BAB III PEMBAHASAN
3.3. Deskripsi Responden
3.4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis
JenisKelamin
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Pria 13 52.0 52.0 52.0
Wanita 12 48.0 48.0 100.0
Total 25 100.0 100.0
Sumber: Hasil Penelitian (data diolah), (2018)
Pada tabel 3.3 diketahui bahwa responden yang berjenis kelamin pria sebanyak 13 responden (52%), dan yang berjenis kelamin wanita sebanyak 12 responden (48%).
3.4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Tabel 3.3
Usia
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Sumber: Hasil Penelitian (data diolah), (2018)
Pada tabel 3.4 diketahui bahwa responden yang berusia 21 tahun yaitu sebanyak 5 responden (20%), yang berusia 22 tahun yaitu sebanyak 5 responden (20%), yang berusia 23 tahun yaitu sebanyak 5 responden (20%), yang berusia 24 tahun yaitu sebanyak 6 orang (24%) dan yang berusia 25 tahun yaitu sebanyak 4 responden (16%).
3.5 Distribusi Jawaban Variabel
3.5.1 Distribusi Jawaban Responden Pada Variabel Manjemen Personalia Tabel 3.4
Sumber: Hasil Penelitian (data diolah), (2018)
Manajemen Personalia adalah suatu strategi dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen yaitu planning, organizing, leading dan controlling, dalam setiap aktivitas atau fungsi operasional sumber daya manusia mulai dari proses penarikan, seleksi, pelatihan dan pengembangan. Hasiljawabankuesioner yang diperolehdarirespondenuntuk variable manajemen personalia pada tabel yaitu:
1. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 1 (Manajemen personalia membuat perencanaan dalam pelaksanaan perekrutan tenaga kerja) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 4.04%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
2. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 2 (Manajemen personalia melaksanakan fungsi organisasian dalam efektivitas perekrutan tenaga kerja) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 4.04%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
3. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 3 (Manajemen personalia berkontribusi besar dalam menetapkan tujuan atau standar dalam mengelola, melaksanakan dan mengendalikan) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 3.92%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
4. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 4 (Perencanaan perlu dikomunikasikan kepada semua pihak yang perlu mengetahuinya) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 4.08%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
5. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 5 (Fungsi pengorganisasian menuntut pimpinan menentukan jumlah yang tepat bagi orang yang tepat di posisi yang tepat dan waktu yang tepat) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 4.20%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
6. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 6 (Dengan adanya fungsi pengorganisasian, pekerjaan dapat diselesaikan dengan jelas) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 4.08%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
7. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 7 (Pengarahan melibatkan pemahaman terhadap sikap, perilaku, kepribadian, motivasi dan sebagainya) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 3.84%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
8. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 8 (Pengarahan dilakukan dengan memberi bimbingan, memotivasi, dan tindakan lainnya yang melibatkan interaksi dengan orang lain) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 4.24%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
9. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 9 (Pengendalian dalam organisasi dapat mengetahui tindakan apa yang harus diambil jika ditemukan masalah dalam proses pencapaian tujuan) memperlihatkan bahwa
rata-rata jawaban responden sekitar 4.00%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
10. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 10 (Pengendalian/pengawasan membantu penyelesaian pekerjaan secara efektif dan efisien) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 3.96%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
3.5.2 Distribusi Jawaban Responden Pada Variabel Efektivitas Perekrutan Tenaga Kerja
Sumber: Hasil Penelitian (data diolah), (2018)
Hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari responden untuk variable Efektivitas Perekrutan Tenaga Kerja pada tabel, yaitu:
1. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 1 (Karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan dengan teliti) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 4.24%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
2. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 2 (Waktu dan hasil pekerjaan karyawan telah sesuai dengan target yang diberikan) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 4.26%. Hal ini
3. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 3 (Pimpinan menilai hasil pekerjaan karyawan dengan baik setiap harinya) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 3.96%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
4. Analisis frekuensi jawaban responden terhadap pernyataan 4 (Karyawan merasa puas karena hasil/gaji sesuai dengan pekerjaan yang diselesaikan) memperlihatkan bahwa rata-rata jawaban responden sekitar 4.28%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa responden setuju atas pernyataan tersebut.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat diberikan penulis dari penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:
1. Manajemen personalia juga menyangkut sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengelolaan karir, evaliasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen personalia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung manajemen personalianya.
2. Pada perusahaan besar sebagian dari aktivitas fungsi personalia didelegasi kepada masing-masing manajer termasuk kepada kepala departemen (bagian atau seksi) personalia.
3. Efektivitas perekrutan tenaga kerja pada PT. Bank Tabungan Negara KC Medan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil kerja dan pelaksanaannya, jumlah pegawai pada PT. Bank Tabungan Negara KC Medan mencukupi untuk melaksanakan tugas pekerjaan, apalagi ada peralatan canggih yang digunakan yang dapat mempercepat waktu pelaksanaan pekerjaan.
