BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.4 Kategori secara Keseluruhan
Berikut merupakan tabel kategori motif secara keseluruhan responden dalam menonton tayangan progam acara ISLAM KTP di SCTV berdasarkan hasil dari keseluruhan kategori motif secara umum yang telah dijabarkan kedalam tabel dibawah ini :
Tabel 4.26
Motif Secara Keseluruhan responden Dalam Menonton Tayangan Progam Acara ISLAM KTP di SCTV (n=100)
Jenis Motif No. Kategori
Responden Informasi Identitas personal Integrasi dan Interaksi Sosial Diversi 1 Tinggi 92 45 89 84 2 Sedang 8 52 11 15 3 Rendah 0 3 0 1
Sumber : Data yang telah diolah
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa responden berda di kategori tinggi pada motif informasi sebanyak 92%, kemudian sebanyak 45% berada pada motif identitas personal, lalu sebanyak 89% pada motif integritas dan interaksi sosial, serta sebanyak 84% pada motif hiburan.
pada motif identitas personal, kemudian 11% pada motif integrasi dan interaksi sosial dan 15% pada motif hiburan. Dan kategori rendah, hanya motif identitas personal 3% dan hiburan 1%, sedangkan motif informasi dan integritas dan interaksi sosial berada pada nol persen.
Dalam hal ini yang paling tinggi diantara motif lainnya adalah motif Informasi. Ini menunjukkan bahwa pelajar Sekolah Islam di Gresik dalam menonton tayangan progam acara ISLAM KTP di SCTV adalah motif informasi,karena saat ini pelajar selalu kurang mendapatkan informasi dan wawasan dari menonton tayangan televisi, karena mereka selalu ingin memperoleh pengetahuan yang lebih dan beragam, oleh karena itu dengan menonton acara ISLAM KTP ini berarti pelajar selalu ingin mendapatkan informasi ataupun sekedar untuk menambah wawasan dan pengetahuan mereka, dengan menonton acara ISLAM KTP mereka dapat memenuhi kebutuhan mereka akan informasi yang kurang tersebut.
Kategori yang sedang adalah motif Identitas Personal. Ini menunjukkan bahwa pelajar Sekolah Islam di Gresik dalam menonton tayangan progam acara ISLAM KTP di SCTV juga dapat mendorong para pelajar menggunakan isi media massa untuk memperkuat atau menonjolkan sesuatu yang penting dalam kehidupan atau situasi khalayak sendiri. Mereka juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri, menemukan model perilaku, setelah menonton acara ISLAM KTP. Sehingga dengan menonton tayangan ini mereka juga dapat memenuhi kebutuhan mereka.
identitas personal. Hal ini dikarenakan ada 1% responden yang belum mendapatkan hiburan setelah menonton tayangan progam acara ISLAM KTP mereka merasa kurang mendapatkan kebutuhannnya dikarenakan acara ISLAM KTP kurang menarik perhatian. Dan sisanya ada sebagian 3% pada motif identias personal yang belum mendapatkan kebutuhannya.
81 5.1 Kesimpulan
Dari analisis dan interpretasi data yang telah diuraikan pada bab IV maka dapat disimpulkan bahwa :
1. Motif Informasi dalam penelitian ini berada pada kategori tinggi. Motif Informasi responden dalam menonton tayangan program acara ISLAM KTP di SCTV tidak hanya berorientasi pada keingintahuan responden tentang acara ini tetapi disebabkan sebagian besar responden cenderung berusaha untuk memperkuat informasi, pengetahuan, serta pengertian tentang ISLAM KTP. Kebutuhan ini didasarkan pada keinginan untuk mengerti dan menguasai tentang agama Islam. Krbutuhan Informasi juga dapat dipenuhi oleh adanya dorongan-dorongan seperti keingintahuan dan pemelajaran.
2. Motif Identitas Personal dalam penelitian ini berada pada kategori sedang. Hal ini disebabkan karena responden dalam menonton tayangan progam acara ISLAM KTP di SCTV tidak hanya ingin memperkuat atau menonjolkan sesuatu yang penting dalam dirinya, akan tetapi lebih ingin mencari informasi yang terkandung dalam acara ISLAM KTP dan untuk menghibur diri.
