9. Be Result.orientasikan kerja anda pada komunikasi efektif yang dapat diukur, adakah anda mempunyai ukuransukses komuniasi dalam suatu
4.2 Analisis Tabel Tunggal
4.2.1 Karakteristik Responden
Karakteristik responden perlu disajikan untuk mengetahui latar belakang responden. Karakterinstik yang dipakai adalah usia, jenis kelamin dan pendidikan.
Tabel 4.1 Usia
Kategori Frekuensi Persentase
16-18 Tahun 3 13%
19-21 Tahun 20 87%
22-24 Tahun 0 0%
Total 23 100%
Sumber: P.01/FC.03
Dapat dilihat dari data diatas terdapat mayoritas responden pada penelitian ini berusia 19-21 Tahun yakni sebanyak 20 orang dengan persentase 87% dibandingkan dengan responden yang berusia 16-18 Tahun yang berjumlah 3 orang dengan persentase 13%.
Tabel 4.2 Jenis Kelamin
Kategori Frekuensi Persentase
Laki-Laki 8 34.8%
Perempuan 15 65.2%
Total 23 100%
Sumber: P.02/FC.04
Pada tabel 4.2 dapat dilihat bahwa dari 23 responden terdapat 8 responden berjenis kelamin laki-laki dengan persentase 34,8% dan 15 responden berjenis kelamin perempuan dengan persentase 65,2%. Artinya responden terbanyak adalah perempuan. Hal ini dikarenakan lebih banyak responden berjenis kelamin perempuan yang tertarik untuk bergabung dengan PIK R Syahadah UMSU daripada responden berjenis kelamin laki-laki yang ada di UMSU.
Tabel 4.3 Pendidikan
Kategori Frekuensi Persentase
D3 0 0%
S1 23 100%
Total 23 100%
Sumber: P.03/FC.05
Berdasarkan tabel diatas meyatakan bahwa 23 responden semuanya sedang menempuh pendidikan S1 di UMSU dan tertarik untuk bergabung menjadi anggota PIK R Syahadah UMSU.
4.2.2 Variabel X (Strategi Komunikasi Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara)
Selanjutnya pada bagian ini peneliti menyajikan data mengenai variabel bebas (X) dalam penelitian ini, yaitu Strategi Komunikasi Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara. Hasil selangkapnya disajikan pada tabel 4.4 sampaik 4.21
Who
Tabel 4.4 Duta GenRe adalah Role Model Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 0 0%
Setuju 5 21.7%
Sangat Setuju 15 78.3%
Total 23 100%
Sumber: P.04/FC.06
Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sebanyak 5 responden atau 21,7% menyatakan setuju dan 18 responden atau 78,3% menyatakan sangat setuju, jika Duta GenRe adalah Role Model dalam sosialisasi Program GenRe.
Menurut responden, duta GenRe mampu menarik perhatian responden ketika menyampaikan sosialisasi tentang program GenRe dibandingkan sosialisasi lainnya yang tidak melibatkan duta GenRe. Hal ini dikarenakan, remaja cenderung lebih tertarik jika informasi disampaikan oleh remaja juga dengan gaya Bahasa yang modern dan tidak monoton.
Tabel 4.5 Penyampaain Materi Program GenRe Baik Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 1 4.3%
Setuju 12 52.2%
Sangat Setuju 10 43.5%
Total 23 100%
Sumber: P.05/FC.07
Dapat dilihat dari data diatas, bahwa terdapat 1 responden atau 4,3%
menyatakan kurang setuju jika Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara menyampaikan materi tentang Program GenRe dengan baik. Menurut responden, kurang adanya inovasi dalam menyampaikan materi sehingga terkesan
membosankan dan tidak menarik perhatiannya. Hal ini justru berbanding terbalik dengan 12 responden atau 52,2% lainnya yang menyatakan setuju dan 10 responden atau 4,5 % yang menyatakan sangat setuju jika materi yang disampaikan oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara baik. Artinya, 22 responden lainnya dapat memahami materi yang disampaikan oleh Forum GenRe Sumatera Utara.
