BAB II KATA „ADUWW DALAM AL-QUR‟AN
C. Kata „Aduww dalam al-Qur‟an
Di dalam al-Qur‟an, pengungkapan term „aduww menggunakan berbagai macam bentuk derivasi. Dalam kaitannya dengan term „aduww di dalam al-Qur‟an disebutkan sebanyak 102 kali.30 Untuk mengetahui rincian yang jelas tentang bentuk derivasi kata „aduww dalam al-Qur‟an penulis meringkasnya dalam tabel dibawah ini berdasarkan al-Qur‟an Departemen Agama tahun 2012, sebagai berikut:
29 Al-Munawi, Faidh al-Qadir Syarh al-Jami‟ al-Shaghir, jilid 2, 173.
30 Muhammad Fu‟ad „Abd Baqi, Mu‟jam Mufahras li Alfaz Qur‟an
23 Tabel 2.1 Penyebutan Kata ‘Aduww Dalam al-Qur’an
Bentuk
Kata Jumlah Dimensi
Fi‟il Madhi ada
( داع) 1 kali
Allah tidak melarang orang muslim berbuat baik dan baik kepada musuhnya, orang kafir ketika ia memerangi orang muslim. Qs. al-Mumtahanah/ 60: 7. Fi‟il Madhi i‟tada ( دتعا) 6 kali 1
Kecaman Allah bagi siapa yang melampaui batas aturan mengenai qishash dan diyat. Qs. al-Baqarah/ 2: 178.
2 Larangan berburu di waktu ihram. Qs. al-Mā‟idah/ 5: 94.
3
Larangan melanggar batas mengenai persaksian ahli waris Qs. al-Mā‟idah/ 5: 107
4/5
Diperbolehkannya berperang dengan serangan yang setimpal ketika diserang oleh orang kafir. Qs. al-Baqarah/ 2: 194. Di ayat ini disebutkan 2 kali
6 Peringatan mengenai ibadah hari sabtu. Qs. al-Baqarah/ 2: 65 Fi‟il Mudhari ya „duna atau ta‟duna (نودعي/ودعت) 3 kali 1
Peringatan Allah kepada Nabi Muhammad supaya tidak tergoda dengan perhiasan duniawi. Qs. al-Kahf/ 18: 28.
2/3
Menjelaskan mengenai ibadah hari sabtu Qs. al-Nisā‟/ 4: 154, Qs. al-A‟rāf/ 7: 163. Fi‟il Mudhari ya‟tadu (دعتي) 3 kali ½
Peringatan Allah tentang talak. Qs. Baqarah/ 2: 229, Qs. al-Talaq/ 65: 1.
3
Peringatan agar tidak durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya. Qs. al-Nisā‟/ 4: 14 Fiil Mudhari ya‟taduna atau ta‟taduna 8 kali 1 Diperbolehkannya berperang dengan serangan yang setimpal dan tidak melampaui batas ketika diserang oleh orang kafir. Qs. al-Baqarah/ 2: 190
24
(ندتعت/نودتعي)
2
Larangan membalaskan dendam yang lebih kepada musuh yang didasari oleh kebencian. Qs. al-Mā‟idah/ 5: 2.
3 Larangan mendzalimi istri. Qs. al-Baqarah/ 2: 231.
4
Larangan untuk tidak melampaui batas dalam hal konsumtif. Qs. al-Mā‟idah/ 5: 87.
5 Larangan melanggar batas dalam hal talak. Qs. al-Baqarah/ 2: 229.
6/7/8
Kedurhakaan Bani Israil terhadap ayat Allah. Qs. al-Baqarah/ 2: 61, Qs. „Imrān/ 3: 112, Qs. al-Maidah/ 5: 78. Fi‟il Amar i‟taddu (اودتعا) 1 kali 1 Diperbolehkannya berperang dengan serangan yang setimpal, ketika diserang oleh orang kafir. Qs. al-Baqarah/ 2: 194.
