BAB 4. HASIL PENELITIAN
4.2. Analisis Univariat
4.2.1 Karakteristik Responden
Karakteristik responden dalam penelitian ini meliputi umur dan jenis kelamin
remaja yang berjumlah 90 siswa di SMA Dharma Bakti Medan. Berdasarkan Tabel
4.1 menunjukkan bahwa berdasarkan umur, sebesar 44,4 % remaja pada kelompok
umur 17 tahun dan sebesar 53,3% berjenis kelamin perempuan. Untuk lebih jelas
dapat dilihat pada Tabel 4.1 berikut :
Tabel 4.1. Distribusi Karakteristik Siswa/i SMA Dharma Bakti Medan
Karakteristik f % Umur 15 tahun 7 7,8 16 tahun 30 33,4 17 tahun 40 44,4 18 tahun 12 13,3 19 tahun 1 1,1 Jumlah 90 100 Jenis Kelamin Laki-laki 42 46,7 Perempuan 48 53,3 Jumlah 90 100
4.2.2
Pola Asuh Orangtua
Berdasarkan Tabel 4.2 dapat dijelaskan bahwa dari 6 pernyataan pada masing-
masing pola asuh orangtua yaitu pola asuh ayah dan ibu yang terbagi menjadi tiga
jenis pola asuh otoriter, pernisif dan demokratif. Kemudian dapat dijelaskan bahwa
dari pola asuh otoriter baik ayah maupun ibu, mayoritas responden (92,2%) dan
(95,6%) menjawab akan dimarahi jika ketahuan menonton film-film pornografi.
Selanjutnya untuk pola asuh permisif baik dilihat dari pola asuh ayah maupun ibu
hampir separuh responden (44,4) dan (45,6%) menjawab dibebaskan berpacaran dan
tidak pernah dihukum jika ketahuan berpacaran. Sedangkan pola asuh demokratif
mayoritas respoden (88,9%) diizinkan terlambat pulang dari sekolah jika
memberitahu terlebih dahulu alasan terlambat pulang.
Tabel 4.2. Distribusi Jawaban Item Pernyataan Pola Asuh Orangtua
No. Pernyataan
Jawaban
Ya Tidak Jumlah
f % f % f %
Ayah Otoriter
1. Saya dilarang dengan keras, bergaul dengan anak-anak remaja lainnya, baik laki-laki maupun perempuan karena dapat menimbulkan pelecehan seksual pada remaja
32 35.6 58 64.4 90 100
2. Saya dilarang dengan keras, bertanya tentang seks bagi remaja karena dianggap tabu
55 61.1 35 38.9 90 100
3. Saya dilarang dengan keras, tidak boleh berpacaran dan akan dihukum jika ketahuan berpacaran
29 32.2 61 67.8 90 100
4. Saya akan dimarahi dan dihukum jika, ketahuan menonton film-film pornografi
83 92.2 7 7.8 90 100 5. Saya akan dimarahi dan dihukum jika,
ketahuan terlambat pulang dari sekolah karena dicurigai melakukan perilaku seskual yang negatif seperti seks bebas
Tabel 4.2 (Lanjutan)
No. Pernyataan
Jawaban
Ya Tidak Jumlah
f % f % f %
6. Saya akan dimarahi jika menginap di rumah teman saya dengan alasan apapun karena dianggap cenderung melakukan perilaku seksual yang negatif seperti seks bebas
55 61.1 35 38.9 90 100
Ibu Otoriter
1. Saya dilarang dengan keras, bergaul dengan anak-anak remaja lainnya, baik laki-laki maupun perempuan karena dapat menimbulkan pelecehan seksual pada remaja
32 35.6 58 64.4 90 100
2. Saya dilarang dengan keras, bertanya tentang seks bagi remaja karena dianggap tabu
54 60.0 36 40.0 90 100
3. Saya dilarang dengan keras, tidak boleh berpacaran dan akan dihukum jika ketahuan berpacaran
30 33.3 60 66.7 90 100
4. Saya akan dimarahi dan dihukum jika, ketahuan menonton film-film pornografi
86 95.6 4 4.4 90 100 5. Saya akan dimarahi dan dihukum jika,
ketahuan terlambat pulang dari sekolah karena dicurigai melakukan perilaku seskual yang negatif seperti seks bebas
