ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
4. KAS DAN BANK (lanjutan) CASH ON HAND AND IN BANKS (continued)
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, 2021 December 31, 2020
Bank - Pihak ketiga Cash in banks - Third parties
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
(US$254.074 pada tahun 2021 dan (US$254,074 in 2021 and US$379.160 pada tahun 2020) 3.702.360.645 5.348.054.339 US$379,160 in 2020)
PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk
(US$735.320 pada tahun 2021 dan (US$735,320 in 2021 and US$736.063 pada tahun 2020) 10.715.086.100 10.382.161.704 US$736,063 in 2020)
PT Bank CTBC Indonesia PT Bank CTBC Indonesia
(US$544.760 pada tahun 2021 dan 7.938.243.594 2.831.862.119 (US$544,760 in 2021 and US$200.770 pada tahun 2020) US$200,770 in 2020) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (US$16.353 pada tahun 2021 dan (US$16,353 in 2021 and US$16.368 pada tahun 2020) 238.293.584 230.868.383 US$16,368 in 2020)
Sub-jumlah 22.593.983.923 18.792.946.545 Sub-total
Jumlah 55.428.813.150 aset keuangan pada biaya
Rekening di bank memiliki tingkat bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran pada masing-masing bank.
Cash in banks earn interest at floating rates based on the offering rates from each bank.
Pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020 kas dan bank tidak digunakan sebagai jaminan atas utang.
As of March 31, 2021 and December 31, 2020, cash on hand and in banks are not pledged as collateral for loans.
5. PIUTANG USAHA DAN LAIN-LAIN 5. TRADE AND OTHER RECEIVABLES
Piutang usaha terdiri dari: Trade receivables consists of:
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, 2021 December 31, 2020
Pihak Ketiga Third Parties
Penerbit kartu kredit 1.734.658.405 9.669.543.397 Credit card issuers Penyedia jasa e-wallet 5.115.830.757 7.318.466.759 E-wallet service providers
Lain-lain (masing-masing Others (each
dibawah Rp1.000.000.000) 3.675.162.176 2.448.426.672 below Rp1,000,000,000)
Jumlah 10.525.651.338 19.436.436.828 Total
Seluruh piutang usaha adalah dalam mata uang Rupiah.
All trade receivables are denominated in Rupiah.
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut:
The aging analysis of trade receivables are as follows: 31 Maret/ 31 Desember/ March 31, 2021 December 31, 2020 Lancar 8.042.718.956 19.020.994.061 Current
Jatuh tempo 30 - 90 hari 2.128.023.806 398.483.071 Overdue 30 - 90 days Jatuh tempo > 90 hari 354.908.576 16.959.696 Overdue > 90 days
5. PIUTANG USAHA DAN LAIN-LAIN (lanjutan) 5. TRADE AND OTHER RECEIVABLES (continued)
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap
kolektibilitas h piutang h usaha h pada h tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020,
manajemen berpendapat bahwa cadangan
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan.
Based on the review of the collectibility of the trade receivables as of March 31, 2021 and December 31, 2020, management believes that the allowance for impairment losses is not necessary.
Piutang usaha tidak dijaminkan, tidak dibebani bunga dan penyelesaiannya akan dilakukan secara tunai.
Trade receivables are unsecured, non-interest bearing and will be settled in cash.
Piutang lain-lain terdiri dari: Other receivables consists of:
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, 2021 December 31, 2020
___
Pihak Berelasi (Catatan 26) Related Parties (Note 26)
PT Sriboga Marugame Indonesia 1.861.528.556 2.179.789.524 PT Sriboga Marugame Indonesia
PT Sriboga Boat Noodle - - PT Sriboga Boat Noodle
Sub-jumlah 1.861.528.556 2.179.789.524 Sub-total
Pihak Ketiga 1.198.470.927 9.799.786.782 Third Parties
Total 3.059.999.483 11.979.576.306 Total
Analisa umur piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
The aging analysis of other receivables are as follows: 31 Maret/ 31 Desember/ March 31, 2021 December 31, 2020 ___ Lancar 1.120.746.225 10.427.342.504 Current
Jatuh tempo 30 - 90 hari 1.125.973.454 1.012.080.575 Overdue 30 - 90 days Jatuh tempo > 90 hari 813.279.804 540.153.227 Overdue > 90 days
Total 3.059.999.483 11.979.576.306 Total
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap
kolektibilitas piutang lain-lain pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020,
manajemen berpendapat bahwa cadangan
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan.
