• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V HASIL PENELITIAN

5.1.1 Karakteristik Umum Responden

Tabel 5.1 Karakteristik responden berdasarkan usia

Usia Responden Frequency Percent (%)

30-40 9 33,3

41-50 11 40,7

51-60 6 22,2

61-70 1 3,8

Total 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.1 maka usia mayoritas responden/istri-istri nelayan yang menjalankan usaha dan menjadi anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Muara Baimbai adalah usia 41-50 tahun yang merupakan usia produktif yang masih mampu berkerja keras untuk memenuhi dan membantu kebutuhan ekonomi.

5.1.1.2 Pekerjaan

Tabel 5.2 Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan.

Pekerjaan Frequency Percent (%)

Ibu Rumah Tangga 23 85.2

Wiraswasta 4 14.8

Total 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.2 maka dapat diketahui bahwa 23 orang atau 85,2%

responden Ibu Rumah Tangga, 4 orang atau 14,8% Wiraswasta. Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan bidang pekerjaan para istri-istri nelayan yang menjalankan usaha dan menjadi anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Muara Baimbai adalah bidang pekerjaan Ibu Rumah Tangga.

5.1.1.3 Pendapatan

Tabel 5.3 Karakteristik responden pendapatan.

Pendidikan Terakhir Frequency Percent (%)

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.3 bidang pendapatan yang dikerjakan oleh responden, dapat diketahui bahwa 3 orang atau 11,1% responden pendapatannya Rp 300.000, 22 orang atau 81,5% pendapatannya Rp 500.000 dan sebanyak 2 orang atau 7,4%

pendapatannya Rp 700.000. Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan bidang pendapatan para istri-istri nelayan yang menjalankan usaha dan menjadi anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Muara Baimbai adalah berpendapatan Rp500.000.

5.1.1.4 Pendidikan Terakhir

Tabel 5.4 Karakteristik responden pendidikan terakhir.

Pendidikan Terakhir Frequency Percent (%)

Tidak Pernah Sekolah 1 3.7

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.4 bidang pendidikan para responden, dapat diketahui bahwa 1 orang atau 3,7% responden dari Tidak Pernah Sekolah, 17 orang atau 63% dari tamatan SD, sebanyak 6 orang atau 22,2% dari tamatan SMP, sebanyak

≥ 300.000 3 11.1

≥ 500.000 22 81.1

≥ 700.000 2 7.4

Total 27 100

3 orang atau 11,1% responden tamatan SMA, sedangkan untuk tamatan Perguruan Tinggi tidak ada dari responden. Hal ini menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan bidang pendidikan para istri-istri nelayan yang menjalankan usaha dan menjadi anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Muara Baimbai adalah tamatan dari pendidikan SD karena terus bekerja.

Koperasi Serba Usaha (KSU) dan Perkembangan Usaha Mangrove 5.1.2Koperasi Serba Usaha (KSU) X

Tabel 5.5 Tanggapan responden terhadap anak-anak suka jus mangrove.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.5 tanggapan responden bahwa anak-anak suka jus dari mangrove yang diberikan kepada responden mempengaruhi perkembangan usaha mangrove. Pada pernyataan pertama sebanyak 27 responden atau 100% yang menyatakan setuju serta tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak suka jus dari mangrove karena jus mangrove sehat untuk anak-anak.

Tabel 5.6 Tanggapan responden terhadap bahan baku selai mangrove ditambah gula

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 12 44.5

Kurang setuju 10 37

Tidak setuju 5 18.5

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.6. Pada tanggapan responden sebanyak 5 orang atau 18,5 % yang menyatakan tidak setuju, 10 orang atau 37% yang menyatakan kurang setuju dan 12 orang atau 44,0 % menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa agar lebih enak bahan baku selai mangrove ditambah gula pasir sebagian besar setuju, namun masih terdapat responden yang menjawab kurang setuju dan tidak setuju karena rasa kurang original jika terlalu banyak bahan campuran.

