SPEKTROFOTOMETRI DERIVATIF OLEH:
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kepada Allah SWTatas segala karunia dan rahmatNya, sehingga penulis dapat menjalani masa perkuliahan dan penelitian hingga akhirnya menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul “Penetapan Kadar Amoksisilin dan Kalium Klavulanat dalam Sediaan Sirup Kering secara Spektrofotometri Derivatif”. Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Farmasi dari Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara.
Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepadaIbu Dr Prof. Dr. Julia Reveny, M.Si., Apt., selaku Wakil Dekan I Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan fasilitas selama masa pendidikan dan penelitian.
Rasa hormat dan terima kasih yang setulus-tulusnya penulis sampaikan kepada Ibu Prof. Dr. Siti Morin Sinaga, M.Sc., Apt., dan Bapak Prof. Dr. Muchlisyam, M.Si., Apt., selaku dosen pembimbing yang telah banyak memberikan bimbingan dan motivasi dengan penuh kesabaran dan keikhlasan selama penelitian dan penulisan skripsi ini berlangsung, juga kepada Bapak Prof. Dr. Ginda Haro, M.Sc., Apt., Ibu Dra. Sudarmi, M.Si., Apt., dan Ibu Dra. Tuty Roida Pardede, M.Si., Apt., selaku penguji yang telah memberikan kritik dan saran demi kesempurnaan skripsi ini. Penulis juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si., Apt., selaku penasihat akademik yang memberikan bimbingan selama proses
perkuliahan.
Penulis menyampaikan rasa terima kasih serta penghargaan yang tulus kepada kedua orang tua penulis yang tercinta, Ayahanda H.Abdul Kadir LH, S.H., Ibunda Hj. Mimi Rosdiana, kakanda Desi Andriani, S.E., abangnda Apri Al-amin, Amd, Indra Gunawan, S.T., dan Muhammad Abduh, S.E., serta seluruh keluarga besar saya yang selalu menyemangati, dan telah memberikan dukungan terbesar, doa, serta materil selama perkuliahan hingga penyelesaian skripsi ini.
Pada kesempatan ini juga penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada teman-teman seperjuangan di Laboratorium Penelitian, serta teman-teman seangkatan yang telah banyak memberikan saran, dukungan, dan doa selama penelitian dan penyusunan skripsi ini berlangsung.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih memiliki banyak kekurangan, oleh sebab itu dengan segala kerendahan hati penulis bersedia menerima kritik dan saran yang membangun untuk kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Medan, Januari 2016 Penulis,
Fatimah Arinawati NIM 131524087
vi
PENETAPAN KADAR AMOKSISILIN DAN KALIUM KLAVULANAT DALAM SEDIAAN SIRUP KERING SECARA
SPEKTROFOTOMETRI DERIVATIF ABSTRAK
Saat ini banyak beredar sediaan obat dengan lebih dari satu komponen zat aktif.Salah satu kombinasi yang sering digunakan adalah amoksisilin dan kalium klavulanat yang tersedia dalam bentuk sediaan sirup kering dan beredar dengan berbagai merek dagang.Kombinasi amoksisilin dan kalium klavulanat merupakan
kombinasi antibakteri golongan β-laktam dan penghambat β-laktamase. Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan kadar amoksisilin dan kalium klavulanat dalam sediaan sirup kering yang beredar di pasaran secara spektrofotometri derivatif.
Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposif dengan mengambil sampel dari pasaran, yaitusediaan sirup kering sampel A dan sampel B. Penetapan kadar amoksisilin dan kalium klavulanat dalam sediaan sirup kering dilakukan dengan metode spektrofotometri derivatif denganzero crossing, menggunakan pelarut campuran dapar posfat pH 4,4-metanol (91:9).