Isim Fa‟il mujarrad
„adin (داع) 3 kali 1/2/3
Allah melarang melampaui batas dalam hal konsumtif. Qs. al-Baqarah/ 2: 173, Qs. al-An‟ām/ 6: 145, Qs. al-Naḥl/ 16: 115. Isim Fa‟il mujarrad „aduna (نوداع) 3 kali 1/2/3
Allah melarang melampaui batas dalam hal seksual. Qs. al-Mu‟minūn/ 23: 7, Qs. al-Syu‟arā‟/ 26: 166, Qs. al-Ma‟ārij/ 70: 31. Isim Fa‟il mujarrad „adiyat (تايداع) 1 kali 1
Kuda yang lari kencang untuk menyerang musuhnya. Qs. al-„Ādiyat/ 100: 1. Isim Fa‟il majid mu‟tadin (دتعم) 3 kali 1
Balasan neraka bagi mereka yang enggan melakukan kebaikan dan melampaui batas. Qs. Qāf/ 50: 25.
2
Kecaman bagi orang yang melampaui batas. Qs. al-Muṭaffifin/ 83: 12.
3
Larangan mematuhi orang yang melampaui batas. Qs. al-Qalam/ 68: 12.
25
mazid mu‟taduna
(نودتعم)
kafir yang melanggar perjanjian gencatan senjata kepada orang mukmin. Qs. al-Taubah/ 9: 10.
2
Diperbolehkannya berperang dengan serangan yang setimpal dan tidak melampaui batas ketika diserang oleh orang kafir. Qs. al-Baqarah/ 2: 190.
¾
Larangan melampaui batas dalam hal konsumtif. Qs. al-Mā‟idah/ 5: 87. Qs. al-An‟ām/ 6: 119.
5
Anjuran untuk tidak berlebihan atau melampaui batas dalam berdoa baik. Qs. al-A‟rāf/ 7: 55.
6
Allah mengunci mati hati orang-orang yang melampaui batas meskipun sudah diturunkan beberapa utusan kepada mereka. Qs. Yūnus/ 10: 74. Sighat mubalagh ah „adw (ودع) 2 kali 1
Larangan memaki sesembahan orang kafir supaya mereka tidak melampaui batas dalam memaki Allah. Qs. al-An‟ām/ 6: 108.
2
Pengejaran Fir‟aun kepada bani Israil untuk menindas dan menzalimi mereka. Qs. Yūnus/ 10: 90. Isim masdar „aduww ( ّودع) 39 kali 1-10
Peringatan Allah supaya tidak mengikuti setan. Qs. al-Baqarah/ 2: 168. Qs. al-Baqarah/ 2: 208, Qs. An‟ām/ 6: 142, Qs. al-A‟raf/ 7: 22, Qs. al-Kahf/ 18: 50. Qs. Ṭāhā/ 20: 117, Qs. Fāṭir/ 35: 6, Qs. Yāsīn/ 36: 60, Qs. al-Zukhruf/ 43: 62, Qs. al-Isrā‟/ 17: 53. 11
Tipu daya setan kepada saudara-saudara Yusuf untuk mencelakai adiknya. Qs. Yūsuf/ 12: 5.
12/13/14
Ketetapan Allah mengenai adanya pertikaian dan permusuhan antar manusia di dunia. Qs. al-Baqarah/
26
2: 36, Qs. al-A‟rāf/ 7: 24, Qs. Ṭāhā/ 20: 123.
15
Syariat Allah mengenai pembunuhan antara dua pihak. Qs. al-Nisā‟/ 4: 92.
16/17
Penyesalan Nabi Musa karena membantu salah satu yang bermusuhan. Qs. al-Qaṣaṣ/ 28: 15 dan 19.
18
Permusuhan antar manusia, kecuali yang bertakwa. Qs. al-Zukhruf/ 43: 67.
19
Kewaspadaan terhadap orang yang mau menjerumuskan kita, termasuk keluarga kita sendiri. Qs. al-Tagābun/ 64: 14.
20/21/22
Siapa yang memusuhi Allah, rasul-rasul dan malaikat-malaikat-Nya, maka ia adalah musuh Allah. Qs. al-Baqarah/ 2: 97 dan 98 yang disebutkan sebanyak dua kali.
23
Larangan menjadikan musuh Allah menjadi teman dekat. Qs. al-Mumtahanah/ 60: 1.
24
Kisah Ibrahim dan Azhar yang tidak mau beriman kepada Allah SWT. Qs. al-Taubah/ 9: 114. 25 Kisah kedurhakaan Firaun kepada
Allah SWT. Qs. Ṭāhā/ 20: 39.