4.2 Saran
Adapun saran yang dapat diberikan penulis dari penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:
1. Manajemen personalia sebisa mungkin harus bisa mencari tenaga kerja yang benar-benar bisa untuk membantu memajukan perusahaan tersebut, disiplin dan tidak semena-mena, dan seharusnya setiap beberapa bulan dilakukan pelatihan agar para karyawan bisa mengasah kemampuan-kemampuan yang ada didirinya sehingga dapat dikembangkan.
2. Untuk mengatasi proses rekrutmen yang memakan waktu lama selain dengan pemberlakuan batasan jumlah pelamar yang ingin mendaftar supaya jumlah pelamar tidak terlalu banyak, sebaiknya rekrutmen dilakukan oleh staff dalam jumlah banyak sehingga walaupun jumlah pelamar sangat banyak namun proses rekrutmen dapat berjalan dengan cepat dan efektif.
3. Pada proses rekrutmen harus disesuaikan antara kemampuan pelamar kerja dan deskripsi pekerjaan yang ada. Agar nantinya tidak ada pekerjaan yang ditempati oleh orang yang tidak sesuai dengan kemampuan dan keterampilannya. Hal ini perlu dilakukan agar organisasi yang menerima pelamar kerja dapat berjalan dengan baik.
DAFTAR PUSTAKA Buku
Badriyah, Mila. 2015. Human Resources Management. Cetakan Kesatu. Bandung:
Pustaka Reka Cipta.
Bangun, Wilson. 2012. Human Resources Management. Edisi Keenam. Jakarta:
Erlangga.
Dessler, Gary. 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Keempat Belas.
Jakarta Selatan: Salemba Empat.
Hamali, Arif Y. 2017. Pemahaman Manajemen Sumber Daya Manusia.
Yogyakarta: Buku Seru.
Hasibuan, Malayu S.P. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan Kesembilan belas.Jakarta: Bumi Aksara.
Mangkunegara, Anwar P. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan.
Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mondy, R Wayne. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kesepuluh.
Jakarta: Erlangga.
Rivai, Veithzal. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan.
Edisi kedua. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Siagian, Sondang P. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kedua.
Jakarta: Bumi Aksara.
Sutrisno, Edy. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
LAMPIRAN Lampiran 1 Kuisioner Penelitian
KUISIONER PENELITIAN
PERAN MANAJEMEN PERSONALIA TERHADAP EFEKTIVITAS PEREKRUTAN TENAGA KERJA PADA PT. BANK
TABUNGAN NEGARA KC MEDAN Responden yang terhormat,
Bersama ini saya memohon kesediaan Bapak/Ibu untuk mengisi kuesioner penelitian dengan judul “Peran Manajemen Personalia Terhadap Efektivitas Perekrutan Tenaga Kerja Pada PT. Bank Tabungan Negara KC Medan”.
Informasi yang Bapak/Ibu berikan adalah bantuan yang bernilai dalam penyelesaian Tugas Akhir ini sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Diploma III di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.
Atas kerja sama Bapak/Ibu, saya ucapkan terimakasih.
1. Petunjuk Penyelesaian
Saya memohon kepada Bapak/Ibu agar member tanda checklist (√) pada salah satu jawaban Bapak/Ibu anggap paling sesuai, penilaian dapat dilakukan berdasarkan Skala berikut ini:
Jawaban Sangat Tidak Setuju (STS) : 1
Jawaban Tidak Setuju (TS) : 2
Jawaban Kurang Setuju (KS) : 3
Jawaban Setuju (S) : 4
1. Saya memohon kepada Bapak/Ibu agar mengisi dengan jawaban yang
1. Manajemen personalia membuat perencanaan dalam pelaksanaan perekrutan tenaga kerja 2. Manajemen personalia melaksanakan fungsi
organisasian dalam efektivitas perekrutan tenaga kerja
3. Manajemen personalia berkontribusi besar dalam menetapkan tujuan atau standar dalam mengelola, melaksanakan dan mengendalikan 4. Perencanaan perlu dikomunikasikan kepada
semua pihak yang perlu mengetahuinya 5. Fungsi pengorganisasian menuntut pimpinan
menentukan jumlah yang tepat bagi orang yang tepat di posisi yang tepat dan waktu yang tepat 6. Dengan adanya fungsi pengorganisasian,
pekerjaan dapat diselesaikan dengan jelas 7. Pengarahan melibatkan pemahaman terhadap
sikap, perilaku, kepribadian, motivasi dan sebagainya
8. Pengarahan dilakukan dengan memberi bimbingan, memotivasi, dan tindakan lainnya yang melibatkan interaksi dengan orang lain 9. Pengendalian dalam organisasi dapat
mengetahui tindakan apa yang harus diambil jika ditemukan masalah dalam proses
pencapaian tujuan
10. Pengendalian/pengawasan membantu penyelesaian pekerjaan secara efektif dan efisien
II. Efektivitas Tenaga Kerja
No Pertanyaan SS S KS TS STS
1. Karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan dengan teliti
2. Waktu dan hasil pekerjaan karyawan telah sesuai dengan target yang diberikan
3. Pimpinan menilai hasil pekerjaan karyawan dengan baik setiap harinya
4. Karyawan merasa puas karena hasil/gaji sesuai dengan pekerjaan yang diselesaikan
Lampiran 2. Surat Izin Research