Tabel 5.7 Tanggapan responden terhadap teh jeruju dengan cara dikeringkan.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 22 81.5

Kurang setuju 3 11.1

Tidak setuju 2 7.4

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.7 tanggapan responden sebanyak 2 orang atau 7,4 % yang menyatakan tidak setuju, 3 orang atau 11,1% yang menyatakan kurang setuju dan 22 orang atau 81,5% yang menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembuatan teh jeruju dilakukan dengan cara dikeringkan, sebagian besar setuju namun masih terdapat responden yang menjawab kurang setuju, karena langsung di olah menjadi minuman juga bisa.

Tabel 5.8 Tanggapan responden terhadap pembuatan dodol tidak menggunakan santan kelapa

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 7 26

Kurang setuju 10 37

Tidak setuju 10 37

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.8 tanggapan responden berpengaruh besar sebanyak 10 orang atau 37% menyatakan tidak setuju, 10 orang atau 37% menyatakan kurang setuju dan 7 orang atau 26% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembuatan dodol tidak menggunakan santan kelapa sebagian besar tidak setuju dan kurang setuju namun masih terdapat responden yang menjawab setuju.

Karena pembuatan dodol bahan baku utama adalah santan.

Tabel 5.9 Tanggapan responden terhadap botol sirup mangrove dikemas lebih simpel dengan menggunakan kap kecil.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 15 55.6

Kurang setuju 10 37

Tidak setuju 2 7.4

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.9 tanggapan responden sebanyak 2 orang atau 7,4%

menyatakan tidak setuju, 10 orang atau 37% menyatakan kurang setuju dan 15 orang atau 55,6%. Hal ini menunjukkan bahwa botol sirup mangrove dikemas akan lebih simpel jika menggunakan kap kecil.

Tabel 5.10 Tanggapan responden terhadap kemasan kerupuk jeruju diberi gambar mangrove sebagai tanda produk mangrove.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.10 tanggapan responden sebanyak 27 orang atau 100%

yang menyatakan setuju serta tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa kemasan kerupuk jeruju diberi gambar mangrove sebagai tanda produk mangrove supaya masyarakat mudah mengenal atau bisa melihat komposisi dari kemasanya.

Tabel 5.11 Tanggapan responden terhadap makanan yang berbahan mangrove harus mendapat izin Dinas Kesehatan.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber :Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.11 tanggapan responden sebanyak 27 responden atau 100% yang menyatakan setuju serta tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa makanan yang berbahan mangrove harus mendapat izin Dinas Kesehatan Karena Dinas Kesehatan menjamin produk makanan bebas dari bahan pengawet dan layak di komsumsi masyarakat.

Tabel 5.12 Tanggapan responden terhadap izin pengelolaan mangrove ada dari kantor kepala desa.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 17 63

Kurang setuju 9 33.3

Tidak setuju 1 3.7

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.12 tanggapan responden sebanyak 1 responden atau 3,7

% menyatakan tidak setuju, 9 reaponden atau 33,3 % menyatakan kurang setuju dan 17 orang atau 63% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa izin pengelolaan mangrove dari kantor kepala desa.

Tabel 5.13 Tanggapan responden terhadap awal modal usaha kurang dari dua juta

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 19 70.4

Kurang setuju 8 29.6

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.13 tanggapan responden sebanyak 8 responden atau 29,6% menyatakan kurang setuju, 19 responden atau 70,4 % menyatakan setuju.

Hal ini menunjukkan bahwa awal modal usaha kurang dari dua juta sudah cukup bagi istri-istri nelayan.

Tabel 5.14 Tanggapan responden terhadap hasil keuntungan disimpan ke KSU buat modal

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 24 88.9

Kurang setuju 3 11.1

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.14 tanggapan responden sebanyak 3 responden atau 11% menyatakan kurang setuju, 24 responden atau 88,9% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa hasil kuntungan disimpan ke KSU buat modal yang diberikan kepada responden mempengaruhi perkembangan usaha mangrove, maka KSU lah wadah perubahan pendapatan istri-istri nelayan.