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa amoksisilin dan kalium klavulanat diukur pada derivat kedua dengan delta lambda 2 nm (∆λ=2 nm)masing-masing pada panjang gelombang 239,00 nm dan 313,20 nm. Kadar amoksisilin yang diperoleh pada sirup kering Sampel A adalah 102,73% ± 5,71% dan Sampel B 97,64% ± 2,63% dan kadar kalium klavulanat pada sampel A adalah 103,52% ±
5,67% dan sampel B 95,75% ± 3,59%.Hasilujivalidasiyangdilakukandiperolehpersenperolehan kembali untuk
amoksisilin=100,43% dengan nilai simpangan baku relativ (SBR)=0,98%, danuntukkalium klavulanatdiperolehpersenperolehan kembali =100,58% dengan nilaiSBR= 1,46%.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kadar amoksisilin dan kalium klavulanat dalamsediaan sirup kering yang diteliti memenuhi persyaratan suspensi oral menurut Farmakope Indonesia edisi V (2014), yaitu mengandung amoksisilin dan kalium klavulanat tidak kurang dari 90% dan tidak lebih dari 120% dari jumlah yang tertera pada etiket. Serta memenuhipersyaratanakurasidanpresisi, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode spektrofotometri derivatif dapat digunakan untuk melakukan penetapan kadar amoksisilin dan kalium klavulanat dalam sediaan sirup kering.
Kata kunci : Amoksisilin, Kalium Klavulanat, Spektrofotometri Derivatif, Sirup Kering, Zero Crossing, Derivat Kedua, Validasi.
DETERMINATION OF AMOXICILLIN AND CLAVULANATE POTASSIUM IN DRY SYRUP FORM USING DERIVATIVE
SPECTROPHOTOMETRY ABSTRACT
Nowdays many dosage form of drug which contain more than one active ingredient. One of combinations which is often used is amoxicillin and clavulanate potassium in dry syrup form. The mixture of amoxicillin and
clavulanate potassium is a combination of the β-lactam antibiotic and β-lactamase inhibitor. The purpose ofthis research is todetermination value ofamoxicillin and clavulanate potassium in dry syrup form which circulates in the general by derivativespectrophotometry.
The method of this research was doneby purposive samplingto taking sample which circulates in general, Sample A and Sample B in dry syrup.Determination of amoxicillin and clavulanate potassium in dry syrupmadeby derivative spectrophotometry methodwithzero crossing, using buffer phosphate pH 4,4-methanol (91:9) mixture.
The results were obtained that both of amoxicillin and clavulanate potassium measured atthe second derivativewithdeltalambda 2 nm (∆λ=2 nm)at the wavelength of239.00nmand313.20nmrespectively.Levels of amoxicillin indry syrupsample A was 102.73% ± 5.71% and sample B was 97.64% ± 2.63% and level of clavulanate potassium in dry syrup sample A was 103.52% ± 5.67% and sample B was 95.75% ± 3.59%. The validationtest resultswere obtained thepercent recoveryfor amoxicillin is100.43% with the value ofrelative standard deviation(RSD) =0.98%, and the percent recovery forclavulanate potassium is100.58%, withthe value ofRSD=1.46%.
The results showedthat the levels ofamoxicillin and clavulanate potassiumindry syrup which researched was fullfield requirementsof oral suspensionaccording tothe fifth edition Farmakope Indonesia (2013), that isnotlessthan 90% andnot morethan120% ofthe amounts of amoxicillin and clavulanate potassium stated on the label. And fulfilled the requirements of accuracy and precision, so thatit can be concludedthat thederivativespectrophotometricmethodcanbe usedtodeterminate the content of amoxicillin and clavulanate potassium in dry syrup.
