SURAT PERINTAH KERJA (SPK)
B.4 Keadaan Kahar
28. Keadaan Kahar 27.1 Yang dimaksud Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang ter jadi diluar kehendak par a pihak dan tidak dapat diper kir akan sebelumnya, sehingga kew ajiban yang ditentukan dalam Kontr ak menjadi tidak dapat dipenuhi. 27.2 Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi:
a. bencana alam;
b. bencana non alam;
c. bencana sosial;
d. pemogokan;
e. kebakar an; dan/ atau
f. gangguan industr i lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan ber sama M enter i Keuangan dan M enter i teknis ter kait.
27.3 Apabila ter jadi Keadaan Kahar , maka Penyedia member itahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) har i sejak ter jadinya Keadaan Kahar , dengan menyer takan pernyataan Keadaan Kahar dar i pejabat yang ber w enang.
27.4 Jangka w aktu yang ditetapkan dalam Kontr ak untuk pemenuhan kew ajiban Pihak yang ter timpa Keadaan Kahar har us diper panjang sekur ang- kur angnya sama dengan jangka w aktu terhentinya Kontr ak akibat Keadaan Kahar .
27.5 Keter lambatan pelaksanaan peker jaan akibat Keadaan Kahar yang dilapor kan paling lambat 14 (empat belas) har i sejak ter jadinya Keadaan Kahar , tidak dikenakan sanksi.
27.6 Pada saat ter jadinya Keadaan Kahar , Kontr ak ini akan dihentikan sementar a hingga Keadaan Kahar ber akhir dengan ketentuan, Penyedia ber hak untuk mener ima pembayar an sesuai dengan pr estasi atau kemajuan pelaksanaan peker jaan yang telah dicapai. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memer intahkan secar a ter tulis kepada Penyedia untuk mener uskan peker jaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk mener ima pembayar an sebagaimana ditentukan dalam Kontr ak dan mendapat penggantian biaya yang w ajar sesuai dengan yang telah dikeluar kan untuk beker ja dalam situasi demikian. Penggantian biaya ini har us diatur dalam suatu adendum Kontr ak.
Model Dokumen Pengadaan Nasional Jasa Konsultansi
(dengan Prakualifikasi)
95
c) PEM BAYARAN KEPAD A PENYEDIA
29. Jaminan Jaminan Uang M uka :
29.1 Jaminan Uang M uka diberikan kepada PPK dalam r angka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (ser atus per sen) dar i besar nya uang muka.
29.2 Nilai jaminan Uang M uka dapat dikur angi secar a pr opor sional sesuai dengan pengembalian uang muka. 29.3 M asa ber lakunya jaminan uang muka sekur
ang-kur angnya sejak tanggal per setujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyer ahan per tama peker jaan.
29.4 Jaminan Uang M uka diter bitkan oleh Bank Umum, per usahaan penjaminan atau per usahaan asur ansi.
29.5 Bentuk sur at jaminan Uang M uka: memuat nama dan alamat PPK, penyedia yang ditunjuk, dan hak penjamin, nama paket kontr ak, nilai jaminan uang muka dalam angka dan hur uf, kew ajiban pihak- pihak penjamin untuk mencair kan Sur at Jaminan Uang M uka selambat-lambatnya 14 (empat belas) har i ker ja tanpa syar at kepada PPK, masa ber laku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin.
30. Pembayaran 30.1 Uang M uka :
a. Uang M uka dapat diber ikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga ker ja;
2) pembayar an uang tanda jadi kepada pemasok bar ang/ mater ial; dan/ atau
3) per siapan teknis lain yang diper lukan bagi pelaksanaan pengadaan.
b. Uang M uka dapat diber ikan kepada penyedia dengan ketentuan paling tinggi 20% (dua puluh per ser atus) dar i nilai Kontr ak;
c. Besar nya Uang M uka untuk Kontr ak Tahun Jamak dapat diber ikan diantar a 2 (dua) pilihan, yaitu:
1) 20% (dua puluh per ser atus) dar i Kontr ak tahun per tama; atau
2) 15% (lima belas per ser atus) dar i total nilai Kontr ak.
d. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beser ta besar annya ditetapkan dalam SSKK.
e. Penyedia dapat mengajukan per mintaan pembayar an uang muka secar a ter tulis kepada PPK diser tai dengan r encana penggunaan uang muka untuk melaksanakan peker jaan sesuai Kontr ak.
f. PPK mengajukan sur at per mintaan pembayar an untuk per mohonan ter sebut setelah Jaminan Uang M uka diterima dar i penyedia.
g. Jaminan Uang M uka diterbitkan oleh bank umum, per usahaan penjaminan, atau Per usahaan Asur ansi Umum yang memiliki izin untuk menjual pr oduk jaminan(sur etyship) yang ditetapkan oleh M enteri Keuangan;
h. Pengembalian uang muka diperhitungkan ber angsur -angsur secar a pr opor sional pada setiap pembayar an pr estasi peker jaan dan paling lambat harus lunas pada saat peker jaan mencapai pr estasi 100 % (ser atus per ser atus).
i. Untuk kontr ak tahun jamak, nilai Jaminan Uang M uka secar a ber tahap dapat dikur angi sesuai dengan pencapaian pr estasi peker jaan.
