• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

2. Kegiatan Siklus II

Peneliti dan observer berdiskusi untuk melaksanakan siklus II dengan memperbaiki pelaksanaan siklus I untuk diterapkan di siklus II. Hasil diskusi tersebut adalah sebagai berikut :

1. Materi pembelajaran adalah penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat

2. Indikator pembelajaran :

- Melakukan pnjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. - Melakukan operasi hitung campuran dengan bilangan bulat - Memecahkan masalah sehari-hari yang melibatkan bilangan

bulat.

3. Menentukan jumlah kelompok siswa yaitu empat kelompok, satu kelompok terdiri dari lima siswa dan tiga kelompok terdiri dari empat siswa.

4. Menyusun silabus, RPP, dan kisi-kisi soal evaluasi II. (Terlampir) 5. Instrumen pembelajaran :

- Lembar Kerja Siswa (Terlampir) - Soal evaluasi II (Terlampir)

6. Silus II dilaksanakan dua pertemuan ( 4 x 35 menit). 7. Pengamatan :

- Lembar pengamatan - Kamera

b. Rencana Tindakan Siklus II

Perencanaan tindakan siklus II ini tidak jauh berbeda dengan rencana

tindakan siklus I. Peneliti merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam kegiatan pembelajaran yaitu untuk meteri operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat menggunakan garis bilangan model wayang dan mengembangkannya dalam RPP, LKS, kisi-kisi soal, dan instrument penelitian yang akan digunakan.

Siklus II ini terdiri dari dua kali pertemuan. Pada siklus II ini membahas materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat sampe 40. Pada siklus ini siswa dibagi menjadi empat kelompok, yaitu tiga kelompok terdiri dari empat siswa dan satu kelompok terdiri dari lima siswa . Setiap siswa bekerja berdasarkan LKS dan petunjuk guru.

c. Pelaksanaan Siklus II

Pelaksanaan siklus II ini tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan siklus I. Siklus II dilaksanakan dua kali pertemuan yaitu pada hari Selasa, 14 Desember 2010 pukul 07.35 - 08.45 dan hari Rabu, 15 Desember 2010 pukul 09.00 - 10.10. Pada siklus II ini peneliti masih menggunakan garis bilangan model wayang. Siswa dibagi dalam empat kelompok yaitu tiga kelompok terdiri dari empat siswa dan satu kelompok terdiri dari lima siswa. Materi yang dibahas adalah operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat ≥40.

Pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan berbagai sumber buku dan LKS untuk memudahkan siswa dalam pembelajaran. Pembagian anggota

kelompok dibuat secara acak berdasarkan urutan tempat duduk siswa. Pembelajaran awal dimulai dengan berdoa bersama, kemudian salam dan mengabsen siswa. Kegiatan apersepsi, guru bercerita tentang wayang. Kemudian mengulang sejenak pelajaran Matematika yang telah diajarkan sebelumnya. Setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian indikator pembelajaran.

Peneliti menjelaskan pelajaran tentang materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Pada kegiatan pembelajaran inti siswa dibagi dalam empat kelompok yaitu tiga kelompok terdiri dari empat siswa dan satu kelompok terdiri dari lima siswa. Siswa berkelompok sesuai kelompok yang telah dibuat oleh peneliti sebelumnya dan peneliti menunjuk ketua kelompok.

Peneliti memberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan siswa di dalam kelompok dan membagikan LKS kepada setiap kelompok. Kemudian setiap kelompok diberikan soal. Soal dibagikan kepada setiap anak untuk dikerjakan. Setelah selesai mengerjakan tugas kelompok, perwakilan dari kelompok melaporkan hasil kerja kelompok kepada didepan kelas, kemudian hasil kerja kelompok dibahas bersama peneliti dan siswa.