3. Motif Integrasi dan Interaksi Sosial dalam penelitian ini berada pada kategori tinggi. Hal ini dikarenakan sebagian besar responden dapat merasakan apa yang terjadi pada tokoh yang diperankan dalam cerita tersebut, responden menganggap bahwa lebih banyak hal yang dapat dijadikan bahan percakapandengan orang lain.
4. Motif Hiburan dalam penelitian ini berada pada kategori tinggi. Sebagian besar responden menonton acara ISLAM KTP disebabkan karena dorongan motif hiburan, yaitu dorongan responden untuk mengisi waktu luang, ingin bersantai, dorongan melepaskan diri dari kejenuhan rutinitas sehari-hari seperti sekolah, dan keinginan untuk merasakan ketegangan, keharuan, dan kegembiraan. Dalam hal ini responden benar-benar terhibur.
Berdasarkan hasil diatas diketahui bahwa hal ini menunjukkan responden memiliki motif yang tinggi mengenai acara ISLAM KTP di SCTV. Didalam progam tersebut mereka mendapatkan semua keinginan baik itu mengenai motif Informasi, motif Identitas Pribadi, motif Integrasi dan Interaksi Sosial ataupun Motif Hiburan.
5.2 Saran
Setelah melakukan penelitian dan survey pada objek penelitian, maka peneliti mempunyai saran, yaitu :
1. Bagi Pertelevisian Indonesia
Disarankan bagi pengelola pertelevisian agar lebih memperhatikan jam tayang acara Islam KTP di SCTV karena menurut responden kurang efektif apabila disiarkan pada sore hari (Maghrib)
2. Bagi Mahasiswa
Disarankan lebih selektif dalam menonton acara ISLAM KTP di SCTV dan mahasiswa tidak hanya menganggap menonton acara ditelevisi tersebut sebagai hiburan saja tetapi diambil sisi positifnya mengenai pesan-pesan (nilai, moral, dan pendidikan) yang ada pada acara ISLAM KTP di SCTV. Serta dapat mengambil hikmah dari setiap adegan maupun perkataan yang ditayangkan.
DAFTAR PUSTAKA BUKU
Ahmad, Abu, M.Umar,1992, Psikologi Umum, Edisi Revisi, Jakarta, Bina Ilmu Dariyo, Agus, Psi, 2004, Psikologi Perkembangan remaja, Penerbit Ghalia
Indonesia
Effendy, Onong Uchjana, 1995, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung : PT. Citra Aditya Bakti
Effendy, Onong Uchana, 2000, Televisi siaran, Teori dan Praktek, CV. Mandar Maju, Bandung
Gerungan, S.S, 2002, Psikologi Sosial, Bandung, Eresco
Gerungan, S.S, 2004, Psikologi Sosial, Bandung, PT. Rafika Aditama
Kuswandi, 1996, Komunikasi Massa (Sebuah Analisis Isi Media Televisi), Jakarta, PT. Rhineka Cipta
Liliweri, Alo, 1994, Komunikasi Massa Dalam Masyarakat, Bandung, citra Aditya Bakti
Morisan,2004, Jurnalistik TV Mutakhir, Jakarta: Ghalia Indonesia
Mc. Quail, Dennis,2002, Teori Komunikasi Massa, Suatu Pengantar, Jakarta, PT. Erlangga
Nurudin, 2008. Hubungan Media: Konsep Dan Aplikasi, PT. Rajagrafindo Purwanto, N.M, 1996, Psikologi Pendidikan, Cekatan IX, Bandung, Remaja
Rosdakarya
Rakhmat, 2002, Psikologi Komunikasi, Edisi Revisi, Bandung, PT. Remaja Rosdakarya
Singarimbun, Masri dan Sofian Effendy, 1989, Metode Penelitian Survey, Yogyakarta, LP3ES
Sugiyono, 2003, Metode Penelitian & Administrasi, Cetakan kesembilan, Penerbit Alfa Beta, Bandung
Non Buku
Badan Pusat Statistik, Gresik dalam Angka 2008 Dispendik, 2009
www.sctv.co.id
AGB Nielsen Media Research www.kapanlagi.com
www.kpi.go.id
www.depdagri.go.id www.gresik.co.id