Based on the review of the collectibility of the other receivables as of March 31, 2021 and December 31, 2020, management believes that the allowance for impairment losses is not necessary.
Piutang lain-lain tidak dijaminkan, tidak dibebani bunga dan penyelesaiannya akan dilakukan secara tunai dalam waktu kurang dari satu tahun.
Other receivables are unsecured, non-interest bearing, and will be settled in cash in less than one year. 6. PERSEDIAAN 6. INVENTORIES 31 Maret/ 31 Desember/ March 31, 2021 December 31, 2020 ___ Makanan 150.911.854.425 192.483.093.036 Foods
Perlengkapan 36.228.873.229 36.596.915.224 Guest supplies
Minuman 7.350.498.959 8.613.999.177 Beverages
Sub-jumlah 194.491.226.613 237.694.007.437 Sub-total Perlengkapan operasi 12.788.514.129 15.412.707.162 Operating supplies
6. PERSEDIAAN (lanjutan) 6. INVENTORIES (continued)
Berdasarkan hasil penelaahan atas nilai realisasi neto persediaan dan keadaan fisik persediaan
pada akhir periode pelaporan, manajemen
Perusahaan berpendapat bahwa cadangan
penyisihan untuk persediaan usang tidak
diperlukan pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020.
Based on the review of the net realizable value and physical condition of inventories at the end of the reporting period, the management of the Company is of the opinion that no allowance for inventory obsolescence is required as of March 31, 2021 and December 31, 2020.
Pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020, persediaan dan aset tetap (Catatan 9) telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya melalui PT Asuransi Allianz Utama
Indonesia, pihak ketiga, dengan nilai
pertanggungan asuransi masing-masing sebesar Rp2.225.575.562.632 dan Rp2.253.478.899.580.
Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko-risiko tersebut.
As of March 31, 2021 and December 31, 2020, inventories and property and equipment (Note 9) are covered by insurance against losses from fire and other risks through PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, third party, with an insurance coverage
amounting to Rp2,225,575,562,632 and
Rp2,253,478,899,580, respectively.
Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses arising from such risks.
Persediaan tertentu digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman bank (Catatan 12 dan 16).
Certain inventories are used as collateral for bank loan facilities (Notes 12 and 16).
Persediaan yang diakui sebagai beban untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020 masing-masing disajikan sebagai beban pokok penjualan pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain
(Catatan 22).
Inventories recognized as expense for the years ended March 31, 2021 and December 31, 2020 are presented as cost of goods sold in the statement of profit or loss and other comprehensive income (Note 22).
7. BEBAN DIBAYAR DI MUKA 7. PREPAID EXPENSES
31 Maret/ 31 Desember/
March 31, 2021 December 31, 2020
___
Perijinan 21.876.960.949 18.530.188.895 License
Sewa dibayar dimuka Prepaid rent
- bagian jatuh tempo dalam satu tahun 25.248.816.745 15.462.648.621 - current portion
Asuransi 219.912.293 1.963.823.681 Insurance
Lain-lain (masing-masing Others (each
dibawah Rp400.000.000) 4.326.625.156 4.732.340.619 below Rp400,000,000)
Total 51.672.315.143 40.689.001.816 Total
Sewa dibayar di muka 30.914.751.976 60.284.279.576 Prepaid rent Dikurangi amortisasi (5.665.935.231) (44.821.630.955) Less amortization
Neto 25.248.816.745 15.462.648.621 Net
Dikurangi bagian jangka panjang - - Less long-term portion
Bagian jatuh tempo dalam satu tahun 25.248.816.745 15.462.648.621 Current portion
Hak sewa tertentu digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman bank (Catatan 12 dan 16).
Certain rental rights are used as collateral for bank loan facilities (Notes 12 and 16).