• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil Penelitian

5.1.1. Karakteristik Responden

Berdasarkan data penelitian yang telah dikumpulkan, maka diperoleh data tentang demografi responden penelitian yang terdiri dari usia responden, jenis kelamin, pendidikan, jabatan, lama menjabat, golongan kepangkatan, dan lama bekerja. Tabel 5.2 menyajikan ringkasan demografi responden.

Tabel 5.2. Demografi Responden

Profil Responden Kategori Jumlah Persentase

Usia Responden ≤ 30 tahun 0 0%

31 – 35 tahun 0 0% 36 – 40 tahun 0 0% 41 – 45 tahun 0 0% 46 – 50 tahun 20 45% 51 – 55 tahun 24 55% ≤ 56 tahun 0 0%

Jenis Kelamin Laki-laki 38 70%

Perempuan 6 30%

Pendidikan SLTA 0 0%

Diploma 0 0%

Sarjana 24 55%

Pascasarjana 20 45%

Jabatan Kepala Badan 8 18%

Kepala Dinas 16 36%

Kabag 20 45%

Kasubbag 0 0%

Lama Menjabat < 1 tahun 0 0%

1 – 5 tahun 27 61%

6 – 10 tahun 17 39%

11 – 15 tahun 0 0%

> 15 tahun 0 0%

Golongan Kepangkatan Golongan IV 28 64%

Golongan III 16 36%

Golongan II 0 0%

Lama Bekerja 1 – 5 tahun 0 0%

6 – 10 tahun 0 0% 11 – 15 tahun 0 0% 16 – 20 tahun 14 32% 21 – 25 tahun 30 68% 26 – 30 tahun 0 0% > 30 tahun 0 0%

Hasil penelitian berdasarkan usia responden, maka responden rata-rata memiliki usia di antara 51 sampai 55 tahun. Sebanyak 24 orang atau sekitar 55% memiliki usia di antara 51-55 tahun, sedangkan ada sekitar 20 orang atau sekitar 45% memiliki usia di antara 46 sampai 50 tahun.

Berdasarkan jenis kelamin responden, maka responden rata-rata memiliki jenis kelamin laki-laki. Sebanyak 38 orang atau sekitar 70% memiliki jenis kelamin di laki-laki, sedangkan ada sekitar 6 orang atau sekitar 30% memiliki jenis kelamin perempuan.

Berdasarkan pendidikan responden, maka responden rata-rata memiliki jenjang pendidikan sarjana. Sebanyak 24 orang atau sekitar 55% memiliki jenjang pendidikan sarjana, sedangkan ada sekitar 20 orang atau sekitar 44% memiliki jenjang pendidikan pascasarjana.

Berdasarkan jabatan responden, maka responden memiliki rata-rata jabatan kepala bagian. Sebanyak 8 orang atau sekitar 18% memiliki jabatan kepala badan, sebanyak 16 orang atau sekitar 36% memiliki jabatan kepala dinas, sedangkan ada sekitar 20 orang atau sekitar 45% memiliki jabatan kepala bagian.

Berdasarkan lama menjabat responden, maka responden memiliki rata-rata lama jabatan antara 1 sampai 5 tahun. Sebanyak 27 orang atau sekitar 61% memiliki lama masa jabatan antara 1 sampai 5, sedangkan ada sekitar 17 orang atau sekitar 39% memiliki masa jabatan antara 6 sampai 10 tahun.

Berdasarkan golongan kepangkatan responden, maka responden memiliki rata-rata golongan kepangkatan sebanyak 28 orang atau sekitar 64% dimiliki

golongan kepangkatan golongan IV, sedangkan ada sekitar 16 orang atau sekitar 36% memiliki golongan kepangkatan golongan III.

Berdasarkan lama bekerja responden, maka responden memiliki rata-rata golongan lama bekerja antara 21-25 tahun. Sebanyak 30 orang atau sekitar 68% memiliki lama bekerja antara 21 sampai 25 tahun, sedangkan ada sekitar 14 orang atau sekitar 32% memiliki lama bekerja antara 26-30 tahun.

5.2. Uji Kualitas Data

Uji kualitas data dimaksudkan agar keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan terbebas dari bias secara statistik. Pengujian kualitas data dilakukan di Kabupaten Aceh Timur dengan sampel uji coba sebanyak 40 SKPD menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Apabila hasil pengujian menjumpai data penelitian valid dan realibel secara statistik, maka dapat disimpulkan kualitas data yang digunakan cukup baik. Secara rinci hasil uji reliabilitas dan hasil uji validitas disajikan pada Tabel 5.3 di bawah ini:

Tabel 5.3. Hasil Uji Validitas Item Pertanyaan Variabel Perencanaan Anggaran (X1)

Pertanyaan Corrected Item Total Correlation

(r hitung) r tabel Validitas 1 .496 0,325 Valid 2 .407 0,325 Valid 3 .458 0,325 Valid 4 .378 0,325 Valid 5 .531 0,325 Valid Sumber: Lampiran 5

Kolom Corrected Item Total Correlation merupakan korelasi antara skor item yang dapat digunakan untuk menguji validitas instrumen. Untuk menguji validitas, butir pertanyaan tersebut harus dibandingkan dengan r tabel pada á = 0,05 dengan

derajat kebebasan. Pada signifikansi 5% dengan derajat bebas df = 35, r tabel sebesar 0,325.

