IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4. Penjualan Perorangan
4.4 Karakteristik Umum Responden
Setelah diperoleh tujuh belas pertanyaan yang telah diuji dan layak untuk disebar, kuesioner penelitian disebarkan kepada 76 orang responden yaitu para siswa-siswi yang telah terdaftar mengikuti program bimbingan belajar pada Sentral Edukatif Bogor tahun pelajaran 2009/ 2010 serta mengetahui bentuk promosi yang dilakukan oleh Sentral Edukatif Bogor. Syarat ketentuan karakteristik responden untuk mengisi kuesioner adalah sebagai berikut:
1. Usia Responden dan Tingkat Pendidikan
Pemilihan responden dilakukan terhadap siswa-siswi dengan tingkat pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah
Menengah Umum (SMU). Alasan pemilihan responden pada tingkat pendidikan SMP dan SMU adalah bahwa responden telah mampu untuk memahami pertanyaan kuesioner khususnya mengenai promosi. Persebaran responden menurut usia dan tingkat pendidikan dapat terlihat pada Tabel 5.
Tabel 5. Sebaran Responden Berdasarkan Usia dan Tingkat Pendidikan Kelompok Usia (tahun) Tingkat Pendidikan Responden (orang) Persentase (%) 15-19 SMU 63 63 < 15 SMP 37 37 Jumlah 100 100
Berdasarkan data di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar siswa-siswi yang menjadi responden yang terdaftar pada Sentral Edukatif pada tahun pelajaran 2009/ 2010 didominasi usia 15 sampai dengan 19 tahun yaitu siswa-siswi tingkat SMU, dengan persentase 63 persen responden, sedangkan tingkat pendidikan SMP merupakan kelompok terkecil dengan nilai sebesar 37 persen. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah siswa-siswi yang terdaftar untuk mengikuti program bimbingan belajar di Sentral Edukatif Bogor tahun pelajaran 2009/ 2010, didmonisai tingkat pendidikan SMU dibandingkan dengan tingkat pendidikan SMP, hal ini disebabkan tingkat pendidikan SMU memiliki kebutuhan yang lebih tinggi untuk mengikuti program bimbingan belajar di Sentral Edukatif Bogor dibandingkan dengan tingkat pendidikan SMP.
2. Jenis Kelamin Responden
Siswa/i yang menjadi responden dalam penelitian ini terdiri dari 49 laki-laki dan 51 perempuan. Berdasarkan data tersebut bahwa responden perempuan lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan responden laki-laki. Secara lengkap sebaran jenis kelamin responden dapat dilihat dalam Tabel 6.
Tabel 6. Sebaran Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Responden
(orang) Persentase (%) Laki-laki 49 49 Perempuan 51 51 Jumlah 100 100
3. Asal Sekolah Responden
Responden yang terdaftar mengikuti program bimbingan belajar pada Sentral Edukatif Bogor tahun ajaran 2009/ 2010 berasal dari sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMU di kota Bogor. Persebaran jumlah dan persentase responden menurut asal sekolah dapat dilihat pada Tabel 7.
Tabel 7. Sebaran Responden Berdasarkan Asal Sekolah
Nama Sekolah Responden (orang) Persentase (%) SMAN 1 BOGOR 12 12 SMAN 2 BOGOR 6 6 SMAN 3 BOGOR 4 4 SMAN 4 BOGOR 4 4 SMAN 5 BOGOR 5 5 SMAN 6 BOGOR 4 4 SMAN 9 BOGOR 6 6 SMAN 10 BOGOR 3 3
SMA Taruna Andhiga 4 4
SMPN 1 BOGOR 3 3
SMPN 2 BOGOR 4 4
SMPN 4 BOGOR 16 16
SMPN 5 BOGOR 5 5
Jumlah 76 76
Berdasarkan data pada Tabel 6 di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar siswa/i yang menjadi responden yang terdaftar pada Sentral Edukatif pada tahun pelajaran 2009/ 2010 berasal dari sekolah tingkat SMP dan SMU Negeri dengan jumlah total sebesar 72 persen bandingkan dengan responden yang berasal dari sekolah swasta seperti SMA Taruna Andhiga 4 persen.
4. Sumber Biaya Pendidikan Responden
Berdasarkan data mengenai sumber biaya pendidikan responden, maka dapat disimpulkan seluruh responden mendapatkan sumber biaya pendidikan yang berasal dari orangtuanya masing-masing
dengan persentase 100 persen, hal ini jelas terlihat bahwa mereka masih berada pada usia pelajar di mana biaya pendidikan masih menjadi tanggung jawab orangtuanya.
5. Pendapatan per bulan Orangtua Responden
Berdasarkan tingkat pendapatan orangtua responden, dibagi menjadi 4 kelompok konsumen dengan tingkat pendapatan yang berbeda. Tingkat pendapatan orangtua sebagian besar responden Sentral Edukatif Bogor per bulan adalah Rp 1.000.001,00 sampai dengan Rp. 2.000.000,00 yaitu sebesar 29 persen, penghasilan Rp 2.000.001,00 sampai dengan Rp. 4.000.000 sebesar 27 persen, penghasilan di atas Rp 4.000.000,00 sebesar 10 persen. Sedangkan jumlah responden yang paling sedikit memiliki penghasilan Rp.500.000,00. sampai dengan Rp 1.000.000,00 yaitu sebesar 10 persen. Persebaran jumlah dan persentase responden menurut penghasilan orangtua per bulan dapat dilihat pada Tabel 8.
