• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PERAN MAJELIS TAKLIM KAWULO ALIT

B. Keagamaan

Agama merupakan unsur yang terpenting dalam kehidupan dan juga menentukan dalam pembangunan mental seseorang, karena agama memberikan

78 Departemen Agama RI, AL-Qur‟an dan Terjemahannya, (Surabaya: Halim, 2004), hlm.

543.

79 Wawancara dengan Ustadz Muhamaad Chabib, Penanggung Jawab Majelis Taklim Kawulo Alit, dirumah Ustadz Muhammad Chabib desa Jungke, pada tanggal 5 September 2022, pukul 15:20 WIB.

80 Wawancara kepada Ustadz Amin Udin, Ketua Majelis Taklim Kawulo Alit di Desa Jungke, pada tanggal 11 September 2022, pukul 15:48 WIB.

pedoman-pedoman dan petunjuk yang dibutukan oleh manusia. Tanpa agama menurut Zakiah Darajat, jiwa manusia tidak bisa merasakan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup. Maka agama dan kepercayaan kepada Tuhan adalah pokok manusia sebagai penolong dalam kekosongan jiwanya. Disinilah letak pentingnya agama karena ia mendukung ajaran dan cara yang ditentukan oleh Tuhan untuk kita lakukan dan patuhi dalam kehidupan baik dalam berhubungan dengan Tuhan, maupun dengan diri sendiri dan orang lain.81

Sedangkan pengertian dari keagamaan adalah bahwa keagamaan berasal dari agama yang kemudian mendapat awalan “ke” dan akhiran “an”. Sehingga membentuk kata baru yaitu “keagamaan”. Jadi keagamaan disini mempunyai arti

“segenap kepercayaan (kepada Tuhan) serta dengan ajaran kebaikan dan kewajiban- kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan itu”.82 Jiwa keagamaan atau pemahaman keagamaan merupakan aspek rohaniah manusia yang mendorongnya senantiasa untuk berperilaku agamais.83

Agama Islam yang kandungan ajarannya sangat sempurna tetapi tidak berbelit-belit ditegakkan diatas tiga pilar utama. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Umar bin Khatab Radhiyallahu „anhu Rasulullah Shallallahu„alahi wasallam diterangkan bahwa ajaran Islam memuat tiga ajaran dasar, yaitu Iman, Ihsan, dan Islam. Ketiga ajaran ini pada hakekatnya merupakan satu kesatuan yang bulat dan utuh, yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.84

81 Zakia Darajat, Peran Agama dalam Kesehatan Mental, (Jakarta: Haji Masagun, 1990), hlm. 52.

82 Departemen Agama Republik Indonesia, Pola Pembinaan Mahasiswa IAIN, (Jakarta:

1979), hlm. 2.

83 Zuhdiyah, Psikologi Agama, (Yogyakarta: Pustaka Felicha, 2012), hlm. 105.

84 Musthafa Kamal Pasha, Akidah Islam,(Yogyakarta: Citra Karsa Mandiri, 2003) hlm. 4.

Islam merupakan agama yang sempurna dan universal, agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia yang memeluknya. Sedangkan Islam adalah ciptaan Allah SWT, oleh karena itulah manusia dibekali akal pikiran untuk merumuskan sistem yang dapat dijadikan sebagai alat atau jalan untuk menjelaskan pemahaman tentang Islam.85

Pada umumnya Majelis Taklim adalah lembaga swadaya masyarakat murni yang dilahirkan, dikelola, dikembangkan, dan didukung oleh anggotanya. Oleh karena itu, Majelis Taklim merupakan wadah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.86 Dilihat dari cara pembinaan umat, maka dapat dikatakan bahwa Majelis Taklim merupakan suatu wadah atau tempat dakwah Islamiyah yang melekat pada agama Islam sesuai dengan tuntunan ajaran agama Islam serta menyadarkan umat Islam dalam rangka menjadikan manusia yang Ummatan Wasathan yang meneladani kelompok umat Islam yang lainnya.87

Di dalam menjalankan dakwahnya Majelis Taklim diharapkan selain dapat berperan besar dalam menanamkan nilai-nilai aqidah Islam kepada jamaah yang dibimbingnya, juga diharapkan dapat menggugah kesadaran umat Islam untuk dapat memberikan hal yang terbaik bagi umat Islam khususnya dan umat manusia secara umum.88

