• Tidak ada hasil yang ditemukan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1.3 Kebutuhan Fungsional Model

Kebutuhan fungsional model menjelaskan kebutuhan-kebutuhan dalam membangun model yang meliputi perangkat keras, perangkat lunak, dan pemeliharaan sistem.

a. Kebutuhan perangkat lunak dan perangkat keras.

Perangkat lunak yang dibutuhkan untuk membangun program ActivatedSludge.0.1 dan menjalankan program ini antara lain menggunakan sistem

31

operasi Windows Seven Home Premium, Microsoft Access 2007 , Adobe flashplayer 10.0, serta perantara koneksi database MySQL dengan ODBC connector.

Kebutuhan-kebutuhan perangkat keras untuk menjalankan program ActivatedSludge.0.1 antara lain prosesor IntelI core duo 1.73 GHz atau yang setara, RAM minimal 1.5 GB, Ruang kosong pada hardisk sebesar 100 MB, Printer dan monitor sebagai media keluaran data, dan perangkat lain seperti keyboard dan mouse.

b. Pemeliharaan model.

Pemeliharaan model yang telah dibuat diperlukan agar model yang telah dibangun dan menjadi sebuah program aplikasi dapat digunakan dengan baik dan mengurangi terjadinya kerusakan pada program. Kegiatan pemeliharaan meliputi pembaruan data dan pemeliharaan data dari kerusakan data yang disebabkan oleh pengguna ataupun kesalahan sistem.

4.2 Desain Model Berbasis UML (Unified Language Modeling)

Pada tahapan desain model, perancangan dilakukan menggunakan UML (Unified modeling language). UML adalah metode pemodelan berbasis objek yang memudahkan pengembang sistem dalam perancangan model dan penterjemahan modelnya ke dalam bahasa pemrograman (Boggs and Boggs,2002). Di dalam UML terdapat diagram-diagram yang digunakan untuk merancang suatu model. Pada perancangan program ActivatedSludge0.1 ini, diagram-diagram yang digunakan dalam perancangan yaitu diagram-diagram kasus, diagram-diagram aktivitas, diagram-diagram keadaan, dan diagram kelas. Pembuatan diagram – diagram tersebut menggunakan perangkat lunak Power designer 15.3.

4.2.1 Use Case Diagram (Diagram Kasus)

Hal pertama yang dilakukan dalam merancang model ActivatedSludge.0.1 berbasis objek menggunakan UML adalah membuat diagram kasus (Use case diagram). Diagram kasus adalah diagram yang menunjukkan hubungan antara aktor dan kasus yang terjadi dengan sistem yang akan dibuat. Diagram ini juga sering digunakan untuk memberikan Gambaran bagian-bagian yang dibutuhkan dalam membangun sistem atau model proses bisnis dan analisis kebutuhan yang digunakan pada model diagram kasus sistem (Ambler,2005).

Pada diagram kasus pemodelan proses lumpur aktif ini terdapat aktor, hubungan (Relationship), dan kasus yang terjadi di dalam model yang dibangun. Aktor merupakan segala sesuatu yang berinteraksi dengan model yang dibangun , Berdasarkan diagram kasus yang ditunjukkan pada Gambar 14 maka yang menjadi aktor dalam diagram kasus model ini adalah staf/operator pengolahan limbah cair. Terdapat Sembilan kasus pada usecase diagram model proses lumpur aktif yang dicirikan dengan bentuk elips, Sembilan kasus tersebut terdiri dari lima kasus perhitungan utama, dua kasus include, dan dua kasus extend. Aksi atau kasus yang dapat dilakukan pada pemodelan ini yaitu pemilihan industri, proses input nilai karakteristik air limbah, proses perhitungan penyisihan BOD, nitrogen, dan fosfor, melihat Tabel nilai koefisien, melihat daftar istilah, dan yang terakhir adalah melihat nilai SDNR pada grafik untuk menghitung penyisihan nitrogen. Tahap pertama yang dilakukan oleh aktor yaitu pemilihan industri setelah itu melakukan input nilai karakteristik air limbah, kemudian melakukan proses perhitungan. Relationship pada diagram kasus merupakan suatu hubungan yang menjelaskan interaksi antar kasus pada model yang dibangun. Pada hubungan antar kasus terdapat hubungan extend dan include. Include adalah hubungan yang digunakan jika kasus yang pertama merupakan syarat penting terhadap kasus yang lainnya. Sedangkan extend