Model Dokumen Pengadaan Nasional Jasa Konsultansi
(dengan Prakualifikasi)
96 30.2 Pr estasi peker jaan
a. Pembayar an pr estasi hasil peker jaan yang disepakati dilakukan oleh PPK, dengan ketentuan :
1) Penyedia telah mengajukan tagihan diser tai lapor an kemajuan hasil peker jaan;
2) pembayar an dilakukan dengan system bulanan, sistem ter min atau pembayar an secar a sekaligus, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam SSKK.
3) Pembayar an pr estasi ker ja diber ikan kepada penyedia setelah dikur angi angsur an pengembalian Uang M uka dan denda apabila ada, ser ta pajak.
4) Per mintaan pembayar an kepada PPK untuk Kontr ak yang menggunakan subkontr ak, har us dilengkapi bukti pembayar an kepada selur uh subkontr aktor sesuai dengan per kembangan (pr ogr ess) peker jaannya.
5) Pembayar an bulanan/ ter min, dilakukan senilai peker jaan yang telah diselesaikan.
b. Pembayar an tekahir hanya dilakukan setelah peker jaan selesai 100% (ser atus per ser atus) dan Ber ita Acar a penyer ahan pertama peker jaan diterbitkan. 30.3 Car a- car a dan tahapan pembayar an ser ta mata uang
yang digunakan har us disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK.
30.4 Penangguhan Pembayar an
a. PPK dapat menangguhkan pembayar an setiap angsur an pr estasi peker jaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kew ajiban kontr aktualnya.
b. Pembayar an yang ditangguhkan har us disesuaikan dengan pr opor si kegagalan atau kelalaian penyedia.
c. Penangguhan dilakukan dengan ter lebih dahulu menyampaikan pemberitahuan ter tulis kepada penyedia yang memuat:
1)alasan penangguhan pembayar an; dan
2)per syar atan kepada penyedia untuk memenuhi kew ajiban- kew ajibannya dalam jangka w aktu 14 (empat belas) har i ker ja setelah pember itahuan diterima.
d. Jika dipandang perlu oleh PPK, penangguhan pembayar an dapat dilakukan ber samaan dengan pengenaan denda kepada penyedia.
30.5 Denda dan Ganti Rugi
a. denda mer upakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia, sedangkan ganti r ugi mer upakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK, kar ena ter jadinya cider a janji/ w anpr estasi yang ter cantum dalam Kontr ak.
b. besar nya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian peker jaan adalah:
1) 1/ 1000 (satu per ser ibu) dar i sisa biaya bagian kontr ak yang belum selesai diker jakan, apabila kontr ak ter ndir i atas bagian peker jaan yang dapat dinilai ter pisah dan bukan mer upakan kesatuan sistem, ser ta hasil peker jaan ter sebut telah diterima oleh PPK;
Model Dokumen Pengadaan Nasional Jasa Konsultansi
(dengan Prakualifikasi)
97 2) 1/ 1000 (satu per seribu) dar i biaya kontr ak,
apabila bagian peker jaan belum diter ima oleh PPK. 3) Pilihan denda angka 1) atau 2) dituangkan dalam
Dokumen Kontr ak.
c. besar nya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keter lambatan pembayar an adalah sebesar bunga dar i nilai tagihan yang ter lambat dibayar , ber dasar kan tingkat suku bunga yang ber laku pada saat itu menur ut ketetapan Bank Indonesia, atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam Dokumen Kontr ak;
30.6 Tata car a pembayar an denda dan/ atau ganti r ugi diatur dalam Dokumen Kontr ak.
31. Harga 31.1 PPK membayar kepada peser ta atas pelaksanaan peker jaan.
31.2 Har ga kontr ak telah memper hitungkan : biaya umum (over head), biaya sosial (social char ge), keuntungan (pr ofit) maksimal 10 %, tunjangan penugasan, asur ansi dan biaya–biaya kompensasi lainnya, yang dihitung menur ut jumlah satuan w aktu tertentu.
