III. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.7. Kegiatan pemasaran perusahaan Rendang KOKOCI
Segmentasi yang dituju oleh perusahaan Rendang KOKOCI adalah segmentasi demografis berdasarkan pendapatan dan kelas sosial. Produk–produk perusahaan Rendang KOKOCI dijual pada konsumen yang berpendapatan menengah ke atas dengan minimal pendapatan Rp. 45.000.000/tahun dan kelas sosial pada konsumen menengah ke atas.
4.7.2 Saluran distribusi
Sistem saluran distribusi yang dilakukan oleh perusahaan Rendang KOKOCI ada 2 yaitu:
1. Sistem distribusi tidak langsung
Sistem distribusi tidak langsung menggunakan satu atau berbagai perantara yang independen untuk memasarkan produknya agar sampai ke konsumen. Produsen (dapat menggunakan agen penjual) langsung kepada konsumen. Sistem distribusi tidak langsung yang terdapat pada perusahaan Rendang KOKOCI dapat dilihat pada Gambar 4 dibawah ini:
Gambar 4. Saluran distribusi tidak langsung perusahaan Rendang KOKOCI 2. Sistem distribusi langsung
Tipe saluran distribusi langsung tidak menggunakan perantara yang independen. Sistem distribusi langsung pada umumnya digunakan pada sistem direct order (pelanggan dapat memesan langsung kepada penjual melalui surat,
telepon, internet atau bentuk komunikasi lain, direct selling (penjual didatangi atau mendatangi pembeli) maupun direct relationship marketing (bentuk pemasaran yang mendasarkan pada respon individual pelanggan). Distribusi langsung yang terjadi dalam perusahaan Rendang KOKOCI dapat dilihat pada Gambar 5 dibawah ini:
Produsen
Agen Aftrayani daerah Batam Agen Kak Idan daerah Aceh Agen Eki daerah Jakarta Agen Sinta daerah Tanggerang Agen Yanti daerah Bekasi Agen Supratna daerah Batam
Gambar 5. Saluran distribusi langsung perusahaan Rendang KOKOCI Keterangan dari gambar diatas adalah tidak hanya mendatangi outlet perusahaan Rendang KOKOCI untuk melakukan pembelian produk ke tempat produk tersebut dijual, tetapi konsumen juga dapat melakukan proses pembelian produk Rendang KOKOCI melalui whatsApp, BBM, facebook, blog dan website perusahaan Rendang KOKOCI.
4.7.3 Pemasaran langsung dan pemasaran tidak langsung
Pemasaran Rendang KOKOCI meliputi pemasaran langsung dan tidak langsung. Perusahaan Rendang KOKOCI memasarkan produk melalui outlet-outlet yang dimiliki oleh perusahaan. Pada saat ini, Rendang KOKOCI sudah memiliki 2 outlet yaitu outlet yang berada di tempat produksi Rendang KOKOCI dan juga outlet yang berada di Payakumbuh. Outlet yang dibuka di Payakumbuh tersebut sudah mulai beroperasi sejak 28 Mei 2015.
Outlet tersebut dibuka dengan tujuan untuk mengembangkan wilayah pemasaran dan juga memudahkan konsumen untuk membeli produk sehingga konsumen tidak harus pergi ke tempat produksi untuk mendapatkan produk. Sedangkankonsumen yang berada di sekitar tempat produksi akan lebih mudah menjangkau produk dengan adanya outlet di tempat produksi.
Produsen Website Blog WhatsApp Facebook BBM Outlet Konsumen
Pemasaran tidak langsung yang dilakukan oleh Rendang KOKOCI melalui agen-agen yang tersebar di daerah lain seperti Batam, Padang, Aceh, Pekanbaru, Medan, Aceh dan Jakarta serta pemasaran secara online yang melibatkan sosial media seperti website, facebook, BBM, via telepon, whatsApp dan blog. Konsumen lain juga bisa berasal dari daerah seperti Bogor, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Sulawesi dan Singapore.
