Bak Penampung
4. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.6 Karakteristik deskriptor geometrik
Data deskriptor yang termasuk data deskriptor geomerik yaitu panjang, lebar, area, perimeter, elongation, circularity dan rectangular. Nilai elongation, circularity dan
rectangular merupakan data turunan artinya data tersebut bukan merupakan data yang diambil secara langsung dari citra yang dimasukan tetapi merupakan hasil perhitungan dari data deskriptor geometrik yang lain.
4.6.1 Karakteristik deskriptor Panjang
Kisaran panjang untuk ikan koi jantan yang diambil yaitu berkisar antara 57.10 - 98.97 mm dengan nilai rata-rata 78.09 mm dan simpangan baku sebesar 12.72 dengan kecepatan pertumbuhan linear ikan koi jantan ini sebesar 0.73 mm/hari dengan nilai R2 sebesar 0.99. Untuk ikan koi betina nilai panjang yang terdeteksi berkisar antara 60.66 – 113.49 mm dengan nilai rata – rata 93.10 dan simpangan baku sebesar 16.03 dengan kecepatan pertumbuhan linear sebesar 0.86 mm/hari pada R2 sebesar 0.94.
y = 0,726x + 55,943 R2 = 0,9942 y = 0,9069x + 65,893 R2 = 0,9438 0 20 40 60 80 100 120 140 0 10 20 30 40 50 60 70 Hari Panjang (mm) Jantan Betina
Gambar 23. Grafik pertumbuhan linear panjang ikan koi jantan ( ) dan betina ( ) Hasil perhitungan nilai FHitungmenunjukan data deskriptor panjang ikan koi jantan dan data deskriptor panjang ikan koi betina berbeda nyata (lampiran 2), hal ini
menunjukan pertumbuhan linear panjang ikan koi jantan dan betina berbeda nyata.
4.6.2 Karakteristik deskriptor Lebar
Kisaran lebar untuk ikan koi jantan yang diambil yaitu berkisar antara 27.41 - 50.21 mm dengan nilai rata-rata 39.52 mm dan simpangan baku sebesar 6.85 dengan kecepatan pertumbuhan linear lebar ikan koi jantan ini sebesar 0.39 mm/hari pada nilai R2 sebesar 0.97. Untuk ikan koi betina nilai lebar yang terdeteksi berkisar antara 25.26 – 59.66 mm dengan nilai rata – rata 47.61 dan simpangan baku sebesar 11.76 dengan kecepatan pertumbuhan linear sebesar 0.67 mm/hari pada R2 sebesar 0.96.
y = 0,3863x + 27,732 R2 = 0,9689 y = 0,6711x + 27,471 R2 = 0,9612 0 10 20 30 40 50 60 70 80 0 10 20 30 40 50 60 70 Hari Lebar (mm) Jantan Betina
Hasil perhitungan nilai FHitung menunjukan data deskriptor lebar ikan koi jantan dan data deskriptor lebar ikan koi betina berbeda nyata (lampiran 2), hal ini
menunjukan pertumbuhan linear lebar ikan koi jantan dan betina berbeda nyata.
4.6.3 Karakteristik deskriptor Perimeter
Perimeter adalah jumlah piksel yang dianggap sebagai tepi dari ikan koi. Perimeter ikan koi jantan pada penelitian ini berkisar antara 1769 - 6978 piksel dengan nilai rata-rata 4198.92 piksel dan simpangan baku sebesar 1398.97 dengan kecepatan pertumbuhan linear perimeter ikan koi jantan ini sebesar 78.79 piksel/hari pada nilai R2 sebesar 0.97. Untuk ikan koi betina nilai perimeter ya ng terdeteksi berkisar antara 2800 - 14980 piksel dengan nilai rata – rata 8112.04 dan simpangan baku sebesar 3686.28 dengan kecepatan pertumbuhan linear sebesar 212.49
piksel/hari pada R2 sebesar 0.98.
y = 212,49x + 1737,3 R2 = 0,9802 y = 78,768x + 1796,5 R2 = 0,9669 0 2000 4000 6000 8000 10000 12000 14000 16000 0 10 20 30 40 50 60 70 Hari Perimeter (piksel) Jantan Betina
Hasil perhitungan nilai FHitung menunjukan data deskriptor perimeter ikan koi jantan dan data deskriptor perimeter ikan koi betina berbeda nyata (lampiran 2), hal ini menunjukan pertumbuhan linear perimeter ikan koi jantan dan betina berbeda nyata.
4.6.4 Karakteristik deskriptor Area
Area adalah jumlah piksel yang dianggap sebagai objek. area ikan koi jantan pada penelitian ini berkisar antara 40216 - 96209 piksel dengan nilai rata-rata 64431.13 piksel dan simpangan baku sebesar 18559.96 dengan kecepatan pertumbuhan linear perimeter ikan koi jantan ini sebesar 1036.5 piksel/hari pada nilai R2 sebesar 0.95. Untuk ikan koi betina nilai area yang terdeteksi berkisar antara 48959 - 143310 piksel dengan nilai rata – rata 107446.37 dan simpangan baku sebesar 29630.54 dengan kecepatan pertumbuhan linear sebesar 1646.6 piksel/hari pada R2 sebesar 0.91. y = 1646,6x + 58351 R2 = 0,911 y = 1036,5x + 32817 R2 = 0,9513 0 20000 40000 60000 80000 100000 120000 140000 160000 180000 0 10 20 30 40 50 60 70 Hari Area (piksel) Jantan Betina
Hasil perhitungan nilai FHitung menunjukan data deskriptor area ikan koi jantan dan data deskriptor area ikan koi betina berbeda nyata (lampiran 2), hal ini
menunjukan pertumbuhan linear area ikan koi jantan dan betina berbeda nyata.
