau meminta informasi mengenai susuatu atau seseorang dari lawan bicara/pemabaca (Alwi, dkk., 2010: 366).
Berdasarkan penjelasan tersebut, berikut ini adalah contoh infografik yang judulnya berupa kalimat interogatif.
(20)
Contoh (20) digolongkan dalam bentuk kalimat interogatif karena di dalamnya memuat pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Bentuk tanya dalam kalimat tersebut adalah kata tanya apa. Selain itu, kalimat tanya ditandai oleh tanda tanya (?).
Selain contoh di atas, berikut ini adalah contoh judul infografik yang merupakan kalimat interogatif.
(21)
Contoh (21) digolongkan dalam bentuk kalimat interogatif karena di dalamnya juga memuat pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Bentuk tanya dalam kalimat tersebut adalah kata tanya berapa. Selain itu, kalimat tanya ditandai oleh tanda tanya (?).
Dalam penelitian ini, ditemukan beberapa judul infografik yang berupa kalimat interogatif. Bedasarkan hasil pengamatan, kalimat interogatif yang ditemukan adalah kalimat interogatif yang digunakan untuk meminta informasi mengenai sesuatu atau seseorang. Jawaban berupa informasi untuk kalimat interogatif dalam judul dituangkan dalam isi infografik. Penggunaan kalimat interogatif dalam judul merupakan strategi untuk menarik perhatian pembaca. Hal ini karena jawaban dari kalimat interogatif tersebut merupakan informasi yang belum diketahui banyak orang.
Berapa Biaya Tes Bahasa Inggris?