ksi Tan
KEBIJAKAN DAN PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA MADIUN
IV.1 KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN
Penanggulangan kemiskinan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 42 tahun 2010 tentang Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi dan Kabupaten/Kota adalah kebijakan dan program yang dilakukan secara sistematis, terencana dan bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat yang memiliki tujuan utama untuk mengurangi jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka ikut serta mensukseskan program pemerintah serta turut serta aktif dalam penanggulangan kemiskinan dan melaksanakan mandat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 42 Tahun 2010, maka Pemerintah Kota Madiun membentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah melalui Surat Keputusan Walikota Madiun nomor 39 Tahun 2011. Pembentukan Tim dalam rangka penanggulangan kemiskinan sebenarnya telah dilakukan Pemerintah Kota Madiun sejak tahun 2003 melalui pembentukan Komite Penanggulangan Kemiskinan (KPK) dan dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Induk Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengatasi Kemiskinan Tahun 2003-2012 yang ditetapkan di dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2003. Diharapkan dengan terbentuknya Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kota Madiun dapat mewujudkan adanya harmonisasi dalam perumusan dan penyelenggaraan kebijakan di berbagai program dan kegiatan, serta percepatan penanggulangan kemiskinan di Kota Madiun dapat berjalan dengan lancar, berdaya guna dan berhasil guna.
Perlu lebih banyak dukungan dan apresiasi di bidang penanggulangan kemiskinan untuk mewujudkan visi penanggulangan kemiskinan di Kota Madiun sesuai dengan Rencana Induk Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengatasi Kemiskinan Kota Madiun Tahun 2003-2012 yaitu Terwujudnya Penurunan Angka Kemiskinan Melalui Upaya Terpadu Menuju Kota Madiun yang Maju dan Sejahtera.
Dukungan dan apresiasi tersebut dapat diwujudkan salah satu nya dengan mengeluarkan berbagai kebijakan di bidang penanggulangan kemiskinan. Sebagaimana yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, mengenai beberapa kebijakan yang menjadi pedoman dalam melaksanakan berbagai program kegiatan yang berbasis pada pengentasan kemiskinan, membuktikan begitu besarnya perhatian Pemerintah Kota Madiun terhadap kemiskinan. Kebijakan-kebijakan
Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LP2KD) Kota Madiun Tahun 2012 29 tersebut diwujudkan dalam pola dan strategi dalam menghadapi kemiskinan, dan diharapkan percepatan penanggulangan kemiskinan dapat tercapai.
IV.2 STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN
Sebagaimana yang tertuang di dalam Peraturan Presiden nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Program penanggulangan kemiskinan adalah kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil, serta program lain dalam rangka
meningkatkan kegiatan ekonomi. Untuk itu, program penanggulangan kemiskinan diprioritaskan ke dalam 3 (tiga) kluster antara lain :
1. KLUSTER I : Kelompok program bantuan sosial terpadu berbasis keluarga bertujuan untuk melakukan pemenuhan hak dasar, pengurangan beban hidup, dan perbaikan kualitas hidup masyarakat miskin
2. KLUSTER II : Kelompok program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat
bertujuan untuk mengembangkan potensi dan memperkuat kapasitas kelompok masyarakat miskin untuk terlibat dalam pembangunan yang didasarkan pada prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat
3. KLUSTER III : Kelompok program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil
bertujuan untuk memberikan akses dan penguatan ekonomi bagi pelaku usaha berskala mikro dan kecil
4. KLUSTER IV : Program-program lainnya yang baik secara langsung ataupun tidak langsung dapat meningkatkan kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat miskin
Sejalan dengan kebijakan tersebut dan dalam rangka upaya nyata percepatan penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Kota Madiun menerapkan beberapa prinsip utama sebagaimana yang terkandung di dalam dokumen Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD) Kota Madiun 2009 – 2014, yaitu:
1. Memperbaiki program perlindungan sosial
Program perlindungan sosial adalah program sosial yang bersifat perlindungan terhadap masyarakat miskin. Program tersebut dapat berupa bantuan sosial atau jaminan sosial. Bantuan sosial adalah suatu program yang bertujuan untuk melindungi mereka yang tidak miskin agar tidak menjadi miskin dan mereka yang sudah miskin agar tidak menjadi lebih miskin.
Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LP2KD) Kota Madiun Tahun 2012 30 Sedangkan jaminan sosial adalah suatu program yang ditujukan bagi masyarakat miskin untuk membantu dalam menghadapi goncangan dalam kehidupan mereka, seperti jatuh sakit, kematian anggota keluarga, kehilangan pekerjaan, ditimpa bencana dan sebagainya agar tidak jatuh menjadi masyarakat yang sangat miskin.
2. Meningkatkan akses pelayanan dasar
Prinsip yang kedua dalam menangani kemiskinan adalah dengan meningkatkan/memudahkan akses masyarakat miskin terhadap pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih dan sanitasi, serta pangan dan gizi. Pelayanan dasar menjadi salah satu prinsip utama dalam menangani kemiskinan, karena kemampuan suatu individu terhadap pemenuhan akan pelayanan dasar menjadi salah satu indikator dalam kemiskinan.
3. Memberdayakan kelompok masyarakat miskin
Pemberdayaan terhadap masyarakat miskin sangat penting dalam pengentasan kemiskinan, karena tujuan dari pemberdayaan itu sendiri adalah untuk membantu masyarakat miskin agar mampu keluar dari garis batas kemiskinan. 4. Pembangunan yang inklusif
Pembangunan inklusif adalah pembangunan yang mampu memberikan manfaat kepada seluruh lapisan masyarakat. Pembangunan yang perekonomiannya tumbuh secara dinamis.
IV.3 PROGRAM DAN KEGIATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN
Program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan pemerintah Kota Madiun adalah sesuai dengan yang ada Perda Nomor 12 Tahun 2003 tentang Rencana Induk Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengatasi Kemiskinan melalui program Tri Daya.
a. Pemberdayaan Manusia
1. Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). 2. Penanggulangan krisis.
3. Pemberian bantuan penanggulangan dampak krisis, bencana dan musibah.
4. Perlindungan dan jaminan sosial.
5. Pengembangan kesetiakawanan sosial. b. Pemberdayaan Usaha
1. Pengembangan dan pembinaan usaha mikro
2. Integrasi dan sinkronisasi upaya melalui pembentukan jaringan kemitraan diantara berbagai lembaga mitra
Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LP2KD) Kota Madiun Tahun 2012 31 3. Peningkatan kemandirian kelompok Keluarga miskin (Gakin)
4. Program pengembangan sumber daya pendamping c. Pemberdayaan Lingkungan
Pengembangan dan pembinaan kelembagaan, infrastruktur program danlingkungan terutama di wilayah tertinggal, dikembangkan kegiatan-kegiatan untuk menciptakan lingkungan usaha yang kondusif, antara lain :
1. Meningkatkan akses wilayah pada fasilitas dan hasil pembangunan, khususnya fasilitas-fasilitas yang menungkinkan diakses oleh keluarga miskin yang baru mulai dengan usaha ekonomi produktif.
2. Meningkatkan kesiapan masyarakat dan keluarga di wilayah tertinggal untuk dapat mengikuti upaya-upaya pengentasan kemiskinan dengan mengajak keluarga miskin untuk bergabung dengan usaha mereka yang sudah maju. 3. Meningkatkan kesiapan sumber-sumber pembangunan ekonomi mikro lain
yang diperlukan untuk mendukung upaya pengentasa kemiskinan. IV.4 PENGADUAN MASYARAKAT
Mengenai program kegiatan yang berbasis pada penanggulangan kemiskinan, masyarakat Kota Madiun khususnya dapat melakukan koordinasi mengenai perencanaan dan pelaksanaan kegiatan maupun permasalahan yang ada di lapangan terkait dengan berbagai upaya di bidang penanggulangan kemiskinan pada TKPKD Kota Madiun.
Pengaduan permasalahan, pertanyaan atau koordinasi dapat disampaikan baik secara langsung maupun secara tertulis dengan metode penanganan permasalahan dilakukan secara hierarki dan birokrasi, karena TKPKD Kota Madiun merupakan salah satu sistem organisasi yang melekat di dalam tata pemerintahan.
Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LP2KD) Kota Madiun Tahun 2012 32 BAB V
KOORDINASI DAN PENGENDALIAN PELAKSANAAN PROGRAM