Kawasan Kampung Batik Laweyan merupakan Destinasi Wisata belanja batik yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik tiap harinya, dan semakin banyak pada hari libur. Mereka datang berombongan maupun sendiri-sendiri menggunakan mobil pribadi. Sedangkan wisatawan asing/ internasional yang datang di Destinasi Wisata ini tidak setiap hari ada. Untuk hari sabtu minggu sering datang bersama rombongan maupun datang sendiri-sendiri.
Layanan di Destinasi Wisata yang disukai pengunjung diantaranya adalah belanja batik maupun souvenir untuk sendiri maupun oleh-oleh untuk rekan dan kerabat mereka.
Sarana aksesibilitas menuju Kampung Batik Laweyan mudah untuk dijangkau karena bus/angkutan melewati kawasan ini, diantaranya angkutan Solo Batik Trans dan angkutan kota lainnya. Sedangkan moda yang lain bisa digunakan adalah menggunakan becak, angkot maupun ojek.
a) Penilaian Kondisi Luar Obyek
Sebagai sebuah kawasan, tidak ada loket pembelian tiket untuk memasuki kawasan ini. Fasilitas kebersihan sudah disediakan berupa tempat sampah yang diletakkan di banyak titik di kawasan ini, sehingga kebersihan cukup terjaga. Fasilitas tempat makan disekitar obyek banyak tersedia sehingga pengunjung tidak mengalami kesulitan bila membutuhkan fasilitas ini.
Fasilitas kios cindera mata atau kios souvenir banyak terdapat di luar obyek dengan kondisi cukup baik. Di lingkungan Kampung Batik Laweyan ini terdapat beberapa sitting group atau tempat duduk pengunjung, tetapi masih jarang dan jaraknya berjauhan. Fasilitas toilet toilet umum hanya terdapat di beberapa titik seperti di Pasar oleh-oleh Jongke sebagai titik parkir untuk bus. Sebagai sebuah kawasan sudah tersedia jaringan air bersih yang disediakan oleh PDAM. Saluran drainase dan pembuangan air hujan sudah ada kawasan kampong batik laweyan ini. Untuk jalan Rajiman belum tersedia saluran drainase di kanan kiri jalan sehingga terjadi genangan apabila hujan.
Sumber: Hasil Survey, 2016
Gambar 4.23 Papan Informasi Kampung Batik Laweyan
Area parkir disediakan di luar obyek berupa parkir sepeda motor, parkir mobil pribadi dan parkir untuk bus kecil. Tetapi
untuk sebuah kawasan Kantong parkir masih dirasa kurang karena hanya ada di Pasar oleh-oleh. Selebihnya adalah parkr privat yang disediakan masing-masing galeri ataupun parker on the street.
Sumber: Hasil Survey, 2016
Gambar 4.24 Parkir On The Street Kampung Batik Laweyan
Untuk fasilitas keamanan dan personil tidak disediakan di luar Destinasi Wisata. Juga tidak terdapat fasilitas pengamanan terhadap kebakaran berupa hydrant. Untuk lebih lengkap mengenai peniilaian kondisi Kampung Batik Laweyan pada tabel dibawah ini.
Tabel 4.49
Penilaian Kondisi Luar Kampung Batik Laweyan
No ASPEK Keberad
aan Kondisi DeskripsiKondisi
1 Fasilitas kebersihan (tempat
sampah) Ada Kurang
2 Kebersihan area depan/luar Ada
3 Fasilitas/tempat makan dekat
obyek Ada
4 Fasilitas/Kios souvenir
(cindera mata) Ada
5 Fasilitas duduk di luar area
obyek Ada
6 Fasilitas Toilet luar Tidak ada
7 Air bersih Tidak ada
8 Saluran drainase dan
pembuangan air Ada
No ASPEK Keberad
aan Kondisi DeskripsiKondisi
10 Area Parkir Mobil Tidak ada Tidak ada
11 Area Parkir Motor Tidak ada Tidak ada
12 Fasilitas keamanan Tidak ada Tidak ada
13 Personel keamanan luar Tidak ada Tidak ada
14 Fasilitas keamanan
kebakaran luar gedung Tidak ada Tidak ada
15 Hal
lain: ...
Sumber: Hasil Observasi Lapangan dan Olah Data, 2016
b) Penilaian Kondisi Internal Destinasi Wisata
Fasilitas internal yang tersedia di Destinasi Wisata ini diantaranya adalah penanda arah pengunjung, penjelasan/ informasi mengenai Destinasi Wisata dan fasilitas tempat duduk bagi pengunjung dengan kondisi cukup nyaman dan baik, fasilitas tempat makan bagi pengunjung di dalam obyek juga sudah disediakan berupa rumah makan maupun warung makan di beberapa tempat dalam kawasan. Fasilitas lain yang disediakan di internal obyek ini adalah fasilitas keamanan dengan personil kemananan.
Fasilitas toilet umum hanya terdapat di Pasar oleh-oleh Jongke. Untuk di dalam kawasan disediakan di masing-masing gallery batik yang ada. Kebersihan sudah cukup baik di dalam kawasan kampong batik laweyan ini. Untuk fasilitas air bersih, saluran drainase dan pembuangan air bekas, fasilitas kebersihan berupa tempat sampah sudah disediakan di dalam kawasan. Untuk kebersihan area di dalam Destinasi Wisata sudah cukup bersih. Fasilitas pemadam kebakaran berupa hydrant belu tersedia di kawasan Kampung Batik Laweyan.
