Salah satu kegiatan prioritas yang diselenggarakan pada tahun 2015 adalah Pendataan Basis Data Terpadu 2015.
Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015 (PBDT 2015) adalah kegiatan nasional untuk melakukan perbaikan terhadap data karakteristik rumah tangga Basis Data Terpadu (BDT). BDT merupakan hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 dan sumber data lain yang dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dari 2012-2014 ,misalnya rumah tangga pengganti penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) hasil musyawarah desa/kelurahan (musdes/muskel). Kegiatan PBDT 2015 perlu dilakukan karena selama periode 2011-2015 besar kemungkinan telah terjadi perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat khususnya penerima bantuan program perlindungan sosial. Kegiatan PBDT 2015 dilaksanakan berdasarkan Inpres No. 7 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar, dan Program Indonesia Sehat untuk Membangun Keluarga Produktif.
Kegiatan serupa pernah dilaksanakan oleh BPS sebanyak tiga kali dengan nama yang berbeda, yaitu Pendataan Sosial Ekonomi tahun 2005 (PSE 2005), Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2008 dan PPLS 2011. Data tersebut digunakan untuk menyusun rumah tangga sasaran penerima BLT (Bantuan Langsung Tunai), Bantuan Langsung Subsidi Masyarakat (BLSM), Program Keluarga Harapan
28
(PKH), Program pembagian beras untuk penduduk miskin (Raskin), Program Simpanan Keluarga Sejahtera 2015, Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Sehat, Penerima Bantuan Iuran (PBI) 2014-2015, dan sebagainya.
Mekanisme pelaksanaan PBDT 2015 berbeda dengan tiga kegiatan sebelumnya yaitu dengan adanya keterlibatan masyarakat melalui kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP). FKP merupakan forum diskusi antar perangkat daerah dan tokoh masyarakat di tingkat desa/kelurahan yang bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan rumah tangga dalam BDT yang dipandu oleh seorang fasilitator dan asisten fasilitator. Kegiatan FKP ini dilakukan sebelum pelaksanaan pendataan lengkap rumah tangga.
Tujuannya utama kegiatan PBDT 2015 di Kabupaten Mamasa adalah untuk memperoleh keterangan rumah tangga dananggota rumah tangga BDT di Kabupaten Mamasa kondisi tahun 2015 sebagai data dan informasi mutakhir. Dengantersedianya data tersebut kementerian/lembaga dan pemerintah daerah maupun swasta dapatmenggunakannya untuk penetapan sasaran program
Hasil Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP)
Secara umum, pelaksanaan FKP di Kabupaten Mamasa dilaksanakan pada tanggal 26 Mei sampai 19 Juni 2015.Adapun hasil pelaksanaan FKP di Kabupaten Mamasa yang menghasilkan jumlah rumah tangga untuk setiap jenis dokumen yakni PBDT2015.PPLS, PBDT2015.Program, dan PBDT2015.Lainnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 9. Hasil Pelaksanaan FKP
No Kecamatan PBDT2015.
PPLS PBDT2015.
Program PBDT2015.
Lainnya Total (rumah tangga) (rumah tangga) (rumah tangga)
1 Sumarorong 1,358 8 386 1,752
2 Messawa 950 31 201 1,182
3 Pana 1,522 38 171 1,731
4 Nosu 683 17 208 908
5 Tabang 1,128 15 283 1,426
6 Mamasa 2,636 37 283 2,956
29
7 Tanduk Kalua 1,754 20 303 2,077
8 Balla 1,153 47 229 1,429
9 Sesenapadang 1,324 26 97 1,447
10 Tawalian 1,115 14 273 1,402
11 Mambi 1,163 45 468 1,676
12 Bambang 2,076 35 705 2,816
13 Rantebulahan
Timur 1,013 12 456 1,481
14 Mehalaan 536 0 431 967
15 Aralle 1,231 17 542 1,790
16 Buntu Malangka 1,050 0 336 1,386
17 Tabulahan 2,019 57 586 2,662
Jumlah 22,711 419 5,958 29,088
Dari tabel di atas, menunjukkan bahwa jumlah rumah tangga sasaran hasil Forum Konsultasi Publik (FKP) di Kabupaten Mamasa untuk jenis dokumen PBDT2015.PPLS sebanyak 22.711 rumah tangga, PBDT2015.Program sebanyak 419 rumah tangga, dan PBDT2015.Lainnya sebanyak 5958 rumah tangga. Secara keseluruhan, jumlah rumah tangga sasaran hasil FKP sebanyak 29.088 rumah tangga.
