• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.2. Karakteristik Sampel

4.2.1. Distribusi Sampel Berdasarkan Demografi

Tabel 4.3 Jumlah sampel berdasarkan demografi Ibu

Pada tabel 4.3 didapatkan sebanyak 74 (77%) pasien ibu yang berumur antara 20 sampai 35 tahun sehingga rata-rata pasien di RS Prikasih tahun 2014 hamil pada umur reproduksi sehat. Akan tetapi pada usia 25 tahun terdapat satu pasien dengan BBLR. Berdasarkan uji normalitas menggunakan Kruskal-Wallis

didapatkan nilai (p) 0,837 yang artinya secara statistik data tersebut tidak ada perbedaan yang signifikan. Penelitian yang dilakukan Adamson 2007 mengungkapkan bahwa BBLR banyak terjadi pada umur ibu antara 21 sampai 25

Demografi

Kategori Berat Badan Lahir

p value BBLR BBLN BBLB n % n % n % Usia (tahun) <20 0 0 2 2.1 0 0 0,837* 20-35 1 1.0 69 71.9 4 4.2 >35 0 0 12 12.5 0 0 Pendidikan S1 0 0 25 26.0 2 2.1 0,626* D3 0 0 1 1.0 0 0 SMA 1 1.0 28 29.2 1 1.0 SMP 0 0 7 7.3 1 1.0 * Kruskal-Wallis Test

29

tahun. Hal ini tidak sesuai dengan penelitian ini karena kurangnya sampel yang didapatkan dan terdapat beberapa rekap medis yang tidak mencantumkan usia ibu hamil.22

Pada tabel 4.3 didapatkan juga bahwa jumlah pasien tertinggi pada SMA dengan jumlah 30 dan BBLR hanya terjadi pada pendidikan SMA. Berdasarkan uji normalitas menggunakan Kruskal-Wallis didapatkan nilai (p) 0,626 yang artinya secara statistik data tersebut tidak ada perbedaan yang signifikan. Pada penelitian meta-analisis yang dilakukan oleh Sivestrin S., dkk. 2013 yang mengungkapkan bahwa pendidikan ibu yang tinggi menunjukkan efek perlindungan 33% terhadap berat badan lahir rendah, sedangkan tingkat menengah pendidikan tidak menunjukkan perlindungan yang signifikan jika dibandingkan dengan pendidikan ibu yang rendah. Hal ini tidak sesuai dengan penelitian ini karena kurangnya sampel yang didapatkan peneliti dan terdapat beberapa rekap medis yang tidak mencantumkan pendidikan terakhir dari pasien ibu hamil sehingga sebaran sampel pada penelitian ini tidak merata. 23

4.2.2. Distribusi Tekanan Darah Ibu Hamil aterm

Tabel 4.4 Distribusi Tekanan Darah Ibu Hamil aterm

Tekanan Darah Rata-rata (mmHg) SD

Sistolik Normal 107 5,68 Prehipertensi 126 4,99 Hipertensi grade 1 141 3,78 Diastolik Normal 70 2,11 Prehipertensi 80 0 Hipertensi grade 1 91 4,36

Pada tabel 4.4 memperlihatkan bahwa pada penelitian ini didapatkan bahwa lebih dominan tekanan darah normal dengan 44 orang (45,8%) dengan rata-rata sistolik 107 mmHg dan diastolik 70 mmHg, prehipertensi dengan 31 orang (32,2%)

dengan rata-rata sistolik 126 mmHg dan diastolik 80 mmHg dan hipertensi grade 1 sebanyak 21 orang (21,8%) dengan rata-rata sistolik 141 mmHg dan diastolik 91 mmHg . Angka kejadian hipertensi pada penelitian ini lebih tinggi dibandingkan Riset Kesehatan Dasar 2007 yang mengungkapkan bahwa di Indonesia terdapat 12,7% yang mengalami hipertensi dalam kehamilan.7

4.2.3. Gambaran Berat Badan Lahir Berdasarkan Tekanan Darah Ibu

Tabel 4.5 Jumlah sampel setiap kategori tekanan darah

Tekanan Darah Ibu

Kategori Berat Badan Lahir Rata-rata Berat Badan Lahir (gram) p value BBLR BBLN BBLB n % n % n % Normal 0 0 42 43.7 2 2.0 3262 0,667* Prehipertensi 1 1.0 29 30.2 1 1.0 3184 Hipertensi grade 1 0 0 20 20.8 1 1.0 3160 * Kruskal-Wallis Test

Dilihat dari tekanan darah maka rata-rata berat badan bayi baru lahir tertinggi pada tekanan darah normal yaitu 3230 gram, dan hipertensi dengan rata-rata 3160 gram. Berdasarkan uji normalitas menggunakan Kruskal-Wallis Test

didapatkan nilai (p) 0,667 yang artinya secara statistik data tersebut tidak ada perbedaan yang signifikan. Dan secara klinis data tersebut tidak ada hubungan karena semua kategori tekanan darah berada dalam berat badan lahir normal.