Says What
Tabel 4.6 Penyampaian Program GenRe sangat jelas Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Jelas 0 0%
Kurang Jelas 1 4.3%
Jelas 12 52.2%
Sangat Jelas 10 43.5%
Total 23 100%
Sumber: P.06/FC.08
Dari tabel 4.6 dapat dilihat bahwa terdapat 1 responden atau 4,3%
menyatakan kurang jelas dengan pesan yang disampaikan oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara tentang Program GenRe. Hal ini, menurut responden terjadi karena sosialisasi yang dilakukan oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara tentang Program GenRe terkesan buru-buru dan bertele-tele, sehingga pesan yang disampaikan kurang jelas sehingga responden tidak terlalu fokus dengan informasi yang disampaikan. Hal ini justru berbanding terbalik dengan 12 responden atau 52,2% lain yang menyatakan jelas dan 10 responden atau 4,5 % yang menyatakan sangat jelas dengan pesan yang disampaikan oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara. Artinya, 22 responden lainnya dapat memahami pesan yang disampaikan oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara. Alasannya, karena Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara menyampaikan informasi tentang Program GenRe dengan berdiskusi sehingga responden mampu memahami pesan yang disampaikan dengan mudah.
Tabel 4.7 Penyampaian Program GenRe dapat dimengerti Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Dapat Dimengerti 0 0%
Kurang Dapat Dimengerti 0 0%
Dapat Dimengerti 19 82.6%
Sangat Dapat Dimengerti 4 17.4%
Total 23 100%
Sumber: P.07/FC.09
Dapat dilihat dari tabel diatas terdapat sebanyak 19 orang atau 82,6%
menyatakan materi yang disampaikan oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara dapat dimengerti dan juga sebanyak 4 orang atau 17,4% menyatakan sangat dapat dimengerti. Menurut responden cara penyampaian materi dari Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara sangat mudah dimengerti sehingga responden tidak perlu waktu terlalu lama untuk memahami materi tersebut. Hal ini karena, Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara menyampaikan materi tentang Program GenRe menggunakan Bahasa yang sederhana dan menggunakan teknik belajar sambil bermain. Sehingga remaja sangat senang dan tidak bosan selama mendengarkan materi tersebut.
Tabel 4.8 Penyampaian Pesan Menarik Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 0 0%
Setuju 11 47.8%
Sangat Setuju 12 52.2%
Total 23 100%
Sumber: P.08/FC.10
Sebanyak 47,8% atau 11 responden menyatakan setuju dan 52,2% atau 12 responden menyatakan sangat setuju bahwa pesan yang disampaikan oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara tentang Program GenRe menarik, data ini diperoleh dari tabel 4.8. Menurut responden, pesan yang disampaikan sesuai dengan usia remaja, Bahasa yang digunakan juga tidak baku dan kaku. Selain itu pesan yang disampaikan juga memotivasi remaja untuk berprilaku positif.
Sehingga sangat menarik perhatian remaja untuk mendengarkan informasi tentang program GenRe.
In Which Channel
Tabel 4.9 Tatap Muka Strategi yang Tepat Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Tepat 0 0%
Kurang Tepat 0 0%
Tepat 12 52.2%
Sangat Tepat 11 47.8%
Total 23 100%
Sumber: P.09/FC.11
Berdasarkan tabel 4.9 menunjukkan bahwa sosialisasi Program GenRe secara tatap muka dengan remaja adalah strategi yang tepat dengan persentase 52,2% atau 12 responden dan 47,8% atau 11 responden menyatakan sangat tepat.
Menurut responden, hal ini terjadi karena sosialisasi dengan cara tatap muka adalah hal yang tepat. Sehingga Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara dapat berinteraksi langsung dengan remaja untuk menyelesaikan atau berdiskusi langsung tentang permasalahan yang ada pada remaja. Melalui sosialisasi secara tatap muka juga dapat membuat pesan yang disampaikan dapat langsung dimengerti oleh remaja.
