• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan kekuasaan yang terbentuk atas kontrol terhadap lembaga-lembaga yang membentuk serta menciptakan norma dan nilai, membentuk batas psikologis dan ideologis partisipasi dengan mempengaruhi cara individu berpikir tentang dunia, tingkatan ini membentuk keyakinan orang beroperasi dengan cara dimana orang akan mengadopsi sistem kepercayaan yang di buat oleh mereka yang memiliki kekuasaan.

1.9.Metode Penelitian 1.9.1. Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.

Menurut Sugiyono (2013, p. 8) metode penelitian kualitatif sering disebut

49

penelitian naturalistik disebabkan penelitian dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting). Sedangkan menurut Nazir (2013, p. 43) Metode deskriptif yaitu :

“Adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki”.

Menurut Jozef Raco (2010) Metode deskriptif ini memiliki tujuan menggambarkan sebuah realita, gejala serta fakta. Penulis memilih metode kualitatif ini beralasan karena metode kualitatif memiliki teori pendekatan langsung yang dapat mendukung dalam menganalisa atau mengetahui apa saja yang melatarbelakangi majunya calon petahana Romi Haryanto dan Robby Nahliansyah dalam pemilihan kepala daerah calon bupati serta wakil bupati Tanjung Jabung Timur tahun 2020 mengingat mereka berdua baik Romi dan Robby merupakan kader Partai Amanat Nasional baik dalam legislatif dan eksekutif memegang daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

1.9.2. Jenis Sumber Data

Penelitian ini memiliki dua macam sumber data yaitu :

1. Data Primer menurut Arikunto (2010, p. 22) merupakan data berbentuk kata-kata yang diucapkan secara lisan atau secara langsung, dan perilaku yang dilakukan oleh subjek.

50

2. Data Sekunder adalah sumber data yang didapatkan secara tidak langsung misalnya dokumen, buku, jurnal, tesis, web, dan berbagai sumber yang berkaitan dengan penelitian penulis.

1.9.3. Teknik Pengumpulan Data

Suatu langkah yang paling strategis dalam sebuah penelitian adalah teknik pengumpulan data, karena tujuan utama dari sebuah penelitian adalah untuk mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka penulis tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar yang ditetapkan (Sugiyono, 2013, p. 224). Adapun dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang dilakukan sebagai berikut:

1. Wawancara

Wawancara adalah proses pengumpulan data untuk memperoleh keterangan dengan mengajukan pertanyaan secara langsung oleh pewawancara yang mengajukan pertanyaan kepada yang narasumber atau responden, dan jawaban-jawaban responden dengan menggunakan alat yang dinamakan interview guide (paduan wawancara) (Nazir, 2013, p. 170). Dalam penelitian ini dilakukan wawancara untuk mencari informasi terkait majunya pasangan calon petahana Romi Haryanto dan Robby Nahliansyah melalui jalur independen dalam pemilihan kepala daerah bupati dan wakil bupati kabupaten Tanjung Jabung Timur.

2. Dokumentasi

51

Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang secara tidak langsung ditujukan kepada subjek penelitian, dokumentasi dapat berupa otobiografi, catatan harian, surat, artikel, surat kabar, buku, dan laporan yang berkaitan dengan majunya pasangan calon petahana Romi Haryanto dan Robby Nahliansyah melalui jalur independen dalam pemilihan kepala daerah serentak 2020 bupati dan wakil bupati kabupaten Tanjung Jabung Timur.

3. Studi Pustaka (Library Research)

Studi kepustakaan yaitu teknik pengumpulan data menggunakan berbagai literatur seperti buku, majalah, jurnal, dan laporan penelitian terdahulu. Dengan menggunakan studi pustaka diharapkan penulis dapat memperoleh informasi mengenai teknik-teknik penelitian yang akan dilakukan, dengan harapan penelitian penulis bukan hasil duplikasi. Menurut Nazir (2013, p. 79) dengan melakukan studi literatur, peneliti dapat memanfaatkan semua informasi dan pemikiran yang relevan dengan penelitian mereka.

1.9.4. Teknik Analisis Data

Dalam melakukan suatu penelitian hal yang paling utama adalah pengumpulan data. Namun data yang telah terkumpul tidak akan bermakna apabila tidak diolah dan dianalisis. Bogdan dalam Sugiyono (2013, p. 224) mengatakan bahwa :

“Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara,

52

catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, serta membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri dan orang lain”.

Analisis data penelitian kualitatif, dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama penelitian berlangsung dan setelah selesai di lapangan. Namun, menurut Sugiyono (2013, p. 245) mengatakan bahwa

“analisis lebih difokuskan selama proses di lapangan, bersamaan dengan pengumpulan data. Dalam Penelitian ini Penulis menggunakan analisis data model Mikles dan Huberman. Miles and Huberman (1984) dalam Sugiyono (2013, p. 246) mengemukakan bahwa “Aktivitas dalam analisa data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah”. Dalam aktivitas analisis data dengan cara data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.

Adapun ketiga rangkaian proses analisis data model Mikles dan Huberman penulis terapkan sebagai berikut :

1. Data Reduction (Reduksi Data)

Reduksi data bermakna sebagai merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan padahal-hal penting, dicari tema serta polanya dan kemudian membuang hal yang tidak perlu. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah penulis dalam melakukan pengumpulan data berikutnya, serta mencarinya bila diperlukan.

53

2. Data Display (Penyajian Data)

Data display merupakan sekumpulan informasi yang tersusun dan akan memberikan gambaran penelitian menyeluruh. Proses penyajian data tang disusun secara singkat, jelas, terperinci dan menyeluruh akan memudahkan dalam memahami gambaran terhadap aspek yang diteliti baik secara keseluruhan maupun parsial. Penyajian data kemudian disajikan dalam bentuk uraian atau laporan sesuai dengan hasil penelitian yang diperoleh.

3. Conclusion Drawing/ Verification (Kesimpulan/ Verifikasi) Kesimpulan merupakan suatu upaya untuk mencari arti, makna, penjelasan yang dilakukan terhadap data yang telah dianalisis dengan mencari hal-hal yang penting. Kesimpulan disusun dalam bentuk pernyataan singkat serta dapat mudah difahami dengan mengacu pada tujuan penelitian.

Dokumen terkait