Kegiatan pemasaran yang diterapkan oleh Rendang KOKOCI juga dilakukan melalui acara pameran yang diadakan oleh pemerintah daerah setempat. Berbagai acara pameran yang telah diikuti adalah sebagai berikut:
Pameran peresmian Nagari Cyber oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat di SMK Negeri 2 Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota.
Pameran dalam rangka pertemuan dokter se-Indonesia di Kantor Bupati Limapuluh Kota.
Acara Marketeers Festival Indonesia dalam rangka pemilihan 500 UKM terbaik di Indonesia oleh Markplus.Inc di Pekanbaru.
4.7.4 Harga jual produk perusahaan Rendang KOKOCI
Harga jual produk pada perusahaan Rendang KOKOCI ada dua yaitu harga jual produk untuk reseller dan harga jual produk untuk konsumen. Harga jual produk untuk reseller terjadinya potongan harga sebesar 18% dari harga jual produk yang ditawarkan untuk konsumen.
Tabel 3. Harga jual produk perusahaan Rendang KOKOCI untuk reseller dan konsumen
No Nama Produk Ukuran
(gram) Harga Jual untuk Reseller (Rp) Harga Jual untuk Konsumen (Rp)
1 Rendang runtiah kaleng 200 45.000 55.000
2 Rendang paru kaleng 200 45.000 55.000
3 Rendang telur kaleng 200 15.000 25.000
4 Rendang belut kaleng 200 35.000 45.000
5 Rendang runtiah kotak 200 42.000 55.000
6 Rendang paru kotak 200 42.000 55.000
7 Rendang telur kotak 200 12.000 20.000
8 Rendang belut kotak 200 32.000 45.000
9 Rendang runtiah ekonomis 200 40.000 50.000
10 Rendang paru ekonomis 200 40.000 50.000
11 Rendang telur ekonomis 200 10.000 20.000
12 Rendang belut ekonomis 200 30.000 40.000
13 Rendang ubi maco ekonomis 200 10.000 20.000
14 Rendang runtiah curah 1.000 200.000 -
15 Rendang telur curah 1.000 45.000 -
16 Rendang paru curah 1.000 200.000 -
17 Rendang belut curah 1.000 150.000 -
18 Rendang ubi maco curah 1.000 45.000 -
19 Ganepo pedas 200 7.000 12.000
20 Ganepo pedas curah 1.000 26.000 -
21 Keripik balado 200 10.000 15.000
22 Keripik balado hijau 200 10.000 15.000
23 Keripik kentang balado 200 10.000 15.000
24 Keripik talas balado 200 10.000 15.000
25 Keripik singkong lidi 200 10.000 15.000
26 Keripik talas lidi 200 10.000 15.000
27 Serundeng kentang 200 16.000 25.000
28 Serundeng kentang curah 1.000 66.000 -
29 Ganepo renyah 200 6.000 10.000
30 Ganepo renyah curah 1.000 26.000 -
31 Karak kaliang 200 7.000 15.000
4.7.5 Strategi produk di perusahaan Rendang KOKOCI
Produk yang ditawar di perusahaan Rendang KOKOCI bervariasi yaitu rendang runtiah, rendang belut, rendang paru, rendang telur, rubik ganepo, keripik balado, keripik talas, keripik singkong lidi, keripik talas lidi dan keripik kentang dan serundeng kentang. Khusus untuk produk rendang terdiri dari kemasan kaleng, kemasan kotak dan kemasan ekonomis. Kemasan untuk berbagai jenis keripik adalah kemasan ekonomis.
4.7.6 Promosi di perusahaan Rendang KOKOCI
Promosi yang digunakan oleh perusahaan Rendang KOKOCI adalah periklanan, penjualan pribadi, promosi penjualan dan pemasaran langsung.