Tabel 4.10 Sosialisasi Secara Tatap Muka Kategori Frekuensi Persentase Sangat Jarang (1-5 Kali) 2 8.7%
Jarang (6-10 Kali) 11 47.8%
Sering (11-15 Kali) 6 26.1%
Sangat Sering (16-20 Kali)
4 17.4%
Total 23 100%
Sumber: P.10/FC.12
Sebanyak 2 atau 8,7% responden menyatakan sangat jarang (1-5 kali) menerima informasi mengenai program GenRe melalui metode sosialisasi tatap muka sebelum menjadi anggota PIK. Alasannya, responden lebih tertarik melihat informasi tentang program GenRe melalui media sosial Instagram milik Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara karena didesain dengan sangat bagus dan menarik perhatian responden untuk melihatnya. Diikuti sebanyak 11 atau 47,8%
responden menyatakan jarang (6-10 kali) menerima informasi mengenai program GenRe melalui metode sosialisasi tatap muka sebelum menjadi anggota PIK.
Alasannya, responden merasa kurang praktis dengan mendengarkan sosialisasi tentang program GenRe secara tatap muka, menurutnya sebaiknya memperbanyak informasi tentang program GenRe melalui media sosial Instagram sehingga bisa diakses kapan saja. Selanjutnya 6 atau 26,1% responden menyatakan sering (11-15 kali) dan 4 atau 17,4 % responden menyatakan sangat sering (16-20 kali) menerima informasi mengenai program GenRe melalui metode sosialisasi tatap muka sebelum menjadi anggota PIK. Alasannya ke-10 responden ini lebih suka mendengar informasi tentang program GenRe melalui sosialisasi karena bisa bertanya langsung kepada Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara jika terdapat informasi yang kurang dimengerti.
Tabel 4.11 Tatap Muka Sudah Efektif Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Efektif 0 0%
Kurang Efektif 0 0%
Efektif 13 56.5%
Sangat Efektif 10 43.5%
Total 23 100%
Sumber: P.11/FC.13
Penggunaan media tersebut (tatap muka) sudah efektif dalam menyebarkan informasi tentang Program GenRe. Hal ini dilihat dari jawaban responden pada tabel 4.11 yang menyatakan bahwa 13 responden atau 56,5%
menyatakan efektif dan 10 responden atau 43,5% menyatakan sangat efektif.
Menurut responden melalui media ini remaja dapat mendengar langsung materi tentang program GenRe sehingga menimbulkan kedekatan dengan Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara.
To Whom
Tabel 4.12 Sasaran Program GenRe Sudah Tepat Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Tepat 0 0%
Kurang Tepat 0 0%
Tepat 7 30.4%
Sangat Tepat 16 69.6%
Total 23 100%
Sumber: P.12/FC.14
Dari data diatas menunjukkan bahwa sebanyak 30,4% atau 7 responden menyatakan tepat dan sebanyak 69,6% atau 16 responden menyatakan sangat tepat jika remaja usia 10 sampai 24 tahun yang belum menikah, sebagai sasaran sosialisasi Program GenRe. Menurut responden usia 10-24 tahun sangat rentan
terkena Triad KRR karena pada masa ini merupakan peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa. Pada tahap ini mereka juga sedang mencari jati dirinya yang dilakukan dengan sistem coba-coba. Oleh karena itu, dibutuhkan program GenRe agar remaja menjadi sehat, cerdas dan ceria.
With What Effect
Tabel 4.13 Pegetahuan Bertambah Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 0 0%
Setuju 11 47.8%
Sangat Setuju 12 52.2%
Total 23 100%
Sumber: P.13/FC.15
Sebanyak 47,8% atau 11 responden menyatakan setuju dan sebanyak 52,2% atau 12 responden menyatakan sangat setuju karena setelah mendengar sosialisasi tentang kesehatan reproduksi, PUP, Napza dan KKBPK dari Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara, pengetahuan responden bertambah. Menurut responden setelah mendengar sosialisasi tentang Kesehatan Reproduksi, PUP, Napza dan KKBPK dari Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara, responden menjadi tahu tantang kesehatan reproduksi, menyiapkan diri untuk menikah, jenis-jenis dari napza dan pencegahannya dan tentang kependudukan.