26/27
Allah menganjurkan untuk bersiap-siap menghadapi serangan orang kafir. Qs. al-Anfāl/ 8: 60, disini disebutkan dua kali dalam satu ayat.
28
Anjuran ikut berperang bersama Nabi Muhammad meski tidak merasakan kepayahan yang diakibatkan oleh orang kafir. Qs. al-Taubah/ 9: 120.
29
Diperbolehkannya meng-qashar shalat jika takut diserang oleh orang kafir. Qs. al-Nisā‟/ 4: 101.
27
30
Larangan menjadikan musuh (orang kafir) menjadi teman dekat. Qs. al-Mumtaḥanah/ 60: 1 31/32 Kisah Nabi Musa dan Fir‟aun. Qs.
Ṭāhā/ 20: 39, Qs. al-Qaṣaṣ/ 28: 8. 33 Kisah Nabi Ibrahim dan kaumnya.
Qs. al-Syu‟arā‟/ 26: 77.
34/35
Ketetapan Allah mengenai adanya musuh bagi setiap Nabi. Qs. al-An‟ām/ 6: 112, Qs. al-Furqān/ 25: 31.
36 Karakter orang munafik. Qs. al-Munāfiqūn/ 63: 4
37
Tidak diperbolehkan-Nya orang munafik ikut berperang dengan Rasulullah. Qs. al-Taubah/ 9: 83 38 Kisah penindasan Fir‟aun kepada
Bani Israil. Qs. al-A‟rāf/ 7: 129 39 Penyelamatan Allah kepada Bani
Israil. Qs. Ṭāhā/ 20: 80. Isim masdar „adawah (ةودع) 6 kali 1
Orang Yahudi dan orang musyrik adalah orang yang paling keras kepada Islam. Qs. al-Mā‟idah/ 5: 82.
2/3 Permusuhan internal Bani Israil. Qs. al-Mā‟idah/ 5: 14, dan 64.
4
Peringatan untuk tidak mengikuti setan termasuk dalam berjudi dan mabuk. Qs. al-Mā‟idah/ 5: 91.
5
Anjuran Allah untuk menolak kejahatan dan permusuhan dengan cara kebaikan. Qs. Fuṣṣilat/ 41: 24.
6
Kisah Nabi Ibrahim yang lepas tangan kepada kaumnya. Qs. al-Mumtaḥanah/ 60: 4. Isim masdar „udwan (ناودع) 8 kali ½
Menjelaskan sikap buruk Bani Israil yang berlomba-lomba dan tolong menolong dalam kejahatan dan permusuhan. Qs. al-Baqarah/ 2: 85. Qs. al-Mā‟idah/ 5: 62.
28
3
Anjuran untuk memerangi permusuhan orang kafir sampai hilangnya fitnah dan permusuhan itu sendiri. Qs. al-Baqarah/ 2: 193.
4
Larangan Allah membalaskan dendam yang melebihi kepada musuhnya yang didasari kebencian. Qs. al-Mā‟idah/ 5: 2.
5
Perjanjian Nabi Musa untuk mengabdi kepada Nabi Syuaib selama batas waktu yang telah ditentukan. Qs. al-Qaṣaṣ/ 28: 28.
6/7
Anjuran Allah untuk menghindari hal-hal yang bisa menimbulkan permusuhan. Qs. al-Mujādalah/ 58: 8, dan 9.
8
Neraka adalah balasan bagi yang melanggar hukum dan berbuat zalim. Qs. al-Nisā‟/ 4: 30. Isim masdar „udwah (ةودع) 2 kali ½
Posisi antara kubu orang muslim dan orang kafir pada saat perang badar. Qs. al-Anfāl/ 8: 42. Disebutkan dua kali dalam satu ayat. Sighat mubalagh ah jama‟ a‟da (ءادعأ) 7 kali 1
Kekekalan Neraka sebagai balasan untuk musuh-musuh Allah. Qs. Fuṣṣilat/ 41: 28.
2
Sesungguhnya sesembahan orang kafir akan menjadi musuh-musuh nya sendiri. Qs. al-Aḥqāf/ 46: 6. 3 Balasan untuk musuh-musuh
Allah. Qs. Fuṣṣilat/ 41: 19.