Promosi periklanan yang dilakukan oleh perusahaan Rendang KOKOCI adalah iklan cetak dan penyiaran (majalah poultry shop tahun 2014 dan radio pada saat bulan puasa), brosur. Penjualan pribadi melalui presentasi penjualan yang dilakukan di Bank Indonesia cabang Padang provinsi Sumatera Barat. Promosi penjualan melalui pameran dan pemasaran langsung melalui telepon, email, facebook, website atau blogspot dan WhatsApp.
Tabel 4. Alamat pemasaran online yang dilakukan oleh perusahaan Rendang KOKOCI
Nama Keterangan
Website Rendangkokoci.com
Email [email protected]
Facebook Zulfayetri KOKOCI
Telepon/fax 0752748776
Hand Phone 08126695536 – 081363342756
Pin BBM 2A26B713
- Brosur
Budiman (2009) brosur adalah buku kecil yang berfungsi sebagai selebaran diterbitkan tidak berkala, tidak terkait dengan terbitan lain dan selesai dalam sekali terbit dengan desain menarik perhatian dan dicetak diatas kertas yang baik dalam usaha yang berisikan tentang suatu produk, layanan, fasilitas umum, profil perusahaan, sekolah atau dimaksudkan sebagai saran beriklan.
Budiman (2009) hal–hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan brosur adalah:
1. Desain yang menarik
2. Isi pesan yang cocok untuk media seperti tentang produk, layanan, fasilitas umum atau profil perusahaan
3. Format penyajian yang cocok
4. Target sasaran media terhadap konsumen atau pengguna layanan
Tampilan brosur yang dimiliki oleh perusahaan Rendang KOKOCI menarik, hal ini dapat dilihat dari desain dan warna yang diberikan pada tampilan brosur serta informasi produk yang jelas dan terdapatnya alamat perusahaan sehingga memudahkan para konsumen untuk mengetahui produk perusahaan Rendang KOKOCI yang dapat dilihat pada Gambar 6 dibawah ini:
4.7.7 Pengiriman barang perusahaan Rendang KOKOCI
Kotler (2002) biaya pengiriman atau ongkos kirim adalah biaya yang ditanggung oleh perusahaan atau konsumen yang memesan produk untuk dikirim ke daerah tempat konsumen berada yang dikenakan tarif sesuai dengan jarak yang ditempuh dalam pengantaran produk ke tangan konsumen. Pengiriman produk berupa barang dapat digunakan melalui pihak pos, JNE dan perusahaan jasa pada pengiriman barang.
Citra (2013) FOB shipping point mensyaratkan bahwa ongkos kirim barang dari penjual ke pembeli ditanggung oleh pembeli, sehingga kepemilikan barang tersebut telah berpindah dari dari penjual ke pembeli, sehingga apabila terjadi pembelian barang dari penjual dengan FOB Shipping point dan barang tersebut masih dalam perjalanan ke tempat pembeli, barang dalam perjalanan tersebut adalah milik pembeli meskipun pada saat tutup buku barang tersebut belum diterima. Konsekuensinya, nilai barang tersebut harus dimasukkan sebagai persediaan pada neraca akhir tahun tersebut pada perusahaan pembeli.
Perusahaan Rendang KOKOCI dalam melakukan pengiriman barang biasanya menggunakan jasa JNE dan Indah Kargo, dimana biaya pengiriman ditanggung oleh konsumen dengan menggunakan metode shipping point. Dalam pengiriman barang perusahaan Rendang KOKOCI akan mengirim barang setelah konsumen membayar tagihan jumlah barang dengan transfer uang melalui rekening BCA dengan sistem pembayaran yang dilakukan dengan pembayaran tunai. Untuk melihat besarnya tarif ongkos kirim dapat dilihat pada Lampiran 19 dan Lampiran 20.
4.8 Analisis tentang Pemasaran Produk Dengan Menggunakan Media