Tabel 5.15 Tanggapan responden terhadap bunga pinjaman sebesar tiga persen terlalu besar.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 5 18.5

Kurang setuju 10 37

Tidak setuju 12 44

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.15 tanggapan responden sebanyak 12 orang atau 44,4%

menyatakan tidak setuju, 10 orang atau 37 % menyatakan kurang setuju dan 5 orang atau 18,5% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan pinjaman sebesar tiga persen tidaklah terlalu besar bagi ibu-ibu nelayan karena itu sudah seimbang dengan pendapatan mereka.

Tabel 5.16 Tanggapan responden KSU tidak memberikan pinjaman diluar anggota.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 25 92.6

Kurang setuju 1 3.7

Tidak setuju 1 3.7

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.16 tanggapan responden sebanyak 1 orang atau 3,7%

menyatakan tidak setuju, 1 orang atau 3,7 % menyatakan kurang setuju dan 25 orang atau 92,6% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa KSU tidak memberikan pinjaman diluar anggota yang diberikan kepada responden, karena KSU hanya membantu anggota sepenuhnya.

Tabel 5.17 Tanggapan responden terhadap membudidayakan mangrove dilakukan dengan penyamaian.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.17 tanggapan responden sebanyak 27 orang atau 100%

yang menyatakann setuju serta tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa untuk membudidayakan mangrove dilakukan dengan penyamaian usaha mangrove seluruhnya memilih setuju, karena penanaman mangrove harus di mulai dengan penyamaian.

Tabel 5.18 Tanggapan responden penyamaian mangrove menggunakan bibit unggul

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 25 92.6

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 2 7.4

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.18 tanggapan responden sebanyak 2 orang atau 7,4%

menyatakan tidak setuju, 0 orang atau 0 % menyatakan kurang setuju dan 25 orang atau 92,6% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa penyamaian bibit mangrove yang dilakukan istri-istri nelayan harus bibit unggul untuk hasil mangrove yang berkualitas.

Tabel 5.19 Tanggapan responden tentang daun dari pohon mangrove di manfaatkan untuk jus, selai dan dodol.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 10 37

Kurang setuju 17 63

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.19 tanggapan responden sebanyak 17 orang atau 63%

menyatakan kurang setuju, 10 orang atau 37% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa daun dari pohon mangrove di manfaatkan untuk jus, selai dan dodol mangrove sebagian besar kurang setuju, karena daun mangrove masih banyak lagi manfaatnya.

Tabel 5.20 Buah dari pohon mangrove dimanfaatkan untuk jus, selai dan dodol.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.20 tanggapan responden sebanyak sebanyak 27 orang atau 100% yang menyatakan setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa buah dari pohon mangrove dimanfaatkan untuk jus, selai dan dodol perkembangan usaha mangrove seluruhnya setuju karena buah mangrove mudah di olah.

Tabel 5.21 tanggapan responden warung dihias dengan menarik Agar konsumen tertarik membeli produk mangrove.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 26 96.3

Kurang setuju 1 3.7

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber :HasilPengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.21 tanggapan responden sebanyak 1 orang atau 3,7%

menyatakan kurang setuju, 26 orang atau 96,3 % menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa agar konsumen tertarik membeli produk mangrove warung dihias dengan menarik sebagian besar setuju, Karena hiasan untuk daya tarik konsumen datang dan membeli.

Tabel 5.22 Istri-istri nelayan menjadikan warung untuk penjualan produk mangrove.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 25 92.6

Kurang setuju 2 7.4

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.22 tanggapan responden sebanyak 2 orang atau 7,4%

menyatakan kurang setuju, 25 orang atau 92,6 % menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa istri-istri nelayan menjadikan warung untuk penjualan produk mangrove sebagian besar setuju, karena warung tempat yang cocok untuk menjual produk mangrove mereka.

Tabel 5.23 Istri-istri nelayan mengikuti pameran untuk memperkenalkan produk mangrove ke masyarakat luas.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.23 tanggapan responden sebanyak 27 orang atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa istri-istri nelayan mengikuti pameran untuk memperkenalkan produk mangrove seluruhnya memilih setuju, karena pameran salah satu ajang promosi produk mereka kemasyarkat luas.