32

adalah kebalikan dari include, yaitu hubungan yang terjadi jika suatu kasus tidak harus dipenuhi oleh kasus lain jika kasus yang lain tersebut telah terpenuhi syaratnya.

<<extend>>

<<include>>

Melihat tabel nilai koefisien

Evaluasi nilai karakteristik air limbah

Perhitungan proses penyisihan BOD

Keterangan :

Gambar 13. Contoh hubungan extend dan include.

Berdasarkan Gambar 13 dapat dijelaskan bahwa Tabel nilai koefisien menjadi extend bagi perhitungan penyisihan BOD, karena jika operator yang melakukan perhitungan telah mengetahui nilai yang akan diinputkannya maka operator tersebut tidak diharuskan melihat Tabel nilai koefisien terlebih dahulu. Nilai karakteristik air limbah merupakan include bagi proses penyisihan BOD, hal tersebut karena nilai karakteristik air limbah merupakan syarat untuk melakukan perhitungan sehingga nilainya harus diinputkan terlebih dahulu.

Extend : Suatu kasus yang harus dipenuhi oleh kasus lain Include : Suatu kasus yang tidak harus dipenuhi oleh kasus

lain

: Notasi yang menggambarkan suatu kasus : Notasi yang menggambarkan hubungan antar

kasus

33

<<include>>

<<include>>

<<include>>

<<include>>

<<extend>>

<<extend>>

<<extend>>

<<extend>>

<<extend>>

<<extend>>

<<extend>>

<<extend>>

<<include>>

Memilih industri

Evaluasi nilai karakteristik air limbah

Menghitung proses penyisihan BOD

Menghitung proses penyisihan BOD-nitrifikasi

Menghitung proses penyisihan nitrogen

Menghitung proses penyisihan fosfor

Melihat tabel daftar istilah

Melihat tabel nilai koefisien Operator divisi

pengolahan limbah cair

Melihat grafik nilai SDNR (Spesific denitrification rate)

Keterangan :

Gambar 14. Diagram kasus model program proses lumpur aktif.

Extend : Suatu kasus yang harus dipenuhi oleh kasus lain Include : Suatu kasus yang tidak harus dipenuhi oleh kasus

lain

: Notasi yang menggambarkan suatu kasus : Notasi yang menggambarkan hubungan antar

kasus

34

4.2.2 Diagram Aktivitas (Activity Diagram)

Diagram aktivitas menggambarkan berbagai aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing aktivitas berawal, keputusan (decision) yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Diagram aktivitas juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi. Diagram aktivitas menggambarkan proses-proses dan jalur-jalur aktivitas dari level atas secara umum. Sebuah aktivitas dapat direalisasikan oleh satu kasus atau lebih. Aktivitas menggambarkan proses yang berjalan . Diagram aktivitas akan sulit dipahami jika di dalamnya terdapat banyak pemilihan atau alternatif (Boggs and Boggs,2002). Gambar 15 merupakan diagram aktivitas model proses lumpur aktif (activatedsludge.0.1).