4.6.5 Karakteristik deskriptor Elongation
Elongation adalah nilai perbandingan antara panjang dan lebar suatu objek.
Elongation ikan koi jantan pada penelitian ini berkisar antara 1.81 - 2.22 dengan nilai rata-rata 1.98 dan simpangan baku sebesar 0.08 dengan kecepatan pertumbuhan linear
elongation ikan koi jantan ini sebesar -0.0013 /hari pada nilai R2 sebesar 0.0862. Untuk ikan koi betina nilai elongation yang terdeteksi berkisar antara 1.72 – 2.44 dengan nilai rata – rata 1.9997 dan simpangan baku sebesar 0.19007 dengan kecepatan pertumbuhan linear sebesar -0.0101/hari pada R2 sebesar 0.83.
y = -0,0101x + 2,3022 R2 = 0,8295 y = -0,0013x + 2,0224 R2 = 0,0862 0 0,5 1 1,5 2 2,5 3 0 10 20 30 40 50 60 70 Hari Elongation Jantan Betina
Hasil perhitungan nilai FHitung menunjukan data deskriptor elongation ikan koi jantan dan data deskriptor elongation ikan koi betina tidak berbeda nyata (lampiran 2), hal ini menunjukan pertumbuhan linear elongation ikan koi jantan dan betina tidak berbeda nyata.
4.6.6 Karakteristik deskriptor Circularity
Circularity adalah nilai yang memberikan informasi apakah objek cenderung berbentuk bulat atau ellips, jika objek tersebut bulat maka nilai circularity objek tersebut sama dengan 1 dan nilai ini akan bertambah sesuai dengan kelonjonganya.
Circularity ikan koi jantan pada penelitian ini berkisar antara 6.20 - 40.72 dengan nilai rata-rata 22.39 dan simpangan baku sebesar 8.47 dengan kecepatan pertumbuhan linear circularity ikan koi jantan ini sebesar -0.4435 /hari pada nilai R2 sebesar 0.84. Untuk ikan koi betina nilai circularity yang terdeteksi berkisar antara 12.75 – 124.67 dengan nilai rata – rata 50.82 dan simpangan baku sebesar 33.64 dengan kecepatan pertumbuhan linear sebesar -1.8663/hari pada R2 sebesar 0.91.
y = 1,8663x - 5,1719 R2 = 0,908 y = 0,4435x + 8,8658 R2 = 0,8369 -20 0 20 40 60 80 100 120 140 0 10 20 30 40 50 60 70 Hari Circularity Jantan Betina
Gambar 28. Grafik pertumbuhan linear circularity ikan koi jantan ( ) dan betina ( )
Hasil perhitungan nilai FHitung menunjukan data deskriptor circularity ikan koi jantan dan data deskriptor circularity ikan koi betina berbeda nyata (lampiran 2), hal ini menunjukan pertumbuhan linear circularity ikan koi jantan dan betina berbeda nyata.
4.6.7 Karakteristik deskriptor rectangular
Rectangular adalah nilai yang memberikan informasi apakah suatu objek berbentuk persegi, jika objek tersebut berbentuk persegi maka nilai rectangularnya sama dengan 1. Rectangular ikan koi jantan pada penelitian ini berkisar antara 0.04 – 0.06 dengan nilai rata-rata 0.05 dan simpangan baku sebesar 0.0044 dengan
kecepatan pertumbuhan linear rectangular ikan koi jantan ini sebesar 0.0002 /hari pada nilai R2 sebesar 0.45. Untuk ikan koi betina nilai rectangular yang terdeteksi berkisar antara 0.0298 – 0.05228 dengan nilai rata – rata 0.0414 dan simpangan baku
sebesar 0.0060 dengan kecepatan pertumbuhan linear sebesar 0.0003/hari pada R2 sebesar 0.93. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat gambar 31.
y = 0,0003x + 0,0312 R2 = 0,9272 y = 0,0002x + 0,0432 R2 = 0,4386 0 0,01 0,02 0,03 0,04 0,05 0,06 0 10 20 30 40 50 60 70 Hari Rectangular Jantan Betina
Gambar 29. Grafik pertumbuhan linear rectangular ikan koi jantan ( ) dan betina ( )
Hasil perhitungan nilai FHitung menunjukan data deskriptor rectangular ikan koi jantan dan data deskriptor rectangular ikan koi betina berbeda nyata (lampiran 2), hal ini menunjukan pertumbuhan linear rectangular ikan koi jantan dan betina berbeda nyata.