Tabel 8. Sebaran Responden Berdasarkan Pendapatan Orangtua per Bulan Pendapatan Orangtua per Bulan (dalam rupiah) Responden (orang) Persentase (%) 500.000 – 1.000.000 10 10 1.000.001 – 2.000.000 29 29 2.000.001 – 4.000.000 27 27 > 4.000.000 10 10 Jumlah 76 76
Berdasarkan Tabel 8 di atas dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden dari Sentral Edukatif Bogor berasal dari masyarakat kalangan menengah ke kebawah yang memiliki rata-rata pendapatan orangtuanya per bulan cukup. Hal ini jelas terlihat bahwa dengan biaya bimbingan Sentral Edukatif Bogor tahun pelajaran 2009/ 2010 (Lampiran 2) yang dapat dikatakan cukup dan bersaing dengan bimbingan belajar lainnya di kota Bogor, hanya dapat dijangkau untuk segmen pasar masyarakat semua kalangan.
6. Keikutsertaan Responden dalam program promosi selama kurang lebih satu tahun
Responden yang pernah mengikuti program promosi di Sentral Edukatif Bogor kurang lebih selama satu tahun dan melanjutkan untuk mengikuti program Sentral Edukatif Bogor di tahun pelajaran 2009/ 2010 yang jumlahnya lebih banyak berasal dari siswa/i yang mengikuti program belajar untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri yaitu dari 33 siswa yang terdaftar pada tahun pelajaran 2009/ 2010 seluruhnya adalah siswa-siswi Sentral Edukatif yang sebelumnya mengikuti program bimbingan belajar untuk kelas 3 SMU di Sentral Edukatif dan dari siswa-siswi yang terdaftar mengikuti program bimbingan belajar tahun pelajaran 2009/2010 di Sentral edukatif sebanyak 32 siswa sehingga jumlah totalnya adalah 65 persen, sedangkan siswa-siswi yang terdaftar mengikuti program bimbingan belajar tahun pelajaran 2009/ 2010 yang menjadi responden yang merupakan siswa-siswi yang baru pertama mengikuti program bimbingan belajar di Sentral Edukatif Bogor jumlahnya adalah 35 persen. Perbandingan responden yang pernah mengikuti program promosi Sentral Edukatif ± satu tahun dapat dilihat secara lengkap pada Tabel 9.
Tabel 9. Sebaran Responden yang pernah mengikuti kegiatan promosi Sentral Edukatif Bogor selama ± satu tahun
Mengikuti program promosi (± 1 tahun) Responden (orang) Persentase (%) Ya 65 65 Tidak 35 35 Jumlah 100 100
7. Bentuk Promosi yang diketahui Responden Penelitian
Sebelum responden memutuskan untuk mengikuti program bimbingan belajar pada Sentral Edukatif Bogor, responden dipengaruhi oleh adanya informasi tentang lembaga bimbingan belajar yang akan dikunjungi tersebut. Sumber informasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah brosur dan harga promosi yang ditawarkan, spanduk, media cetak, try out gratis, program belajar
gratis, kunjungan ke sekolah-sekolah, dan kegiatan berbakat lainnya. Brosur disebarkan melalui staf pengajar langsung ke sekolah pada saat musim kenaikan kelas.
Brosur dibuat menarik dengan fakta yang nyata seperti prestasi murid yang pernah bimbingan belajar di Sentral Edukatif serta konsumen dapat bertanya langsung dengan staf yang berjaga di tempat sekolah tersebut. Harga merupakan daya tarik utama dalam brosur, sebab Sentral Edukatif memberikan fasilitas potongan harga bagi siswa berprestsi.
Tabel 10. Sebaran Responden Berdasarkan Sumber Media Informasi
Pada Tabel 10, bahwa sebanyak 47 dari 111 responden menyatakan bahwa mereka mendapatkan sumber media informasi melalui brosur. Wawancara yang dilakukan banyak siswa mengetahui Sentral Edukatif dari pihak lain diantaranya teman, guru yang berasal dari promosi word of mouth. Menurut Astaga (2009), bahwa word of mouth marketing sangat efektif di Indonesia , dimana hal tersebut akan cepat membangun kredibilitas sebuah brand, yang berhujung pada rekomendasi brand tersebut oleh satu konsumen ke konsumen lainnya. Hasil wawancara dengan Ibu Susan sebagai pemiliki dari Sentral Edukatif mengatakan bahwa media promosi dengan brosur merupakan strategi yang ampuh untuk menarik perhatian.
Sumber Media Informasi Siswa/i (orang) Persentase (%) Brosur 47 39 Spanduk 6 5
Media cetak dan elektronik (koran dan internet)
3 3
Tryout gratis 10 8
Program belajar gratis 5 4
Kunjungan ke sekolah-sekolah 5 4
Kegiatan (event) / pameran 2 2
Pihak lain : teman dan guru 38 31
Tidak tahu 5 3