• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

3. Keadaan Guru, Staff, TU Mts Nurul Hidayah

Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif, dilaukan pada saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Analisis yang diperoleh selanjutnya dikembangkan pola hubungan tertentu.

Langkah-langkah yang ditempuh penulis dalam menganalisa data adalah

36

sebagai berikut : a. Reduksi data

Reduksi data adalah proses analisis untuk merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya dan membuang yang tidak penting. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data yang selanjutnya, dan mencarinya bila diperlukan.37

b. Penyajian data

Penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori. Untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah teks yang bersifat naratif. Dengan penyajian seperti itu diharapkan informasi tertata dengan baik dan benar menajddi bentuk yang padat dan mudah dipahami untuk menarik sebuah kesimpulan.

c. Verifikasi data

Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data selanjutnya. Tetapi, apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali kelapangan mengumpulkan data, menarik

37

kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.38 d. Penarikan kesimpulan

Penarikan kesimpulan adalah upaya mengkontruksi dan menafsirkan data untuk menggambarkan secara mendalam dan untuk mengenai masalah yang di teliti. Setelah data hasil penelitian terkumpul selanjutnya data tersebut dianalisis ddengan menggunkan data yang bersifat kualitatif yang dapat diartikan metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.

Dalam penarikan kesimpulan dilakukan dengan berfikir induktif, yaitu kesimpulan yang ditarik atas dasar data empiris setelah sebelumnya dilakukan verifikasi data.39 Dengan kata lain, dalam metode penilitian kualitatif, teknik analisis data yang digunakan induktif, yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya dikembangkan pola hubungan tertulis.

E. Uji Keabsahan Data

Penelitian kualitatif ini, data dapat dinyatakn valid apabila tidak ada perbedaan antara yang dilaporkan peneliti dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada objek yang diteliti. Cara yang dilakukan untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini adalah dengan Triangulasi. Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Selain data itu untuk keperluan

38

Ibid, h. 345 39

Nana Sudjana, Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah, Makalah, Skripsi, Tesis, Disertasi, ( Bandung: Sinar Baru Algesindo Offset, 1999), h. 86

pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu.40 Triangulasi pengujian kredibilitas ada 3 macam, yaitu:

1. Triangulasi sumber, untuk menguji kreadibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui berbagai sumber

2. Triangulasi teknik, untuk menguji kreadibilitas data dilakukan dengan mengecek data pada sumber yang sama tetapi dengan teknik yang berbeda 3. Triangulasi waktu, waktu juga sering mempengaruhi kreadibilitas data, untuk

itu dalam rangka pengujian kreadibilitas data dapat dilakukan dengan car melakukan pengecekan dengan wawancara, observasi, atau teknik lain dalam waktu dan situasi yang berbeda.

Pada penelitian ini, uji kredibilitas data dilakukan dengan triangulasi sumber, yaitu untuk mendapatkan data dari sumber yang berbeda-beda dengan teknik yang sama.

.

40

Lexy J. Moleong,Metodelogi Penelitian Kualitatif, Bandung : Remaja Rosdakarya, 2011,

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Profil MTs Nurul Hidayah Semaka Kab. Tanggamus

1. Sejarah Singkat Mts Nurul Hidayah Semaka Kab. Tanggamus

Sekolah Madasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Hidayah Semaka Kabupaten Tanggamus didirikan pada tahun 1989. Dibangun diatas tanah seluas ± 750 M². Mts Nurul Hidayah Semaka Kabupaten Tanggamus ini didirikan dengan maksud untuk menampung dan mendidik anak-anak usia sekolah menengah pertama agar menajdi insan yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta untuk membantu terwujudnya cita-cita pendidikan asional yang yang lebih khusus adalah untuk member bekal kemampuan yang diperlukan bagi mereka yang bermaksud hendak melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.

2. Visi dan Misi MTs Nurul Hidayah Semaka a. Visi

Menciptakan lembaga Mts Nurul Hidayah sebagai lembaga pendidikan agama islam dan pendidikan umum yang berkualitas serta berbekal iman dan taqwa.

b. Misi

1) Meningkatkan professional guru dan karyawan 2) Meningkatkan prestasi siswa dibidang mata pelajaran 3) Meningkatkan kegiatan ekstrakulikuler

5) Meningkatkan kesejahteraan guru dan karyawan.41

3. Keadaan Guru, Staff dan Karyawan di MTs Nurul Hidayah Semaka Kab. Tanggamus

Tabel 2

Data Tenaga Pengajar/Guru MTs Nurul Hidayah Semaka Kab.Tanggamus

No Nama L/P Jabatan

1. Sugiman, S.Pd L Kepala Sekolah

2. Marwoto, S.Pd L Wakil Kepala Sekolah

3. Setyo Riadi, S.Pd. I L Sekretaris

4. Nurul Hidayati, S.Pd P Bendahara

5. Drs. H. Fathurrahman L Guru

6. Muhsin L Guru

7. Muti’in, S.Pd P Guru

8. Eko Puspitowati, S.Pd P Guru

9. Muslikh, S.Pd. I L Guru

10. Murjono, S.E L Guru

11. Deswin Faizal Rahman, A.Md L Guru

12. Evi Listianah, S.Kom P Guru

13. M. Irfan L Guru

41

14. Eva Sendana, S.Kom L Guru

15. Riza Nurrohim, S.Kom L Guru

16. Sugi Pramono, S.Pd L Guru

17. M. Ali Musthofa L Guru

Sumber: Dokumentasi Mts Nurul Hidayah Semaka Kab. Tanggamus Tahun 2018 Berdasarkan tabel diatas tenaga pengajar didominasi oleh tenaga pengajar yang berjenis kelamin laki-laki daripada perempuan, terbukti jumah tenaga pengajar laki-laki sebanyak 13 orang dan tenaga pengajar perempuan sebanyak 4 orang. Adapun pendidikan terakhir rata-rata jenjang strata 1 (S1) diberbagai bidang keahlian.

4. Keadaan Sarana dan Prasarana MTs Nurul Hidayah Semaka Kab.

Dokumen terkait