Sumber: Hasil Survey, 2016
Gambar 4.25 Fasilitas Tempat Duduk dan Kebersihan
Sumber: Hasil Survey, 2016
Gambar 4.26 Fasilitas Toilet dan Papan Petunjuk Arah Kampung Laweyan
Kondisi internal disekitar obyek destinasi wisata selengkapnya dapat dilihat pada tabel sebagai berikut ini.
Tabel 4.50
Penilaian Kondisi Internal Kampung Batik Laweyan
No ASPEK Keberad
aan
Kondisi Deskripsi Kondisi
1 Lembar/ brosur peta area/ penjelasan obyek
Ada Buruk Peta kawasan di
pinggir jalan menuju kawasan dengan kondiis tulisan memudar 2 Media penanda arah
kunjungan Ada Cukup
3 Jalur tapak jalan di dalam
area Ada Baik
4 Fasilitas Penjelasan
No ASPEK Keberad
aan Kondisi Deskripsi Kondisi
5 Fasilitas duduk di area
obyek Tidak ada Tidakada Fasilitas duduk ada di masing-masing toko
6 Fasilitas/tempat makan di
dalam area Tidak ada Tidakada
7 Fasilitas keamanan Ada anggota linmas
yang sering
melakukan patroli keliling dalam kawasan 8 Personel keamanan
internal Ada anggota linmasyang sering
melakukan patroli keliling dalam kawasan
9 Fasilitas Toilet Ada Baik Di masing-masing
toko, beberapa toko hanya kamar mandi saja tidak ada toilet.
10 Air bersih Ada Baik
11 Saluran drainase dan
pembuangan air Ada Baik
12 Fasilitas kebersihan
(tempat sampah) Ada Kurang
13 Fasilitas peneduh untuk
pengunjung Tidak ada Tidakada
14 Pandangan sekilas
tentang Kebersihan area Cukupberih
15 Fasilitas keamanan kebakaran
16 Hal
lain: ...
Sumber: Hasil Observasi Lapangan dan Olah Data, 2016
c) Penilaian Aksesibilitas dan Komunikasi
Jarak Destinasi Wisata ini dari pusat kota lebih kurang 2 km meter, dengan pencapaian kearah obyek cukup mudah karena disediakan angkutan dengan trayek menuju lokasi ini. Banyak moda yang bisa dipakai untuk menuju kawasan ini. Yang masih kurang adalah keberadaan kantong-kantong parkir sehingga pengunjung yang datang berombongan menggunakan bus besar tidak terlalu jauh jalan kaki menuju kampung laweyan.
Pertandaan menuju lokasi obyek ini sudah banyak disediakan, terletak di jalan-jalan yang menuju kawasan ini. jaringan komunikasi juga cukup baik. Kondisi aksesibilitas dan komunikasi disekitar obyek destinasi wisata selengkapnya dapat dilihat pada tabel sebagai berikut ini.
Tabel 4.51
Penilaian Aksesibilitas Dan Komunikasi Kampung Batik Laweyan
No ASPEK Keberad
aan Kondisi DeskripsiKondisi
1 Jarak dari pusat keramaian 2-3 km dari pusat
kota
2 Akses Gang Dalam Kampung ada Cukup
3 Jalur transportasi darat
umum lokal ada Berhenti di jalan raya
4 Tempat pemberhentian
kendaraan umum Ada
6 Penanda arah menuju lokasi
obyek Ada
7 Akses Jaringan komunikasi
(signal) Ada
8 Sebutkan titik-titik vital disekitar obyek
ini: ...
Sumber: Hasil Observasi Lapangan dan Olah Data, 2016
d) Penilaian Fasilitas Umum Sekitar Obyek
Tempat makan banyak terdapat di sekitar Destinasi Wisata ini berupa warung makan, restoran maupun warung warung PKL. Tempat penginapan maupun hotel juga banyak terdapat disekitar lokasi Destinasi Wisata ini karena dekat dengan pusat kota Surakarta. Vendor atau penyediaan layanan akses, pusat informasi pariwisata (TIC), fasilitas kesehatan umum berupa klinik juga sudah tersedia di sekitar obyek ini.
Untuk fasilitas-fasilitas wartel, pos dan tenaga keamanan, dan penukaran uang (money changer) tidak tersedia di sekitar Destinasi Wisata ini.
Sumber: Hasil Survey, 2016
Gambar 4.27 Hotel dan Masjid di Kawasan Kampung Batik Laweyan
Fasilitas umum disekitar objek destinasi wisata selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 4.52
Penilaian Fasilitas Umum Kampung Batik Laweyan
No ASPEK Keberada
an Kondisi DeskripsiKondisi 1 Tempat makan di sekitar
obyek Ada
2 Tempat penginapan di
sekitar obyek Ada
3 Vendor penyedia layanan akses komunikasi
Ada
4 Fasilitas telekomunikasi lain (wartel)
Ada
5 Pusat Informasi pariwisata
(TIC) Tidak ada
6 Pos dan tenaga keamanan Tidak ada
7 Fasilitas kesehatan Umum
(klinik/rumah sakit) Tidak ada
8 Terdapat fasilitas penukaran uang asing
9 Hal
lain: ...
Sumber: Hasil Observasi Lapangan dan Olah Data, 2016