31.3 Rincian har ga kontr ak sesuai dengan rincian yang ter cantum dalam Rincian Biaya Per sonil dan Rincian Biaya Non Per sonil sesuai dengan Berita Acar a Hasil Klar ifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya.
31.4 Kontr ak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dar i sumber pendanaan yang disebut dalam SSKK.
32.[Hari Kerja 32.1 Semua peker ja dibayar selama har i ker ja dan datanya
disimpan oleh penyedia. Daftar pembayar an ditandatangani oleh masing- masing peker ja dan dapat diperiksa oleh PPK.
32.2 Penyedia har us membayar upah har i ker ja kepada tenaga ker janya setelah for mulir upah ditandatangani.]
33.Perhitungan Akhir
33.1 Pembayar an angsur an pr estasi peker jaan ter akhir dilakukan setelah peker jaan selesai 100% (ser atus per ser atus) dan ber ita acar a penyer ahan awal telah ditandatangani oleh kedua belah pihak.
33.2 [sebelum pembayar an ter akhir dilakukan, penyedia ber kew ajiban untuk menyer ahkan kepada Pengaw as Peker jaan r incian per hitungan nilai tagihan ter akhir yang jatuh tempo. PPK ber dasar kan hasil penelitian tagihan oleh Pengaw as Peker jaan ber kew ajiban untuk mener bitkan SPP untuk pembayar an tagihan angsur an ter akhir selambat- lambatnya 7 (tujuh) hari ker ja ter hitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengaw as Peker jaan.]
34.Penangguhan 34.1 PPK dapat menagguhkan pembayar an setiap angsur an pr estasi peker jaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kew ajiban kontr aktualnya, ter masuk penyer ahan setiap HAsil Peker jaan sesuai dengan w aktu yang telah ditetapkan;
34.2 PPK secar a ter tulis member itahukan kepada penyedia tentang penagguhan hak pembayar an, disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan ter sebut. Penyedia diber i kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka w aktu tertentu;
Model Dokumen Pengadaan Nasional Jasa Konsultansi
(dengan Prakualifikasi)
98 34.3 Pembayar an yang ditangguhkan har us disesuaikan
dengan pr opor si kegagalan atau kelalaian penyedia; 34.4 Jika dipandang perlu oleh PPK, penagguhan pembayar an
akibat keterlambatan penyer ahan peker jaan dapat dilakukan ber samaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. 35.[Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)]
35.1 [Har ga yang ter cantum dalam kontr ak dapat ber ubah akibat adanya penyesuaian har ga sesuai dengan per atur an yang ber laku.
35.2 Penyesuaian har ga diberlakukan pada Kontr ak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dar i 12 (dua belas) bulan dan diber lakukan mulai bulan ke- 13 (tiga belas) sejak pelaksanaan peker jaan.
35.3 Penyesuaian har ga diber lakukan ter hadap Kontr ak Tahun Jamak yang ber bentuk Kontr ak Har ga Satuan atau Kontr ak Gabungan lump sum dan har ga satuan yang mengacu pada Dokumen Pengdaan dan/ atau per ubahan Dokumen Pengadaan, yang selanjutnya dituangkan SSKK.
35.4 Penyesuaian Har ga Satuan ber laku bagi selur uh kegiatan/ mata pembayar an, kecuali komponen keuntungan dan biaya over head sebagaimana ter cantum dalam penaw ar an.
35.5 Penyesuaian Har ga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadw al pelaksanaan yang ter cantum dalam kontr ak aw al/ adendum kontr ak.
35.6 Penyesuaian Har ga Satuan bagi komponen peker jaan yang ber asal dar i luar negeri, menggunakan indeks penyesuaian har ga dar i negar a asal jasa ter sebut.
35.7 Jenis peker jaan bar u dengan Har ga Satuan bar u sebagai akibat adanya adendum kontr ak dapat diberikan penyesuaian har ga mulai bulan ke- 13 (tiga belas) sejak adendum kontr ak ter sebut ditandatangani.
35.8 Kontr ak yang ter lambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diber lakukan penyesuaian har ga ber dasar kan indeks har ga ter endah antar a jadw al aw al dengan jadw al r ealisasi peker jaan.
35.9 Penyesuaian Har ga Satuan, ditetapkan dengan r umus sebagai berikut:
Hn = Ho (a+ b.Bn/ Bo+ c.Cn/ Co+ d.Dn/ Do+ ...)