Tabel 4.14 Sikap Mendukung
Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 0 0%
Setuju 10 43.5%
Sangat Setuju 13 56.5%
Total 23 100%
Sumber: P.14/FC.16
Dari tabel 4.14 dapat dilihat bahwa sebanyak 43,5% atau 10 responden menyatakan setuju dan sebanyak 56,5% atau 13 responden menyatakan sangat setuju karena setelah mendengar sosialisasi tentang kesehatan reproduksi, PUP, Napza dan KKBPK dari Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara, sikap responden menjadi mendukung. Menurut responden setelah mendengar sosialisasi tentang program tersebut, sikap responden menjadi mendukung untuk keberlangsungan program sehingga dapat menyelamatkan remaja dari Triad KRR dan menuju generasi emas yang diharapkan oleh negara Indonesia dimana remaja menjadi produktif dan berpola hidup sehat.
Tabel 4.15 Prilaku berubah menjadi Positif Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 0 0%
Setuju 15 65.2%
Sangat Setuju 8 34.8%
Total 23 100%
Sumber: P.15/FC.17
Dapat dilihat dari data diatas terdapat 65,2% atau 15 responden menyatakan setuju dan sebanyak 34,8% atau 8 responden menyatakan sangat setuju setelah mendengar sosialisasi tentang kesehatan produksi, PUP, Napza dan KKBPK dari Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara, prilaku responden berubah
menjadi positif. Menurut responden program tersebut sangat tepat untuk remaja yang saat ini sedang mencari jati diri dan mengembangkan lifeskill yang dimilikinya untuk menjadi sebuah peluang besar dimasa yang akan datang.
When
Tabel 4.16 Waktu Penyampaian Tepat Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Tepat 0 0%
Kurang Tepat 1 4.3%
Tepat 14 60.9%
Sangat Tepat 8 34.8%
Total 23 100%
Sumber: P.16/FC.18
Berdasarkan jawaban responden dari tabel 4.16 mengenai waktu penyampaian materi oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara didapat, sebanyak 1 responden atau 4,3% menyatakan kurang tepat. Menurut responden Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara dalam menyampaikan sosialisasi tentang Program GenRe hanya dilakukan sekali saja di satu tempat dan tidak ada tindak lanjut untuk remaja yang sudah mendengarkan materi tentang program GenRe.
Responden berharap jika Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara dapat melakukan kunjungan rutin sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima. Hal ini justru berbanding terbalik dengan 14 responden atau 60,9% yang menyatakan waktu penyampaian sudah tepat dan 8 responden atau 34,8% menyatakan sangat tepat selama ini. Artinya lebih banyak responden yang menyatakan bahwa waktu penyampaian program GenRe sudah tepat dan sangat tepat selama ini dibandingkan responden yang menyatakan kurang tepat. Menurut responden, waktu kunjungan yang dilakukan oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara sudah tepat, karena banyak tempat yang harus dikunjungi oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara, sehingga harus membagi waktu untuk bisa berinteraksi langsung dengan remaja ditempat yang berbeda-beda.
Tabel 4.17 Durasi (lamanya) Cukup Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Cukup 0 0%
Kurang Cukup 3 13%
Cukup 9 39.1%
Sangat Cukup 11 47.8%
Total 23 100%
Sumber: P.17/FC.19
Sebanyak 13% atau 3 responden menyatakan durasi (lamanya) penyampaian program GenRe kurang cukup selama ini. Hal ini dikarenakan menurut responden penyampaian sosialisasi tentang Program GenRe terkesan terburu-buru sehingga pesan yang ingin disampaikan kurang dimengerti oleh responden. Maka dari itu dibutuhkan durasi yang lebih lama lagi sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat dimengerti. Hal ini justru berbanding terbalik dengan 9 responden atau 39,1% yang menyatakan durasi sosialisasi Program GenRe sudah cukup dan 11 responden atau 47,8% juga menyatakan durasi sosialisasi Program GenRe sudah sangat cukup selama ini.. Menurut responden, Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara sudah cukup baik dalam menajemen durasi waktu saat menyampaikan materi, walaupun diberi durasi waktu yang singkat namun materi yang banyak mampu dikemas dengan baik sehingga pesan yang disampaikan dapat dimengerti.
