Dalam pasal ini kita akan belajar tentang perjumpaan Yakub yang kedua kali dengan Tuhan dan bagaimana Tuhan melindungi orangnya dari musuh musuhnya.
Juga akan kita lihat bagaimana Petrus bertumbuh dari seorang revivalis menjadi seorang reformasi pembaharu dan yang membawa transformasi.
Semua ini terjadi kalau kita mengijinkan hidup kita menjadi persembahan yang hidup di hadapan hadirat yang kudus daripada Tuhan. Oleh sebab itu kita mula mula akan melihat bagaimana hidup sebagai persembahan yang hidup.
Kudus kudus kudus
Agar kita mengeri siapa Tuhan yang kudus dalam kodratNya yang paling murni, marilah kita lihat bagaimana Dia mewahyukan hadiratNya yang kudus di surga kepada 2 tokoh dalam Alkitab.
Pertama adalah Yesaya. Berbicara tentang hadirat yang kudus daripada Tuhan.
Yes. 6:3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"
Yang kedua adalah dalam kitab Wahyu berbicara tentang hadirat yang kudus daripada Tuhan
Wahyu 4:8 Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Elohim Tuhan, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."
Beberapa kali kedua orang ini melihat penyembahan yang sama terjadi di surga. Lalu pada kesempatan itu para malaikat berseru, kudus kudus kuduslah Tuhan Yang Maha Kuasa.
His Attributes. Gelar Tuhan
Kita tahu bahwa atribut Tuhan itu adalah kasih, kelemah lembutan, belaskasihan, kebaikan, adil dan benar, cemburuan tetapi sabar atau lambat untuk marah dan banyak lagi.
Kel. 34:6-7 Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Tuhan penyayang dan penga-sih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,
7 yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa;
tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepa-da anak-anaknya kepa-dan cucunya, kepakepa-da keturunan yang ketiga kepa-dan keempat."
Atribut Tuhan, semuanya ini menjadikan Nya sebagai mahluk yang kudus karena satu dari arti kudus adalah sempurna.
Semua atribut Tuhan ini secara moral adalah murni dan karenya Dia itu kudus. Ini membuat Tuhan itu adalah kudus berbeda dengan manusia yang telah jatuh dalam dosa.
Nilai Nilai dan Kemutlakan serta Moral yang kudus
Bumi ini dipenuhi dengan kemuliaan yang keluar dari hadirat Tuhan yang kudus.
Isa 6:3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, se-luruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"
Dari Tuhan yang kudus keluarlah hadiratNya yang kudus, dimana kemuliaanNya yang adalah manifestasi dari hadiratNya , dikirimkannya ke bumi untuk memberikan kepada kita arti dari kehidupan yang sejati.
Di gunung Sinai, Tuhan memberikan kepada orang Israel dan umat manusia : nilai, etika, kemutlakan dan moral.
Di gunung Sinai, mereka melihat api yang kudus yang daripada Tuhan di puncak gunung.
Di gunung Sinai, mereka menerima hukum itu dan jalan untuk pendamaian, karenanya jalan untuk hidup telah diungkapkan atau dinyatakan kepada mereka.
Yesus Kristus menjadi Anak Domba Tuhan untuk memperdamaikan dosa kita sehingga kita bisa hidup.
Kebanyakan peraturan masyarakat Barat dalam dunia peradilan berasal dari hukum dan nilai moral Yudaisme dan Kristen yang bermula di Gunung Sinai. Beratus ratus tahun hal ini telah menjadi standar, menciptakan stabilitas dan kemakmuran bagi bangsa bangsa barat dan banyak bangsa disekitar. Tuhan telah meletakkan dasar dalam hati nurani manusia tentang mana yang salah dan mana yang benar sejak manusia itu diciptakan dan hukum diberikan di gunung Sinar menunjukkan kebenaran tentang yang baik dan jahat.
Rom 2:14-15 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
Dalam Kristus, atau waktu kita dilahirkan kembali, kita menerima kodrat yang kudus dari Tuhan serta hukum Tuhan tertulis didalam hati kita. Didalam kodrat Tuhan yang tertulis didalam diri kita terletak kemurnian moral dan kita hidup dalam kerajaan kudusNya.
2Pe 1:3-4 Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.
4 Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.
Namun banyak orang Kristen hari ini telah meninggalkan kehidupan didalam Kristus atau hidup dalam kedagingan.
Mereka telah menggeser hidup dalam kemurnian moral kepada imoralitas. Apakah kita boleh berdosa karena kita telah berada dibawah AnugerahNya? Paulus menulis : Tuhan melarang dosa, maka kita juga tidak boleh berdosa.
