• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Hasil Penelitian

2. Karakteristik Responden

Sampel penelitian ini 30 orang responden yang merupakan penduduk di desa sampel yaitu desa Janti, desa Nganjat dan desa Sidowayah. Responden merupakan penduduk yang memiliki mata pencaharian sebagai petani ikan nila merah. Identitas petani responden pada usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras di Kabupaten Klaten dapat dilihat pada Tabel 20.

Tabel 20. Identitas Petani Responden pada Usaha Pembesaran Ikan Nila Merah di Kolam Air Deras di Kabupaten Klaten dalam Sekali Proses Pembesaran Ikan (Juni-Oktober 2009)

No Uraian Rata-rata Per

Responden

1. Umur responden (tahun) 42

2. Lama pendidikan (tahun) 13

3. Jumlah anggota keluarga (orang) 4

4. Jumlah anggota keluarga yang aktif dalam usaha (orang)

2

5. Jumlah tenaga kerja luar (orang) 8

6. Pengalaman mengusahakan pembesaran ikan nila merah (tahun)

13 7. Pengalaman mengusahakan pembesaran

ikan nila merah di kolam air deras (tahun)

9

8. Luas Kolam Rata-rata (m2) 257

Sumber : Analisis Data Primer (2009)

Berdasarkan Tabel 20 dapat diketahui bahwa rata-rata umur petani ikan yaitu 42 tahun. Umur tersebut masih termasuk dalam kategori

commit to user

kelompok umur produktif sehingga produktivitas petani cukup tinggi dalam menjalankan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras.

Umur produktif tersebut diharapkan dapat mengembangkan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras lebih baik lagi karena masih memiliki peluang yang bagus. Peluang usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras diantaranya hasil produksi tinggi karena kolam air deras mampu menyediakan kandungan oksigen yang tinggi sehingga pertumbuhan ikan maksimal.

Kategori umur produktif juga diharapkan petani ikan mampu membaca pasar dan memanfaatkan peluang. Selain itu, petani ikan mampu menerapkan teknologi untuk memperbaiki usahanya dan dapat meningkatkan pendapatan petani.

Rata-rata lama pendidikan petani ikan yaitu 13 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata petani ikan mempunyai pendidikan yang cukup tinggi yaitu tingkat SLTA atau sederajat dan sudah menyelesaikan wajib belajar 9 tahun dalam pendidikan formal. Pendidikan yang tinggi akan dapat meningkatkan wawasan ataupun pengetahuan yang dimiliki oleh petani ikan.

Jumlah rata-rata anggota keluarga para petani ikan yaitu 4 orang. Hal ini berpengaruh pada ketersediaan tenaga kerja, terutama tenaga kerja keluarga yang ikut dalam proses produksi usaha pembesaran ikan nila merah. Rata-rata jumlah tenaga kerja dari dalam keluarga yang aktif dalam proses produksi usaha pembesaran ikan nila merah adalah 2 orang. Hal tersebut dikarenakan anggota keluarga yang lain dalam keluarga tersebut bekerja pada sektor pekerjaan yang lain atau masuk dalam kategori umur yang tidak produktif dikarenakan masih anak-anak.

Rata-rata jumlah tenaga kerja dari luar keluarga yang bekerja dalam proses pembesaran ikan nila merah adalah 8 orang. Tenaga kerja dari luar keluarga ini dipekerjakan pada saat persiapan kolam, penebaran benih dan pemanenan ikan. Persiapan kolam meliputi kegiatan pembersihan kolam, pengeringan kolam dan pengisian air kolam.

commit to user

Usaha pembesaran ikan nila merah di Kabupaten Klaten merupakan usaha yang sudah lama digeluti oleh masyarakat. Hal ini dapat dibuktikan dengan rata-rata waktu mengusahakan usaha pembesaran ikan nila merah yaitu selama 13 tahun. Akan tetapi usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras di Kabupaten Klaten baru diusahakan oleh para petani ikan nila merah selama 9 tahun. Hal ini dikarenakan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras di Kabupaten Klaten memang baru dikenal dan diterapkan oleh para petani ikan pada awal tahun 2000.