How
Tabel 4.18 Teknik Penyampaian Tepat Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 2 8.7%
Setuju 11 47.8%
Sangat Setuju 10 43.5%
Total 23 100%
Sumber: P.18/FC.20
Berdasarkan jawaban responden dari tabel 4.18, mengenai Teknik penyampaian sosialisasi yang dilakukan narasumber dalam mensosialisasikan program GenRe menyatakan bahwa sebanyak 8,7% atau 2 responden menyatakan kurang setuju. Hal ini menurut responden karena narasumber kurang menjangkau remaja yang duduk di belakang saat sosialisasi berlangsung, sehingga remaja tersebut tidak mempedulikan narasumber dan hanya berbicara dengan teman sebelahnya. Hal ini justru berbanding terbalik dengan 11 responden atau 47,8%
yang menyatakan setuju dan 10 responden atau 43,5% menyatakan sangat setuju jika teknik penyampaian sosialisasi yang dilakukan narasumber dalam mensosialisasikan program GenRe sudah tepat. Menurutnya narasumber mampu membuat peserta sosialisasi tertarik dengan informasi yang disampaikannya karena diselingi dengan games yang menarik sehingga peserta menjadi aktif dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Why
Tabel 4.19 Terhindar dari Pernikahan Dini Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 1 4.3%
Kurang Setuju 0 0%
Setuju 7 30.4%
Sangat Setuju 15 65.2%
Total 23 100%
Sumber: P.19/FC.21
Dari tabel 4.19 dapat dilihat bahwa 4,3% atau 1 responden menyatakan tidak setuju jika sosialisasi program GenRe sangat penting bagi remaja agar remaja terhindar dari pernikahan dini. Karena menurut responden kekuatan terbesar dalam memutuskan untuk melakukan sesuatu berada pada diri sendiri.
Sehingga walaupun sosialisasi tentang program GenRe terus dilakukan tetapi jika diri sendiri menolak informasi tersebut, maka akan terjadi pernikahan dini. Hal ini justru berbanding terbalik dengan 7 responden atau 30,4% yang menyatakan setuju dan 15 responden atau 65,2% menyatakan sangat setuju jika sosialisasi program GenRe sangat penting bagi remaja agar remaja terhindar dari pernikahan dini. Menurutnya informasi tentang program GenRe ini mampu meningkatkan pengetahuannya tentang bahaya dari Pernikahan Dini tersebut, sehingga membuat dirinya tidak ingin melakukan Pernikahan Dini.
Tabel 4.20 Seks Pranikah
Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 1 4.3%
Setuju 8 34.8%
Sangat Setuju 14 60.9%
Total 23 100%
Sumber: P.20/FC.22
Sebanyak 4,3% atau 1 responden menyatakan tidak setuju jika sosialisasi Program GenRe sangat penting bagi remaja agar remaja terhindar dari seks Pra Nikah. Karena menurut responden seks pra nikah terjadi tidak karena ada niat melainkan karena ada kesempatan, jadi walaupun sosialisasi tentang Program GenRe terus dilakukan tapi remaja tetap memiliki kesempatan untuk melakukan hal tersebut melalui pacaran, maka akan terjadi seks pra nikah itu. Hal ini justru berbanding terbalik dengan 8 responden atau 34,8% yang menyatakan setuju dan 15 responden atau 65,2% menyatakan sangat setuju, jika sosialisasi Program GenRe sangat penting bagi remaja agar remaja terhindar dari seks pra nikah.
Menurutnya informasi tentang program GenRe ini mampu meningkatkan pengetahuannya tentang bahaya dari seks pra nikah tersebut, sehingga membuat dirinya tidak ingin melakukannya.
Tabel 4.21 Napza
Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 0 0%
Setuju 7 30.4%
Sangat Setuju 16 69.6%
Total 23 100%
Sumber: P.21/FC.23
Dapat dilihat dari data diatas bahwa 30,4% atau 7 responden menyatakan setuju dan sebanyak 69,6% atau 16 responden menyatakan sangat setuju, jika sosialisasi Program GenRe sangat penting bagi remaja agar remaja terhindar dari Napza. Menurutnya informasi tentang Napza ini mampu meningkatkan pengetahuannya tentang bahaya, jenis dan cara menghindari Napza, sehingga membuat dirinya tidak ingin melakukan hal tersebut.