Tabel 5.24 Tanggapan responden terhadap setiap akhir pekan istri-istri nelayan mangadakan pameran dikawasan pantai.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 21 77.8

Kurang setuju 3 11.1

Tidak setuju 3 11.1

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan table 5.24 tanggapan responden sebanyak 3 orang atau 11,1%

menyatakan tidak setuju, 23orang atau 11,1 % menyatakan kurang setuju dan 21 orang atau 77,8% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa istri-istri nelayan mangadakan pameran setiap akhir dikawasan pantai sebagian besar setuju, karena banyak wisatawan datang untuk melihat produk mangrove mereka.

Tabel 5.25 Tanggapan responden terhadap edukasi mangrove anak sekolah wajib dilaksanakan satu bulan sekali.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 24 88.9

Kurang setuju 3 11.1

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber :Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.25 tanggapan responden sebanyak 3 orang atau 11,1%

menyatakan kurang setuju, 24 orang atau 88,9 % menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi mangrove anak sekolah wajib dilaksanakan satu bulan sekali karena mempengaruhi perkembangan usaha mangrove maka edukasi mangrove ini sangatlah penting untuk menambah pengetahuan anak-anak sekolah.

Tabel 5.26 Tanggapan responden terhadap istri-istri nelayan memberikan edukasi mangrove untuk anak sekolah langsung praktek untuk menanamnya.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.26 tanggapan responden sebanyak 27 orang atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa istri-istri nelayan memberikan edukasi mangrove untuk anak sekolah langsung praktek untuk menanamnya, ini sangat mempengaruhi perkembangan usaha mangrove, agar anak-anak juga dengan mudah untuk belajar langsung mengenal mangrove.

Tabel 5.27 tanggapan responden terhadap hiburan pondok karaoke diberi secara gratis untuk para wisatawan.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 15 55.6

Kurang setuju 10 37

Tidak setuju 2 7.4

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 24, Kuesioner 2018

Berdasarkan table 5.27 tanggapan responden sebanyak 2 orang atau 7,4%

menyatakan tidak setuju, 10 orang atau 37 % menyatakan setuju dan 15 orang atau 55,6% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa hiburan pondok karaoke diberi secara gratis untuk para wisatawan.Karena pondok karaoke nilai tambah bagi wisatawan yang datang.

Tabel 5.28 Tanggapan responden terhadap para wisatawan jadi lebih terhibur karena ada pondok-pondok karaoke.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 12 44.5

Kurang setuju 11 40.7

Tidak setuju 4 14.8

Jumlah 27 100

Sumber :Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.28 tanggapan responden sebanyak 4 orang atau 14,8%

menyatakan tidak setuju, 11 orang atau 40,7 % menyatakan kurang setuju dan 12 orang atau 44,4% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa para wisatawan jadi lebih terhibur karena adanya pondok-pondok karaoke.

Tabel 5.29 tanggapan responden terhadap fasilitas penginapan diwisata mangrove cocok untuk keluarga liburan.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 26 96.3

Kurang setuju 1 3.7

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.29 tanggapan responden sebanyak 1 orang atau 3,7%

menyatakan kurang setuju, 26 orang atau 96,3 % menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitas penginapan baik untuk keluarga liburan sebagian besar setuju, karena fasilitasnya cukup baik dan nyaman buat konsumen.

Tabel 5.30 Tanggapan responden terhadap fasilitas penginapan memiliki ruang yang nyaman, tempat tidur, kamar mandi dan air bersih.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.30 tanggapan responden sebanyak 27 orang atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitas penginapan memiliki ruang yang nyaman, tempat tidur, kamar mandi dan air bersih seluruhnya memilih setuju karena itu layak untuk di sewa bagi wisatawan.

5.1.3 Perkembangan Usaha Mangrove (Variabel Y)

Tabel 5.31 tanggapan responden Sejak adanya usaha mangrove penghasilan istri-istri nelayan bertambah.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.31 tanggapan responden sebanyak 27 responden atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa Sejak adanya usaha mangrove penghasilan istri-istri nelayan bertambah sehingga sangat membantu keluarga.

Tabel 5.32 tanggapan responden bisa menabung karena penghasilan bertambah.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.32 tanggapan responden sebanyak 27 responden atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa istri-istri nelayan bisa menabung untuk pendidikan anak atau kebutuhan lainya.