Hn = Har ga Satuan pada saat peker jaan dilaksanakan;
Ho = Har ga Satuan pada saat har ga penaw ar an; a = Koefisien tetap yang ter dir i atas keuntungan
dan over head;
Dalam hal penaw ar an tidak mencantumkan besar an komponen keuntungan dan overhead maka a = 0,15.
b, c, d = Koefisien komponen kontr ak seperti tenaga ker ja, bahan, alat ker ja, dsb;
Model Dokumen Pengadaan Nasional Jasa Konsultansi
(dengan Prakualifikasi)
99
Bn, Cn, Dn = Indeks har ga komponen pada saat peker jaan dilaksanakan (mulai bulan ke- 13 setelah penandatanganan kontr ak).
Bo, Co, Do = Indeks har ga komponen pada bulan ke- 12 setelah penanda- tanganan kontr ak.
35.10 Penetapan koefisien bahan, tenaga ker ja dan alat ker ja ditetapkan dalam SSKK.
35.11 Indeks har ga yang digunakan ber sumber dar i penerbitan BPS.
35.12 Dalam hal indeks har ga tidak dimuat dalam pener bitan BPS, digunakan indeks har ga yang dikeluar kan oleh instansi teknis.
35.13 Rumusan penyesuaian nilai kontr ak ditetapkan sebagai ber ikut:
Pn = (Hn1xV1)+ (Hn2xV2)+ (Hn3xV3)+ .... dst
Pn = Nilai Kontr ak setelah dilakukan penyesuaian Har ga Satuan;
Hn = Har ga Satuan bar u setiap jenis komponen peker jaan setelah dilakukan penyesuaian har ga menggunakan r umusan penyesuaian Har ga Satuan;
V = Volume setiap jenis komponen peker jaan yang dilaksanakan.
35.14 Pembayar an penyesuaian har ga dilakukan oleh PPK, apabila penyedia telah mengajukan tagihan diser tai per hitungan dan data- data;
35.15 Penyedia dapat mengajukan secar a ber kala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan.]
36. Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia
36.1 Bagian peker jaan yang diker jakan oleh sub penyedia har us diatur dalam kontr ak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.
36.2 Penyedia tetap ber tanggungjaw ab atas bagian peker jaan yang diker jakan oleh sub penyedia.
36.3 Ketentuan- ketentuan dalam ker jasama dengan sub penyedia har us mengacu kepada har ga yang ter cantum dalam Kontr ak ser ta menganut prinsip kesetar aan.
37. Personil Konsultan dan Subkonsultan
37.1 Umum
a. Per sonil inti yang dipeker jakan har us sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditaw ar kan dalam Dokumen Penaw ar an.
b. Penggantian per sonil inti dan/ atau per alatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas per setujuan ter tulis PPK.
c. Penggantian per sonil inti dan/ atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan per mohonan ter lebih dahulu kepada PPK dengan melampir kan r iw ayat hidup/ pengalaman ker ja Per sonil Inti dan/ atau spesifikasi Per alatan yang diusulkan beser ta alasan per ubahan.
d. PPK dapat menilai dan menyetujui
penempatan/ penggantian per sonil inti menur ut kualifikasi yang dibutuhkan.
e. Jika PPK menilai bahw a Per sonil Inti:
1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan peker jaan dengan baik
Model Dokumen Pengadaan Nasional Jasa Konsultansi
(dengan Prakualifikasi)
100 3) mengabaikan peker jaan yang menjadi tugasnya
maka penyedia ber kew ajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin per sonil inti ter sebut meninggalkan lokasi ker ja dalam w aktu 7 (tujuh) har i kalender sejak diminta oleh PPK.
f. Jika penggantian per sonil inti dan/ atau peralatan per lu dilakukan, maka penyedia ber kew ajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setar a atau lebih baik dar i per sonil inti dan/ atau peralatan yang digantikan, tanpa biaya tambahan apapun. 37.2 Per sonil Inti
a. nama per sonil dan ur aian peker jaan, kualifikasi minimum, per kir aan w aktu pelaksanaan dilampir kan dalam Lampir an SSKK;
b. penyesuaian ter hadap per kir aan w aktu peker jaan per sonil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secar a tertulis kepada PPK;
c. jika ter dapat peker jaan tambah, maka per kir aan w aktu pelaksanaan har us ditentukan secar a ter tulis oleh par a pihak.
37.3 Per setujuan Per sonil
Per sonil inti dan subkonsultan yang telah disetujui oleh PPK har us memberikan data dirinya dan sur at keter angan tidak mengidap penyakit berbahaya/ menular (medical cer tificate) ser ta ter daftar atau ter ter a dalam daftar per sonalia penyedia.