4.2.3 Variabel Y (Tindakan Remaja menjadi Peserta PIK R Syahadah UMSU)
Selanjutnya pada bagian ini, peneliti akan menyajikan data mengenai tindakan remaja menjadi peserta PIK R Syahadah UMSU. Hasil selengkapnya disajikan pada tabel 4.22 sampai 4.39
Attention
Tabel 4.22 Memperhatikan Informasi
Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Memperhatikan 0 0%
Kurang Memperhatikan 0 0%
Memperhatikan 11 47.8%
Sangat Memperhatikan 12 52.2%
Total 23 100%
Sumber: P.22/FC.24
Sebanyak 47,8% atau 11 responden menyatakan memperhatikan saat pertama kali mendengar sosialisasi Program GenRe dan 52,2% atau 12 responden menyatakan sangat memperhatikan saat pertama kali mendengar sosialisasi Program GenRe. Menurut responden, saat pertama kali ia mendengar informasi tentang Program GenRe, responden memperhatikan informasi dengan detail guna menerapakan informasi tersebut pada dirinya dan juga di lingkungan tempat tinggal responden yang sangat rawan terjadi Triad KRR. Sehingga responden berharap melalui informasi yang didengarnya ini ia dapat membentengi dirinya dan mengajak remaja yang ada di lingkungan sekitarnya untuk terhindar dari Triad KRR
Interest
Tabel 4.23 Tertarik mencari Informasi Lebih Lanjut Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Setuju 0 0%
Kurang Setuju 0 0%
Setuju 12 52.2%
Sangat Setuju 11 47.8%
Total 23 100%
Sumber: P.23/FC.25
Dari tabel 4.23 dapat dilihat bahwa 52,2% atau 12 responden menyatakan setuju, diikuti 47,8% atau 11 responden lainnya yang menyatakan sangat setuju jika setelah mendengar sosialisasi program GenRe responden tertarik mencari informasi lebih lanjut. Menurut responden setelah pertama kali mendengar sosialisasi tentang program GenRe, responden tertarik untuk mencari informasi lebih lanjut tentang Program GenRe melalui media sosial instagram dan chat personal dengan duta GenRe guna mendapatkan informasi terbaru terkait program GenRe.
Tabel 4.24 Surat Kabar
Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Pernah 7 30.4%
Jarang 1 4..3%
Sering 12 52.2%
Sangat Sering 3 13%
Total 23 100%
Sumber: P.24/FC.26
Berdasarkan data diatas sebanyak 30,4% atau 7 responden menyatakan tidak pernah mencari informasi tentang Program GenRe melalui surat kabar selain melalui media sosialisasi. Menurut responden, ia tidak tertarik membaca surat
kabar, karena terlalu besar dan sulit dibawa kemana-mana. Sehingga responden lebih tertarik mendengarkan informasi tantang Program GenRe melalui sosialisasi tatap muka. Selanjutnya 4,3% atau 1 responden menyatakan jarang. Alasannya, karena informasi tentang Program GenRe tidak setiap hari ada di koran, sehingga responden lebih tertarik melihat informasi yang ada di media sosial Instagram Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara. Diikuti 52,2% atau 12 responden menyatakan sering dan 13% atau 3 responden menyatakan sangat sering mencari informasi tentang Program GenRe melalui surat kabar. Menurut responden, kegiatan yang sebar melalui surat kabar membuat ia tertarik membacanya dan tertarik dengan program GenRe.
Tabel 4.25 Spanduk
Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Pernah 2 8.7%
Jarang 8 34.8%
Sering 12 52.2%
Sangat Sering 1 4.3%
Total 23 100%
Sumber: P.25/FC.27
Data diatas menunjukkan bahwa selain media sosialisasi, 8,7% atau 2 responden menyatakan tidak pernah mencari informasi tentang Program GenRe melalui Spanduk. Menurut responden, ia lebih tertarik mendapatkan informasi tentang Program GenRe melalui sosialisasi yang dilakukan oleh Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara. Karena menurutnya, ia dapat berinteraksi langsung dengan Duta GenRe terkait Program GenRe dan permasalahan remaja.