Setelah pembahasan berakhir masuklah pada kegiatan akhir yaitu menyimpulkan hasil dari kerja kelompok dan materi yang diberikan peneliti, serta memberikan catatan kepada siswa. Setelah memberikan catatan peneliti membagikan soal evaluasi untuk mengukur kemampuan siswa pada materi operasi penjulahan dan pengurangan bilangan bulat ≥40. Sebelum pembelajaran ditutup peneliti dan siswa merefleksikan tentang pembelajaran yang telah

dilaksanakan, meliputi kesulitan yang masih dialami oleh siswa dan yang siswa dapatkan dari pembelajaran yang telah dilakukan dengan tanya jawab.

d. Pengamatan

Peneliti dan observer melakukan pengamatan saat siklus II dilaksanakan dan mendapatkan hasil pengamatan sebagai berikut :

1. Pelaksanaan siklus II setiap tahapnya sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditentukan.

2. Tahap apersepsi pembelajaran terdapat beberapa siswa yang bertanya tentang materi sebelumnya.

3. Pembagian kelompok berjalan dengan lancar.

4. Tahap diskusi kelompok terdapat tiga siswa yang bertanya tentang cara pengisian LKS.

5. Siswa mengikuti pelajaran dengan senang dan semangat. 6. Terdapat beberapa siswa yang bermain saat diskusi kerja

kelompok.

7. Kominukasi antar siswa dalam berdiskusi dan kerja kelompok berjalan baik.

e. Refleksi Siklus II

Pelaksanaan siklus II berjalan dengan lancar dan peneliti beserta observer mendiskusikan hasil pelaksanaan siklus II. Hasil pelaksanaan siklus II adalah sebagai berikut :

1. Menejemen waktu baik karena pelaksanaan sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditentukan.

2. Menejemen kelas baik karena siswa cepat mengerti langkah-langkah mengerjakan dalam menyelesaikan tugasnya dan segera melaksanakan.

3. Nilai tes evaluasi II meningkat dari nilai evaluasi I. f. Hasil Pengukuran Siklus II

Pengukuran pada siklus II dengan alat ukur tes yaitu tes tertulis. Nilai yang hendak dicapai adalah 80 % jumlah siswa yang memenuhi KKM dengan nilai KKM 60. Berikut ini adalah hasil dari tes pada siklus II:

Tabel 6. Nilai dan Ketuntasan Siswa Siklus II

No Nama Siswa Nilai

Ketuntasan Ya Tidak 1 S1 60 √ 2 S2 70 √ 3 S3 66 √ 4

S

4 40 √ 5 S5 70 √ 6 S6 74 √ 7 S7 92 √ 8

S

8 70 √ 9 S9 76 √ 10

S

10 66 √ 11

S

11 66 √ 12

S

12 84 √ 13

S

13 90 √ 14

S

14 66 √ 15

S

15 60 √ 16

S

16 34 √ 17

S

17 82 √ Jumlah 1168 15 2 Rata-rata/Persentase 68,70 88,23% 11,76%

g. Hasil Analisis Data siklus II

Setelah pembelajaran pada siklus II berakhir perlu diadakan analisis data untuk mengetahui sejauh mana siswa menguasai materi yang diajarkan oleh guru

dengan menggunakan garis bilangan model wayang. Berdasarkan tabel hasil tes siswa dapat dilihat perolehan nilai kelas V untuk evaluasi II adalah 88,23% memenuhi KKM. Nilai pada siklus I adalah 76,47% memenuhi KKM, sehingga dapat diperoleh analisis data sebagai berikut

Tabel 7. Analisis Data Siklus I dan II

Data Jumlah Jumlah siswa Nilai

Siswa yang memenuhi Rata-rata KKM (%) Data Awal 17 47,05 % 5,6 Siklus I 17 76,47 % 64,11 Siklus II 17 88,23 % 68,70

Dari tabel di atas tersebut dapat dilihat bahwa ada peningkatan persentase jumlah siswa yang memenuhi KKM yaitu dari 76,47% menjadi 88,23%. Persentase jumlah siswa yang memenuhi KKM dari siklus I ke siklus II naik 11,76%. Persentase jumlah siswa yang memenuhi KKM yang diharapkan adalah 80%. Pelaksanaan siklus II mengahasilkan 88,23% nilai yang memenuhi KKM, sehingga penelitian ini memenuhi target yang hendak dicapai oleh peneliti.

Dokumen terkait