HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 KARAKTERISTIK RESPONDEN
Responden dalam penelitian ini adalah konsumen masing-masing coffee shop yang diteliti. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara pengambilan sampel dengan cara pertimbangan tertentu (purposive sampling). Peneliti akan melakukan penelitian tentang ekuitas merek coffee shop Starbucks Coffee, Excelso Coffee, dan Ngopi Doeloe, maka sampel sumber datanya adalah pecinta kopi yang ada di kota Bandung. Sampel minimal yang harus penulis peroleh sebagai bahan penelitian adalah sebanyak 384 sampel. Selain itu, penulis menggunakan teknik quota sampling dengan membagi sampel yang diambil pada masing-masing coffee shop sebanyak 128 responden.
Selanjutnya dalam profil responden diperinci menurut jenis kelamin responden, usia responden, pendidikan terakhir responden, pekerjaan responden dan pendapatan per bulan responden berdasarkan masing-masing coffee shop. Salah satu tujuan pengelompokan responden adalah untuk mengetahui rincian profil responden yang dijadikan sampel penelitian.
Adapun profil responden dapat digambarkan dari hasil penyebaran kuisioner yang disajikan pada tabel dan diagram berikut ini :
43 TABEL 4.1
Profil responden berdasarkan usia
Sumber: Data primer, diolah
Profil responden berdasarkan usia yang menyebutkan Starbucks Coffee menjelaskan bahwa usia responden terbesar dalam penelitian ini adalah berusia antara 19-26 tahun yakni sebanyak 133 orang atau 34,64%. Kemudian disusul responden yang berusia >26 tahun yakni sebanyak 87 orang atau 22,66%. Kemudian responden yang berusia 16-19 tahun yakni sebanyak 19 orang atau 4,95%.
Profil responden berdasarkan usia yang menyebutkan Excelso Coffee menjelaskan bahwa usia responden terbesar dalam penelitian ini adalah berusia >26 tahun yakni sebanyak 27 orang atau 7,03%, kemudian disusul responden yang berusia 19-26 tahun yakni sebanyak 17 orang atau 4,43%, kemudian responden yang berusia 16-19 tahun hanya 2 orang atau 0,50%.
Profil responden berdasarkan usia yang menyebutkan Ngopi Doeloe menjelaskan bahwa usia responden terbesar dalam penelitian ini adalah berusia 19-26 tahun yakni sebanyak 45 orang atau 11,72%, kemudian disusul responden yang berusia >26 tahun sebanyak 27 orang atau 7,03%, kemudian responden yang berusia 16-19 tahun yakni sebanyak 8 orang atau 2,10%.
44
Untuk responden yang tidak menyebutkan salah satu dari ketiga coffee shop yang diteliti berjumlah 19 orang, namun yang terbanyak berada di usia 19-26 tahun, yakni 15 orang atau 3,91%.
Responden dari ketiga coffee shop ini di dominasi oleh pengunjung yang berusia 19-26 tahun, ini disebabkan pada rentang umur tersebut orang-orang lebih senang “nongkrong” di café untuk sekedar mengobrol bersama teman-teman, untuk mengerjakan tugas kuliah atau skripsi, bahkan beberapa diantaranya memanfaatkan untuk kepentingan bisnis atau pekerjaan.
Perolehan responden terbanyak pada kategori usia 19 sampai 26 tahun ini sudah sesuai dengan target market dari ketiga coffee shop tersebut.
TABEL 4.2
Profil responden berdasarkan jenis kelamin
Sumber: Data primer, diolah
Profil responden yang menyebutkan Starbucks Coffee berdasarkan jenis kelamin (gender) menjelaskan bahwa jenis kelamin yang terbesar dalam penelitian ini adalah laki-laki yakni sebanyak 154 orang atau 40,1%, sedangkan responden perempuan sebanyak 85 orang atau 22,1%.