Gal 5:18-20 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
Dalam Kristus atau dalam roh, kita tidak berada lagi dibawah hukum Taurat atau dibawah penghukuman karena kita hidup dibawah anugerah dan didalam Kristus tidak ada penghukuman. Namun dosa yang disebut dalam Galatia 5 adalah dosa yang sama yang dilarang dalam Hukum Taurat dan kita tidak boleh melakukannya. Karena itu kita sampai hari ini perlu menyerukan kepada orang percaya u ntuk melihat bahwa Tuhan itu kudus dankita dipanggil untuk ditransformasikan kedalam gambarNya yang kudus.
Salib dan Mezbah.
Tahun 2013 sewaktu berada di New Zealand, Tuhan menunjukkan kepada saya sebuah penglihatan tentang salib dan mezbah.
Kebenaran ini akan membawa transformasi bagi banyak orang. Saya meminta seorang teman untuk membuatkan sebuah salib diatas mezbah sehingga kita dapat berdoa disitu dan membawanya ke tempat ibadah.
Rom 12:1-2 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Tuhan aku menasihatkan kamu, supaya kamu mem-persembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Tuhan: itu adalah ibadahmu yang sejati.
2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Tuhan: apa yang baik, yang berkenan kepada Tuhan dan yang sempurna.
Karena itu kapan saja kita berbicara tentang sebuah mezbah dalam Perjanjian Lama, kita dapat melihat salib Kristus disitu.
Dimana saja kita berbicara salib Kristus dalam Perjanjian Baru, kita dapat melihat ada mezbah disitu.
Abraham, Yakub, Musa dan Elia semuanya mendirikan mezbah, namun bagi mereka keselamatan yang sejati datangnya melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.
Korban atau persembahan yang hidup.
Sebagai orang percaya kita dipanggil menjadi korban atau persembahan yang hidup
Rom 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Tuhan aku menasihatkan kamu, supaya kamu mem-persembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Tuhan: itu adalah ibadahmu yang sejati.
How can we be a living sacrifice without an altar? Bagaimana kita dapat menjadi sebuah korban yang hidup tanpa ada mezbah.
Karena itua dimana ada salib, disitu ada mezbah dan dimana ada mezbah disitu ada salib.
Dimana ada mezbah disitu juga ada api.
Banyak orang percaya itu suam suam kuku dan tidak terbakar dihadapan Tuhan karena daging mereka tidak ditaruh diatas mezbah yang berapi.
Gal 2:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.
Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Tuhan yang telah menga-sihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Roh Kudus adalah pemberi kehidupan bagi kita sebagai ciptaan yang baru, Dia juga memberi kita api. Karena itu Roh Kudus membawa api dan kuasa dari Tuhan dalam hidup kita untuk pelayanan dan pada saat yang sama Dia juga memurnikan kita diatas mezbah.
Imamat yang Kudus
Hari ini sebagai orang percaya kita dipanggil untuk menjadi imamat yang kudus dan bangsa yang kudus.
1Pe 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Tuhan sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Tanpa api Roh Kudus yang menyala dalam hati kita, kita tidak bisa menjadi seorang imam yang baik. Tuhan kita Yesus Kirstus adalah sebuah teladan tentang imam yang sejati. Kristus adalah imam yang tertinggi menurut peraturan Melchizedek dan kita juga adalah imam menurut aturan ini.
Ibr 5:9-10 dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,
10 dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Tuhan, menurut peraturan Melkisedek.
Selama pelayanannya di dunia ini, Kristus setiap hari berdoa, bersyafaat dan berkomuni dengan Bapa. Roh Kudus membakar hatiNya dan dari api yang kudus ini, Dia akan berdoa dan berseru. Doa Yesus di taman Getsemani adalah doa yang didoakan di atas mezbah Tuhan.
Ibr5:7 Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
Hari ini Tuhan memanggil gerejaNya yang kudus kembali ke posisi doa yang mendalam ini di mezbah yang ada apinya.
Tuhan kita Yesus Kristus adalah pendoa syafaat di surga dan Dia menghadap mezbah yang ada nyala apinya di surga.
Doa kita di dunia juga naik ke surga dan menghadap mezbah surgawi yang ada api.
Wahyu 8:3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas.
Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang ku-dus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.
Darah dan Api
Ada pengertian yang ganda tentang salib.
1 Kor 1:17-18 Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.
18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Tuhan.
Pengertian ini ini terletak pada darah dan api. Kebanyakan orang Kristen adalah orang percaya dan lahir baru dan banyak tahu mereka ada didalam Kristus. Ini adalah sisi pertama dari salib yaitu kita dipanggil untuk diselamatkan.
Dan ini terjadi melalui darah Yesus Kristus.
Sisi yang lain dari salib adalah dimana kita bertumbuh dalam karakter yang kudus dan menjadi bangsa y ang kudus.
