BAB VII. Kebijakan Umum dan Program Pembangunan Daerah
7.1 Kebijakan Umum
Kebijakan umum pembangunan Kota Bekasi sebagai berikut:
1. Mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan usaha masyarakat untuk meningkatkan indeks daya beli dan laju pertumbuhan ekonomi.
2. Membangun iklim usaha yang kondusif dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia untuk menekan tingkat pengangguran dan membuka lapangan kerja baru.
3. Penguatan kelembagaan koperasi dengan meningkatkan jumlah koperasi aktif.
4. Peningkatan aksesibilitas permodalan dengan membentuk BLUD pengelola dana bergulir bagi UMKM serta pengembangan dan reorientasi sektor usaha UMKM kearah industri kreatif.
5. Pengembangan usaha perdagangan melalui pembangunan pasar tradisional modern dan sentra industri kreatif.
6. Pengembangan pariwisata dan budaya yang berorientasi pada konservasi dan kemajemukan budaya melalui penyelenggaraan event wisata kreatif secara periodik dengan mendorong partisipasi masyarakat sebagai pemrakarsa dan pengelola event.
7. Deregulasi kebijakan investasi dan pembentukan kelembagaan pengelola penanaman modal dan perijinan terpadu untuk mendorong peningkatan investasi.
8. Peningkatan layanan pendidikan melalui wajib belajar 12 tahun untuk mendukung peningkatan pencapaian rata-rata lama sekolah dan tingkat kelululusan.
83
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah – RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018
9. Peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan SDM, pembangunan infrastruktur dan pengembangan sistem layanan kesehatan untuk meningkatkan pencapaian indeks kesehatan.
10. Peningkatan mitigasi bencana dan penanganan masalah kesejahteraan sosial melalui peran serta masyarakat dan penguatan kelembagaan.
11. Peningkatan aktualisasi peran pemuda dalam pembangunan melalui pelibatan organisasi kepemudaan, prestasi olahraga, wawasan kebangsaan, serta orientasi wirausaha berbasis kreativitas.
12. Peningkatan peran serta perempuan dalam pembangunan, perlindungan perempuan dan anak untuk mendukung pencapaian kesetaraan gender. 13. Peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pengendalian pertumbuhan
penduduk.
14. Peningkatan layanan administrasi kependudukan melalui pembangunan sistem kependudukan berbasis IT.
15. Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan, jembatan dan drainase.
16. Peningkatan pra sarana dan sarana transportasi terpadu melalui pembangunan jalur pejalan kaki, jalur khusus sepeda, pengembangan “Commuter Transit Parking” perencanaan MRT dan perencanaan terminal induk regional.
17. Pengendalian kepadatan perumahan dan permukiman melalui pengembangan hunian vertikal.
18. Pengendalian pemanfaatan ruang sesuai RTRW Kota Bekasi 2011 – 2031. 19. Peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui pengelolaan sampah, ruang
terbuka hijau, pengendalian pencemaran air, dan pengendalian pencemaran udara dengan melibatkan partisipasi masyarakat untuk mencapai perolehan Adipura.
20. Peningkatan sanitasi masyarakat melalui perluasan cakupan pelayanan air bersih, air limbah.
21. Pengembangan prasarana dan sarana komunikasi untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap informasi.
22. Peningkatan kualitas perencanaan pembangunan dengan menerapkan prinsip SMART (specific, measurable, attainable, realistic, time bound) dan visioner yang didukung pengendalian dan evaluasi yang optimal.
23. Peningkatan peran serta lembaga kemasyarakatan dalam pembangunan. 24. Reformasi Birokrasi untuk mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang
baik.
25. Peningkatan ketentraman dan ketertiban melalui pengembangan wawasan kebangsaan.
Selanjutnya kebijakan pembangunan Kota Bekasi dijabarkan atas masing-masing urusan pembangunan sebagai berikut:
84
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah – RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018
1. Pendidikan
Arah kebijakan pembangunan pada urusan pendidikan adalah sebagai berikut:
a. Menguatkan mutu pendidikan untuk meningkatkan angka kelulusan pada setiap jenjang pendidikan.
b. Memberantas buta aksara pada penduduk usia 15 tahun keatas yang masih terjadi di Kota Bekasi.
c. Memperluas cakupan dan mempermudah bantuan pendidikan kepada masyarakat tidak mampu melalui Kartu Bekasi Smart.
d. Pengembangan Perguruan Tinggi Negeri. 2. Kesehatan
a. Meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan SDM, pembangunnan infrastruktur dan pengembangan sistem layanan kesehatan.
b. Melaksanakan SPM bidang kesehatan secara konsisten untuk mencapai pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
c. Meningkatkan cakupan warga miskin penerima fasilitas jaminan kesehatan daerah melalui Kartu Bekasi Health.
d. Menetapkan program bersama “Bekasi Sehat 2017” dimana seluruh rumah tangga Kota Bekasi telah memiliki sanitasi yang baik.