Profil responden yang menyebutkan Excelso Coffee berdasarkan jenis kelamin (gender) menjelaskan bahwa jenis kelamin yang terbesar dalam
45
penelitian ini adalah laki-laki yakni sebanyak 29 orang atau 7,6%, sedangkan responden perempuan sebanyak 17 orang atau 4,4%.
Profil responden yang menyebutkan Ngopi Doeloe berdasarkan jenis kelamin (gender) menjelaskan bahwa jenis kelamin terbesar dalam penelitian ini adalah laki-laki yakni sebanyak 51 orang atau 13,3%, sedangkan responden perempuan sebanyak 29 orang atau 7,6%.
Untuk responden yang tidak menyebutkan salah satu dari ketiga coffee shop yang diteliti yakni berjumlah 19 orang mereka menyebutkan coffee shop merek lain selain ketiga coffee shop yang sedang diteliti.
Responden di dominasi oleh laki-laki, hal ini karena persepsi orang terhadap kopi identik dengan laki-laki, hingga saat ini kebanyakan orang yang berkunjung ke coffee shop masih di dominasi oleh laki-laki.
TABEL 4.3
Profil responden berdasarkan pendidikan
Sumber: Data primer, diolah
Dari tabel diatas yakni profil responden berdasarkan pendidikan, maka terlihat bahwa pendidikan terakhir responden yang menyebutkan Starbucks Coffee di dominasi oleh Sarjana sebanyak 122 orang atau 31,77%, kemudian diikuti oleh SMA sebanyak 95 orang atau 24,74%, serta Diploma sebanyak 16 orang atau 4,17%.
46
Profil responden yang menyebutkan Excelso Coffee berdasarkan pendidikan terakhir menjelaskan bahwa yang terbesar adalah Sarjana, yakni sebanyak 34 orang atau 8,85%, sedangkan untuk Diploma dan SMA masing-masing sebanyak 6 orang atau 1,56%.
Profil responden yang menyebutkan Ngopi Doeloe berdasarkan pendidikan terakhir menjelaskan bahwa yang terbesar adalah Sarjana, yakni 41 orang atau 10,68%, kemudian diikuti oleh SMA sebanyak 22 orang atau 5,73%, serta Diploma sebanyak 15 orang atau 3,91%.
Jika dilihat berdasarkan pendidikan terakhir, rata-rata responden yang berkunjung ke coffee shop didominasi oleh mahasiswa atau sarjana. Hal ini diakibatkan oleh gaya hidup kaum mahasiswa sekarang ini yang lebih senang mengerjakan tugas atau skripsinya di café dibandingkan dengan dikampus atau dirumah, sementara bagi para sarjana café banyak dimanfaatkan untuk sekedar “nongkrong” atau melepas kejenuhan setelah bekerja, serta tak sedikit pula yang memanfaatkan café sebagai tempat untuk bertemu dengan relasi.
TABEL 4.4
Profil responden berdasarkan pekerjaan
Sumber: Data primer, diolah
47
Dari tabel diatas yakni profil responden berdasarkan pekerjaan, maka terlihat bahwa pekerjaan responden yang menyebutkan Starbucks Coffee di dominasi oleh Mahasiswa yakni sebanyak 89 orang atau 23,18%, kemudian diikuti oleh Pegawai Swasta sebanyak 75 orang atau 19,53%, serta Wiraswasta sebanyak 45 orang atau 11,72%.
Profil responden yang menyebutkan Excelso Coffee berdasarkan pekerjaan menjelaskan bahwa yang terbesar adalah Pegawai Swasta yakni sebanyak 23 orang atau 5,99%, diikuti oleh Wiraswasta sebanyak 9 orang atau 2,34%, serta Pegawai Negeri sebanyak 8 orang atau 2,08%, sisanya sebagai Mahasiswa sebanyak 4 orang atau 1,04%.
Profil responden yang menyebutkan Ngopi Doeloe berdasarkan pekerjaan menjelaskan bahwa yang terbesar adalah Pegawai Swasta yakni sebanyak 37 orang atau 9,64%, diikuti oleh Mahasiswa sebanyak 17 orang atau 4,43%, serta Wiraswasta sebanyak 14 orang atau 3,65%.