Ini hanya bisa jadi dengan menjadi persembahan atau korban yang hidup diatas mezbah yang ada nyala api yang membakar.
Jadi kedua sisi dari salib adalah : Keselamatan
Kudus
Banyak orang percaya tahu mereka ada didalam Kristus dan tahu bagaimana untuk mendapatkan berkat Tuhan dalam hidup mereka, namun mereka tidak ada apinya dan tidak bertumbuh dalam karakter y ang kudus karena banyak orang percaya hanya berfokus pada berkat semata mata.
Api transformasi yang kudus ini hanya dapat datang dan tetap menyala didalam hidup kita kalau kita bertekun kepada hadirat yang kudus daripada Tuhan
Kita harus belajar hidup di posisi ini dimana para malaikat berkata kudus kuduslah Tuhan. Ini adalah tempat dimana ada kebangkitan, reformasi, transformasi dan habitasi. Ini adalah tempat dimana kita melihat Tuhan dalam
kemuliaanNya yang kudus dan dimana para malaikat membawa bara api yang bernyala nyala yang berasal dari mezbah dimana kita diubahkan dari kemuliaan kepada kemuliaan dalam karakter kita, dan kelakuan kita.
Yes. 6:3-6 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"
4 Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itupun penuhlah dengan asap.
5 Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam."
6 Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah.
Dasar Fondasi di surga bergetar dan berguncang waktu hadirat yang kudus dari Tuhan bermanifestasi. Waktu manifestasi kemuliaanNya datang di tengah tengah kita, maka kita akan bergetar juga.
Hidup dalam Api yang Kudus : Tingkat yang tertinggi
Tingkat yang tertinggi Tuhan adalah hadiratNya yang agung kudus, dan ini adalah dimana serafim itu tinggal.
Sebagai orang percaya kita dipanggil untuk tinggal disini, dalam dunia ini, dalam manifestasi hadiratNya yang kudus yang juga merupakan tingkat tertinggi dalam diagram yang digambarkan pada pasal 7.
Hanya dengan hidup dalam pesan salib dan setiap hari mati di kayu salib, kita dapat hidup dan menghalami manifestasi hadiratNya yang kudus.
1 Kor 1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Tuhan.
Melalui hidup yang hancur hati dan mati di kayu salib kita dapat bertumbuh lebih dalam serta dapat tinggal lebih dalam di hadiratNya yang kudus.
Dan 7:9-10 Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;
10 suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab.
Frank Bartleman, tokoh kebangkitan di Azusa Street, menulis apa yang Martin Luther telah tulis: pada waktu Tuhan kita serta Guru kita, Yesus Kristus berkata : bertobat, maka yang dimaksudkanNya adalah bahwa segenap kehidupan orang percaya dapat berada dalam pertobatan yang konstan serta abadi.
Frank serta beberapa perintis kebangkitan Azusa ini juga melakukan hal itu dalam doa laksana roh yang bernyala nyala diatas mereka.
Kemudian Tuhan Yesus menyatakan diriNya kepada mereka, suatu surga yang dipenuhi kasih ilahi, dan menggairahkan jiwaku, api yang bernyala nyala muncul atas diri saya.
Kenyataannya, seluruh ragaku seperti mengaliri dihadapanNya, laksana lilin meleleh diatas api. (Bartleman, F.
1982:17)
Howard Pittman
Howard Pittman mengalami keadaan hampir mati. Dia seorang pendeta dan mantan pejabat polisi dan menyangka apa yang dia buat adalah baik di mata Tuhan.
Tetapi apa yang ada dalam pikiran Tuhan berbeda, meskipun Tuhan memandang hati dan bukan penampilan. Roh Howard sedang menunggu tepat diluar gerbang mutiara dimana suara Tuhan datang kepadanya. Tuhan tidak berkenan akan pelayanan Howard karena Tuhan menunjukkan bahwa Howard tidak berjalan dalam kehendak serta caranya Tuhan yang sempurna. Motivasinya tidak benar.
Dia tidak hidup dalam dosa tetapi dalam pandangan Tuhan dia adalah seorang hamba Tuhan yang suam suam kuku.
Howard bertobat dan kemudian Tuhan berkata misinya harus hidup sebagai hamba Tuhan yang berapi api.(Pittman, H. n.d.:67)
Persembahan atau korban yang hidup.
Kita tidak dipanggil untuk hidup dalam iman tradisi yang mati atau korban yang mati. Tidak. Kita dipanggil untuk hidup sebagai korban yang hidup.
Dengan darah Kristus, kita dijadikan ciptaan baru dan melalui kodratNya, kita dipanggil untuk menjadi terang.
Iman kita juga harus menjadi iman yang hidup dan karena itu kita melakukan perbuatan baik dengan iman.