Tabel 5.33 tanggapan responden usaha mangrove membantu pendapatan keluarga.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.33 tanggapan 27 responden atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya usaha mangrove sangat membantu pendapatan keluarga.

Tabel 5.34 Tanggapan responden terhadap pendapatan bertambah ekonomi keluarga menjadi membaik.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.34 tanggapan responden sebanyak 27 responden atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan bertambah ekonomi keluargapun menjadi membaik.

Tabel 5.35 tanggapan responden terhadap ada keuntungan tambahan dari pondok karaoke.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 14 51.9

Kurang setuju 7 25.9

Tidak setuju 6 22.2

Jumlah 27 100

Sumber :Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan table 5.35 tanggapan 6 responden atau 22,2% menyatakan tidak setuju, 7 orang atau 25,9 % menyatakan kurang setuju dan 14 orang atau 51,9% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa ada keuntungan tambahan dari pondok karaoke karena banyak yang minat menggunakan pondok karaoke.

Tabel 5.36 Tanggapan responden adanya bertambah pondok karaoke selama mengikuti KSU

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 14 51.9

Kurang setuju 9 33.3

Tidak setuju 4 14.8

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.36 tanggapan 4 responden atau 14,8% menyatakan tidak setuju, 9 responden atau 33,3 % menyatakan setuju dan 14 responden atau 51,9% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa ditambah lagi 2 pondok karaoke untuk menambah penghasilan.

Tabel 5.37 tanggapan responden pondok-pondok di buat unik agar wisatawan tertarik menyewa

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.37 tanggapan 27 responden atau 100% yang menyatakan setuju serta tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan pondok-pondok yang unik menjadi daya tarik wisawatan datang karena sangat cocok dengan wisatawan yang suka berfoto.

Tabel 5.38 tanggapan responden bertambah penginapan dapat memperoleh keuntungan besar.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.38 tanggapan 27 responden atau 100% yang menyatakan setuju serta tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa hasil dari sewa penginapan sangat besar.

Tabel 5.39 tanggapan responden fasilitas penginapan dilengkapi dengan televisi

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 17 63

Kurang setuju 6 22.2

Tidak setuju 4 14.8

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan table 5.39 tanggapan 4 responden atau 14,8% menyatakan tidak setuju, 6 orang atau 22,2 % menyatakan kurang setuju dan 17 orang atau 63% menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan bahwa penginapan sudah maju dnegan adanya fasilitas televisi.

Tabel 5.40 tanggapan responden dibangun warung dipinggir pantai agar bisa menjual lebih banyak produk.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.40 tanggapan 27 responden atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa memberi kemudahan bagi konsumen untuk membeli produk mangrove.

Tabel 5.41 tanggapan responden pembeli lebih mudah untuk membeli produk mangrove karena sudah ada warung.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.41 tanggapan responden sebanyak 27 orang atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa adanya warung konsumen jadi lebih mudah melihat berbagai produk-produk mangrove.

Tabel 5.42 tanggapan responden produk mangrove ini dikemas dengan menarik agar mudah dijual

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : HasilPengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan table 5.42 tanggapan responden sebanyak 27 orang atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju.Hal ini menunjukkan bahwa kemasan di bentuk menarik untuk konsumen mudah mengenal produk mangrove.

Tabel 5.43 tanggapan responden kemasan dengan baik agar pembeli tertarik.

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.43 tanggapan responden sebanyak 27 orang atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa kemasan adalah yang harus di utamakan karena kemasan bisa membuat pembeli tertarik untuk membeli produk mangrove.

Tabel 5.44 tanggapan responden produk mangrove ini memiliki rasa gurih

Jawaban Responden Frequency Percent (%)

Setuju 27 100

Kurang setuju 0 0

Tidak setuju 0 0

Jumlah 27 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23, Kuesioner 2018

Berdasarkan tabel 5.44 tanggapan responden sebanyak 27 orang atau 100% yang menyatakann setuju serta tidak ada orang yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Hal ini menunjukkan bahwa produk mangrove benar-benar memiliki rasa yang gurih.

Dokumen terkait