Selanjutnya 34,8% atau 8 responden menyatakan jarang. Hal ini karena informasi tentang program GenRe melalui Spanduk tidak setiap waktu ada, sehingga responden lebih tertarik mencari informasi melalui media sosial Instagram Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara. Diikuti 52,2% atau 12 responden lain yang menyatakan sering dan 4,3% atau 1 responden menyatakan sangat sering mencari informasi tentang Program GenRe melalui spanduk. Menurut responden, meraka
lebih tertarik melihat informasi tentang program GenRe melalui Spanduk karena berwarna dengan desain yang bagus.
Tabel 4.26 Brosur
Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Pernah 3 13%
Jarang 12 52.2%
Sering 7 30.4%
Sangat Sering 1 4.3%
Total 23 100%
Sumber: P.26/FC.28
Dapat dilihat dari tabel diatas bahwa selain media sosialisasi, 13% atau 3 responden menyatakan tidak pernah mencari informasi tentang Program GenRe melalui Brosur. Menurut responden, media brosur hanya memuat sebagian saja tentang materi Program GenRe, dan juga responden tidak bisa bertatap muka langsung dengan Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara. Sehingga informasi yang tidak dimengerti dari brosur tersebut tidak bisa langsung ditanya ataupun didiskusikan. Selanjutnya 52,2% atau 12 responden menyatakan jarang mencari informasi tentang Program GenRe melalui brosur. Alasannya media brosur tidak selalu disebar setiap hari, melainkan hanya saat ada momen tertentu seperti pemilihan duta GenRe, hari Remaja, hari Keluarga Nasional dan beberapa hari besar lainnya. Sehingga responden kesulitan mendapatkan informasi tentang program GenRe melalui media brosur. Tidak hanya itu, sebanyak 30,4% atau 7 responden menyatakan sering dan 4,3% atau 1 responden menyatakan sangat sering mencari informasi tentang Program GenRe melalui brosur. Menurut responden, meskipun diera teknologi yang sangat pesat ini, seharusnya Forum GenRe lebih memperbanyak brosur karena kalau hanya memanfaatkan media sosial belum tentu menjangkau remaja saat ini khususnya remaja yang ada di daerah.
Tabel 4.27 Televisi
Kategori Frekuensi Persentase
Tidak Pernah 6 26.1%
Jarang 4 17.4%
Sering 10 43.5%
Sangat Sering 3 13.0%
Total 23 100%
Sumber: P.27/FC.29
Sebanyak 26,1% atau 6 responden menyatakan tidak pernah mencari informasi tentang Program GenRe melalui televisi selain melalui media sosialisasi. Menurut responden, hal ini terjadi karena promosi yang dilakukan melalui media televisi tidak selalu ada, sehingga menyulitkan responden dalam mencari tahu tentang program GenRe. Makanya responden lebih tertarik menerima informasi tentang Program GenRe melalui media sosialisasi. Karena menurutnya, melalui media ini responden dapat berinteraksi langsung dengan Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya 17,4% atau 4 responden menyatakan jarang. Alasannya, menurut responden mereka jarang menonton televisi karena sibuk kuliah dan kegiatan organisasi. Sehingga jarang melihat informasi tentang program GenRe di televisi. Meskipun demikian, responden pernah sekali atau dua kali melihat iklan tentang program GenRe di televisi tetapi
Sebanyak 26,1% atau 6 responden menyatakan tidak pernah mencari informasi tentang Program GenRe melalui televisi selain melalui media sosialisasi. Menurut responden, hal ini terjadi karena promosi yang dilakukan melalui media televisi tidak selalu ada, sehingga menyulitkan responden dalam mencari tahu tentang program GenRe. Makanya responden lebih tertarik menerima informasi tentang Program GenRe melalui media sosialisasi. Karena menurutnya, melalui media ini responden dapat berinteraksi langsung dengan Forum GenRe Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya 17,4% atau 4 responden menyatakan jarang. Alasannya, menurut responden mereka jarang menonton televisi karena sibuk kuliah dan kegiatan organisasi. Sehingga jarang melihat informasi tentang program GenRe di televisi. Meskipun demikian, responden pernah sekali atau dua kali melihat iklan tentang program GenRe di televisi tetapi