Ef. 2:8-10 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Tu-han,
9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
10 Karena kita ini buatan Tuhan, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiap-kan Tuhan sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
Api Roh Kudus akan bekerja melalui iman kita sehingga kita dapat mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan korban yang hidup bagi Tuhan.
Hanya dengan menjalani hidup yang disalibkan sehingga transformasi yang benar karena hadirat Tuhan yang kudus yang membentuk hidup kita yang akan membuat kita bertumbuh sebagai murid.
Pemberitaan tentang Salib untuk pertobatan setiap hari dan api Roh Kudus adalah sumber yang benar dimana gereja dapat bertumbuh menjadi Gereja Akhir Jaman yang penuh kemuliaan.
1 Kor 2:2 Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.
Perjumpaan yang pertama Yakub di Bethel.
Dalam pasal terakhir, kita melihat bagaimana takut akan Tuhan turun atas jemaat dalam Kisah Para Rasul. Rasa takut yang sama atau bahkan ketakutan dari Tuhan turun atas musuh musuh Yakub ketika Yakub mentaati Tuhan. Kita lihat ini saat Yakub mengalami perjumpaan yang kedua dengan Tuhan di Bethel yang menetapkan Yakub dan keluarganya sebagai bangsa Israel.
Mula mulai marilah kita melihat perjumpaan yang pertama yang terjadi di Bethel dan kemudian perjumpaan yang kedua.
Perjumpaan yang pertama di Bethel terjadi waktu dia melarikan diri dari saudaranya Esau.
Tuhan membukakan surga bagi Yakub dan dia melihat malaikan naik turun ke surga dengan tangga.
Gen 28:12-13 Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tam-paklah malaikat-malaikat Tuhan turun naik di tangga itu.
13 Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: "Akulah TUHAN, Tuhan Abraham, nenekmu, dan Tuhan Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu.
Tuhan berbicara kepadanya dalam mimpi ini dan memberikan sebuah janji untuk masa depan yang diberkati dan menjadikannya sebuah bangsa yang besar, dan memberikan negeri itu sebagai warisannya. Saya menulis sebuah buku lain yang lengkap tentang alam kemuliaan.
Para malaikat menantikan Yakub.
Waktu Yakub meninggalkan Laban, pamannya, dan membawa keluarganya kembali ke tanah perjanjian, para malaikat sedang menunggunya didekat penyeberangan perbatasan.
Gen 32:1 Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu bertemulah malaikat-malaikat Tuhan dengan dia.
He was about to go into his inheritance and the Lord of Hosts showed that he was with Jacob. Dia akan kembali ke tanah warisannya dan Tuhan balasurga menunjukkan bahwa Dia menyertai Yakub.
Gen 32:2 Ketika Yakub melihat mereka, berkatalah ia: "Ini bala tentara Tuhan." Sebab itu dinamainyalah tempat itu Mahanaim.
Jacob’s Purging and Preparation
Yakub ketakutan menghadapi saudaranya Esau dan dia membuat strategi untuk bertahan hidup Dia lalu menolong keluarganya menyeberangi sungai Jabbok.
Jabook artinya pergumulan.
Ketika Yakub akhirnya menyeberangi sungai Jabbok sendirian, malaikat Tuhan bergumul dengannya. Ini adalah masa pemurnian dalam kehidupan Yakub.
Gen 32:26 Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub: "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku."
Tuhan menjamah pangkal paha Yakub yang menjadi sebuah tanda penyerahan diri kepada Tuhan. Harus ada yang dihancurkan dan diserahkan ketika dia masih :
Seorang pendusta Seorang penipu
Seorang yg suka memanipulasi
Dia mengatasi kelemahan dan Tuhan mengganti namanya Yakub ( penipu) menjadi Israel.
Gen 32:28 Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergu-mul melawan Tuhan dan manusia, dan engkau menang."
Sekarang dia menjadi seorang pangeran bersama Tuhan dan bapa bangsa bagi Israel.
Ketakutan akan Tuhan pada musuh musuhNya dan perjumpaan yang kedua kalinya bagi Yakub di Bethel.
Waktu Yakub dan keluarganya telah menempati tanah perjanjian, suatu ketika terjadi sebuah persoalan. Putrinya diperkosa dan kemudian untuk membalas dendam anak anaknya laki laki membunuh semua penduduk kota. Yakub sangat ketakutan akan penduduk negeri itu yang akan membunuh semua mereka. Kemudian Tuhan berbicara kepada
Waktu Yakub dan keluarganya telah menempati tanah perjanjian, suatu ketika terjadi sebuah persoalan. Putrinya diperkosa dan kemudian untuk membalas dendam anak anaknya laki laki membunuh semua penduduk kota. Yakub sangat ketakutan akan penduduk negeri itu yang akan membunuh semua mereka. Kemudian Tuhan berbicara kepada