• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indikator Pencapaian Kompetensi

F. Langkah Pembelajaran

1. Kegiatan Awal ( 5 Menit )

a. Apersepsi

Guru mengembangkan pengetahuan siswa tentang pentingnya peranan menggambar teknik bagi seorang pelajar dan perancang . Kemudian guru menguraikan dengan jelas gambaran umum tentang menggambar teknik.

b. Motivasi

Pemahaman mengenai menggambar teknik sangat penting mengingat peranannya yang sangat berguna dan di butuhkanseorang perancang dalam kehidupan sehari-hari.

2. Kegiatan Inti ( 35 Menit )

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

a. Menjelaskan tentang menggambar teknik yaitu : gambar yang dibuat dengan mengikuti aturan-aturan tertentu bayangan dan pertimbangan lainnnya. secara obyektif aturan tersebut antara lain ukuran, skala, Dalam materi ini ada dua yang dikaji yaitu gambar tampak dan gambar perspektif. Tertapi sebelum melngkah ke gambar tampak dan gambar perspektif siswa harus kuasai dahulu cara menggunakan alat dan tata cara membuat garis terukur.

. (nilai yang ditanamkan: menghargai karya orang lain, kreatif, inovatif, kerja sama, rasa ingin tahu.);

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

a. Siswa dikelompokkan menjadi tiga kelompok (disesuaikan dengan jumlah siswa). (nilai yang

b. Kelompok pertama diberi tugas untuk mencari informasi tentang ragam gambar hias nusantara, baik melalui kunjungan langsung ke galeri atau sumber bacaan . (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur,

saling menghargai.kerja sama, tanggung jawab,menghargai prestasi,komunikatif);

c. Kelompok kedua diberi tugas untuk mencari teknik penggunaan alat dan bahan menggambar teknik

(nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.tanggung jawab);

d. Kelompok ketiga diberi tugas untuk mencari informasi ragam hias Nusantara dan perkembangannya

(nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai ,rasa ingin tahu.tanggung jawab);

e. Masing-masing kelompok mempersentasikan tugasnya di depan kelas, sedangkan kelompok yang lain menanggapi. (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai,kerjasama.tanggung

jawab,komunikatif, menghargai prestasi);

f. Dengan bimbingan guru, siswa membuat gambarb teknik (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur,

saling menghargai.rasa ingin tahu); Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:

a. Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling

menghargai, menghargai karya orang lain.rasa ingi tahu)

b. Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling

menghargai.rasa ingin tahu)

3. Kegiatan Akhir ( 5 Menit )

a. Guru dan siswa melakukan refleksi (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.); b. Penilaian (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.);

 Hasil kerja kelompok (kognitif)  Lembar pengamatan (afektif)  Unjuk karya (psiko motorik)

b. Siswa membuat garis secara terukur menggunakan alat bantu penggaris dan drawing pen atau rapido (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.rasa ingin tahu , mandiri).

c. Instrumen soal :

Buatlah kertas gambarmu menjadi empat bidang, bidang satu diisi dengan garis lurus vertikal dengan jarak antar garis selang – seling 2mm dan 3mm, bidang 2 lurus horizontal, bidang 3 lurus diagonal kanan, Bidang 4 lurus diagonal kiri.

H. Sumber dan Alat

Sumber : Buku Seni Rupa dan Desain,Agus Sachari KTSP 2006 Bahan : Kertas gambar A3, kertas kalkir.

Mengetahui, Jakarta, Januari 2013

Kepala SMA Negeri 78 Guru Bidang Studi

Drs. Endang Hidayat,SE.M.Ed Trihono. S.Pd. Nip. 195911201987031005 Nip.197109112010081001

SMA N 78

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RINTISAN SISTEM SKS SMA NEGERI 78 JAKARTA

NO. FORM F-KUR/08

Nama Sekolah : SMA Negeri 78 Jakarta Mata Pelajaran/Smtr : Pendidikan Seni Rupa / genap Beban Belajar : 2 SKS

Minggu ke : 14

Alokasi Waktu : 2 x 45’ tatap muka dan 2 x 45’ tugas terstruktur

Standar Kompetensi : Membuat karya seni kriya

Kompetens Dasar : Merancang karya seni kriya dengan mempertimbangkan fungsi dan corak Karya seni rupa terapan nusantara.( P3 )