3. Pekerjaan umum
a. Membangun dan memelihara infrastuktur jalan, jembatan dan drainase. b. Meningkatkan prasarana dan sarana transportasi terpadu melalui
pembangunanjalur pejalan kaki (pedestrian), jalur khusus sepeda, pengembangan commuter transit parking, perencanaan mass rapid transit, dan perencanaan terminal induk regional.
c. Menerapkan pembangunan yang ramah lingkungan pada proyek-proyek pembangunan infrastruktur pekerjaan umum.
d. Meningkatkan pengawasan dan pemantauan pekerjaan umum untuk meminimalisir potensi penyelewengan.
4. Perumahan rakyat
a. Membatasi perkembangan pembangunan perumahan horizontal dan meningkatkan pengembangan hunian vertikal.
b. Mengalokasikan lahan untuk pemenuhan kebutuhan perumahan vertikal (rumah susun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
c. Mengembangkan hunian vertikal di kawasan padat dan kumuh melalui peremajaan kawasan dilengkapi ruang terbuka hijau dan prasarana kawasan yang memadai.
d. Mengatur intensitas bangunan perumahan dengan pengawasan yang ketat terhadap ijin pembangunan perumahan.
85
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah – RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018
5. Penataan ruang
a. Mengendalikan penataan ruang sesuai RTRW Kota Bekasi tahun 2011-2031.
b. Mewujudkan luasan Ruang Terbuka Hijau hingga 30% dari wilayah Kota Bekasi.
c. Menata perijinan penggunaan ruang yang tidak sesuai dengan peruntukan.
d. Menguatkan perencanaan penataan ruang dengan penyusunan RUTRK-RDTRK hingga tingkat kecamatan.
6. Perencanaan pembangunan
a. Mengembangkan indikator perencanaan pembangunan yang SMART (specific, measurable, attainable, reallistic, time bound).
b. Menguatkan peran pengendalian dan evaluasi pembangunan.
c. Menguatkan kualitas data dan informasi bagi perencanaan pembangunan.
d. Meningkatkan kapasitas aparatur perencanaan di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Bekasi.
7. Perhubungan
a. Meningkatkan daya angkut dan kenyamanan angkutan umum.
b. Mengembangkan moda transportasi massal yang integral dengan moda transportasi massal di wilayah sekitar Kota Bekasi.
c. Meningkatkan keamanan di lingkungan terminal, statsiun dan di dalam kendaaran umum.
8. Lingkungan hidup
a. Peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, pengendalian pencemaran air, dan pengendalian pencemaran udara dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
b. Melakukan upaya meraih kembali Adipura.
c. Melakukan perluasan cakupan pelayanan air bersih dan perluasan cakupan pengelolaan air limbah.
d. Melakukan pengendalian terhadap dampak buruk limbah rumah tangga terhadap lingkungan.
e. Mengoptimalkan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau sebagai sarana sosial bagi masyarakat.
f. Mengembangkan sektor wisata lingkungan/ekowisata perkotaan. 9. Pertanahan
a. Menguatkan sistem administrasi pertanahan. b. Menyelesaikan konflik pertanahan yang terjadi. 10. Kependudukan dan catatan sipil
a. Melakukan penataan administrasi kependudukan.
b. Meningkatkan cakupan keterdataan penduduk dan tingkat kepemilikan dokumen dasar kependudukan.
86
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah – RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018
c. Meningkatkan layanan administrasi kependudukan melalui pembangunan sistem kependudukan berbasis IT.
11. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
a. Melakukan penyelerasan kebijakan peningkatan kualitas ibu dan anak. b. Meningkatkan kualitas hidup anak dan perempuan serta meningkatkan
perlindungan terhadap anak dan perempuan.
c. Meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan. 12. Keluarga berencana dan keluarga sejahtera
a. Secara berangsur-angsur mengurangi jumlah keluarga pra sejahtera dan sejahtera 1.
b. Melakukan pembinaan yang berkesinambungan dengan melibatkan institusi keagamaan untuk mencegah penyebaran penyakit menular seksual.
c. Melakukan pendampingan kepada pasangan keluarga baru dan pencerdasan keluarga berencana.
13. Sosial
a. Melakukan pemberdayaan fakir miskin dan penyandang masalah kesejahteraan sosial dalam kegiatan kewirausahaan.
b. Meningkatkan kualitas terhadap akses masyarakat berkebutuhan khusus bagi pelayanan dan fasilitas umum.
c. Peningkatan mitigasi bencana melalui peningkatan partisipasi masyarakat.