Hasil Pelaksanaan Pendataan Rumah Tangga PBDT
Mekanisme pendataan menggunakan metode ban berjalan, yaitu pengolahan data dilakukan segera setelah dokumen hasil pencacahan diterima di IPDS. Di Kabupaten Mamasa, proses pengumpulan dokumen hasil pencacahan dilakukan berdasarkan jarak kecamatan ke kantor BPS kabupaten. Sehingga kecamatan yang dekat dengan kantor BPS kabupaten, petugas di desa-desa kecamatan tersebut mengumpulkan ketika satu desa selesai ke BPS kabupaten melalui pengawas (PML). Beda halnya kecamatan yang jaraknya jauh dengan kantor BPS kabupaten, pengumpulan dokumennya dikumpulkan setelah semua desa sudah selesai di kecamatan tersebut. Adapun jadwal pelaksanaan pendataan rumah tangga di Kabupaten Mamasa yakni pada tanggal 16 Juni – 15 Juli 2015 yang dilakukan di 181 desa.
Adapun hasil pelaksanaan pendataan rumah tangga di Kabupaten Mamasa berdasarkan hasil kunjungan ke rumah tangga adalah sebagai berikut:
30
Tabel 9. Hasil Pelaksanaan Pendataan Rumah Tangga
No Kecamatan
Hasil Kunjungan (Rumah Tangga)
Selesai
13 Rantebulahan
Timur 1,481 18 1,202 65 40 192 1,499
Berdasarkan tabel di atas, menunjukkan bahwa jumlah rumah tangga sasaran secara keseluruhan hasil kunjungan oleh PCL sebanyak 30.177 rumah tangga.Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding jumlah rumah tangga sasaran hasil FKP (29.088 rumah tangga). Adapun jumlah tambahan rumah tangga sasaran ini sebanyak 1.089 rumah tangga yang dihasilkan dari konsultasi dengan tiga rumah tangga paling miskin di dusun/lingkungan terkait. Konsultasi ini dilakukan oleh PCL untuk menjaring apakah masih ada rumah tangga yang sama miskin atau lebih miskin dengan narasumber terkait yang tidak tercatat dalam daftar PBDT2015.FKP. Jika dilihat dari hasil kunjungan rumah tangga pada tabel di atas: jumlah rumah tangga yang selesai dicacah (berkode 1) sebanyak
31 26.984 rumah tangga, jumlah rumah tangga yang tidak ditemukan (berkode 2) sebanyak 831 rumah tangga, jumlah rumah tangga yang pindah (berkode 3) sebanyak 1.295 rumah tangga, dan jumlah rumah tangga bagian dari rumah tangga yang sudah terdaftar pada PBDT2015.FKP (berkode 4) sebanyak 1.067 rumah tangga.
Pelaksanaan FKP di Kecamatan Mamasa
Pelaksanaan FKP di Kecamatan Mambi
32
Pelaksanaan Fendataan Rumah Tangga Kegiatan PBDT 2015 di Kecamatan Mamasa
Pelaksanaan Fendataan Rumah Tangga Kegiatan PBDT 2015 di Kecamatan Bambang
Pelaksanaan Fendataan Rumah Tangga Kegiatan PBDT 2015 di Kecamatan Tawalian
33 3.3 Realisasi Anggaran Tahun 2015
Pagu yang diberikan ke BPS Kabupaten Mamasa untuk menjalankan fungsi pemerintahan selama tahun 2015 adalah sebesar Rp. 4.695.251.000,-, terbagi ke dalam 3 (tiga) program, yaitu: i) Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPS (DMPTTL), ii) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur BPS (PSPA), dan iii) Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik (PPIS).Total penyerapan anggaran BPS Kabupaten Mamasa dari masing-masing program dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 10. Pagu dan Realisasi Anggaran Menurut Program BPS Kabupaten Mamasa 2015
No. Program Pagu (Rp) Realisasi (Rp) Penyerapan (%) 1. DMPTTL Rp. 2.762.463.000,- Rp. 2.743.581.011,- 99,32%
2. PSPA Rp. 146.400.000,- Rp. 145.633.000,- 99,48%
3. PPIS Rp. 1.785.362.000,- Rp. 1.781.579.000,- 99,79%
Total Rp. 4.694.225.000,- Rp. 4.670.793.011,- 99,53%
Berdasarkan tabel di atas, penyerapan anggaran program DMPTTL adalah sebesar 99,32 persen dari pagu anggaran program DMPTTL, penyerapan penyerapan anggaran program PSPA adalah sebesar 99,48 persen dari pagu anggaran program PSPA, dan penyerapan anggaran program PPIS adalah sebesar 99,79 persen dari pagu anggaran program PPIS.
Penyerapan program DMPTTL paling kecil diantara program yang lainnya, sedangkan penyerapan program PPIS paling besar diantara program yang lainnya. Penyerapan anggaran BPS Kabupaten Mamasa secara keseluruhan adalah sebesar 99,53 persen dari total pagu.
