• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK RESPONDEN WAROENG TAMAN BOGOR Usia

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

KARAKTERISTIK RESPONDEN WAROENG TAMAN BOGOR Usia

Usia merupakan lama hidup responden pada saat penelitian dilakukan yang dihitung sejak hari kelahiran yang dinyatakan dalam satuan tahun. Menurut (Sumarwan 2011) perbedaan usia akan mengakibatkan perbedaan selera dan kesukaan terhadap produk. Pada penelitian ini usia dikelompokkan menjadi tiga kelompok. Pengelompokkan usia menurut Havighurst (1950) dalam Mugniesyah (2006) membagi kategori usia, yaitu dewasa awal berusia 18-29 tahun, dewasa pertengahan berusia 30-50 tahun, dan dewasa tua berusia lebih dari 50 tahun. Namun, pada penelitian ini, pengelompokan tersebut dimodifikasi berdasarkan kondisi dan hasil penelitian lapang. Pengelompokan dimodifikasi menjadi tiga kategori, yaitu dewasa awal 15-30 tahun, dewasa pertengahan 31-50 tahun, dewasa tua lebih dari 50 tahun. Pengelompokkan usia responden dimodifikasi dengan alasan, peneliti melihat langsung dan menyesuaikan dilapang. Karakteristik responden Waroeng Taman berdasarkan kategori usia dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 4.

Tabel 4 Jumlah dan persentase responden Waroeng Taman Bogor berdasarkan kategori usia

Usia Responden Jumlah (n) Persentase (%)

Dewasa awal (15-29 tahun) 61 61.0

Dewasa pertengahan (30-50 tahun) 39 39.0 Dewasa akhir/tua (> 50tahun) 0 0.0

Total 100 100.0

Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa mayoritas responden yang tergolong dalam dewasa awal, yakni berusia sekitar 15-30 tahun sebanyak 61.0 persen. Adapun 39.0 persen didominasi oleh responden yang berusia 30-50 tahun dan tidak terdapa usia lebih dari 50 tahun pada saat pengambilan data. Hal ini terjadi karena responden yang datang mengunjungi Waroeng Taman yang berusia tua rata-rata mengunjungi Waroeng Taman diajak bersama keluarganya ataupun anak-anaknya. Selain itu, menurut salah satu karyawan Waroeng Taman menyebutkan bahwa kebanyakan yang berkunjung ke Waroeng Taman adalah mereka yang usianya dibawah 45 tahun. Sumarwan (2011) mengemukakan bahwa memahami usia konsumen adalah penting karena konsumen yang berbeda usia akan mengkonsumsi produk dan jasa yang berbeda.

Jenis Kelamin

Jenis kelamin adalah berbedaan antara laki-laki dan perempuan secara biologis sejak seseorang dilahirkan. Berdasarkan jenis kelaminnya, responden Waroeng Taman dibedakan menjadi responden laki-laki dan responden perempuan.pembagian karakteristik laki-laki dan perempuan ini dilakukan untuk melihat seberapa banyak jumlah dan persentase antara laki-laki dan perempuan.

Tabel 5 Jumlah dan persentase responden Waroeng Taman Bogor berdasarkan kategori jenis kelamin

Jenis Kelamin Jumlah (n) Persentase (%)

Laki-laki 50 50.0

Perempuan 50 50.0

Total 100 100.0

Berdasarkan Tabel 5 diatas menunjukkan persentase jumlah kunjungan responden berdasarkan jenis kelamin laki-laki dan perempuan memiliki persentase yang sama yakni laki-laki 50.0 persen dan perempuan 50.0 persen. Hal tersebut dikarenakan responden yang datang ketempat makan Waroeng Taman mayoritas adalah berpasangan.

“... Pengunjung disini kebanyakan keluarga dan berpasangan. Jarang yang datang sendirian, minimal dua orang yaitu laki-laki dan perempuan..” (Omp, 42)

Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan merupakan jenjang pendidikan formal yang pernah ditempu oleh responden. Tingkat pendidikan dikategorikan kedalam tiga golongan yaitu pendidikan rendah, sedang dan tinggi. Menurut Sumarwan (2004) tingkat pendidikan dapat mempengaruhi cara berfikir dan cara pandang seseorang. Pendidikan rendah adalah mereka yang bersekolah selama 6-9 tahun, atau berpendidikan terakhir minimal SD/SMP. Pendidikan sedang adalah mereka yang bersekolah selama 12 tahun, atau berpendidikan terakhir SMA. Pendidikan tinggi adalah mereka yang bersekolah selama 15-16 tahun, atau berpendidikan terakhir diploma atau sarjana.

Tabel 6 Jumlah dan persentase responden Waroeng Taman Bogor berdasarkan kategori tingkat pendidikan

Tingkat Pendidikan Jumlah (n) Persentase (%)

Rendah 4 4.0

Sedang 35 35.0

Tinggi 61 61.0

Total 100 100.0

Berdasarkan data dari 100 responden yang berkunjung ke Waroeng Taman pada Tabel 6 menunjunkkan bahwa mayoritas pengunjung yang datang ke Waroeng Taman adalah responden berpendidikan tinggi. Responden yang berpendidikan tinggi adalah 61.0 persen dari jumlah persentase responden adalah 100 persen. Kategori tinggi tersebut merupakan responden yang memiliki tingkat pendidikan lulus perguruan tinggi. Responden lainnya memiliki tingkat pendidikan sedang dan rendah. Responden yang memiliki tingkat pendidikan sedang sebanyak 35 responden dengan persentase 35.0 persen. Adapun responden yang memiliki tingkat pendidikan rendah atau mereka yang tingkat pendidikan akhirnya adalah SD atau SMP yaitu sebanyak 4 responden dengan persentase 4.0 persen.