Berdasarkan diagram aktivitas model activatedsludge.0.1 , diagram aktivitas dimulai dengan notasi bulat hitam yang disebut dengan Initial node dan berakhir dengan bulatan putih yang disebut activity final. Pada diagram aktivitas model ini terdapat kegiatan-kegiatan yang akan terjadi pada model activatedsludge.0.1 yang dicirikan dengan bentuk segiempat dan terdapat juga pengambilan keputusan yang dicirikan dengan simbol diamond, pemilihan terjadi jika terdapat pilihan pada model. Berdasarkan diagram aktivitas pada Gambar 15 dapat dilihat bahwa aktivitas yang pertama kali dapat dilakukan oleh pengguna (operator divisi pengolahan limbah cair) setelah menjalankan aplikasi adalah memasukkan nama pengguna dan kata sandi pada halaman login. Kemudian terdapat pemilihan karakteristik air limbah berdasarkan data industri yang telah disediakan untuk melakukan proses perhitungan, hasil perhitungan yang didapatkan dapat dicetak dan jika pengguna ingin melanjutkan perhitungan, maka pengguna dapat kembali ke pemilihan proses perhitungan. Apabila pengguna tidak ingin melanjutkan proses perhitungan maka terdapat pilihan keluar dari program. Perhitungan yang dilakukan ada empat jenis yaitu penyisihan BOD, BOD-nitrifikasi, penyisihan nitrogen dan penyisihan fosfor.

35

Gambar 15. Diagram aktivitas model program proses lumpur aktif (activatedsludge.0.1).

: Notasi yang menggambarkan suatu aktivitas : Notasi yang menggambarkan suatu alternative

pilihan

: Notasi yang menggambarkan awal dan akhir sistem

: Notasi yang menggambarkan hubungan antar kasus

Exit program Start

[NO]

[YES]

[YES]

[Success]

[NO]

[NO] Decision exit Membuka tampilan antarmuka program

Menunjukkan tampilan antarmuka program

Menunjukkan halaman login

Melakukan login

Menampilkan halaman pemilihan industri Memilih industri

Menunjukkan halaman pemilihan proses perhitungan

Memilih proses perhitungan

Memasukkan nilai input Menunjukkan halaman perhitungan

Mencetak hasil perhitungan

Keluar dari program

Decision login

Decision perhitungan

Menampilkan hasil perhitungan

36

4.2.3 Diagram Keadaan (Statechart Diagram)

Diagram keadaan merupakan diagram yang mendefinisikan perilaku suatu objek atau keseluruhan objek. Ruang lingkup diagram keadaan adalah kehidupan seluruh objek (Ojo and Estevez,2005). Sangat bermanfaat apabila kita membuat diagram ini terlebih dahulu dalam memodelkan sebuah proses untuk membantu memahami proses secara keseluruhan. Diagram keadaan dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa kasus pada diagram kasus. Gambar 16 menunjukkan diagram keadaan model proses lumpur aktif secara keseluruhan pada penerapannya di pemrograman.

Diagram keadaan terdiri dari keadaan awal dan keadaan akhir, aktivitas/keadaan (state), kemudian suatu keadaan dengan keadaan lainnya dihubungkan oleh suatu notasi yang disebut relationship (tanda panah). State adalah kondisi-kondisi yang terjadi di dalam model yang dibangun dan memiliki hubungan satu sama lain sesuai urutan terjadi kondisinya.

Berdasarkan Gambar 16, dapat dilihat bahwa diagram ini diawali dengan simbol lingkaran hitam dan saat program akan berhenti maka diakhiri dengan keadaan akhir (lingkaran).

Kondisi yang terjadi pada umumnya sama dengan kegiatan – kegiatan yang ada pada diagram aktivitas, yang membedakannya adalah diagram keadaan merupakan akibat dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan. Contohnya jika pada diagram aktivitas melakukan pemilihan industri dan proses perhitungan, maka akibatnya kondisi pemilihan akan terproses dan akan selesai sehingga pada diagram keadaan terdapat kondisi “Finished selection process”.

37

Start

End [memilih perhitungan]

[Perhitungan terpilih]

[Konfirmasi pemilihan perhitungan]

[Melakukan input parameter perhitungan]

[Parameter perhitungan telah diinputkan]

[Konfirmasi nilai parameter]

[Melakukan perhitungan]

[Perhitungan selesai]

[Mencetak hasil perhitungan]

[YES]

[Batal melakukan perhitungan]

[YES]

[NO]

Pemilihan industri

Pemilihan perhitungan

Proses pemilihan selesai

Konfirmasi

Halaman nilai input

Input nilai selesai

Konfirmasi nilai input

Proses perhitungan

Perhitungan selesai

Cetak hasil perhitungan

Batal

Keterangan :

Gambar 16. Diagram keadaan model proses lumpur aktif (activatedsludge.0.1).