Berbeda dengan penelitian Steer PJ dkk. 2004 yang mengungkapkan bahwa pada tekanan darah diastol rendah dan tinggi berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah. Penelitian Andammori F, dkk. mengemukakan bahwa pada RSUP Dr. M. Djamil Padang ditemukan rata-rata berat badan lahir pada ibu dengan hipertensi adalah 2.799 sedangkan pada tekanan darah normal adalah 3.408. Kesimpulan yang sama pada penelitian Indri Yulia dkk. di Rumah Sakit Dr. Kariadi tahun 2007 yang menyimpulkan bahwa pada ibu dengan hipertensi

31

gestasional dan preeklamsia sebanyak 72 % yang mengalami berat badan bayi baru lahir rendah.24,25,26

Walaupun pada penelitian ini tidak didapatkan hasil yang signifikan tetapi penelitian-penelitian sebelumnya telah mengungkapkan bahwa pada ibu dengan hipertensi maka kemungkinan risiko bayinya dengan berat lahir rendah sangat tinggi. Oleh karena itu, persiapan sebelum kehamilan sangat diperlukan seperti nutrisi yang berasal dari makanan yang halal dan baik. Sebagaimana Firman Allah SWT yang berbunyi:

Artinya: Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu (Al-Baqarah(2):168).27

Pada tafsir al-Misbah dijelaskan bahwa makanlah apa yang Kami ciptakan di bumi dari segala yang halal yang tidak Kami haramkan dan semua yang baik-baik yang disukai manusia dan janganlah mengikuti jejak langkah setan yang merayu kalian agar memakan yang haram atau menghalalkan yang haram. Di antara sebab diharamkannya makanan dan minuman karena merusak badan, akal, dan jiwa. Hal ini sebagai bentuk dari usaha memelihara diri (hifzun nafs) dari kerusakan atau kebinasaan yang sia-sia. Selain itu, setiap umat islam tidak boleh melakukan sesuatu yang akan membinasakan dirinya. Hal ini sebagaimana firman Allah yang

artinya” Dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) kedalam kebinasaan dengan tangan sendiri”. (Q.S. al-Baqarah(2): 195).27,28

4.2.4. Gambaran Berat Badan Lahir Berdasarkan Umur Kehamilan

Tabel 4.6 Gambaran Jumlah Sampel dan Berat Badan Lahir Terhadap Usia Kehamilan

Umur Kehamilan

(Minggu)

Kategori Berat Badan Lahir Jenis Kelamin Bayi Lahir Rata-Rata Berat Badan Lahir (gram) BBLR BBLN BBLB L P n % n % n % n Rata-rata (gram) n Rata-rata (gram) 37 1 1.0 9 9.4 0 0 4 2705 6 3065 2921 38 0 0 24 25.0 1 1.0 12 3298 11 2941 3198 39 0 0 20 20.8 1 1.0 8 3369 13 3048 3170 40 0 0 28 29.2 1 1.0 17 3333 10 3215 3341 41 0 0 6 6.3 1 1.0 2 3323 5 3396 3375

Rata-rata Keseluruhan Sampel (gram) 3214

Tabel 4.5 menggambarkan bahwa sampel terbanyak terdapat pada umur kehamilan 40 minggu dan terendah pada umur kehamilan 41 minggu. Dan pada data tersebut hanya umur kehamilan 37 minggu yang terdapat BBLR sedangkan BBLB mulai umur kehamilan 38 minggu sampai 41 minggu memiliki masing-masing 1 sampel. Pada tabel ini juga menggambarkan bahwa rata-rata berat badan lahir tertinggi terdapat pada umur kehamilan 41 minggu sedangkan berat badan lahir terendah terdapat pada umur kehamilan 37 minggu.

Jika dibandingkan dengan berat badan lahir bayi laki-laki pada setiap umur kehamilan maka semua rata-rata berada dibawah standar, pada bayi perempuan hanya pada umur kehamilan 37 minggu yang memenuhi standar jika dibandingkan dengan grafik yang digunakan Negara Skotlandia.29

Namun jika dibandingkan dengan standar WHO, berat badan bayi baru lahir sesuai standar kecuali pada bayi dengan umur kehamilan 41 minggu di bawah standar WHO yaitu 3428 gram.30

33

Dokumen terkait