Pekerjaan responden Excelso Coffee dan Ngopi Doeloe rata-rata pegawai swasta, hal ini karena kedua coffee shop ini mempunyai tempat yang nyaman untuk dipakai meeting, selain itu memiliki juga tempat yang luas. Sedangkan untuk responden Strabucks Coffee di dominasi oleh mahasiswa, alasannya karena sebagian dari responden beralasan karena bila nongkrong di Starbucks mereka seolah-olah memiliki prestige yang tinggi. Dari perolehan responden terbanyak untuk kategori pekerjaan ini dapat terlihat bahwa target market dari ketiga coffee shop tersebut telah tercapai.
48 TABEL 4.5
Profil responden berdasarkan pendapatan
Sumber: Data primer, diolah
Berdasarkan tabel diatas, menunjukan bahwa pendapatan responden yang menyebutkan Starbucks Coffee memiliki pendapat per bulan terbesar dalam penelitian ini adalah >3 Juta sebanyak 85 orang atau 22,40%, kemudian responden yang mempunyai pendapatan antara 1,5 juta s/d 2 juta sebanyak 40 orang atau 10,42% , diikuti responden yang mempunyai pendapatan 2 juta s/d 3 juta sebanyak 36 orang atau 9,38%, untuk responden yang mempunyai pendapatan 1 juta s/d 1,5 juta sebanyak 35 orang atau 9,11%, responden yang memiliki pendapatan 500 ribu s/d 1 juta sebanyak 32 orang atau 8,33 % dan yang terakhir adalah responden yang mempunyai pendapatan dibawah 500 ribu sebanyak 10 orang atau 2,60%.
Profil responden yang menyebutkan Excelso Coffee berdasarkan pendapatan per bulan menjelaskan bahwa yang terbesar dalam penelitian ini adalah >3 Juta sebanyak 25 orang atau 6,51%, kemudian responden yang mempunyai pendapatan antara 2 juta s/d 3 juta sebanyak 12 orang atau 2,13%, diikuti responden yang mempunyai pendapatan 1,5 juta s/d 2 juta sebanyak 6 orang atau 1,56%, dan yang terakhir untuk responden yang memiliki pendapatan 500 ribu s/d 1 juta sebanyak 3 orang atau 0,78 %.
49
Profil responden yang menyebutkan Ngopi Doeloe berdasarkan pendapatan per bulan menjelaskan bahwa yang terbesar dalam penelitian ini adalah 2 Juta s/d 3 juta sebanyak 25 orang atau 6,51%, kemudian responden yang mempunyai pendapatan > 3 juta sebanyak 22 orang atau 5,73% , diikuti responden yang mempunyai pendapatan 1,5 juta s/d 2 juta sebanyak 11 orang atau 2,86%, untuk responden yang mempunyai pendapatan 1 juta s/d 1,5 juta sebanyak 10 orang atau 2,60%, responden yang memiliki pendapatan 500 ribu s/d 1 juta sebanyak 8 orang atau 2,08 % dan yang terakhir adalah responden yang mempunyai pendapatan dibawah 500 ribu sebanyak 4 orang atau 1,04%.
Berdasarkan besar pendapatan perbulan ternyata mayoritas pengunjung starbucks dan excelso memiliki pendapatan lebih dari 3 juta perbulan. Hal ini dikarenakan harga yang ditawarkan kedua coffee shop tersebut baik untuk makanan atau minuman relatif mahal sehingga kebanyakan pengunjungnnya adalah kaum menengah keatas. Untuk coffee shop ngopi doeloe didominasi oleh pengunjung yang berpendapatan 2 sampai 3 juta perbulan, ha ini dikarenakan harga yang ditawarkan ngopi doeloe relatif lebih murah diantara 2 coffee shop lainnya sehingga dapat terjangkau juga oleh kalangan menengah kebawah.