: Notasi yang menggambarkan suatu keadaan : Notasi yang menggambarkan awal dan akhir

sistem

: Notasi yang menggambarkan hubungan antar keadaan

38

4.2.4 Diagram Kelas (Class diagram)

Diagram kelas adalah diagram yang menunjukkan kelas-kelas dari sistem atau model yang dibangun, hubungan timbal balik, operasi dan atribut kelas. Diagram kelas ini juga digunakan untuk menganalisis persyaratan dalam bentuk analisis / konseptual model dan menggambarkan detail perancangan berbasis objek atau pemrograman berbasis objek. Sebuah kelas model terdiri dari satu atau lebih kelas diagram yang mendukung spesifikasi yang menggambarkan unsur-unsur model, termasuk kelas, hubungan antar kelas, dan tampilan antar muka (Ambler,2005).

Pada suatu kelas terdiri dari objek-objek yang memiliki nama kelas, atribut, dan operasi (Ojo and Estevez,2005). Menurut Sumirat (2010), nama kelas haruslah unik, karena ini adalah identitas yang dimiliki oleh setiap kelas. Atribut menunjukkan informasi yang dimiliki oleh suatu kelas, bisa juga disebut informasi yang berhubungan dengan kelas. Operasi digunakan untuk menunjukkan apa yang suatu kelas bisa lakukan atau apa yang bisa dilakukan pada suatu kelas. Sebelum membuat diagram kelas, sebaiknya terlebih dahulu membuat usecase dan diagram aktivitas agar mempermudah identifikasi kelas pada model.

0..1

Operator (staff) divisi pengolahan limbah cair - Jenis industri : int + pilih jenis industri ()

...

- SDNR (spesific denitrification rate) : int

Keterangan :

Gambar 17. Diagram kelas model proses lumpur aktif (perangkat lunak activatedsludge.0.1).

: Notasi yang menggambarkan suatu kelas : Notasi yang menggambarkan hubungan antar

kelas

39

Gambar 17 merupakan contoh diagram kelas model proses lumpur aktif (perangkat lunak activatedsludge.0.1). pada diagram tersebut digambarkan kelas-kelas yang menyusun model activatedsludge.0.1. Setiap kelas pada umumnya memiliki dua bagian utama yaitu bagian pertama berisi nama kelas dan bagian kedua berisi atribut kelas. Misalnya pada kelas proses perhitungan, yang menjadi nama kelas adalah proses perhitungan, dan atribut kelas yang dimiliki antara lain karakteristik air limbah, penyisihan BOD, penyisihan nitrogen, dan penyisihan fosfor. Pembuatan diagram kelas membantu pengembang mendapatkan struktur sistem/model dan menghasilkan rancangan sistem/model yang baik. Sehingga jika ditemukan kesalahan pada sistem, maka pengembang cukup memeriksa kelas-kelas yang salah atau menambahkan objek-objek yang dibutuhkan kelas dalam pengembangan sistem/modelnya.

4.2.5 Desain Basis Data

Basis data biasanya merupakan salah satu bagian dari suatu sistem informasi yang besar yang antara lain terdiri dari data, perangkat lunak DBMS (database management sistem), perangkat keras computer, perangkat lunak dan sistem operasi computer, program-program aplikasi dan pemrograman (Anonim,2011). Perancangan basis data merupakan tahapan pendukung sistem yang menggunakan data-data pada pengembangannya.

Perancangan basis data diperlukan untuk memudahkan pengembang dalam pengembangan sistem/modelnya dalam hal pemeliharan data. Perancangan yang baik dapat memudahkan pengembang jika terdapat kesalahan pada sistem atau model yang akan dibangun. Desain basis data terdiri dari data model dan kapasitas akses data. Data model dibagi menjadi dua yaitu secara konseptual (conceptual data model) dan secara pisikal (physical data model).