Indikator Pencapaian Kompetensi

 Menyiapkan bahan dan alat sesuai jenis seni kriya yang telah dirancang (A1 )  Menggunakan alat dengan tepat ( P1)

 Menggabungkan teknik dan corak dengan kreasi sendiri ( P2 )  Menghasilkan karya seni kriya berdasarkan rancangan sendiri.( P3)

A.Tujuan Pembelajaran Siswa dapat :

1. Menyebutkan alat dan bahan membuat seni kriya 2. Menggunakan alat dan bahan dalam berkarya seni kriya 3. Mengeluarkan ide yang menarik dan kreatif

4. Membuat karya seni kriya baik dua atau tiga dimensi. 5. Mempresentasoikan karyannya di depan kelas. Karakter siswa yang di harapkan

 Menghargai keberagaman, kerja sama, menghargai karya orang lain, kreatif, inovatit,tanggung

jawab,bersahabat,komunikatif.

 Kewirausahaan /ekonomi kreatif

Kerja keras, kreatif, inofatif, rasa ingin tahu, mandiri, mengembangkan potensi diri.

B. Materi Pokok

Membuat karya seni kriya. C. Uraian Materi

 Proses pembuatan karya seni kriya  Corak ,warna dan kreasi

D. Pendekatan Kontekstual

E. Metode Pembelajaran

Diskusi, unjuk karya dan pengamatan karya F. Langkah Pembelajaran

Tatap Muka Terstruktur Mandiri

 Menyiapkan bahan dan alat  Menjelaskan

langkah-langkah dan teknik pembuatan seni kriya

 Proses pembuatan karya seni kriya

 Menyelesaikan dan menyempurnakan karya seni kriya.

G. Skenario Pembelajaran

1. Kegiatan Awal ( 5 Menit )

a. Apersepsi

Guru mengembangkan pengetahuan siswa tentang pentingnya peranan menggambar teknik bagi seorang pelajar dan perancang . Kemudian guru menguraikan dengan jelas gambaran umum tentang menggambar teknik.

b. Motivasi

Pemahaman mengenai menggambar teknik sangat penting mengingat peranannya yang sangat berguna dan di butuhkanseorang perancang dalam kehidupan sehari-hari.

2. Kegiatan Inti ( 35 Menit )

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

a. Menjelaskan alat dan bahan untuk seni kriya yaitu tergantung kepada kriya apa yang akan dibuat.misalnya untuk membatik dibutuhkan pelatan seperti : canting, malam , kompor kecil, wajan kecil, kwas, pewarna naptol, kain dan peralatan untuk pewarnaan seperti bak, ember dan sebagainya.

b. Menjelaskan teknik membuat batik tulis Alat dan bahan :

1. Kain mori, adalah kain polos sebagai media batik , misalnya sutra atau katun 2. Malam yaitu sejenis lilin berwartna coklat untuk menutupi sketsa.

3. Naptol, pewarna untuk membatik

malam padsa kain.

5. Kompor mini untuk mencairkan malam selama proses pembatikan brlangsung. 6. Wajan,tempat lilin dicairkan selama proses pembatikan.

Tahapan membuat batik tulis :

1. Mendesain motif batik pada kertas atau kertas kalkir

2. Memindahkan rancangan motif batik kekain mori yang sudah dicuci terlebih dahulu.

3. Setelah selesai merancang pada kain, mulailah pembatikan dengan canting, dimulai dengan membatik bagian outline motif, lalu mengisi motif-motif tersebut secara keseluruhan . Pembatikan dengan malam dilakukan bolak-balik ( dua permukaan)

4. Kain yang telah diberi malam dicelupkan dalam larutan naptol dan zat pewarna. Pewarnaan dimulai dari warna yang paling muda, corak yang sudah diberi warna ini lalu ditutup kembali dengan malam. Penutupan juga dua sisi permukaan kain pada ssat kain sudah kering tentunya. Setelah penembokan selesai mulailah pewarnaan berikutnya dengan warna yang lebih gelap.

5. Melepas malam, dilakukan setelah pewarnaan selesai, caranya adalah dengan merebus kain dalam air mendidih. Kain digerak-gerakkan dengan alat tertentu sehingga malam akan luruh, kegiatan seperti ini dinamakan nglorod.

6. Proses penguatan warna.

Caranya dengan merendam kain kedalam larutan soda abu dan sodium sulfat yang dicampur dengan air, kemudian kain dicuci sampai bersih, dikeringkan lalu disetrika untuk menghaluskan kain.