Rincian penyerapan anggaran berdasarkan komponen sebagai berikut :
34
Tabel 11. Pagu dan Realisasi Anggaran Menurut Komponen
Kode Program/ Komponen Pagu (Rp) Realisasi (Rp) Penye rapan
(%)
2886 DMPTTL 2.762.463.000,- 2.743.581.011,- 99,32
001 Pembayaran Gaji dan Tunjangan 2.389.015.000,- 2.372.513.514,- 99,31
002 Penyelenggaraan Operasional
dan Pemeliharaan Perkantoran 369.168.000,- 366.787.497,- 99,36
011 Penyusunan Renstra BPS
2015-2019 4.280.000,- 4.280.000,- 100
2891 PSPA 146.400.000,- 145.633.000,- 99,48
401 Pengadaan Sarana Gedung 96.400.000,- 95.783.000 99,36 998 Gedung/Bangunan 50.000.000,- 49.850.000,- 99,70
2895 PPIS 1.785.362.000,- 1.781.579.000,- 99,79
050 Indeks Tendensi Bisnis dan
Indeks Tendensi Konsumen 2.620.000,- 2.620.000,- 100 051 Penyusunan Statistik Daerah 52.805.000,- 52.805.000,- 100
060 Peningkatan Pelayanan Metadata Kegiatan Statistik
Dasar, Sektoral, dan Khusus 4.277.000,- 4.277.000,- 100 061 Survei Kepuasan Konsumen 30.000.000,- 27.820.000,- 92,73
070 Penyusunan Komponen Pengeluaran Triwulanan dan
Tahunan 5.220.000,- 5.220.000,- 100
071 Penyusunan Neraca Rumah
Tangga dan Institusi Nirlaba 750.000,- 750.000,- 100
075 Konsolidasi PDRB Triwulanan dan Tahunan Menurut
Pengeluaran 4.300.000,- 4.300.000,- 100
084
Penyusunan PDRB Tahunan dan Triwulanan Menurut Lapangan Usaha Tahun Dasar 2010=100 (SKNP)
8.438.000,- 8.438.000,- 100
091 Updating Peta Desa dan Blok
Sensus 2.066.000,- 2.061.000,- 99,76
118 Kompilasi Data Transportasi 5.608.000,- 5.608.000,- 100
121 Pengadaan Data IKK 2015 dalam Rangka Kebijakan
Dana Perimbangan 2016 1.200.000,- 1.200.000,- 100 124 Survei Harga Pedesaan 34.160.000,- 34.160.000,- 100
135 Survei Konstruksi 7.404.000,- 7.399.000,- 99,93
141 Survei Angkatan Kerja 28.556.000,- 28.556.000,- 100
35
Nasional (Sakernas) Semesteran
142 Survei Angkatan Kerja
(Sakernas) Tahunan 25.823.000,- 25.823.000,- 100
150 Survei Sosial ekonomi Nasional KOR dan Konsumsi
tahun 2015 64.176.000,- 64.176.000,- 100
151 Susenas Panel 2015 3.415.000,- 3.415.000,- 100
152 Survei Sosial Ekonomi Nasional Konsumsi dan MSBP
Tahun 2015 15.055.000,- 15.055.000,- 100
161 Penyusunan Statistik Politik
dan Keamanan 750.000,- 750.000,- 100
172 Survei Statistik Keuangan
Pemerintah Daerah 8.002.000,- 8.002.000,- 100
175 Survei Bidang Jasa Pariwisata 5.070.000,- 5.070.000,- 100 180 Survei Perusahaan
Peternakan dan RPH/TPH 1.114.000,- 1.109.000,- 99,55 182 Survei Perusahaan Kehutanan 839.000,- 834.000,- 99,40 190 Survei Perusahaan Tanaman
Pangan dan Ubinan 49.637.000,- 48.862.000,- 98,44 192 Survei Hortikultura dan
Indikator Pertanian 5.878.000,- 5.578.000,- 94,90 400 Pelaksanaan SUPAS 2015 127.590.000,- 127.590.000,- 100 401 Pegolahan SUPAS 2015 39.870.000,- 39.870.000,- 100 601 Penggambaran Peta BS
Bermuatan Kegiatan Ekonomi 33.600.000,- 33.488.000,- 99,67 603 Pembentukan Master Frame
Blok Sensus SE2016 2.670.000,- 2.670.000,- 100
605 Persiapan Publisitas SE2016 41.500.000,- 41.500.000,- 100 606 Updating Direktori
Usaha/Perusahaan Tahap II 2.650.000,- 2.650.000,- 100 405 Pemutakhiran Basis Data
Terpadu 2015 1.170.319.000,- 1.170.283.000,- 99,99
36
BAB IV PENUTUP