4.2.5.1 CDM (Conceptual Data Model)

Data model adalah sekumpulan konsep yang digunakan untuk menjelaskan struktur dari basis data dan memberikan Gambaran tingkat-tingkat abstraksi data. Data model juga mencakup sekumpulan operasi yang dapat dilakukan terhadap data yang dihimpun dalam basis data. Terdapat tiga kategori dari model data yaitu conceptual data model, implementation data model, dan physical data model (Murni,2011). Pada subbab ini akan dijelaskan tentang model data konseptual (CDM) dan contohnya dalam pemodelan proses lumpur aktif (aplikasi activatedsludge.0.1). Murni (2011) kembali menjelaskan, CDM merupakan model data yang memberikan Gambaran yang lengkap dari struktur basis data yaitu arti, hubungan, dan batasan-batasan. Konsep ini mudah dimengerti oleh pengguna karena konsep ini menggunakan konsep sepeti diagram kelas yang memiliki atribut, entitas, dan hubungan antar entitas. Manfaat Penggunaan CDM dalam perancangan database yaitu sebagai alat komunikasi antar pemakai basis data, designer, dan analisis. Pada CDM juga menggunakan kelas-kelas pada modelnya, sehingga skema dari CDM sama dengan diagram kelas. Gambar 18 menunjukkan hasil perubahan database ke CDM.

40

Operator (staff) divisi pengolahan limbah cair - Jenis industri : int + pilih jenis industri ()

...

- SDNR (spesific denitrification rate) : int

Gambar 18. Contoh CDM model proses lumpur aktif (activatedsludge.0.1).

Berdasarkan Gambar 18 dapat dilihat bahwa data model secara konseptual terdiri dari kelas-kelas, kelas tersebut terdiri dari kelas pengguna (staf penanganan limbah), manajer, kelas admin, kelas data akhir(kumpulan hasil perhitungan), industri, Gambar, proses perhitungan dan daftar istilah yang terdapat pada proses perhitungan atau di dalam model proses lumpur aktif.

4.2.5.2 PDM (Physical Data Model)

Merupakan model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antara data-data tersebut. Setiap Tabel mempunyai sejumlah kolom di mana setiap kolom memiliki nama yang unik. PDM merupakan konsumsi spesialis komputer yang mencakup detail penyimpanan data di komputer. Pada konsep ini data direpresentasi dalam bentuk record format, record oredering, dan access path (Setiawan,2009). Gambar 19 merupakan contoh PDM dari model proses lumpur aktif (activatedsludge.0.1).

41

Gambar 19. Contoh PDM model proses lumpur aktif (iactivatedsludge.0.1).

Setelah kelas-kelas diubah ke PDM, maka selanjutnya kelas-kelas tersebut akan diubah menjadi database yang akan digunakan dalam pengembangan perangkat lunak pada tahapan implementasi model. Pada proses pembuatan database menggunakan dukungan dari perangkat lunak lainnya yaitu ODBC connector, yang menjadi perantara untuk membuat koneksi agar hasil generate dapat menjadi tabel-tabel data yang digunakan pada perhitungan model proses lumpur aktif (activatedsludge.0.1).

4.3 Implementasi Model

Implementasi model merupakan tahap penerjemahan perancangan model yang telah dibuat kedalam bahasa pemrograman sehinggga menjadi sebuah perangkat lunak. Tahap implementasi dimulai dengan mengidentifikasi kelas-kelas yang telah dibuat pada deigram kelas.

Data-data yang akan digunakan dapat diketahui dari identifikasi kelas-kelas tadi, sehingga memudahkan dalam proses perancangan model perangkat lunak. Pada implementasi model, proses implementasi didukung oleh perangkat lunak lain agar pengembangan program menjadi lebih baik.

42

Tahapan implementasi perangkat lunak model proses lumpur aktif (activatedsludge.0.1) meliputi desain model perangkat lunak, pemrograman, sehingga akan dihasilkan tampilan program activatedsludge.0.1. Diagram alir tahapan implementasi model dapat dilihat pada Gambar 20.