14. Ketenagakerjaan
a. Meningkatkan daya serap tenaga hingga hingga 50.000 tenaga kerja. b. Meminimalisir potensi perselisihan industrial antara pekerja dan
perusahaan.
c. Meningkatkan pembinaan dan pelatihan bagi calon tenaga kerja. 15. Koperasi dan UMKM
a. Memperkuat kelembagaan koperasi.
b. Meningkatkan akses permodalan bagi UMKM dengan membentuk BLUD pengelola dana bergulir.
c. Pengembangan dan reorientasi UMKM ke arah industri kreatif. 16. Penanaman modal
a. Deregulasi peraturan investasi daerah dan penyederhaan jangka waktu dan biaya pengurusan perijinan.
b. Membentuk lembaga pengelola penanaman modal dan perijinan terpadu. c. Mengembangkan sistem informasi pendaftaran pelaku usaha secara
online. 17. Kebudayaan
a. Meningkatkan promosi budaya (asli) daerah Kota Bekasi. b. Meningkatkan jumlah even-even budaya dan kesenian daerah. c. Mengembangkan potensi wisata budaya, seni dan sejarah Kota Bekasi.
87
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah – RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018
18. Kepemudaan dan olahraga
a. Meningkatkan aktualisasi peran pemuda melalui pelibatan organisasi kepemudaan.
b. Melakukan pembinaan dan pemberdayaan organisasi kepemudaan dan pelajar daerah.
c. Meningkatkan prestasi olahraga dan perbaikan fasilitas olahraga. d. Meningkatkan pembinaan generasi muda dalam wawasan kebangsaan
dan orientasi wirausaha berbasis kreativitas. 19. Kesatuan bangsa dan politik dalam negeri
a. Memperkuat wawasan kebangsaan sebagai cara meningkatkan ketertiban dan ketentraman lingkungan.
b. Meningkatkan peran serta masyarakat khususnya tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda dalam penguatan wawasan berbangsa dan bernegara.
20. Otonomi daerah, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian
a. Melakukan reformasi birokrasi dalam mencapai tata kelola kepemerintahan yang baik.
b. Menyelenggarakan pemerintah daerah dengan memegang teguh 10 prinsip good govenrnance secara konsisten.
c. Melakukan pengawasan, pemantauan dan evaluasi berkesinambungan terhadap hasil kinerja pembangunan daerah.
d. Meningkatkan kualitas pelaporan, akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah. 21. Ketahanan pangan
a. Mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras.
b. Menggalakkan promosi penganekaragaman sumber bahan pangan pokok.
c. Menjaga pasokan bahan pangan khusus buah dan sayuran.
d. Melakukan pencerdasan kepada masyarakat mengenai sumber bahan pangan alternatif pengganti daging.
22. Pemberdayaan masyarakat
a. Meningkatkan peran lembaga kemasyarakatan dalam kegiatan pembangunan.
23. Statistik
a. Melakukan peningkatan kualitas dan ketersediaan data dan informasi statistik daerah.
b. Meningkatkan sarana dan prasarana bidang statistik. 24. Kearsipan
a. Melakukan perawatan dan penyelamatan terhadap arsip daerah khususnya arsip-arsip bersejarah.
88
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah – RPJMD Kota Bekasi Tahun 2013-2018
a. Meningkatkan aksesibilitas informasi masyarakat melalui Mengembangkan zona-zona layanan internet cuma-cuma dan peningkatan sarana dan prasarana teknologi komunikasi dan informatika.
b. Meningkatkan kerja sama dengan pihak media massa dalam memperluas informasi perkembangan pembangunan daerah.
26. Perpustakaan
a. Meningkatkan promosi kunjungan perpustakaan. b. Memberikan insentif bagi profesi pustakawan. 27. Pertanian
a. Mengembangkan pola pertanian perkotaan.
b. Meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB. 28. Pariwisata
a. Mengembangkan pariwisata dan budaya yang berorientasi pada konservasi dan kemajemukan budaya melalui penyelenggaraan event wisata secara periodik.
b. Menggiatkan promosi wisata Kota Bekasi secara luas dengan mendorong partisipasi masyarakat sebagai pemrakarsa dan pengelola event dan promosi pariwisata.
c. Meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB. 29. Perdagangan
a. Melakukan pembinaan terhadap pedagang asongan dan pedagang kaki lima.
b. Mengembangkan sentra-sentra perdagangan rakyat .
c. Mengembangkan pilot project pasar tradisional modern dan sentra industri kreatif.
30. Industri
a. Meningkatkan penyerapan dan penerapan teknologi tepat guna oleh industri kecil dan menengah.
b. Memberikan dukungan pendampingan bagi industri kecil yang baru berkembang.
31. Ketransmigrasian
a. Melakukan promosi transmigrasi bagi penduduk Kota Bekasi.