4
Kekejaman orang kafir yang menginginkan orang muslim menjadi kafir. Qs. al-Mumtaḥanah/ 60: 2.
5
Allah sebagai pelindung bagi orang mukmin dari serangan orang kafir. Qs. al-Nisā‟/ 4: 45.
6
Perintah mensyukuri rasa persaudaraan setelah adanya permusuhan dikalangan manusia
29 setelah datangnya Islam. Qs. al- „Imrān/ 3: 103.
7
Kisah Nabi Musa dan Nabi Harun yang menghadapi kedurhakaan Bani Israil. Qs. al-A‟rāf/ 7: 150.
Dari penjabaran mengenai dimensi „aduww diatas penulis menjabarkan dalam beberapa garis besar, sebagai berikut:
Tabel 2.2 Agensi ‘Aduww Dalam Al-Qur’an
No Agensi ‘aduww Nama surat dan Ayat
1 Allah dan Makhluk-Nya
Qs. al-Baqarah/ 2: 61,65, 97, 98, 173, 178, 229; Qs. „Imrān/ 3: 112; Qs. Nisā‟/ 4: 1, 14, 30, 154; Qs. Mā‟idah/ 5: 78, 87, 94, 107; Qs. al-An‟ām/ 6: 119, 145; Qs. al-A‟rāf/ 7: 55, 163; Qs. al-Taubah/ 9: 114; Qs. Ṭāhā/ 20: 39; Qs. Yūnus/ 10: 74; Qs. al-Naḥl/ 16: 115; Qs. al-Mu‟minūn/ 23: 7; Qs. al-Syu‟arā‟/ 26: 166; Qs. Fuṣṣilat/ 41: 19, 28; Qs. Aḥqap/ 46: 6; Qs. al-Mumtaḥanah/ 60: 1; Qs. al-Ma‟arij/ 70: 31; Qs. Qaf/ 50: 25; Qs. al-Talāq/ 65: 1; Qs. Muṭaffifīn/ 83: 12. 2 Antar Manusia Qs. al-Baqarah/ 2: 36, 190, 194, 231; Qs. al-„Imrān / 3: 103; Qs. al-Nisā‟/ 4: 45, 92, 101; Qs. al-Mā‟idah/ 5: 2, 14, 64, 82; Qs. al-An‟ām/ 6: 108, 112; Qs. A‟rāf/ 7: 24, 129, 150; Qs. al-Taubah/ 9: 10, 83, 120; Qs. Ṭāhā/ 20: 39, 80, 123; Qs. Yūnus/ 10: 90; Qs. al-Anfāl/ 8: 60; Qs. al-Syu‟arā‟/ 26: 77; Qs. Qaṣaṣ/ 28: 8, 13, 19; Qs. al-Furqān/ 25: 31; Qs. Fuṣṣilat/ 41: 24; Qs. al-Mumtaḥanah/ 60: 1, 2, 4, 7; Qs. al-Taghābun/ 64: 14; Qs. al-Zukhruf/ 43: 67; Qs. Munāfiqūn/ 63: 4; Qs. Mujādalah/ 58: 8, 9; Qs. al-Qalam/ 68:
30 12. 3 Setan Qs. Al-Baqarah/ 2: 168, 208; Qs. al-Mā‟idah/ 5: 91; Qs. al-An‟ām/ 6: 142; Qs. al-A‟rāf/ 7: 22; Qs. al-Kahf/ 18: 50; Qs. Ṭāhā/ 20: 117; Qs. Fatir/ 35: 6; Qs. Yāsīn/ 36: 60; Qs. al-Zukhruf/ 43: 62; Qs. al-Isrā‟/ 17: 53. 4 Waktu Qs. al-Qaṣaṣ/ 28: 28. 5 Tempat Qs. al-Anfāl/ 8: 42. 6 Hewan Qs. al-„Ādiyāt/ 100: 1.