Daerah yang awalnya mengusahakan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras di Kecamatan Polanharjo adalah Desa Janti pada awal tahun 2000. Masyarakat sekitar desa Janti yang melihat usaha ini mulai tertarik untuk ikut menjalankan usaha pembesaran ikan Ikan nila merah di kolam air deras. Kecamatan Polanharjo memiliki potensi bagi berkembangnya usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras. Potensi tersebut berupa banyaknya sumber mata air yang merupakan sumber air bagi usaha pembesaran ikan di kolam air deras.

Setiap usaha yang dilakukan dapat merupakan pekerjaan utama ataupun pekerjaan sampingan. Demikian juga dengan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras di Kabupaten Klaten. Penentuan suatu pekerjaan sebagai pekerjaan utama atau sampingan berdasarkan dua aspek, yaitu besarnya pendapatan dan curahan waktu yang diberikan. Pekerjaan yang memberikan pendapatan lebih besar dikatakan sebagai pekerjaan utama. Apabila curahan waktu yang diberikan bagi pekerjaan tersebut lebih banyak maka pekerjaaan tersebut dikatakan sebagai pekerjaan utama meskipun pendapatan yang diperoleh lebih sedikit. Status usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras di Kabupaten Klaten dapat dilihat pada Tabel 21.

commit to user

Tabel 21. Status Usaha Pembesaran Ikan Nila Merah di Kolam Air Deras di Kabupaten Klaten dalam Sekali Proses Pembesaran Ikan (Juni-Oktober 2009)

No Status Usaha Jumlah (orang) Persentase (%)

1. Pekerjaan utama 19 63,33

2. Pekerjaan sampingan 11 36,67

Jumlah 30 100

Sumber : Analisis Data Primer

Tabel 21 menunjukkan bahwa sebanyak 19 responden (63,33 %) menjadikan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras sebagai pekerjaan utama, sedangkan sebanyak 11 responden (36,67 %) menjadikan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras sebagai pekerjaan sampingan. Responden yang menjadikan usaha pembesaran ikan nila merah sebagai pekerjaan utama dikarenakan mampu memberikan penghasilan untuk menopang kebutuhan hidup sehari-hari bagi petani.

Responden yang menjadikan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras sebagai pekerjaan sampingan dikarenakan responden sudah memiliki pekerjaan utama yaitu sebagai PNS, guru, pedagang, wiraswasta dan petani padi. Responden ini mengusahakan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras sebagai penambah penghasilan dari pekerjaan utama yang telah mereka miliki.

Para petani ikan memiliki berbagai alasan dalam mengusahakan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras. Alasan petani ikan dalam mengusahakan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras di Kabupaten Klaten dapat dilihat pada Tabel 22.

Tabel 22. Alasan Responden Mengusahakan Usaha Pembesaran Ikan Nila Merah di Kolam Air Deras di Kabupaten Klaten dalam Sekali Proses Pembesaran Ikan (Juni-Oktober 2009)

No Alasan Usaha Jumlah (orang) Persentase (%)

1. Usaha warisan 6 20,00

2. Faktor lingkungan 8 26,67

3. Hasil produksi tinggi 13 43,33

4. Mudah dibudidayakan 3 10,00

Jumlah 30 100

commit to user

Tabel 22menunjukkan bahwa petani ikan memiliki beberapa alasan dalam mengusahakan usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras. Alasan yang paling besar adalah karena usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras memberikan hasil produksi yang tinggi yaitu sebanyak 13 responden (43,33 %). Hal ini dikarenakan dengan kolam air deras maka kandungan oksigen di dalam kolam semakin tinggi sehingga nafsu makan ikan menjadi lebih besar dan pertumbuhan ikan menjadi maksimal.

Alasan yang kedua adalah karena faktor lingkungan yang mendukung bagi usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras yaitu sebanyak 8 responden (26,67%). Kecamatan Polanharjo memiliki banyak sumber mata air dan sungai besar yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bagi usaha usaha pembesaran ikan nila merah di kolam air deras. Sumber mata air ini antara lain umbul Cokro, umbul Ponggok dan umbul Nilo.

Alasan ketiga karena meneruskan usaha keluarga (usaha warisan) yaitu sebanyak 6 responden (20%). Alasan keempat karena ikan nila merah mudah dibudiyakan yaitu sebanyak 3 responden (10%).

Dokumen terkait