START

END Desain Model Perangkat Lunak (Ms. Visio, Flash Vortex, Paint, Ms.

Powerpoint)

Pemrograman model activated

sludge Dengan Borland

Delphi 7.0

Pengolahan database dengan MySQL dan ODBC

connector

Program Activated sludge 0.1

Gambar 20. Diagram alir proses implementasi model perangkat lunak Activatedsludge.0.1.

43

4.3.1 Desain Model Perangkat Lunak

Perancangan program model perangkat lunak dari proses lumpur aktif menggunakan program Microsoft Visio 2007 yang merupakan paket dari program Microsoft Office 2007 . Proses perancangan dilakukan dengan mengidentifikasi halaman-halaman (form) apa saja yang dibutuhkan. Halaman tersebut disesuaikan dengan perancangan model yang menggunakan metode UML yaitu dengan melihat kembali diagram-diagram yang telah dibuat sebelumnya yang bertujuan untuk memudahkan identifikasi form yang dibutuhkan. Setelah diidentifikasi, maka halaman yang dibutuhkan dibagi menjadi tiga kelompok yaitu halaman pertama, halaman utama, dan halaman proses perhitungan. Halaman pertama terdiri dari splash screen dan halaman login. Pada halaman tersebut, pengguna harus memasukkan nama dan kata sandi yang telah terdaftar sehingga dapat masuk ke halaman selanjutnya. Yang kedua yaitu halaman utama yang terdiri pemilihan industri dengan nilai karakteristik air limbahnya dan pemilihan proses perhitungan seperti penyisihan BOD, penyisihan BOD-nitrifikasi, penyisihan nitrogen, dan penyisihan fosfor, serta proses tambahan yaitu evaluasi karakteristik air limbah dan skema tiap proses perhitungan. Tampilan antarmuka program dibuat dengan dukungan flash yang telah tersedia di dalam perangkat lunak Delphi 7.0 . Contoh perancangan perangkat lunak model proses lumpur aktif yang mengguanakan perangkat lunak Microsoft Visio 2007 dapat dilihat pada Gambar 21.

ActivatedSludge.0.1 ActivatedSludge.0.1

BOD Removal

Introduction Calculation process Form Glossary Tools Wastewater Characterization

Process Flow

Gambar 21. Perancangan halaman proses perhitungan dengan Microsoft Visio.

Manajemen basis data pada program activatedsludge.0.1 adalah basis data online (online database) sehingga memungkinkan diintegrasikan dengan perangkat lunak berbasis web (web based application). Manajemen basis data online yang digunakan adalah MySQL (Oracle 2009) dengan koneksi yang digunakan adalah open database connection (ODBC) .

4.3.2 Desain Struktur Perangkat Lunak

Pembuatan perangkat lunak activatesludge.0.1 merupakan proses penerjemahan desain sebelumnya ke dalam bahasa pemrograman agar dapat diterjemahkan menjadi sebuah perangkat lunak yang aplikatif. Pemrograman dilakukan dengan program Delphi 7.0. Tahapan pertama pemrograman perangkat lunak adalah pembuatan struktur database yang dihasilkan dari diagram kelas. Pembuatan struktur database diawali dengan membuat model data

44

kospetual (conceptual data model) yang menjelaskan bagaimana pengguna memperlakukan data. Model data konseptual dari paket program activatedsludge.0.1 disajikan pada Gambar 18. Selanjutnya model data konseptual yang dibuat dinormalisasi agar menjadi model data fisik (physical data model) yang sesuai dengan kenyataan. Model data fisik yang dibuat merupakan model database sesungguhnya yang selajutnya diubah menjadi perintah SQL untuk diaplikasi pada DBMS MySQL. Model data fisik dari paket program activatedsludge.0.1 disajikan pada Gambar 19. Selanjutnya adalah proses penerjemahan digram-diagram UML yang telah dibuat sebelumnya ke dalam bahasa pemrograman. Tahap ini dimulai dengan menerjemahkan diagram kelas ke dalam bahasa pemrograman karena diagram kelas merupakan diagram yang menggambarkan keadaan statis dari sebuah sistem.