Keywords :Amoxicillin, Clavulanate Potassium, Derivative Spectrophotometry, Dry Syrup, Zero Crossing, Second Derivat, Validation.
viii DAFTAR ISI
Halaman
JUDUL ... i
HALAMANJUDUL ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
ABSTRAK ... vi
ABSTRACT ... vii
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR TABEL ... xii
DAFTAR GAMBAR ... xiii
DAFTAR GAMBAR LAMPIRAN ... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xviii
BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Perumusan Masalah ... 4 1.3 Hipotesis ... 4 1.4 Tujuan Penelitian ... 5 1.5 Manfaat Penelitian ... 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6
2.1 Uraian Bahan ... 6
2.1.1 Amoksisilin ... 6
2.1.2 Kalium Klavulanat ... 7
2.1.3 Kombinasi Amoksisilin dan Kalium Klavulanat ... 8
2.2Spektrofotometri ... 9
2.2.1 Hukum Lambert Beer ... 10
2.2.2 Komponen Spektrofotometer ... 11
2.3Spektrofotometri Derivatif ... 12
2.3.1 Kegunaan Spektrofotometri Derivatif ... 15
2.4Validasi Metode ... 16 2.4.1 Akurasi ... 17 2.4.2 Presisi ... 17 2.4.3 Batas Deteksi... 18 2.4.4 Batas Kuantitasi ... 18 2.4.5 Linearitas ... 18 2.4.6 Rentang ... 19
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 20
3.1 Jenis Penelitian... 20
3.2Waktu dan Tempat Penelitian... 20
3.3Alat ... 20
3.4Bahan ... 20
3.5 Pengambilan Sampel ... 21
3.6 Prosedur Penelitian ... 21
3.6.1 Pembuatan Pelarut... 21
3.6.2 Pembuatan Larutan Induk Baku Amoksisilin ... 21
3.6.3 Pembuatan Larutan Induk Baku Kalium Klavulanat . 22 3.6.4 Pembuatan SpektrumSerapanMaksimum
x
Amoksisilin ... 22
3.6.5 PembuatanSpektrum Serapan Maksimum Kalium Klavulanat ... 22
3.6.6 Pembuatan Larutan Standar Amoksisilin ... 23
3.6.7 Pembuatan Larutan Standar Kalium Klavulanat ... 23
3.6.8 Pembuatan Spektrum Serapan ... 23
3.6.9 PembuatanSpektrum Serapan Derivat Pertama dan Kedua ... 24
3.6.10 Penentuan Zero Crossing ... 24
3.6.11 Penentuan Panjang Gelombang Analisis ... 24
3.6.12 Pembuatan danPenentuanLinieritasKurva Kalibrasi Amoksisilin ... 24
3.6.13 PembuatandanPenentuanLinieritasKurva Kalibrasi Kalium Klavulanat ... 25
3.6.14 Penentuan KadarAmoksisilin danKalium Klavulanat dalam Sediaan Sirup Kering ... 26
3.6.15 Penentuan Perolehan Kembali Amoksisilin dan Kalium Klavulanat dalam Sediaan Sirup Kering .... 27
3.6.16 Uji Validasi ... 28
3.6.16.1 Uji Akurasi ... 28
3.6.16.2 Uji Presisi ... 28
3.6.17 Analisis Data Penetapan Kadar secara Statistik ... 29
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN... 31
4.1 Penentuan Spektrum Serapan Maksimum ... 31
4.2 Penentuan Spektrum Serapan ... 32
4.3 Penentuan Zero Crossing pada Serapan Derivat ... 34 4.3.1Penentuan Zero crossing pada Serapan Derivat
Pertama ... 34
4.3.2PenentuanZero Crossing pada Serapan Derivat Kedua ... 36
4.4 Penentuan Panjang Gelombang Analisis ... 37
4.5 Penentuan Linearitas Kurva Kalibrasi ... 41
4.5.1 Kurva Kalibrasi ... 41
4.5.2Batas Deteksi dan Kuantitasi ... 42
4.6 Penentuan KadarAmoksisilindanKalium Klavulanat dalam Sediaan Sirup Kering ... 42
4.7 Penentuan Perolehan KembaliAmoksisilindanKalium Klavulanatdalam Sediaan Sirup Kering ... 44
4.8 Uji Validasi... 44
4.8.1 Uji Akurasi ... 45
4.8.2 Uji Presisi ... 46
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 49
5.1 Kesimpulan ... 49
5.2 Saran ... 49
DAFTAR PUSTAKA ... 50
xii