Berdasarkan pada Tabel 5.3 terlihat bahwa hasil uji validitas menunjukkan semua pertanyaan valid karena r hitung > r tabel pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil ini maka variabel perencanaan anggaran dengan pertanyaan 1,2,3,4,5,6,7 dan 8 dapat disimpulkan dinyatakan lolos uji validitas. Hasil pengujian terhadap reliabilitas kuesioner menghasilkan angka cronbach alpha lebih besar dari 0,6 yaitu sebesar 0,696. Berdasarkan hasil ini juga dapat disimpulkan item pertanyaan kuesioner sudah memiliki reliabilitas yang tinggi.

Tabel 5.4. Hasil Uji Validitas Item Pertanyaan Variabel Pengawasan Anggaran (X2)

Pertanyaan Corrected Item Total Correlation

(r hitung) r tabel Validitas 1 .549 0,325 Valid 2 .454 0,325 Valid 3 .569 0,325 Valid 4 .385 0,325 Valid 5 .586 0,325 Valid Sumber: Lampiran 6

Berdasarkan hasil pengujian seperti pada Tabel 5.4 di atas, setiap item pertanyaan menghasilkan koefisien korelasi yang lebih besar dari r tabel. Berdasarkan hasil ini, maka item variabel pengawasan anggaran dapat disimpulkan lolos uji

validitas. Hasil pengujian terhadap reliabilitas kuisioner menghasilkan angka

cronbach alpha lebih besar dari 0,6 yaitu sebesar 0,742. Berdasarkan hasil ini juga

dapat disimpulkan item pertanyaan kuesioner sudah memiliki reliabilitas yang tinggi.

Tabel 5.5. Hasil Uji Validitas Item Pertanyaan Variabel Partisipasi Anggaran (X3)

Pertanyaan Corrected Item Total Correlation

(r hitung) r tabel Validitas 1 .706 0,325 Valid 2 .575 0,325 Valid 3 .594 0,325 Valid 4 .443 0,325 Valid 5 .696 0,325 Valid Sumber: Lampiran 7

Berdasarkan hasil pengujian seperti pada Tabel 5.5 di atas, setiap item pertanyaan menghasilkan koefisien korelasi yang lebih besar dari r tabel. Berdasarkan hasil ini, maka item variabel partisipasi anggaran dapat disimpulkan lolos uji validitas. Hasil pengujian terhadap reliabilitas kuisioner menghasilkan angka

cronbach alpha lebih besar dari 0,6 yaitu sebesar 0,815. Berdasarkan hasil ini juga

dapat disimpulkan item pertanyaan kuesioner sudah memiliki reliabilitas yang tinggi.

Tabel 5.6. Hasil Uji Validitas Item Pertanyaan Variabel Kinerja Manajerial (Y)

Pertanyaan Corrected Item Total Correlation (r hitung) r tabel Validitas

1 .593 0,339 Valid 2 .538 0,339 Valid 3 .485 0,339 Valid 4 .472 0,339 Valid 5 .479 0,339 Valid 6 .546 0,339 Valid 7 .609 0,339 Valid 8 .512 0,339 Valid Sumber: Lampiran 8

Berdasarkan hasil pengujian seperti pada Tabel 5.6 di atas, setiap item pertanyaan menghasilkan koefisien korelasi yang lebih besar dari r tabel. Berdasarkan hasil ini, maka item variabel kinerja manajerial dapat disimpulkan lolos uji validitas. Hasil pengujian terhadap reliabilitas kuisioner menghasilkan angka cronbach alpha lebih besar dari 0,6 yaitu sebesar 0,814. Berdasarkan hasil ini juga dapat disimpulkan item pertanyaan kuesioner sudah memiliki reliabilitas yang tinggi.

5.3. Analisis Statistik Deskriptif

Berdasarkan data yang diperoleh pada sampel penelitian yaitu sebanyak 44 orang yang terdiri dari 8 orang kepala badan, 16 orang kepala dinas dan 20 orang kepala bagian, maka diperoleh deskriptif statistik data penelitian, sebagai berikut:

Tabel 5.7. Deskriptif Statistik

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Variance

KM 44 42 65 52.27 5.466 29.877 Perencanaan 44 28 40 34.41 3.014 9.085 Pengawasan 44 31 40 35.75 2.047 4.192 Partisipasi 44 27 40 34.41 2.839 8.061 Valid N (listwise) 44 Sumber: Lampiran 9

Untuk memberikan gambaran mengenai variabel-variabel penelitian (kinerja manajerial, perencanaan anggaran, pengawasan anggaran dan partisipasi anggaran), peneliti menggunakan tabel statistik deskriptif yang tersaji pada Tabel 5.7 di atas. Dari tabel tersebut, berdasarkan jawaban dari 44 responden maka hasil menunjukkan bahwa kinerja manajerial di Kabupaten Aceh Utara sebesar 52,27 yang menunjukkan

Perencanaan anggaran dengan nilai rata-rata sebesar 34,41 menunjukkan adanya peran perencanaan anggaran sebagai salah satu penentu kinerja manajerial SKPD Kabupaten Aceh Utara. Pengawasan anggaran dengan nilai rata-rata sebesar 35,75 menunjukkan adanya pengawasan anggaran yang cukup di Kabupaten Aceh Utara. Sedangkan untuk variabel partisipasi anggaran dengan nilai 34,41 menunjukkan partisipasi anggaran di Kabupaten Aceh Utara sudah berlangsung cukup baik dalam menunjang kinerja manajerial para penyusun anggaran.

5.4. Uji Asumsi Klasik

Pengujian statistik dengan analisis regresi dapat dilakukan dengan pertimbangan tidak adanya pelanggaran terhadap asumsi-asumsi klasik. Asumsi- asumsi klasik tersebut antara lain:

Dokumen terkait