47 52.2 43 47.8 90 100
6. Saya akan dimarahi jika menginap di rumah teman saya dengan alasan apapun karena dianggap cenderung melakukan perilaku seksual yang negatif seperti seks bebas
51 56.7 39 43.3 90 100
Ayah Permisif
1. Saya dibebaskan bergaul dengan anak-anak remaja lainnya, baik laki-laki maupun perempuan walaupun dapat menimbulkan pelecehan seksual pada remaja
23 25.6 67 74.4 90 100
2. Saya tidak pernah diajarkan atau diberitahu tentang seks bagi remaja karena dianggap tidak penting
36 40 54 60 90 100
3. Saya dibebaskan berpacaran dan tidak pernah dihukum jika ketahuan berpacaran
40 44.4 50 55.6 90 100 4. Saya tidak pernah dimarahi apabila ketahuan
menonton film-film pornografi
14 15.6 76 84.4 90 100 5. Saya tidak akan dimarahi dan dihukum jika,
ketahuan terlambat pulang dari sekolah
37 41.1 53 58.9 90 100 6. Saya tidak pernah dimarahi jika menginap di
rumah teman saya
Tabel 4.2 (Lanjutan)
No. Pernyataan Jawaban Ya Tidak Jumlah f % f % f % Ibu Permisif1. Saya dibebaskan bergaul dengan anak-anak remaja lainnya, baik laki-laki maupun perempuan walaupun dapat menimbulkan kenakalan remaja
28 31.1 62 68.9 90 100
2. Saya tidak pernah diajarkan atau diberitahu tentang seks bagi remaja karena dianggap tidak penting
33 36.7 57 63.3 90 100
3. Saya dibebaskan berpacaran dan tidak pernah dihukum jika ketahuan berpacaran
41 45.6 49 54.4 90 100 4. Saya tidak pernah dimarahi apabila ketahuan
menonton film-film pornografi
13 14.4 77 85.6 90 100 5. Saya tidak akan dimarahi dan dihukum jika,
ketahuan terlambat pulang dari sekolah
32 35.6 58 64.4 90 100 6. Saya tidak pernah dimarahi jika menginap di
rumah teman saya
27 30.0 63 70.0 90 100
Ayah Demokratif
1. Saya diajarkan cara bergaul dengan anak- anak remaja lainnya, baik laki-laki maupun perempuan
77 85.6 13 14.4 90 100
2. Saya akan diberitahu apabila bertanya tentang seks bagi remaja dan dibelikan buku tentang remaja
32 35.6 58 64.4 90 100
3. Saya akan diizinkan berpacaran, jika saya sudah berusia 17 tahun dan pacar saya adalah anak yang baik dan sopan
75 83.3 15 16.7 90 100
4. Saya diajarkan untuk tidak menonton film- film pornografi karena dapat mengganggu perkembangan mental saya serta
mengganggu waktu belajar saya.
76 84.4 14 15.6 90 100
5. Saya diizinkan terlambat pulang dari sekolah jika saya memberitahu terlebih dahulu alasan saya terlambat pulang
80 88.9 10 11.1 90 100
6. Saya akan diberi izin jika ingin menginap di rumah teman saya dengan memberitahukan tujuan menginap dan memberitahu alamat teman tempat saya menginap
73 81.1 17 18.9 90 100
Ibu Demokratif
1. Saya diajarkan cara bergaul dengan anak- anak remaja lainnya, baik laki-laki maupun perempuan
Tabel 4.2 (Lanjutan)
No. Pernyataan
Jawaban
Ya Tidak Jumlah
f % f % f %
2. Saya akan diberitahu dan dibelikan buku apabila bertanya tentang seks bagi remaja
32 35.6 58 64.4 90 100 3. Saya akan diizinkan berpacaran, jika saya
sudah berusia 17 tahun dan pacar saya adalah anak yang baik dan sopan
75 83.3 15 16.7 90 100
4. Saya diajarkan untuk tidak menonton film- film pornografi karena dapat mengganggu perkembangan mental saya serta
mengganggu waktu belajar saya.