Dari beberapa agensi dan bentuk pecahan kata „aduww dalam al-Qur‟an di atas penulis memfokuskan pada agensi „aduww antara Allah dan Makhluk-Nya (Mukmin, Yahudi, Kafir, dll) yang meliputi:
1. Tindakan melampaui batas atau pelanggaran syariat Agama
a. Kedurhakaan Bani Israil terhadap ayat Allah dan membunuh para nabi. Seperti dalam Qs. al-Baqarah/ 2: 61, al-„Imrān/ 3: 112, Qs. al-Māidah/ 5: 78.
b. Larangan melampaui batas dalam hal konsumtif. Seperti dalam Qs. al-Baqarah/ 2: 173, Qs. al-Māidah/ 5: 87, Qs. al-An‟ām/ 6: 119 dan 145, Qs. al-Naḥl/ 16: 115.
c. Kecaman Allah bagi siapa pun yang melampaui batas aturan mengenai qishash dan diyat. Seperti dalam Qs. al-Baqarah/ 2: 178.
d. Peringatan agar tidak melanggar batas aturan Allah tentang talak. Seperti dalam Qs. al-Baqarah/ 2: 229, Qs. al-Ṭalāq/ 65: 1.
e. Peringatan agar tidak durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya. Seperti dalam Qs. al-Nisā‟/ 4: 14.
f. Larangan berburu di waktu ihram. Seperti dalam Qs. al-Mā‟idah/ 5: 94.
31 g. Larangan melanggar batas mengenai persaksian dalam hal waris.
Seperti dalam Qs. al-Mā‟idah/ 5: 107.
h. Anjuran untuk tidak berlebihan dan melampaui batas dalam berdoa. Seperti dalam Qs. al-A‟rāf/ 7: 55.
i. Larangan melampaui batas dalam hal seksual. Seperti dalam Qs. al-Muminūn/ 23: 7, Qs. al-Syu‟arā‟/ 26: 166, Qs. al-Ma‟arij/ 70: 31. 2. Orang Yahudi
a. Peringatan mengenai ibadah hari Sabtu. Seperti dalam Qs. al-Baqarah/ 2: 65, Qs. al-Nisā‟/ 4: 154, al-Arāf/ 7: 163.
7. Permusuhan terhadap Allah
a. Siapa yang memusuhi Allah, rasul-rasul, dan malaikat-malaikat-Nya, maka ia adalah musuh Allah. seperti dalam Qs. al-Baqarah/ 2: 97 dan pada ayat 98.
b. Kisah Ibrahim dan Azar yang tidak beriman kepada Allah. seperti dalam Qs. al- Taubah/ 9: 114.
c. Kisah kedurhakaan Firaun. Seperti dalam Qs. Ṭāhā/ 20: 39. 8. Balasan hari akhir
a. Neraka sebagai balasan bagi yang melanggar hukum dan berbuat zalim. Seperti dalam Qs. al-Nisā‟/ 4: 30.
b. Balasan atas musuh-musuh Allah. seperti dalam Qs. Fuṣṣilat/ 41: 19. c. Kekekalan neraka sebagai balasan terhadap musuh-musuh Allah.
Seperti dalam Qs. Fuṣṣilat / 41: 28.
d. Sesembahan orang-orang kafir akan menjadi musuh-musuh orang kafir itu sendiri. Seperti dalam Qs. al-Aḥqāf/ 46: 6.
e. Balasan neraka bagi mereka yang enggan melakukan kebaikan dan melampaui batas. Seperti dalam Qs. Qāf/ 50: 25.
f. Kecaman bagi orang yang melampaui batas di hari akhir. Seperti dalam Qs. al-Muṭaffifīn/ 83: 12.
32
9. Rasul dan kaumnya
a. Allah mengunci mati orang-orang yang melampaui batas meski telah diturunkan beberapa Rasul kepada mereka. Seperti dalam Qs. Yūnus/ 10: 74.
10. Orang mukmin dan orang kafir
a. Larangan menjadikan musuh (orang kafir) sebagai teman dekat. Seperti dalam Qs. al-Mumtaḥanah/ 60: 1.
Dari beberapa agensi „aduww antara Allah dan makhluk-Nya seperti yang telah dipaparkan di atas penulis hanya terfokus pada pembahasan mengenai Siapa yang memusuhi Allah, rasul-rasul, dan malaikat-malaikat-Nya, maka ia adalah musuh Allah. seperti dalam Qs. al-Baqarah/ 2: 97 dan pada ayat 98.
D. Langkah-langkah Penelitian Metode Tafsir Muqaran