85 Zakiah Darajat, Pendidikan Orang Dewasa. Cet. ll, (Jakarta Bulan Bintang, 1980), hlm.9-11

86 Tutty Alawiyah, Strategi Dakwah Dilingkungan Majelis Taklim, (Bandung: Mizan, 1997), hlm. 75.

87 M.Arifin, Kapita Selekta Pendidika, (Jakarta: Bumi Aksara, 1991), hlm. 80.

88 Sholihah. Majelis Taklim: Antara Eksistensi dan Harapan. Sumber: Sumber hhtps://sholihah 1505.wordperss.com/2011/04/06/majelis-ta%80%99lim-antara-eksistensi-dan-arapan/, diakses pada 24 Oktober, pukul 23:00 WIB

Peran Majelis Taklim Kawulo Alit di Desa Jungke secara umum dapat dilihat dari berbagai kegiatan yang telah diselenggarakan. Kegiatan-kegiatan tersebut pada akhirnya akan membawa dampak yang positif bagi anggota jammahnya yang selanjutnya menjadi landasan kehidupan dalam sehari-hari.

Peran Majelis Taklim Kawulo Alit dalam pengembangan wawasan keagamaan bagi para jamaahnya terlihat dari kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan. Dari berbagai kegiatan-kegiatan tersebut secara langsung para jammah majelis taklim kawulo alit dapat mengetahui dan mudah memahaminya dan lebih mendalamkan pengetahuan tentang wawasan keagamaan Islam dan akhirnya menambah pengetahuan mereka sendiri tentang agama Islam sebagai agama yang mereka yakini.89

Bila dilihat dari bentuk pengurusannya, Majelis Taklim Kawulo Alit termasuk organisasi pendidikan luar sekolah atau nonformal yang memiliki ciri khas khusus dalam bidang keagamaan Islam.90 Dengan demikian dilihat dari fungsi Majelis Taklim sudah jelas betapa pentingnya Majelis Taklim sebagai tempat kegiatan belajar-mengajar umat Islam, khususnya bagi anggota jammahnya dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman ajaran-ajaran Islam secara mendalam.

Beberapa fungsi dari Majelis Taklim adalah sebagai wadah untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada jamaahnya, sebagai wadah peluang kepada jammahnya untuk melakukan tukar-menukar pikiran dari berbagai

89 Wawancara kepada Ustadz Amin Udin, Ketua Majelis Taklim Kawulo Alit di Desa Jungke, pada tanggal 11 September 2022, pukul. 16:05 WIB

90 Kustini, Majelis Taklim, (Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan, 2007), hlm. 1.

pengalaman keagamaan yang telah di dapatkannya serta membina keakraban diantara sesama anggota jammah.

Agar fungsi tadi tidak lepas dari kewajiban anggota jammahnya, maka menurut AM Saefuddin, mereka diharapkan dapat memiliki hal-hal sebagai berikut.

a. Memiliki akhlak yang karimah (Mulia).

b. Meningkatkan ilmu dan kecerdasan dalam rangka mengangkat derajatnya.

c. Memperbanyak amal, gerak, dan perjuangan yang baik.91

Dari berbagai kegitan-kegiatan yang dimiliki serta fungsi majelis taklim yang bertujuan membina dan memngembangkan ajaran Islam dalam rangka membentuk masyarakat yang bertaqwa kepada Allah SWT, sebagai ajang berlangsungnya silaturahmi yang dapat memupuk benih agar tumbuh suburnya dakwah dan ukhuwiah Islamiayah. Maka Majelis Taklim Kawulo Alit memiliki kegiatan-kegiatan keagamaan yang meliputi pendalaman ilmu keagamaan yaitu:92

a. Ilmu Al-Qur‟an

Ilmu-ilmu yang berkaitan dengan cara memahami Alqur‟an meliputi:

Ilmu al-tafsir (ilmu tentang interpretasi Al-Qur‟an), ilmu asbab al-nuzul (ilmu tentang latar belakang turunnya Alquran), ilmu al-makiyy wa al-Madaniyy (ilmu tentang ayat-ayat Makiyyah dan Madaniyyah), ilmu nasikh wa mansukh (ilmu tentang pembatalan hukum yang terdapat dalam teks Al-Qur‟an atau hadis), dan