Kelas atau objek yang telah dirubah ke dalam bahasa pemrograman dan lengkap dengan atribut dan prosedurnya, dilengkapi dengan komponen-komponen untuk komunikasi dengan pengguna (graphic user interface /GUI). GUI digunakan untuk menerima masukan dan menampilkan hasil pengolahan data dan informasi agar lebih user friendly. Komponen GUI meliputi form, edit text, label, button, listbox, dan sebagainya (Syaifudin,2011).

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perancangan program activatedsludge.0.1 dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu halaman pertama (First form), halaman utama (Home form), dan halaman perhitungan (Calculation form). Komponen GUI yang digunakan untuk membangun perangkat lunak ini terdiri dari label, edit text, button, panel, groupbox, listbox, ADO, mainmenu, tabsheet, DBGrid dan komponen untuk melakukan report hasil perhitungan (quickreport). Paket program activatedsludge.0.1 menggunakan tiga puluh tujuh halaman (form) yang digunakan untuk interaksi dengan pengguna program dimana semua halaman dapat diakses oleh pengguna yang memiliki nama pengguna dan kata sandi.

Halaman pertama (first form) meliputi splash screen dan halaman login. Splash screen dibuat menggunakan komponen timer dan didukung oleh penggunaan komponen flash (ActiveX) yang semuanya terdapat pada delphi. Selanjutnya akan muncul halaman login dimana terdapat perintah untuk memasukkan nama pengguna dan kata sandi. Jika pengguna tidak memiliki dua faktor tersebut, maka pengguna dapat melakukan registrasi dengan cara masuk ke dalam halaman daftar yang perintahnya tersedia pada halaman login. Apabila nama pengguna dan kata sandiyang dimasukkan benar, setelah itu pengguna dapat menggunakan program untuk melakukan perhitungan proses lumpur aktif. Halaman login dapat dilihat pada gambar 22 dibawah ini.

Gambar 22. Halaman login perangkat lunak Activated Sludge0.1

45

Halaman utama (home form) terdiri dari halaman pemilihan industri dengan nilai karaketeristik air limbahnya (Gambar 23) dan halaman pemilihan perhitungan (Gambar 24).

Pada halaman pemilihan industri, pengguna dapat memilih industri dan nilainya dapat terlihat setelah memilih karakteristik air limbah pada kotak pilihan contoh kasus industri. Jika pengguna memiliki nilai karakteristik air limbah yang berbeda dengan data yang ditampilkan, maka pengguna tidak perlu memilih industri dan nilai karakteristik air limbahnya. Pengguna tersebut dapat langsung ke halaman pemilihan perhitungan dengan mengabaikan halaman pemilihan industri. Pada halaman pemilihan perhitungan, peemilihan dilakukan sesuai dengan keinginan dari pengguna, halaman ini menyediakan perhitungan penyisihan BOD, penyisihan BOD-Nitrifikasi, penyisihan nitrogen, dan penyisihan fosfor yang dapat dipilih dengan cara klik tombol jenis perhitungan yang tersedia.

Gambar 23. Halaman pemilihan industri dengan nilai karakteristik air limbahnya.

46

Gambar 24. Halaman pemilihan perhitungan proses lumpur aktif pada perangkat lunak Activatedsludge.0.1.

Halaman perhitungan (calculation form) (Gambar 25) yaitu halaman yang disediakan untuk melakukan proses perhitungan. Pada halaman ini terdapat skema hasil proses perhitungan dan tabel nilai koefisien yang digunakan pada saat perhitungan, sehingga

Halaman perhitungan (calculation form) (Gambar 25) yaitu halaman yang disediakan untuk melakukan proses perhitungan. Pada halaman ini terdapat skema hasil proses perhitungan dan tabel nilai koefisien yang digunakan pada saat perhitungan, sehingga

Dokumen terkait