37.4 W aktu ker ja dan lembur
a. jam ker ja dan w aktu cuti untuk per sonil inti ditentukan dalam Lampir an SSKK;
b. w aktu ker ja tenaga ker ja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan sur at perintah mobilisasi;
c. tenaga ker ja tidak ber hak untuk dibayar atas peker jaan lembur atau sakit atau libur an, kar ena per hitungan upah sudah mencakup hal ter sebut. 38. Perubahan
Personil
38.1 Per ubahan per sonil dan per alatan yang diajukan oleh penyedia
a. Penyedia dapat mengajukan penggantian per sonil dan/ atau per alatan kepada PPK.
b. Penyedia tidak dibenar kan melakukan penggantian per sonil dan/ atau per alatan tanpa per setujuan PPK. c. PPK meneliti per mohonan per ubahan per sonil
dan/ atau per alatan, dengan ketentuan:
1) menyetujui per mohonan per ubahan per sonil dan/ atau per alatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai;
2) tidak mengur angi kualifikasi tenaga ahli yang ditaw ar kan, dan tidak menambah nilai kontr ak. Untuk kontr ak biaya satuan (time based), biaya langsung per sonil har us disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan.
3) menolak per mohonan per ubahan per sonil dan/ atau per alatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai.
d. untuk mengajukan per mohonan penggantian personil, penyedia diw ajibkan melampir kan r iw ayat hidup/ pengalaman ker ja per sonil yang diusulkan dan diser tai alasan penggantian per sonil yang ber sangkutan.
Model Dokumen Pengadaan Nasional Jasa Konsultansi
(dengan Prakualifikasi)
101 e. Dalam r angka penilaian usulan penggantian per sonil
dan/ atau per alatan, PPK dapat dibantu Panitia/ Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontr ak.
38.2 Penggantian per sonil penyedia atas perintah PPK
a. Per sonil dar i penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan peker jaan dengan baik atau ber kelakuan tidak baik, har us seger a dilakukan per intah penggantian per sonil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian per sonil yang sama atau lebih tinggi.
b. Dalam w aktu maksimal 15 (lima belas) har i sejak per intah penggantian per sonil, har us sudah mener ima per sonil pengganti dar i penyedia.
39. Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan
39.1 Jika peker jaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau kar ena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontr ak dan menangguhkan pemenuhan hak- hak penyedia atau menangguhkan pembayar an.
39.2 Jika keter lambatan ter sebut semata- mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi.
39.3 Penghentian Kontr ak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Par a Pihak untuk diperpanjang.
39.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyer ahan setiap hasil ker ja dan tanggal penyelesaian semua peker jaan dengan penyer ahan lapor an akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPM K. 40. Denda dan
Ganti Rugi
40.1 Denda mer upakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia, sedangkan ganti r ugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK, kar ena ter jadinya cider a janji/w anprestasi yang ter cantum dalam Kontr ak. 40.2 Besar nya denda kepada penyedia atas keterlambatan
penyelesaian peker jaan adalah:
4)1/ 1000 (satu per seribu) dar i sisa biaya bagian kontr ak yang belum selesai diker jakan, apabila kontr ak ter diri atas bagian peker jaan yang dapat dinilai ter pisah dan bukan merupakan kesatuan sistem, ser ta hasil peker jaan ter sebut telah diter ima oleh PPK;
5)1/ 1000 (satu per ser ibu) dari biaya kontr ak, apabila bagian peker jaan belum diter ima oleh PPK.
40.3 Besar nya ganti r ugi yang dibayar oleh PPK atas keter lambatan pembayar an adalah sebesar bunga dar i nilai tagihan yang ter lambat dibayar , ber dasar kan tingkat suku bunga yang ber laku pada saat itu menur ut ketetapan Bank Indonesia, atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK.
40.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut :
a. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengar uhi peker jaan penyedia;
b. keter lambatan pener bitan SPP;
c. PPK tidak member ikan gambar - gambar , spesifikasi dan/ atau instr uksi sesuai jadwal yang dibutuhkan;
Model Dokumen Pengadaan Nasional Jasa Konsultansi
(dengan Prakualifikasi)
102
d. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diper janjikan dalam kontr ak;
e. PPK menginstr uksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ter nyata tidak diketemukan ker usakan/ kegagalan/ penyimpangan;
f. kompensasi lain yang dir inci dalam syar at khusus kontr ak. g. jika kompensasi mengakibatkan pengeluar an tambahan
atau keter lambatan penyelesaian peker jaan maka PPK ber kew ajiban untuk membayar ganti r ugi dan/ atau