76 84.4 14 15.6 90 100
5. Saya diizinkan terlambat pulang dari sekolah jika saya memberitahu terlebih dahulu alasan saya terlambat pulang
80 88.9 10 11.1 90 100
6. Saya akan diberi izin jika ingin menginap di rumah teman saya dengan memberitahukan tujuan menginap dan memberitahu alamat teman tempat saya menginap
73 81.1 17 18.9 90 100
4.2.3
Peer Group
Dari tabel 4.3 diketahui 10 pernyataan tentang peer group dan dapat
dijelaskan bahwa separuh responden (73,3 %) lebih dekat dengan teman-teman geng
daripada dengan teman-teman yang tidak satu geng, tetapi separuh responden (62,2
%) mengatakan bahwa tidak harus punya pacar untuk menjadi anggota dari sebuah
geng. Selanjutnya ada 52,2 % responden menjawab sering membicarakan seks bila
berkumpul dengan teman-teman dan ada 58,9 % responden mengatakan diajari cara
berpacaran oleh teman-temannya. Kemudian ditemukan 41,1 % responden
mengatakan diajak menonton video porno bersama-sama dengan teman dan separuh
responden (57,8 %) menjawab berpelukan dan berciuman pada saat berpacaran
adalah hal yang wajar. Untuk pernyataan teman-teman saya yang pernah bercerita
pada saya pernah melakukan perilaku seksual berat yaitu berciuman separuh
responden (62,2 %) menjawab ya, begitu juga dalam
memilih teman-teman yang sudah memiliki pacar sabanyak 48,9 % responden menjawab tidak dan 67,8 % responden menjawab tidak dalam mengikuti gaya teman-teman dalam berpacaran. Untuk gambaran yang lebih jelas, dapat dilihat pada Tabel 4.3 berikut :Tabel 4.3. Distribusi Jawaban Item Pernyataan Peer Group
No. Pernyataan
Jawaban
Ya Tidak Jumlah
f % f % f %
1. Saya lebih dekat dengan teman-teman satu geng daripada dengan teman-teman yang tidak satu geng dengan saya
66 73.3 24 26.7 90 100 2. Teman-teman saya mengganggap bahwa
untuk menjadi anggota geng mereka harus punya pacar
34 37.8 56 62.2 90 100 3. Teman-teman dekat saya sering
membicarakan seks saat berkumpul 47 52.2 43 47.8 90 100 4. Teman-teman saya mengajari bagaimana
cara berpacaran 53 58.9 37 41.1 90 100
5. Teman-teman saya mengajak saya menonton
video porno bersama-sama 37 41.1 53 58.9 90 100 6. Teman saya mengatakan berpelukan dan
berciuman pada saat berpacaran adalah hal yang wajar
52 57.8 38 42.2 90 100 7. Teman-teman saya yang pernah bercerita
pada saya pernah melakukan perilaku seksual berat yaitu berciuman
56 62.2 34 37.8 90 100 8. Saya menerima ajakan teman-teman pada
kegiatan yang mengarah kepada pemuasan birahi seperti di cafe remang-remang,
clubbing dan lain-lain
12 13.3 78 86.7 90 100 9. Saya memilih teman-teman yang sudah
memiliki pacar 46 51.1 44 48.9 90 100
10. Saya mengikuti gaya teman-teman dalam