91 Muhsin MK, Manajemen Majelis Taklim, (Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan, 2007), hlm. 1.

92 Wawancara kepada Ustadz Muhammad Chabiab, Penanggung Jawab Majelis Taklim Kawulo Alit di Desa Jungke, pada tangga 5 September 2022, pukul 15:56 WIB.

ilm al-qira‟at (ilmu tentang variasi bacaan Alquran).93 b. Ilmu Hadis (Ulum Al-Hadits)

Ilmu hadis terdiri atas dua bidang ilmu, yakni ilmu hadis riwayah dan ilmu hadis dirayah. Ilmu hadis riwayah adalah ilmu yang mencakup tentang pemindahan (transfer) segala sesuatu yang disandarkan kepada nabi, baik berupa ucapan, tindakan atau penetapannya. Adapun ilmu hadis dirayah adalah ilmu untuk mengetahui keadaan para periwayat hadis (rawi) serta syarat-syarat dan jenis-jenis yang diriwayatkan dari segi diterima atau ditolaknya.94

c. Ilmu Kalam (Ilmu Tauhid)

Ilmu kalam ialah Ilmu yang berisi alasan-alasan mempertahankan kepercayaan-kepercayaan iman, dengan menggunankan dalil-dalil akal dan berisi bantahan-bantahan terhadap orang-orang yang menyeleweng dari kepercayaan salaf dan ahli sunah.95

d. Ilmu Akhlak

Ilmu akhlak adalah ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat terpuji dan cara untuk memilikinya, serta mempelajari tentang sifat-sifat tercela dan cara untuk menghindarinya.96

e. Ilmu Fiqih

Ilmu fiqih adalah perbuatan yang mukallaf (dewasa) dalam pandangan hukum syariah, agar dapat diketahui mana yang diwajibkan, disunnahkan,

93Abuddin Nata, Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005), hlm.19.

94 Ibid., hlm. 22.

95Ibid., hlm. 26.

96 Abuddin Nata, Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum, (Jakarta: raja grafindo persada,2005,) hlm. 33.

diharamkan, dimakruhkan, dan diperbolehkan, serta mana yang sah dan mana yang batal (tidak sah).97

Selain itu Majelis Taklim Kawulo Alit juga berperan penting dalam menciptakan masyarakat yang bertaqwa serta berakhlaqul karimah, dilakukan dengan cara memberikan pemahaman tentang pentingnya pengalaman agama dalam kehidupan sehari-hari yang akan menjadikan banteng pertahanan untuk menghadapi kemajuan perkembangan zaman dan teknologi.

Jadi peran fungsional Majelis Taklim Kawulo Alit adalah memperkuat landasan kehidupan umat manusia pada khususnya dibidang mental, spiritual keagamaan Islam dalam rangka meningkatkan kualitas hidup secara intelegral, lahir dan batin, duniawiah dan ukhrawiah sesuai dengan tuntunan ajaran agama islam yaitu beriman dan bertaqwa yang menjadi landasan kehidupan duniawi yang masuk dalam segala bidang kegiatannya.9898

Dari berbagai kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan Majelis Taklim Kawulo Alit tidak hanya menambah wawasan keagamaan Islam saja, tetapi juga menjadi ajang untuk memepererat tali silaturahmi antar sesama jammah lainnya.

Dengan kegiatan-kegiatan dan pemahaman tentang agama yang diberikan di Majelis Taklim Kawulo Alit diharapkan mampu menerapkan dan mengamalkannya dalam kehidupan yang bermanfaat baik di lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara serta menjadi pribadi yang bertanggung jawab di dalam berbagai aspek kehidupan.99

97Ibid., hlm. 32

98 M.Arifin, Kapita Selekta Pendidikan, (Jakarta: Bumi Aksara, 1991), hlm. 81

99Wawancara dengan Ustadz Muhammad Chabib, Penanggung Jawab Majelis Taklim

Gambar 3.3

Silaturahmi Ustadz Muhammad Chabib dengan tokoh agama masyarakat kelurahan jungke Bapak Muhammad Jubaidi

(Sumber: Dokumentasi foto Majelis taklim kawulo alit).

Gambar 3.4

Kegiatan belajar baca tulis Al-Qur'an oleh jamaah bapak-bapak dan Ibu-ibu majelis taklim kawulo alit

(Sumber: dokumentasi foto Majelis taklim kawulo alit)

Kawulo Alit dirumah Ustadz Muhammad Chabib desa Jungke, pada tanggal 5 September 2022, pukul 15:20 WIB.

Dokumen terkait