Mereka yang memiliki pendidikan tinggi cenderung mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi dan memiliki standar kebutuhan yang lebih tinggi. Hal ini juga di perkuat oleh pendapat Sumarwan (2011) pendidikan tinggi pada

seseorang akan membuat seseorang tersebut responsif terhadap informasi dan juga akan mempengaruhi pilihan pada sebuah produk.

Tingkat Pendapatan

Pendapatan merupakan jumlah rupiah pemasukan atau pendapatan yang diperoleh konsumen dalam sebulan. Jumlah pendapatan akan menggambarkan besarnya daya beli dari seorang konsumen. Menurut Sumarwan (2011) daya beli akan menggambarkan banyaknya produk dan jasa yang bisa dibeli dan di konsumsi oleh seorang konsumen dan seluruh anggota keluarganya. Pada penelitian ini pendapatan dikelompokan ke dalam tiga kategori pendapatan dan diukur dalam rendah, sedang, dan tinggi. Pengelompokan pendapatan berdasarkan UMR Jawa Barat tahun 2016 yaitu Rp 2.250.000,00. Hal ini ditentukan karena sebagian besar responden atau konsumen Waroeng Taman adalah berasal dari Provinsi Jawa Barat serta sebagian besar pengunjung Waroeng Taman adalah pegawai swasta. Pendapatan tersebut dikelompokan ke dalam tiga kategori yaitu; kateegori tingkat pendapatan responden rendah ( Rp 800 ribu - Rp 2,24 jt /bulan), kategori pendapatan responden sedang (Rp 2,25 jt - Rp 4,2 jt /bulan), kategori pendapatan responden tinggi (> Rp 4,21 jt /bulan).

Tabel 7 Jumlah dan persentase responden Waroeng Taman Bogor berdasarkan kategori tingkat pendapatan

Tingkat Pendapatan Jumlah (n) Persentase (%)

Rendah 22 22.0

Sedang 39 39.0

Tinggi 39 39.0

Total 100 100.0

Berdasarkan Tabel 7 data yang diperoleh dari 100 responden yang berkunjung ke Waroeng Taman pada Tabel 7 menunjunkkan bahwa tingkat pendapatan yang diperoleh responden dalam sebulan adalah sedang dan tinggi, yakni sedang sebanyak 39.0 persen dengan jumlah pendapatan Rp 2,25 jt - Rp 4,2 jt /bulan dan tinggi sebanyak 39.0 persen dengan jumlah pendapatan lebih dari Rp 4,21 jt /bulan.

Data yang diperoleh menunjukkan bahwa konsumen Waroeng Taman mayoritas berpenghasilan lebih dari Rp 2.250.000,00. Hal ini berarti responden Waroeng Taman tidak terlalu mempermasalahkan harga pada setiap produk yang dijual di Waroeng Taman. Menurut pendapat salah satu responden harga-harga pada menu makanan yang dijual Waroeng Taman sesuai dengan kualitasnya. Hal ini didukung oleh pernyataan salah satu informan Warpeng Taman:

“...Rata-rata pengunjung yang datang ke Waroeng Taman adalah mereka-mereka yang sudah bekerja. Biasanya saat weekday diwaktu istirahat...(OmP, 42)

Jenis Pekerjaan

Jenis pekerjaan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh konsumen sebagai sumber utama mengahasilkan pendapatan. Pada penelitian ini jenis pekerjaan dibedakan menjadi empat golongan yaitu pegawai negri sipil (PNS) atau badan usaha miliki negri (BUMN), pegawai swasta, wiraswasta, pelajar.

Tabel 8 Jumlah dan persentase responden Waroeng Taman Bogor berdasarkan kategori jenis pekerjaan

Jenis Pekerjaan Jumlah (n) Persentase (%)

PNS/BUMN 5 5.0

Pegawai Swasta 64 64.0

Wiraswasta 19 19.0

Pelajar 12 12.0

Total 100 100.0

Berdasarkan Tabel 8 hasil penelitian dari 100 responden sebagian besar responden berstatus sebagai pegawai swasta yaitu sebanyak 64 responden atau sebanyak 64.0 persen. Hal ini karena pada saat penelitian berlangsung banyak ditemui responden yang berprofersi sebagai pegawai swasta. Responden yang berstatus PNS/BUMN sebanyak 5 responden atau 5.0 persen, sebanyak 19 responden atau 19.0 persen berstatus wiraswasta dan sebanyak 12 responden atau 12.0 persen berstatus pelajar. Jenis pekerjaan merupakan salah satu faktor dalam pengambilan keputusan ketika ingin membeli suatu produk.

PENILAIAN PENGUNJUNG TERHADAP PELAKSANAAN